TUGAS REMEDIAL IPS

Nama : Okky Dwi Irawan Kelas : XI TKJ 1 SMK Negeri 1 CIbinong

Struktur Sosial dibedakan menjadi 2 :
• Stratifikasi Sosial • Diferensiasi Sosial

Stratifikasi Sosial
 Pembedaan masyarakat kedalam kelas-kelas secara

bertingkat secara vertikal.  Dasar-dasar Stratifikasi Sosial : :: Ekonomi :: Pendidikan :: Keturunan :: Kekuasaan :: Kehormatan

Diferensiasi Sosial  Pembedaan masyarakat kedalam kelas-kelas secara horizontal.  Dasar-dasar Diferensiasi Sosial : :: Agama :: Ras ( Penggolongan manusia ciri fisik) :: Suku :: Klan/Marga .

Contoh : Warga Negara 3. Contoh : Gelar 1. Assigned Status Status yang diberikan.Status Sosial  Posisi/kedudukan seseorang dalam masyarakat.  Penggolongan Status Sosial : Ascribed Status Status yang digariskan sejak lahir. Achieved Status Status yang diperjuangkan. . Contoh : Jenis kelamin. keturunan 2.

Tertutup Untuk pindah lapisan masyarakat sangat sulit. 3. 2.Macam-Macam Stratifikasi Sosial 1. Campuran Campuran sifat dari Stratifikasi tertutup dan terbuka. Terbuka Untuk pindah lapisan masyarakat sangat mudah. .

 Kriteria stratifikasi sebagai penentu kualitas pribadi. Contoh : Gaji  Pertanggaan pada penghargaan / gelar.Fungsi Stratifikasi  Pendistribusian hak istimewa.  Sebagai lambang / status sosial. Contoh : Penampilan & Gaya hidup  Mudah / Tidaknya bertukar status  Solidaritas .

Bentuk-Bentuk Stratifikasi Sosial  Kriteria Ekonomi  Kriteria Status Sosial  Kriteria Politik .

 Kriteria Ekonomi Menurut Karl Max : :: Kapitalis :: Pemerintah :: Proletar ( Buruh ) Menurut Kenegaraan : :: Negara Maju :: Negara Berkembang :: Negara Miskin  Kriteria Status Sosial Penghormatan atas kedudukan seseorang berdasarkan keturunan.  Kriteria Politik a. Oligarki c. Demokratis : Garis pemisah golongan atas & bawah bersifat tegas : Garis pemisah golongan atas & bawah bersifat nyata : Garis pemisah golongan atas & bawah bersifat mobile bisa naik & turun . Kasta b.

 Akibat diferensiasi sosial : :: Timbul Konflik :: Timbul Integrasi / Persatuan ( Intersaksi & konsilidasi )  Penyebab Diferensiasi Sosial : :: Letak Geografis :: Latar belakang budaya :: Bahasa :: Teknologi atau Peralatan hidup .

Sistem Klan  Patrilineal  Matrilineal  BIlateral .

 Mobilitas Sosial dibedakan 2 : 1. Antargenerasi 3. Turun ( Sosial Slinking )  Mobilitas Sosial yang lain : 1.Mobilitas Sosial  Pergerakan Individu di masyarakat yang berpengaruh terhadap Stratifikasi Sosial. Intergenerasi . Intragenerasi 2. Naik ( Sosial Climbing ) 2.

Waktunya :: Sekarang :: Akan datang 1. Sifat Kehayatannnya : :: Jasmani ( Olahraga ) :: Rohani ( Ibadah ) 3.Kebutuhan Manusia Macam Keutamaannya : :: Primer :: Sekunder :: Tersier 2. . Menurut Subjeknya : :: Individu -> Digunakan 1 orang :: Kolektif -> Digunakan orang banyak 4.

Faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia  Kemajuan Peradatan  Kebangsaan dan Budaya  Tempat tinggal dan Iklim  Agama  Pendidikan  Pekerjaan  Penghasilan  Umur .

Upaya / Cara memenuhi kebutuhan  Barter / Pertukaran secara langsung ( Pertukaran Primitif )  Pertukaran dengan alat tukar  Uang Logam Uang Kartal dan Uang giral  Pertukatan Uang Kredit .

Motif menguasai sektor-sektor produksi 4. Motif memperoleh untung  Menurut Keyness. Motif Politik . Motif untuk memperoleh untung 4.  Secara umum motif dibedakan menjadi : 1. Motif dibedakan : 1. Motif Spekulasi 3. Motif mencapai kemakmuran 3. Motif berjaga-jaga 2.Motif dan Prinsip Ekonomi  Motif adalah Dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi. Motif aktualisasi diri 5. Motif mencari nafkah 2. Motif Psikologis ( Kejiwaaan ) 5.

 Menurut Gregory Mankiw. ada 3 prinsip utama dalam ekonomi : :: Hal yang melandasi keputusan individu :: Prinsip Interaksi yang dapat menguntungkan :: Prinsip dalam sistem ekonomi makro . Prinsip Ekonomi adalah Tindakan dengan mengeluarkan pengorbanan yang paling minimal untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Percekcokan .Perselisihan  Faktor-faktor penyebab terjadinya konflik : :: Perbedaan individu :: Perbedaan latarbelakang kebudayaan :: Perbedaan kepentingan :: Perubahan sosial .Konflik  Secara bahasa. konflik berasal dari bahasa Latin yaitu “ Configure” artinya saling memukul.Pertentangan . Konflik berarti : .  Dalam KKBI.

 Menurut Soerjono Soekanto secara khusus ada 5 macam      konflik : Konflik Pribadi Konflik Rasial Konflik Politik Konflik Antarkelas Konflik Internasional  Menurut Ursula Lehr dari sudut psikologi sosial. situasi          pemicu konflik diantaranya : Konflik dengan orang tua Konflik dengan anak-anak Konflik sanak-saudara Konflik dengan orang lain Konflik suami-istri Konflik disekolah Konflik ditempat kerja Konflik agama Konflik Pribadi .

Horisontal c. Desruktif b. Terbuka . Diagonal  Berdasarkan Sifat pelaku konflik : a. Tertutup b. Vertikal b. Konstruktif  Berdasarkan Posisi pelaku konflik : a.Bentuk-Bentuk Konflik  Berdasarkan Sifatnya : a.

Masalah Konsumsi . Masalah Produksi b. masalah pokok ekonomi masyarakat dapat digolongkan kepada 3 permasalahan penting yaitu : a.Masalah Pokok Ekonomi  Menurut ilmu ekonomi klasik. Masalah Disribusi c.

 Sistem Ekonomi Tradisional Sistem ekonomi ini merupakan sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama untuk kepentingan bersama (demokratis).  Sistem Ekonomi Campuran Sistem ekonomi ini merupakan perpaduan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar. sesuai dengan tata cara yang biasa ditempuh oleh nenek moyang sebelumnya. . segala kebutuhan hidup termasuk keamanan dan pertahanan direncanakan oleh pemerintah secara terpusat  Sistem Ekonomi Pasar Sistem ekonomi ini merupakan sistem dimana kehidupan ekonomi diharapkan dapat berjalan bebas sesuai dengan mekanisme proses.  Sistem Ekonomi Terpusat Sistem ekonomi ini merupakan sistem ekonomi dimana pemerintah bertindak sangat aktif.

:: Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar :: Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi :: Biasanya barang-barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi .Ekonomi Liberal  Konsep dari ekonomi liberal adalah bergerak kearah suatu sistem ekonomi pasar bebas dan sistem berpaham perdagangan bebas.  Ciri ekonomi liberal : :: Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.

Keuntungan dan Kelemahan dari Ekonomi Liberal  Keuntungan :  Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat.  Timbulnya persaingan semangat untuk maju dari masyarakat  Efisiensi dan Efektivitas tinggi  Kelemahan :  Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat  Masyarakat semakin kaya. yang miskin semakin miskin  Banyak terjadinya monopoli masyarakat .

:: Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara  Kelemahan-kelemahan sosialisme : :: Teori pertentangan kelas tidak berlaku umum :: Tidak ada kebebasan memilih pekerjaan :: Tidak ada insentive untuk kerja keras :: Tidak menjelaskan bagaimana mekanisme ekonomi . :: Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem sosialis.Sistem Ekonomi Sosialis  Ciri-ciri sistem ekonomi sosialis : :: Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial. sedang individu-individu fiksi belaka.

Sistem Ekonomi Campuran  Sistem ekonomi campuran adalah gabungan dari sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi terpusat.  Ciri-ciri ekonomi campuran : :: Kedua sektor ekonomi hidup bersampingan :: Interaksi ekonomi terjadi di pasar :: Persaingan dalam sistem campuran diperbolehkan :: Adanya campur tangan pemerintah .

Kebaikan dan Kelemahan Sistem Ekonomi Campuran  Kebaikan :  Kebebasan berusaha  Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas  Lebih mementingkan umum dari pada pribadi  Kelemahan :  Beban pemerintah berat dari pada beban swasta  Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan  Sulit menentukan batas ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta .

 Perkembangan Sistem Ekonomi Indonesia :: Sistem Demokrasi Ekonomi (Orde Baru) :: Sistem Ekonomi Kerakyatan (Reformasi) .Sistem Ekonomi Indonesia  Indonesia memiliki ekonomi berbasis pasar dimana pemerintah memainkan peranan penting.

. dan untuk rakyat dibawah pimpinan dan pengawasan pemerintah. oleh. Sistem Demokrasi Ekonomi Sistem perekonomian sosial yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari.

 Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara  Ciri-ciri Negatif :  Sistem free fight liberalism  Sistem etatisme  Monopoli .Ciri-Ciri Positif dan Negatif Sistem Ekonomi Demokrasi  Ciri-ciri Positif :  Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan  Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

dan kualitas hidup .Sistem Ekonomi Kerakyatan  Ciri-ciri Sistem ekonomi kerakyatan :  Bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat  Memerhatikan pertumbuhan ekonomi. kepentingan sosial. nilai keadilan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful