Anda di halaman 1dari 3

Petunjuk adalah ketentuan yang memberi arah atau bimbingan bagaimana sesuatu harus dilakukan.

Misalnya, petunjuk penggunaan, petunjuk pelaksanaan, petunjuk operasional, dan petunjuk pemakaian. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat dengan mudah menemukan petunjuk pada bungkus makanan instan, obat-obatan, kemasan barang, ?tou mainan rakitan. Petunjuk tersebut harus disusun berdasarkan urutan atau tahapan pengerjaannya. Akan lebih baik jika petunjuk tersebut dilengkapi dengan gambar yang sesuai dengan isi petunjuknya. Ciri-ciri Bahasa petunjuk : 1. Singkat dan informatif Bahasa petunjuk harus singkat berarti dalam petunjuk tersebut hanya mencantumkan hal-hal yang dianggap penting dan bahasa yang digunakan pun harus informatif, artinya berisi langkah-langkah yang mudah diikuti oleh pemakai/pengguna. 2. Tidak menyesatkan (logis) Bahasa petunjuk juga tidak boleh menyesatkan. Artinya, langkah-langkah diberikan itu harus berurut dan sistematis. Antara urutan yang satu dan urutan yang lain harus praktis, logis, dan tidak menimbulkan penafsiran ganda pada pemakai. 3. Langsung menuju kepada hal yang akan dilakukan Bahasa petunjuk pun harus langsung kepada hal-hal yang akan dilakukan. Artinya, langkah-langkah yang dicantumkan hanya langkah-langkah yang penting dan tidak bertele-tele agar tidak terjadi ketumpangtindihan informasi. Bahasa yang digunakan harus jelas dan lugas atau menggunakan kata-kata yang sudah umum digunakan. Tidak lupa untuk menambahkan gambar agar petunjuk tersebut lebih jelas dan menarik MENULISKAN BAHASA PETUNJUK Setelah belajar siswa dapat : 1. menentukan urutan cara melakukan sesuatu 2. menuliskan bahasa petunjuk melakukan sesuatu dengan bahasa yang efektif Apersepsi :

Melakukan sesuatu hendaknya dilaksanakan sesuai dengan urutannya Dahulukan yang pertama Petunjuk melakukan sesuatu ditulis dengan bahasa yang singkat dan jelas.

Contoh : Memakai Kemeja 1. Ambil kemeja dari tempatnya 2. Buka kancingnya 3. Masukkan tangan kanan lebih dahulu 4. Kemudian menyusul tangan kiri 5. Pasang kancing mulai dari bawah ke atas 6. Rapikan Proses Belajar-Mengajar 1. siswa berpasangan (2 orang) 2. setiap pasangan memilih satu tema yang telah disiapkan 3. secara berpasangan mendata dan menyusun urutan melakukan sesuatu sesuai tema yang didapat 4. menuliskan bahasa petunjuk sesuai tema yang didapat 5. siswa menyampaikan hasil pekerjaannya dan ditanggapi oleh yang lain 6. penguatan oleh guru. Tema atau permasalahan yang perlu didata lalu disusun urutannya : 1. cara memakai sepatu 2. cara menggunakan traktor tangan (dompeng) 3. cara mencuci pakaian (tentukan salah satu merek sabun) 4. cara merawat mulut, gigi dan gusi 5. cara membuat layanglayang 6. cara memasak mie instant (pilih salah satu merek mie) 7. cara mananak nasi 8. cara belajar di rumah 9. cara merawat kendaraan roda dua (tentukan jenis kendaraan) 10. cara menggunakan kosmetik (tentukan satu jenis kosmetik) 11. cara memasang dasi Contoh bahasa petunjuk : Petunjuk Minum Obat. Aturan Pemakaian Dewasa: 3x sehari 1 tablet. Anak-Anak: 3x sehari tablet. Atau menurut petunjuk dokter.

Peringatan dan Perhatian


Tidak dianjurkan untuk anak di bawah umur 2 tahun. Obat ini sebaiknya diberikan sesudah makan. Hati-hati pemberian pada penderita hipoksemia. Jangan melampaui batas dosis yang dianjurkan. Apabila gejala-gejala asma masih tetap atau bertambah buruk, segera hubungi dokter. Hati-hati pemberian pada wanita hamil.

Efek samping

Sakit kepala, pusing, mual, muntah, diare, jantung berdebar, dan sukar tidur. Kelebihan dosis pada anak-anak dapat mengakibatkan hematemesis, simulasi susunan saraf pusat, diuresis, dan demam.

Kontraindikasi

Penderita hipertensitif terhadap teofilina dan efedrina. Penderita hipertensi, penyakit jantung, kencing manis, tukak lambung, dan hipertiroid. Jangan diberikan 12 jam setelah pemberian rectal preparat lain yang mengandung teofilina atau aminofilina.