Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 . Latar Belakang Pembangunan berkelanjutan menjamin bahwa generasi mendatang masih mendapatkan dan bisa memanfaatkan sumber daya alam. Pembangunan dapat berjalan tanpa merusak dan kehabisan sumber daya apabila sistemnya berlanjut terus. Konsep pembangunan berkelanjutan lahir setelah lingkungan di bumi mengalami degradasi atau kerusakan dengan cepat sejak tahun enam puluhan.konsep ini ingin memberi solusi dari dua hal yang dipertentangkan, yaitu keinginan melaksanakan pembangunan dan mencegah kerusakan lingkungan hidup yang ditimbulkan. Selama ini paradigma ekonomi selalau identik dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sehingga selalu mengacu pada tingkat pendapatan per kapita penduduk (GNP). Pembangunan harus tetap berjalan dengan tidak menimbulkan degradasi lingkungan.

1.2. Maksud dan Tujuan


Manusia sebagai satu bagian dari alam merupakan bagian utama dari lingkungan yang kompleks. Kegiatan-kegiatan seperti perkembangan penduduk, industri, pembangunan jalan, pembuatan jalan tol, merupakan beberapa contoh yang dapat mempercepat proses perubahan lingkungan dari bumi ini. Asas-asas ekologi banyak digunakan untuk menganalisis lingkungan hidup manusia, pertambahan penduduk, erosi, banjir, peningkatan produksi makanan, penghijauan, pelestarian hewan dan tumbuhan langka, pencemaran (polusi), dan lain sebagainya.

Setelah semua orang mengerti ekologi dan ekosistem adalah rumah tangga alam sebagai suatu sistem yang terdiri dari berbagai komponen dan mempunyai tujuan untuk selalu mencapai suatu keseimbangan. Di dalam ekosistem, masing-masing komponen mempunyai fungsi dan peranan dalam mencapai keseimbangan. Jika salah satu komponennya terganggu, keseimbangannya pun akan terganggu. Tujuan pembangunan Indonesia bukan hanya mengejar kemajuan lahiriah atau mengejar kepuasanbatiniah saja, tetapi kesinambungan, keselarasan, keserasian antara kedua-duanya yang menghasilkan manusia seutuhnya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk sejauh mana mengidentifikasikan ketidakserasian hubungan dan prilaku manusia di suatu lingkungan yang berdasarkan konsep pembangunanb yang berkelanjutan.Maslah yang teridentifikasi akan di analisa,kemudian diberikan rekomendasi pemecahan masalah,unyuk menetapkan dan meningkatkan prestasi ekologis,ekonomi dan sosial.

1.3.Masalah Ketidakserasian prilaku manusia di lingkungan perkotaan dengan lingkungan. 1.4.Landasan Teori Pembangunan berkelanjutan bukan hanya ditinjau dari segi keindahan dan kenyamanan tapi juga harus menjamin bahwa generasi mendatang masih mendapatkan dan bisa memanfaatkan sumber daya.Pembangunan dapat

berjalan tanpa merusak dan kegabisan sumber daya apabila sistemnya barlanjut terus. Pembangunan berkelanjutan berarti memahami kebutuhan generasi saat ini tanpa membahayakan kebutuhan generasi yang akan datang. 1.5. Metode Dan Teknik Penelitian Metode penelitian mengunakan teknik riset lapangan yang mencakup suatu kawasan perkotaan 1.6.Populasi Dan Sampel Kawasan yang di identifikasi yang memiliki hubungan ketidak serasian. lingkungan hubungan antara lingkungan dan prilaku manusia terdapat di sepanjang jalan Ring Road Medan.

BAB II

2.1. Pengertian Pada tahun 1987,komisi dunia untuk lingkungan dan pembangunan mengenalkan istilah pembangunan berkelanjutan ( sustainabel development).Istilah ini menunjukkan pada bentuk pembangunan yang mempertmbangkam kebutuhan sekarang dengan kebutuhan generasi yang akan datang.Ini berarti bahwa negara dapat melanjutkan pembangunan ekonomi untuk mencapai taraf hidup lebih tinggi tanpa merusak dan menbahayakan lingkungan. Pembangunan berkelanjutan menjamin bahwa generasi mendatang masih mendapatkan dan bisa memanfaatkan sumber daya alam ,Pembangunan dapat berjalan tanpa merusak dan kebiasaan sumber daya apabila sistemnya berlanjut terus. 2.2. Pembahasan Masalah Pembangunan berkelanjutan berarti memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa membahayakan kebutuhan generasi yang akan datang.Dengan demikian adalah penting membangun kebijakan ekonomi ,ekologis dan kebutuhan sosial dengan cara sinergis yang mana mereka saling menguatkan satu sama lain. Berdasarkan hasil penelitian kami di sepanjang kawasan Ring Road,Medan telah terjadi pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan.

Bab III Kesimpulan Kawasan berkelanjutan berarti memenuhi kebutuhan generasi saat
ini tanpa membahayakan kebutuhan generasi yang akan datang. Diperlukannnya kawasan berkelanjutan agar terciptanya lingkungan yang sehat, terjaga kebersihannya . dengan begitu, kawasan akan menjembatani kesenjangan tersebut, terutama dalam lingkup perkotaan dan lingkungan yang telah menjadi pusat perhatian dalam skala local, regional, nasional, bahkan internasional. Tidak bisa diingkari kenyataan bahwa salah satu faktor utama penyebab kerusakan lingkungan adalah ledakan penduduk. Jadi kesimpulan dari survey yang kami lakukan adalah di kawasan ini masih banyak terjadi pelanggaran lalu lintas, polusi udara yang di sebabkan asap kendaraan dan asap pabrik. Di kawasan ini juga masih banyak masyarakat yang tidak menyadari pentingnya menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan sekitar seperti membuang sampah sembarangan, mendirikan kios di pinggir jalan yang dapat menyebabkan rusaknya lingkungan sekitar hingga kemacetan lalu lintas. Saat ini, di sepanjang jalan ring road sudah mulai berkurang lahan kosong yang merupakan tempat resapan air karena di daerah tersebut banyak yang mendirikan Ruko. Hingga menyebabkan kawasan ring road menjadi panas dan gersang. Kurangnya kesadaran masyarakat dapat kita dilihat pada beberapa persimpangan di kawasan ring road yang sering dilanggar hingga menyebabakan kasawan ini rawan akan kecelakaan.