Anda di halaman 1dari 1

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar merupakan pintu gerbang Sulawesi Selatan khususnya dan Indonesia Timur

secara umumnya dari jalur udara dan berfungsi sebagai tempat transit bagi arus penumpang angkutan udara dari wilayah barat ke timur maupun sebaliknya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, pertumbuhan pergerakan pesawat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sangatlah pesat. Tingginya pergerakan pesawat berhubungan erat dengan penggunaan gate untuk melayani kebutuhan pesawat pada jam puncak. Analisis kebutuhan gate menggunakan persamaan Japan International Coorporation Agancy (JICA) dan forecasting dengan metode trend linear untuk waktu pelayanan 30 menit untuk satu pesawat hingga tahun 2021. Gate membutuhkan penambahan sebanyak 7 unit pada kondisi kondisi eksisting, membutuhkan penambahan 8 unit untuk 5 tahun ke depan, dan membutuhkan penambahan 10 unit untuk 10 tahun ke depan.