Anda di halaman 1dari 16

# ANALISIS FONDASI ABUTMENT

[C]2008:MNI-EC

## 1. DATA FONDASI TIANG BOR

BAHAN / MATERIAL FONDASI Mutu beton, Kuat tekan beton, Mutu baja tulangan, Tegangan leleh baja, Modulus elastis beton, Berat beton bertulang, Lebar arah x, Lebar arah y, Depan, Diameter, FONDASI (END BEARING) Berat volume tanah, MPa

ws = =

## 18.0 35 12 1.20 1.80 2.90 15.00 1.00

kN/m3 kPa m m m m m

## U - 39 fy = 390 MPa Ec = 23453 MPa kN/m3 wc = 25

DIMENSI PILE CAP 7.00 20.00 3.10 0.80 m m m m Tebal, Tebal, Belakang Panjang,

## Sudut gesek dalam, Kohesi tanah, C=

Bx = By = L1 = D=

hp = ht = L2 = L= a=

DIMENSI TIANG BOR (BORE PILE) Jarak pusat tiang bor terluar terhadap sisi luar Pile-cap
a Y

MY P

By Y

Mx

L2

L1

Y a

Mx H
a

hp

ht

Y a a

x Bx

x
Bx

[C]2008:MNI-EC

## Analisis Fondasi Abutment

149

DATA SUSUNAN TIANG BOR (BORE PILE) ny = Jumlah baris tiang bor, Jumlah tiang bor dalam satu baris, Jarak antara tiang bor arah x, Jarak antara tiang bor arah y,

10 3 2.50 2.00

buah buah m m

nx = X= Y=

## 2. DAYA DUKUNG AKSIAL IJIN TIANG BOR

2.1. BERDASARKAN KEKUATAN BAHAN
Kuat tekan beton, Tegangan ijin beton, Luas tampang tiang bor, Panjang tiang bor, Berat tiang, Daya dukung ijin tiang bor,

2

24.9 7470

MPa 2 kN/m

## 2.2. BERDASARKAN KEKUATAN TANAH

2.2.1. MENURUT TERZAGHI DAN THOMLINSON (PENGUJIAN LAB)

## qult = 1.3 * C * Nc + * Df * Nq + 0.6 * * R * N

Df = kedalaman tiang bor R = jari-jari penampang tiang bor

Df = L = R=D/2=

## 15.00 0.40 18.00 35 12 76 43 42 12972 3 2174

m m kN/m3 kN/m2

Parameter kekuatan tanah di ujung tiang bor (end bearing) : = berat volume tanah, = sudut gesek dalam, C = kohesi, Faktor daya dukung menurut Thomlinson :

= =
C=
= = =

## Nc = (228 + 4.3*) / (40 - ) Nq = (40 + 5*) / (40 - ) N = (6*) / (40 - )

Luas penampang tiang bor, Angka aman, Daya dukung ijin tiang bor,

## qult = 1.3 * C * Nc + * Df * Nq + 0.6 * * R * N = SF = Pijin = A * q ult / SF =

kN/m

A = / 4 * D2 = 0.50265 m2 kN

[C]2008:MNI-EC

150

## 2.2.2. MENURUT MEYERHOFF (DATA PENGUJIAN SPT)

qult = 40 * N'

( dalam Ton/m2 )

dengan,

N' = nilai SPT terkoreksi, N= 50 32.5 13000 3 2178 kN pukulan/30 cm pukulan/30 cm kN/m2

Nilai SPT hasil pengujian, Nilai SPT terkoreksi, qult = 40 * N' = Luas penampang tiang bor, Angka aman, Daya dukung ijin tiang bor,

## N' = 15 + 1/2*( N - 15) = 2 = 1300 Ton/m SF = Pijin = A * q ult / SF =

A = / 4 * D2 = 0.50265 m2

## 2.2.3. MENURUT BAGEMENT (PENGUJIAN CPT)

Pijin = A * qc / 3 + K * L * q f / 5
qc = qf = A= nilai konus rata-rata nilai hambatan lekat rata-rata luas penampang tiang bor

## qc = 12000 kN/m kN/m2 qf = 18

A = 0.50265 m2 K = keliling penampang tiang bor K = * D = 2.51327 m L= 15.00 m L= panjang tiang bor Daya dukung ijin tiang bor, Pijin = A * qc / 3 + K * L * q f / 5 = 2146 kN
2.2.4. REKAP DAYA DUKUNG AKSIAL TIANG BOR No Uraian Daya Dukung Aksial Tiang Bor 1 Berdasarkan kekuatan bahan 2 Pengujian Lab. Hasil boring (Terzaghi dan Thomlinson) 3 Pengujian SPT (Meyerhoff) 4 Pengujian CPT (Bagement) Daya dukung aksial terkecil, Jumlah baris tiang bor, Jumlah tiang bor dlm. satu baris, Jarak antara tiang bor : Jarak antara tiang bor terkecil : Diameter tiang bor, X= P= P (kN) 3566 2174 2178 2146 2146 kN

ny = nx =
2.50 S= D= m

## Efisiensi kelompok tiang bor (menurut BDM) :

Ef = [ 2*(ny + nx - 2)*S + 4*D ] / (*D*ny*nx) = Pijin = P * Ef = Diambil daya dukung aksial ijin tiang bor : Pijin =
[C]2008:MNI-EC Analisis Fondasi Abutment

1200 kN
151

## 3. DAYA DUKUNG LATERAL IJIN TIANG BOR

Kedalaman ujung tiang,

La = hp =
Sudut gesek, Panjang tiang bor, L= Panjang jepitan tiang bor,

## 1.80 35 15.00 5.000 20.00 18.00 3.690

m m m m kN/m3

Ld = 1/3 * L = By = ws =
Koefien tekanan tanah pasif,

Kp = tan2(45 + /2) =

(m) (kN/m2)

p
(kN/m2)

OK FJ EI DH CG
KODE

## La + Ld = La + 3/4 * Ld = La + 1/2 * Ld = La + 1/4 * Ld = La =

6.800 451.677 O 5.550 368.648 FN = 1/4*FJ 4.300 285.619 EM = 1/2*EI 3.050 202.590 DL = 3/4*DH 1.800 119.562 CG Panjang bagian Notasi La = Ld / 4 = Ld / 4 = Ld / 4 = Ld / 4 =
(m)

p1
(kN/m2)

p2
(kN/m2)

F
(kN)

M
(kNm)

F1 F2 F3 F4 F5

0.000

92.162

F = 12747
m maka :

M = 40207

L2 = M / F =
Gaya lateral,
[C]2008:MNI-EC

3.154

152

## Analisis Fondasi Abutment

Jumlah baris tiang, Jumlah tiang per baris, Gaya lateral satu tiang bor, Angka aman, Daya dukung ijin lateral tiang bor, Diambil daya dukung lateral ijin tiang bor :

1.2 224 kN kN

220

## 3.1. MOMEN PADA TIANG BOR AKIBAT GAYA LATERAL

3.1.1. PERHITUNGAN DENGAN CARA BENDING MOMENT DIAGRAM

hi = jarak gaya lateral H terhadap gaya Fi yang ditinjau yi = jarak gaya Fi terhadap titik yang ditinjau Momen akibat gaya lateral H, Mhi = H * hi Besarnya momen di suatu titik, Mi = Mhi - (Fi * yi) Kode Fi * yi (kNm) F1 F2 F3 F4 hi Mhi M1 M2 M3 M4 M5
(m) 1.20 2.43 3.68 4.93 6.18 10.00 11.00 12.00 Momen terbesar, Jumlah baris tiang, Jumlah tiang per baris, Angka aman, Momen maksimum yang dijinkan untuk satu tiang bor, (kNm) 9694 19590 29688 39786 49884 80784 88862 96940 1659 2032 4106 6179 8253 14598 16257 17916 3671 7343 11014 22249 25186 28123 4342 8683 21969 25442 28916 3978 16153 19335 22518 M= 2937 3473 3183

Diagram F5 1495

Mi
(kNm) 9694 17558 21911 21922 17955

244

[C]2008:MNI-EC

## Analisis Fondasi Abutment

153

3.1.2. PERHITUNGAN DENGAN RUMUS EMPIRIS Beban maksimum pada bore pile, Kedalaman bor pile, Diameter bor pile, Mutu Beton : Modulus elastik beton, Inersia penampang tiang bor, Untuk tanah berpasir maka nilai, K - 300

Pmax = Pijin = 1200 kN Z = L + La = 16800 mm D = 800 mm Kuat tekan beton, fc' = 24.9 MPa Ec = 4700 * fc' = 23453 MPa 4 Ic = / 64 * D4 = 2E+10 mm kl = 550.00 MPa K = kl * Z / D = 11550 MPa = 40 [ D*K / (4*Ec*Ic) ] = 0.0028 e = 0,322 / = 115.015 mm e = 0.11501 m Mmax = Pmax * e = 138 kNm

## Eksentrisitas, Momen maksimum pada tiang bor,

3.1.3. MOMEN MAKSIMUM YANG DIIJINKAN PADA TIANG BOR Dari hasil perhitungan momen maksimum pada tiang bor akibat beban lateral yang dilakukan dengan cara Bending Momen dan Rumus Empiris dipilih nilai yang terbesar, maka diambil : Momen maksimum yang diijinkan pada tiang bor,

Mmax =

244

kNm

[C]2008:MNI-EC

154

a Y

MY P

By Y

Mx

L2

L1

Y a

Mx H
a

hp

ht

Y a a

x Bx

x
Bx

## 4.1. GAYA AKSIAL PADA TIANG BOR

Jumlah bor-pile : Xmax = No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 X2 = 80.00 X1 = X2 = n= 30 2.00 m 2.00 0.00 X12 = X22 = buah Ymax = 80.00 0.00 Y1 = Y2 = Y3 = Y4 = Y5 = 11.25 11.25 8.75 6.25 3.75 1.25 m Y12 = 759.38 Y22 = 459.38 Y32 = 234.38 Y42 = Y5 =
2 2 2

2

84.38 9.38

[C]2008:MNI-EC

## Analisis Fondasi Abutment

155

4.1.1. TINJAUAN TERHADAP BEBAN ARAH X Gaya aksial maksimum dan minimum yang diderita satu tiang bor :

## Pmax = P / n + Mx * Xmax / X2 Pmin = P / n - Mx * Xmax / X2

Gaya aksial maksimum dan minimum yang diderita satu tiang bor : Mx*X/X2 P Mx P/n NO KOMBINASI PEMBEBANAN 1 2 3 4 5 KOMBINASI-1 KOMBINASI-2 KOMBINASI-3 KOMBINASI-4 KOMBINASI-5
(kN) (kNm)

Pmax
(kN) 780.57 828.69

Pmin
(kN) 727.63 682.20 470.99 466.59 111.00

(kN)

## (kN) 26.47 73.25

22623.08 22663.40

## 284.45 1039.90 288.86 1044.31 605.41 1321.81

4.1.2. TINJAUAN TERHADAP BEBAN ARAH Y Gaya aksial maksimum dan minimum yang diderita satu tiang bor :

## Pmax = P / n + My * Ymax / Y2 Pmin = P / n - My * Ymax / Y2

Gaya aksial maksimum dan minimum yang diderita satu tiang bor : My*Y/Y2 NO KOMBINASI P My P/n PEMBEBANAN 1 2 3 4 5 KOMBINASI-1 KOMBINASI-2 KOMBINASI-3 KOMBINASI-4 KOMBINASI-5
(kN) (kNm)

Pmax
(kN) 754.10 759.50 759.50 759.50 872.85

Pmin
(kN) 754.10 751.39 751.39 751.39 559.96

(kN)

## 4.2. GAYA LATERAL PADA TIANG BOR PILE

Gaya lateral yang diderita satu tiang bor : No KOMBINASI BEBAN KERJA 1 2 3 4 5 KOMBINASI - 1 KOMBINASI - 2 KOMBINASI - 3 KOMBINASI - 4 KOMBINASI - 5

Tx
(kN)

h=T/n Ty
(kN)

hx
(kN)

hy
(kN)

hmax
(kN)

[C]2008:MNI-EC

156

## 5. KONTROL DAYA DUKUNG IJIN TIANG BOR

5.1. DAYA DUKUNG IJIN AKSIAL
5.1.1. TERHADAP BEBAN ARAH X No KOMBINASI BEBAN KERJA 1 2 3 4 5 KOMBINASI - 1 KOMBINASI - 2 KOMBINASI - 3 KOMBINASI - 4 KOMBINASI - 5 Persen

Pmax
(kN)

## Kontrol terhadap Daya dukung ijin

Pijin
(kN) 1200 1500 1680 1680 1800

## Keterangan AMAN AMAN AMAN AMAN AMAN

Pijin
100% 125% 140% 140% 150%

780.57 < 100% * Pijin = 828.69 < 125% * Pijin = 1039.90 < 140% * Pijin = 1044.31 < 140% * Pijin = 1321.81 < 150% * Pijin =

5.1.2. TERHADAP BEBAN ARAH Y No KOMBINASI BEBAN KERJA 1 2 3 4 5 KOMBINASI - 1 KOMBINASI - 2 KOMBINASI - 3 KOMBINASI - 4 KOMBINASI - 5 Persen

Pmax
(kN)

## Kontrol terhadap Daya dukung ijin

Pijin
(kN) 1200 1500 1680 1680 1800

## Keterangan AMAN AMAN AMAN AMAN AMAN

Pijin
100% 125% 140% 140% 150%

754.10 < 100% * Pijin = 759.50 < 125% * Pijin = 759.50 < 140% * Pijin = 759.50 < 140% * Pijin = 872.85 < 150% * Pijin =

## 5.2. DAYA DUKUNG IJIN LATERAL

No KOMBINASI BEBAN KERJA 1 2 3 4 5 KOMBINASI - 1 KOMBINASI - 2 KOMBINASI - 3 KOMBINASI - 4 KOMBINASI - 5 Persen

Hmax
(kN)

## Kontrol terhadap Daya dukung ijin

hijin
(kN) 220 275 308 308 330

## Keterangan AMAN AMAN AMAN AMAN AMAN

Pijin
100% 125% 140% 140% 150%

194.96 < 100% * hijin = 203.29 < 125% * hijin = 249.65 < 140% * hijin = 250.90 < 140% * hijin = 272.39 < 150% * hijin =

[C]2008:MNI-EC

157

## 6. PEMBESIAN BORE PILE

6.1. TULANGAN LONGITUDINAL TEKAN LENTUR
Gaya aksial maksimum pada tiang bor, Momen maksimum pada tiang bor, Faktor beban ultimit, Gaya aksial ultimit, Momen ultimit, Diameter bor pile, Luas penampang bore pile,

K=

## 1200 244 1.5 1800

kN kNm

* Pn = Pu = K * Pmax = kN * Mn = Mu = K * Mmax = 365.365 kNm D = 800.00 mm 2 Ag = / 4 * D2 = 502655 mm * P n / ( f c ' * Ag ) = 0.144 * M n / ( f c ' * Ag * D ) = 0.036
= 0.65% mm
2

Plot nilai *Pn/(fc'*Ag) dan *Mn/(fc'*Ag*D) ke dalam Diagram Interaksi Kolom Lingkaran, diperoleh : Rasio tulangan, Luas tulangan yang diperlukan,

As = * Ag = 3267

Diameter besi tulangan yang digunakan, D 19 2 As1 = 283.529 mm Jumlah tulangan yg diperlukan = 11.5235 Digunakan tulangan :
1.00 0.95 0.90 0.85 0.80 0.75 0.70 0.65 .Pn/(fc'.Ag) 0.60 0.55 0.50 0.45 0.40 0.35 0.30 0.25 0.20 0.15 0.10 0.05 0.00 0.00 0.02 0.04 0.06 0.08 0.10 0.12 0.14 0.16 0.18 0.20 0.22
e/D = 10 0.036, 0.144 e/D = 0,5 = 0,01 = 0,02 e/D = 0,33 = 0,03 = 0,04 e/D = 0,2 e/D = 0,02 e/D = 0,05 = 0,05 e/D = 0,1

12

D
.Pn

19

.Mn

e/D = 0,25

c
0.003

Ts e/D = 1

Cs
0.85 fc'

Cc

0.24

0.26

0.28

0.30

.Mn/(fc'.Ag.D)

## Plot nilai *Pn/(fc'*Ag) dan *Mn/(fc'*Ag*D) ke dalam Diagram Interaksi

[C]2008:MNI-EC Analisis Fondasi Abutment 158

## 6.2. TULANGAN GESER

Perhitungan geser Bor pile didasarkan atas momen dan gaya aksial untuk kombinasi beban yang menentukan dalam perhitungan tulangan aksial tekan dan lentur. Panjang Bor pile, Diameter Bor pile, Luas tul. Bor pile, Kuat tekan beton, Tegangan leleh baja, Gaya aksial ultimit, Momen ultimit, Gaya lateral ijin, Faktor reduksi kekuatan geser, Gaya geser ultimit akibat momen, Gaya geser ultimit akibat gaya lateral, Diambil gaya geser ultimit rencana, Jarak tul. thd. sisi luar beton, L= D= As = 15000 800 3267 24.9 390.0 mm mm mm2 MPa MPa

## = 0.6 Vu = Mu / L = 24358 N Vu = K * hijin = 330000 N Vu = 330000 N

d' = 100 Tebal efektif, d = D - d' = 700.00 mm Vcmax = 0.2 * fc' * D * d = 2788800 N * Vcmax = 1673280 N > Vu (OK) 1 = 1.4 - d/2000 = 1.05 Diambil = 1.05 2 = 1 + Pu / (14 *fc'*Ag) = 1.010 3 = 1 Vuc = 1*2*3 * D * d * [ As*fc' / ( D*d) ] = 226419 N Vc = Vuc + 0.6 * D * d = 562419 N * Vc = 337451 N
* Vc > Vu (hanya perlu tul. Geser min.) Geser pada beton sepenuhnya dipikul oleh tulangan geser, sehingga : Vs = Vu = 330000 N

Untuk tulangan geser digunakan sengkang berpenampang : Luas tul. sengkang berpenampang 2 10 : Jarak tulangan yang diperlukan, Digunakan sengkang : 2

Asv S = Asv*fy*d / Vs =
12

12

[C]2008:MNI-EC

159

## 7. PEMBESIAN PILE CAP

7.1. GAYA AKSIAL ULTIMIT TIANG BOR
7.1.1. TINJAUAN BEBAN ARAH X Gaya aksial ultimit yang diderita satu tiang bor :

## Pumax = Pu / n + Mux * Xmax / X2 Pumin = Pu / n - Mux * Xmax / X2

Gaya aksial maksimum dan minimum yang diderita satu tiang bor : NO KOMBINASI Pu Mux Pu/n Mux*X/X2 PEMBEBANAN 1 2 3 4 5 KOMBINASI-1 KOMBINASI-2 KOMBINASI-3 KOMBINASI-4 KOMBINASI-5
(kN) (kNm)

Pumax
(kN)
1125.59 1347.70 1331.51 1137.98 1934.57

Pumin
(kN)
902.84 704.31 696.92 917.25 -33.37

(kN)

(kN)
111.37 321.69 317.29 110.37 983.97

30426.42

4454.91 1014.214

30780.04 12867.78 1026.001 30426.42 12691.64 1014.214 30828.42 4414.71 1027.614 28518.04 39358.71 950.601

7.1.2. TINJAUAN BEBAN ARAH Y Gaya aksial ultimit yang diderita satu tiang bor :

## Pumax = Pu / n + Muy * Ymax / Y2 Pumin = Pu / n - Muy * Ymax / Y2

Gaya aksial maksimum dan minimum yang diderita satu tiang bor : NO KOMBINASI Pu Muy Pu/n Muy*Y/Y2 PEMBEBANAN 1 2 3 4 5 KOMBINASI-1 KOMBINASI-2 KOMBINASI-3 KOMBINASI-4 KOMBINASI-5
(kN) (kNm)

Pumax
(kN)
1019.08 1026.00 1019.08 1032.48 1107.05

Pumin
(kN)
1009.35 1026.00 1009.35 1022.75 794.16

(kN)

(kN)
4.87 0.00 4.87 4.87 156.44

[C]2008:MNI-EC

160

## Gaya ultimit maksimum (rencana) tiang bor,

Pumax = 1934.57 kN

## 7.2. MOMEN DAN GAYA GESER ULTIMIT PILE CAP

KODE PARAMETER BERAT BAGIAN BETON b W1 W2 3.10 3.10 h 1.20 0.60 Panjang 20.00 20.00 VOLUME (m3) Shape 1 0.5 18.6 BERAT (kN) 465.000
2325.000

LENGAN xw (m)

MOMEN (kNm)

74.4 1860.000

## 1.550 2883.000 1.033 480.500

Ws = Faktor beban ultimit, Momen ultimit akibat berat pile cap, Gaya geser ultimit akibat berat pile cap, Tebal breast wall, Jumlah baris tiang bor,
Jarak tiang terhadap pusat X (m) Xp (m)

Ms = 3363.500

M = ny*Pmax*Xp
(kNm)

K=

X1 = X2 =

2.00 0.00

## Xp1 = X1 - Bd / 2 = Xp2 = X2 - Bd / 2 = Xp3 = X3 - Bd / 2 = Xp4 = X4 - Bd / 2 = Xp5 = X5 - Bd / 2 =

Momen max. pada pile-cap akibat reaksi tiang bor, Momen ultimit rencana Pile Cap,
[C]2008:MNI-EC Analisis Fondasi Abutment

Mp = 29018.54 kNm
24645.99 kNm
161

Mur = Mp - Mus =

untuk lebar pile-cap (By) = Momen ultimit rencana per meter lebar, Gaya geser rencana Pile Cap,

20.00

## Mu = Mur / By = 1232.30 kNm Vur = ny*Pumax - W us = 16323.19 kN

untuk lebar pile-cap (By) = 20.000 m 816.16 kN

Vu = Vur / By =

## 7.3. TULANGAN LENTUR PILE CAP

Momen rencana ultimit, Mutu beton, K - 300 Mutu baja, U - 39 Tebal pile cap, Jarak tulangan terhadap sisi luar beton, Kuat tekan beton, Tegangan leleh baja,

## Mu = 1232.30 kNm fc' = 24.90 MPa fy = 390 MPa h = ht = 1800 mm

d' = 100 mm Modulus elastis baja, Es = 2.0E+05 Faktor bentuk distribusi tegangan beton, 1 = 0.85 b = 1* 0.85 * f c/ fy * 600 / ( 600 + f y ) = 0.02796 Rmax = 0.75 * b * fy *[1 *0.75* b * fy / ( 0.85 * f c )] = 6.59766
Faktor reduksi kekuatan lentur, Faktor reduksi kekuatan geser, Tebal efektif pile cap, Lebar pile cap yang ditinjau, Momen nominal rencana, Faktor tahanan momen, Rasio tulangan yang diperlukan :

Rn < Rmax (OK)

## = 0.85 * fc / fy * [ 1 - * [1 2 * R n / ( 0.85 * f c ) ] = 0.00138 min = 0.25%*1.4 / f y = 0.00090 Rasio tulangan minimum,

Rasio tulangan yang digunakan, Luas tulangan yang diperlukan, Diameter tulangan yang digunakan, Jarak tulangan yang diperlukan, Digunakan tulangan,

## = 0.00138 2 As = b * d = 2353 mm D 25 mm s = / 4 * D * b / As = 208.585 mm

2 2

D 25

2454 1177

As = / 4 * D * b / s =
Untuk tulangan bagi diambil 50% tulangan pokok.

200 2 mm mm2

As' = 50% * As =
Diameter tulangan yang digunakan, Jarak tulangan yang diperlukan,
[C]2008:MNI-EC Analisis Fondasi Abutment
2

D 19 mm s = / 4 * D * b / As = 240.957 mm
162

Digunakan tulangan,

## A s' = / 4 * D * b / s = 2.1. TULANGAN GESER

Gaya geser ultimit,

D 19

1418

200 mm2

D

16

## Ambil jarak arah Y 400 mm 2 2 Av = / 4 * D * b / Sy = 502.65 mm

Jarak tulangan geser yang diperlukan ( arah X ) : Sx = Av * fy * d / Vs = 408 mm Digunakan tulangan, D 16 Jarak arah X Jarak arah Y 400 400 mm mm

## 2.2. KONTROL TERHADAP GESER PONS

Kuat geser pons yang disyaratkan, Faktor reduksi kekuatan geser, Jarak antara tiang bor arah x, Jarak antara tiang bor arah y, Jarak tiang bor terhadap tepi, X= Y= a=

fv = 0.3 * fc' = =
2.50 2.00 1.00 m m m

1.497 0.60

MPa

L1

h r Y a x

hp

ht

Pumax
163

[C]2008:MNI-EC

## Analisis Fondasi Abutment

r = X/2 = r = Y/2 =

1.25 1.00

## r= hp = 1.20 m ht = 1.80 m L1 = Tebal bidang kristis geser pons, h = hp + (r + a)/L1*(ht - hp) =

h = 1587 mm d = h - d' = 1487 mm Tebal efektif bidang kritis geser pons, Lv = [ 2*(r + a) + / 2 * r ]*10 3 = 5570.8 mm Panjang total bidang kritis, 2 Luas bidang kritis geser pons, Av = Lv * h = 8.8E+06 mm Gaya geser pons nominal, Pn = Av * fv = 1.3E+07 N * Pn = 7941.3 kN Kapasitas geser pons, Pumax = 1934.57 kN Reaksi ultimit satu tiang bor, < * Pn
AMAN (OK)
2900 D16-200 D13-200 600 3100 800

D16-400/400

7000

D25-200

D19-200

SPIRAL 12-150

800

SPIRAL 12-150

## PEMBESIAN BORE PILE

[C]2008:MNI-EC Analisis Fondasi Abutment 164

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2022 Scribd Inc.