Anda di halaman 1dari 2

Contoh Jurnal Pendidikan Biologi Menggunakan Metode Role Playing

Keefektifan Penerapan Paduan Model Pembelajaran Problem Solving dan Kooperatif tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Berpikir Kritis Abstrak Pembaharuan paradigma pendidikan dari behaviorisme yang mengacu pada teacher centered teaching bergeser menuju ke konstruktivisme yang mengacu student centered teaching mendorong pembaharuan pembelajaran kimia dimulai dari bagaimana cara siswa belajar dan bagaimana cara guru mengajar, yang pada akhirnya adalah bagaimana cara siswa mengkontruksi pengetahuan.Berdasarkan pandangan tersebut, maka semua perubahan itu dapat dilakukan dengan menggunakan suatu model pembelajaran yang bersifat konstruktivistik. Model pembelajaran problem solving (PS) dan pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah model pembelajaran konstruktivistik. Kedua model pembelajaran tersebut mempunyai keunggulan. Telah banyak penelitian yang membuktikan keefektifan model pembelajaran problem solving (PS) maupun pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Namun permasalahannya bagaimana jika kedua model pembelajaran ini dipadukan. Penelitian ini akan mengkaji keefektifan model pembelajaran paduan problem solving (PS) dan kooperatif tipe STAD jika dibandingkan dengan model pembelajaran problem solving (PS) atau kooperatif tipe STAD secara terpisah untuk meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis siswa kelas XI IPA pada pokok materi hidrolisis garam. Diharapkan dampak dari interaksi sifat-sifat positif kedua model pembelajaran (PS dan Kooperatif tipe STAD) tersebut dapat meningkatkan keefektifan belajar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasy experimen) posttes only. Subyek penelitian adalah tiga kelompok siswa kelas XI SMAN 4 Malang, dimana pembagian ketiga kelompok kelas ... Read More Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Biologi ABSTRAK Novita, Tika Wulan. 2009. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Kertanegara Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Biologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc, Ph. D, (2) Dra. Murni Saptasari, M.Si Pembelajaran Biologi terarah pada empat pilar, yaitu learning to do, learning to know, learning to be dan learning to live together. Siswa hendaknya diberdayakan agar mampu berbuat untuk memperkaya pengalaman belajarnya. Iklim pembelajaran yang kondusif sangat diperlukan untuk mencapai hal tersebut, seperti yang tercantum dalam KTSP. Berdasarkan hasil observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran Biologi di kelas X SMA Kertanegara Malang menunjukkan adanya permasalahan pembelajaran. Pembelajaran berpusat pada guru, model pembelajaran kurang bervariasi, menggunakan metode ceramah dan mencatat serta pengalaman belajar siswa kurang. Motivasi belajar siswa rendah, siswa cenderung pasif dan kurang berkonsentrasi ketika proses pembelajar berlangsung. Motivasi belajar siswa yang rendah mengakibatkan rendahnya prestasi belajar. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan diterapkannya model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan prestasi belajar Biologi siswa kelas X SMA Kertanegara Malang dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang ... Read More Mengenal berbagai metode dan strategi Pembelajaran Metode debat Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Materi ajar dipilih dan disusun menjadi paket pro dan kontra. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari empat orang. Di dalam kelompoknya, siswa (dua orang mengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukan perdebatan tentang

1/2

topik yang ditugaskan. Laporan masing-masing kelompok yang menyangkut kedua posisi pro dan kontra diberikan kepada guru.Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap siswa tentang penguasaan materi yang meliputi kedua posisi tersebut dan mengevaluasi seberapa efektif siswa terlibat dalam prosedur debat. Pada dasarnya, agar semua model berhasil seperti yang diharapkan pembelajaran kooperatif, setiap model harus melibatkan materi ajar yang memungkinkan siswa saling membantu dan mendukung ketika mereka belajar materi dan bekerja saling tergantung (interdependen) untuk menyelesaikan tugas. Keterampilan sosial yang dibutuhkan dalam usaha berkolaborasi harus dipandang penting dalam keberhasilan menyelesaikan tugas kelompok. Ketrampilan ini dapat diajarkan kepada siswa dan peran siswa dapat ditentukan untuk memfasilitasi proses kelompok. Peran tersebut mungkin bermacam-macam menurut tugas, misalnya, peran pencatat (recorder), pembuat kesimpulan (summarizer), pengatur materi (material manager), atau fasilitator dan peran guru bisa sebagai pemonitor proses belajar. Metode Role Playing Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui ... Read More

2/2