Anda di halaman 1dari 1

Pengamatan terhadap bahan dapat dilakukan berdasarkan pengamatan kasat mata, meliputi: emas, perak, timah, perunggu, tembaga,

kuningan, dan nikel. Tahap yang ketiga berkaitan dengan kegiatan khusus tahap lanjut yang juga harus dilakukan oleh seorang spesialis. Pada tahap ini yang dijadikan fokus dari pengamatan adalah hal-hal yang berkaitan dengan hiasan, dan teknologi. Hiasan yang merupakan atribut kuat mata uang , biasanya dicantumkan satu atau kedua sisi. Pada sisi muka hiasan tersebut berupa tokohtokoh penting, senjata, piala, cabang-cabang pohon. Penggambaran legenda atau inskripsi sehingga sisi ini nampak lebih menyolok dan mudah dilihat dibandingkan dengan sisi yang satunya. Sedangkan pada sisi belakang biasanya mencabtumkan nama tempat cetak maupun pertanggalannya. Berdasarkan hiasan ini lah dapat diketahui asal dan pertanggalan dari mata uang logam. Teknologi menyangkut pada pengamatan teknik penulisan aksara (tegak,miring) teknik pembuatan (cap atau tera, cor atau cetakan setangkup) dan teknik penghalusan. Tahap yang ke empat adalah analisis laboratorium, yang dilakukan berkaitan dengan konservasi untuk mengetahui komposisi bahan, tingkat keausan dan lain-lain. Pada kegiatan ini yang melakukan haruslah seorang laboran.

Penutup

Dari uaian diatas dapat diketahui bahwa mata uang logam sebagai banda arkeologi jka dihuvungkan dengan konteksnya, maka ia akan memiliki sejumlah informasi yang berkaitan dengan berbagai aspek dalam kehidupan manusia seperti aspek teknologi, ekonomi dan sosial, politik dan relegi. Kemajuan di bidang teknologi merupakan salah satu ciri dari kemajuan peradaban suatu bangsa. Masalah ekonomi dan sosial menyangkut hal bagaimana uang berperan dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup ( sandang,pangan dan papan ) Hubungan antara individu dengan individu dan pandangan hidup. Kaitan mata uang sebagai informasi politik mencakup legitimasi dari seorang tokoh, lembaga, negara, dan antara negara.