Anda di halaman 1dari 2

Nama : Inayah Nurul Alfi NIM : 5401411076 Prodi : PKK- Tata Busana Etika Lingkungan Hidup Etika merupakan

tata cara bagaimana seseorang melakukan hal-hal yang harus ia lakukan sesuai dengan keadaan dan situasi yang teratur dan tepat serta tingkah laku yang seperti apa yang harus diterapkan. Etika begitu luas cakupannya, ada etika tentang berbusana, etika makan, etika berbicara, dan tak kalah pentingnya adalah etika lingkungan hidup. Etika lingkungan hidup merupakan etika yang diterapkan seseorang terhadap lingkungan ataupun makhluk hidup yang ada di lingkungan itu sendiri. Banyak hal di dunia ini, yang tidak begitu dihiraukan oleh makhluk hidup khususnya manusia . Manusia merupakan makhluk yang menentukan atau begitu berperan dalam kehidupan lingkungannya sendiri. Manusia mempunyai tangan-tangan yang begitu berarti untuk membuat alam dan sekitarnya mnjadi lebih baik, bukan hanya unruk eksploitasi semata. Lingkungan hidup kita di era global ini begitu memprihatinkan. Krisis lingkungan hidup yang dihadapi manusia modern merupakan akibat langsung dari pengelolaan lingkungan hidup yang nir-etik. Artinya, manusia melakukan pengelolaan sumber-sumber alam hampir tanpa peduli pada peran etika. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa krisis ekologis yang dihadapi umat manusia berakar dalam krisis etika atau krisis moral. Umat manusia kurang peduli pada norma-norma kehidupan atau mengganti norma-norma yang seharusnya dengan norma-norma ciptaan dan kepentingannya sendiri. Manusia modern menghadapi alam hampir tanpa menggunakan hati nurani. Alam begitu saja dieksploitasi dan dicemari tanpa merasa bersalah. Akibatnya terjadi penurunan secara drastis kualitas sumber daya alam seperti lenyapnya sebagian spesies dari muka bumi, yang diikuti pula penurunan kualitas alam. Pencemaran dan kerusakan alam pun akhirnya mencuat sebagai masalah yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia. Dampak kerusakan lingkungan yang sampai saat ini telah kita rasakan adalah adanya pemanasan gobal, yaitu meningkatnya suhu di permukaaan bumi yang salah satunya mengakibatkan mencairnya es di kutup, sehngga berpengaruh pada kestabilan permukaan bumi.

Sebenarnya alam yang melimpah yang diberikan dan diperuntukkan untuk manusia oleh sang pencipta bukan semata-mata untuk dihabiskan secara tak bermoral. Tetapi seharusnya memikirkan bagaimana cara untuk merawat alam tersebut, bagaimana sikap yang harus diterapkan terhadap lingkungan tersebut. Makhluk hidup mempunyai regnerasi seperti yang terjadi pada manusia dimana setiap pertumbuhan tantunya akan diiringi dengan penambahan. Hal ini kaitannya dengan masalah lingkungan, semakin banyak jumlah penduduk tentunya semakin banyak pula kebutuhan yang dibutuhkan. Manusia dalam memanfaatkan lingkungan hidup hendaknya memperhatikan betul ketersediaan alam yang nantinya akan diwariskan pada anak cucunya. Sebagai manusia yang beradap dan bijak, hendaknya mereka menggunakan etika lingkungan hidup yang tepat. Etika lingkungan hidup wajib digunakan dan diterapkan, alalsannya karena untuk mempertimbangkan dan mengarahkan manusia kepada sikap yang bermoral terhadap lingkungan. Sebagai insan yang peduli terhadap lingkungan etika ini sangat dibutuhkan untuk tercapainya hubungan yang terawat, asri dan tentu nya dapat dimanfaatkan secara berkala. Etika Lingkungan Hidup tidak hanya berbicara mengenai prilaku manusia terhadap alam. Etika lingkungan hidup juga berbicara mengenai relasi diantara semua kehidupan alam semesta, yaitu antara manusia dengan manusia yang mempunyai dampak pada alam di antara manusia dengan maksluk hidup lain atau dengan alam secara keseluruhan. Termasuk didalamnya berbagai kebijakan politik dan ekonomi yang mempunyai dampak langsung atau tidak langsung dengan alam. Perubahan memang perlu dilakukan, banyak keadaan yang perlu diperbaharui, banyak hal yang perlu ditata seperti halnya sampah-sampah yang menumpuk, banjir dipusat-pusat kota, kekeringan yang melanda sejumlah pelosok desa dan fenomena lainnya. Jadi betapa pentingnya etika lingkungan hidup untuk diterapkan. Sekarang tinggal perlunya kesadaran dan masing-masing manusia yang mempunyai tangan-tangan pengamat, yang mana sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup lainnya. Kita dapat melakukannya dimulai dari hal-hal kecil yang menjadi kebiasaan baik kita sehari-hari, tidak ada salahnya menjadikan sikap cinta, bukan hanya cinta terhadap diri sendiri, seseorang ataupun orang lain tetapi juga cinta terhadap lingkungannya.