Anda di halaman 1dari 26

Bed Site Teaching Dermatitis Kontak Alergika e.

c Krim Kosmetik

Keterangan Umum
Nama Suku bangsa Umur Jenis kelamin Alamat Pendidikan Pekerjaan Agama Status Marital : Ny. YH : Sunda : 34 tahun : Perempuan : Jalupang RT 2 RW 12 : SMP (tamat) : Ibu Rumah Tangga : Islam : Menikah

Keluhan Utama
Bercak-bercak kemerahan pada kedua pipi, dahi, kedua pelipis dan sekitar mata yang terasa gatal dan panas.

Penjabaran Keluhan Utama


Sejak 1 hari yang lalu bercak-bercak kemerahan meluas dan melebar kira sebesar telapak tangan orang dewasa hingga meliputi kedua pipi, dahi, kedua pelipis dan sekitar mata yang terasa gatal dan panas, disertai dengan bengkak pada kedua kelopak mata. 2 hari yang lalu, bercak-bercak kemerahan yang hanya pada kedua pipi melebar sebesar kira-kira uang logam Rp. 500 yang tersa gatal sehingga pasien sering menggaruknya. Pasien belum pernah berobat sebelumnya, keluhan ini baru pertama kali dikeluhkan pasien.

Perjalanan Penyakit
Keluhan bercak-bercak kemerahan pertama kali timbul sejak 3 hari yang lalu hanya pada kedua pipi kirakira sebesar biji jagung yang terasa gatal.

Faktor Etiologi, Predisposisi, Presipitasi


3 yang lalu pasien menggunakan kosmetik yang dioleskan pada wajah berupa krim berwarna putih, tidak berbau, tidak lengket yang ditempatkan pada pot kecil, dan dioleskan 2 kali sehari. Riwayat asma dan bersin yang yang sering kambuh pada pasien dan keluarga tidak ada. Riwayat alergi terhadap makanan dan obat tidak ada. Riwayat tergigit serangga tidak ada. Riwayat sering menggaruk bercak pada pipi ada.

Riwayat Pengobatan
Riwayat pengobatan sebelumnya tidak ada

Anamnesis Tambahan
Pasien tidak memiliki riwayat penyakit lain.

Status Generalis
Keadaan Umum Kesan Sakit : Sakit Sedang Tanda vital : T : 100/70 mmHg; N : 92x/menit; R : 20x/menit; S : 36,8 C Status gizi : TB : 168 cm BB : 58 kg

Status Gizi : Normoweight

Kepala : Simetris Mata : Konjungtiva : anemis -/Sklera : ikterik -/DENNISE MORGAN fold : -/Hertog sign: -/Mulut : gigi geligi : tidak ada kelainan THT : Tonsil : T1 T1 tenang Faring : tidak hiperemis Leher : KGB : Inspeksi : tidak terlihat membesar Palpasi : tidak teraba Dada : Bentuk dan gerak simetris Jantung : Bunyi jantung I dan II murni reguler Batas Jantung: normal Paru : VBS kanan=kiri, ronkhi-/-, wheezing-/-

Perut : Datar lembut, BU (+) normal, NT (-) Hati dan Limpa : tidak teraba Ekstremitas : KGB Aksila : Inspeksi : tidak terlihat membesar Palpasi : tidak teraba Inguinal : Inspeksi : tidak terlihat membesar Palpasi : tidak teraba Refleks fisiologis : KPR+/+ ; APR+/+ Refleks patologis : -/-

Status Dermatologikus
Distribusi : Regioner, Bilateral Ad Regio : dahi, kedua pelipis, sekitar kedua mata, kedua pipi Lesi : multipel, sebagian diskret sebagian konfluens, bentuk tidak teratur. ukuran terkecil (1 x 0,5) cm dan ukuran terbesar (13,5 x 6) cm, batas sebagian besar tidak tegas, menimbul dari permukaan dan kering. Efloresensi: Pada dahi dan pipi didapatkan makula eritema disertai edema. Pada sekitar kedua mata didapatkan makula eritema dan angioedem

Pemeriksaan Penunjang
White dermatografisme: negatif

RESUME
Seorang wanita berusia 34 tahun dengan keluhan utama makula eritema timbul sejak 3 hari yang lalu hanya pada kedua pipi kira-kira sebesar biji jagung yang terasa gatal.. Dari anamnesis khusus didapatkan perjalanan penyakit bersifat akut. Keluhan pertama kali timbul sejak 3 hari yang lalu, berupa makula eritema hanya pada kedua pipi yang berukuran sebesar biji jagung yang terasa gatal. Sejak 2 hari yang lalu melebar sebesar kira-kira uang logam Rp. 500 yang tersa gatal sehingga pasien sering menggaruknya. Sejak 1 hari yang lalu bercak-bercak kemerahan meluas dan melebar kira sebesar telapak tangan orang dewasa hingga meliputi kedua pipi, dahi, kedua pelipis dan sekitar mata yang terasa gatal dan panas, disertai dengan bengkak pada kedua kelopak mata.

Faktor etiologis: Pasien menggunakan kosmetik yang dioleskan pada wajah berupa krim berwarna putih, tidak berbau, tidak lengket yang ditempatkan pada pot kecil, dan dioleskan 2 kali sehari Faktor presipitasi: Keluhan semakin meluas karena digaruk .

Status Generalis: Dalam batas normal Status Dermatologikus : Distribusi : Regioner, Bilateral Ad Regio : dahi, kedua pelipis, sekitar kedua mata, kedua pipi Lesi : multipel, sebagian diskret sebagian konfluens, bentuk tidak teratur. ukuran terkecil (1 x 0,5) cm dan ukuran terbesar (13,5 x 6) cm, batas sebagian besar tidak tegas, menimbul dari permukaan dan kering. Efloresensi: Pada dahi dan pipi didapatkan makula eritema disertai edema. Pada sekitar kedua mata didapatkan makula eritema dan angioedem .

Diagnosis Banding
Dermatitis Kontak Alergika e.c kosmetik (pelembab) Dermatiris kontak iritan e.c kosmetik (pelembab)

Diagnosis Kerja
Dermatitis Kontak Alergika e.c kosmetik (pelembab)

Usul Pemeriksaan
Pemneriksaan darah rutin dengan diffcount Uji tempel Pemeriksaan serologis

Penatalaksanaan
Umum Hentikan penggunaan pelembab wajah. Hindari faktor pencetus (jangan digaruk). Khusus Topikal : Krim Hidrokortison asetat 2,5% dioleskan 2x sehari setiap sehabis mandi selama 7 hari Sistemik : Loratadin 1 x 10 mg / hari diberikan selama 3 hari.

Prognosis
Quo ad Vitam : ad bonam Quo ad Functionam : ad bonam Quo ad Sanationam : ad bonam

TERIMA KASIH