PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA

KELOMPOK I KARTIKA SARI AK-A KHOIRUN NISA AK-A RATIH PRATIWI AK-A TRI UNDARI AK-A

PENAGIHAN PAJAK 1. . 19 Th 2000 mengatur tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa atau disebut dengan Undan-Undang PPSP. 19 Th 1959 (Tak Berlaku & Diganti) UU No. 19 Th 2000 (Berlaku saat ini) UU No.19 Th 1997 (Tak Berlaku & Diubah) UU No. Dasar Hukum : UU No.

Cukai dan PBB (tak termasuk PBB Pedesaan dan Perkotaan. Pejabat Penagih Pajak Pusat Menteri Keu.Next… Ket. 1. Pajak Daerah Kepala Derah (Gubernur / Bupati/Walikota Pejabat Pajak Daerah Kepala Kantor Pel. Pajak 3.peraturan daerah . Bea Masuk. Jenis Pajak Yg Ditagih PPh. PPN Barang & Jasa. PPn BM. Sesuai UU pajak daerah & retribusi daerah . Yang Berwenang Menunjuk Pejabat 2.

• Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan. Surat Peringatan. 2. • Surat Perintah Penagihan Seketika dan Sekaligus. • Pengumuman Lelang. • Surat lain yang diperlukan untuk penagihan pajak .Pejabat Penagihan Pajak Pejabat penagih pajak yang ditunjuk berwenang untuk: 1. Mengangkat dan memberhentikan juru sita pajak. Menerbitkan: • Surat Teguran. • Pembatalan Lelang. atau surat lain sejenis. • Surat Pencabutan Sita. • Surat Paksa. • Surat Penentuan Harga Limit. • Surat Perintah Penyanderaan.

. Tindakan juru sita yaitu meliputi: • Menegur dan memperingatkan penanggung pajak untuk melunasi utang pajak termasuk sanksi administrasi (bunga. • Menjual barang yang telah disita.Juru Sita Pajak Dan Tindakan Pencegahan Juru sita pajak adalah pelaksana tindakan penagihan pajak sesuai UU PPSP yang keputusannya sama kedudukannya dengan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap. denda atau kenaikan uang) dan biaya penagihan pajak • Melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus • Memberitahukan Surat Paksa • Mengusulkan Pencegahan • Melaksanakan penyitaan dan penyanderaan.

• Lulus pendidikan dan latihan juru sita pajak. Syarat-syarat Pengangkatan : • Berijazah serendah-rendahnya SMU sederajat.04/2000. . bertanggung jawab. 2. • Berpangkat serendah-rendahnya pengatur muda/golongan II/a.Syarat-syarat Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Juru Sita Pajak 1. Dasar Hukum Keputusan Menku RI No 562/KMK. dan penuh pengabdian. dan • Jujur.

Dasar Hukum Pasal 4 Keputusan Menku. Juru Sita diberhentikan bila: • Meninggal dunia. Pemberhentian Juru Sita a.Next… 3. • Pensiun • Alih tugas atau kepentingan dinas lainnya • Lalai atau tidak cakap dalam menjalankan tugas. b. .

Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan .Jadwal Pelaksanaan Penagihan Pajak 1. 2. Surat yang disampaikan kepada penanggung pajak sebagai penagihan pajak: • Surat Teguran • Surat Peringatan • Surat lain yang diterbitkan pejabat: .Surat Paksa .Surat Teguran . Alasan Penagihan Pajak : Penanggung Pajak sampai tanggal jatuh tempo pembayaran tidak melunasi hutang pajaknya.

Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa 1. • Penanggung pajak tidak memenuhi ketentuan yang tercantum dalam keputusan persetujuan anggaran atau penundaan pembayaran pajak. . • Telah dilaksanakan penagihan seketika dan sekaligus kepada penanggung pajak. Surat Paksa diterbitkan bila: • Penanggung pajak tidak melunasi utang pajak dan kepadanya telah diterbitkan Surat Teguran atau Surat Peringatan atau surat lain yang sejenis. Dasar Hukum Pasal 8 UU PSP 2.

• Kedua belah pihak menandatangani Berita Acara pemberitahuan Surat Paksa. • Menyerahkan salinan Surat Paksa pada penanggung pajak dan asli Surat Paksa disimpan di kantor pejabat.Langkah-langkah Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa • Pejabat menerbitkan Surat Paksa • Juru Sita Pajak membacakan pernyataan Surat Paksa kepada penanggung pajak. . Pejabat dapat menerbitakan Surat Paksa Pengganti yang mempunyai kekuatan dan kedudukan hukum yang sama dengan Surat Paksa. untuk mengatur jika terjadi keadaan di luar kekuasaan pejabat.

atau menggabungkan badan usahanya. Sebab-Sebab Penerbitan Surat Penagihan Seketika dan Sekaligus: • Diketahui bahwa barang milik penanggung pajak akan disita oleh pihak ketiga atau terdapat tanda-tanda kepailitan. • Kemungkinan penanggung pajak akan membubarkan badan usahanya. • Penanggung pajak berniat atau akan meninggalkan Indonesia selamalamanya. 2. Dasar Hukum Pasal 6 UU PPSP : Juru Sita Pajak melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus tanpa menunggu tanggal jatuh tempo pembayaran berdasarkan Surat Perintah Penagihan Seketika dan Sekaligus yang diterbitkan pejabat. • Badan usaha akan dibubarkan oleh negara. • Penanggung pajak akan memindahtangankan barang yang dimiliki yang dalam pengawasan karena penghentian atau pengecilan kegiatan usaha atau pekerjaan yang dilakukan di Indonesia.Surat Penagihan Seketika Dan Sekaligus 1.. . memekarkan atau memindahtangankan usahanya.

Barang sitaan dilelang paling singkat 14 hari setelah pengumuman lelang melalui media masaa. Syarat Penyitaan oleh Juru Sita Pajak: • Sekurang-kurangnya 2 orang dewasa • Penduduk Indonesia • Dikenal juru sita pajak • Dapat dipercaya 2. Tujuan Penyitaan Untuk memperoleh jaminan pelunasan utang pajak dari penanggung pajak. .PENYITAAN DAN LELANG Penyitaan dikarenakan utang pajak tidak dilunasi dalam waktu 2 x 24jam sejak diberitahukannya Surat Paksa kepada penanggung pajak. 1.

Penyanderaan berupa pengekangan sementara waktu terhadap kebebasan penanggung pajak dengan menempatkannya pada tempat tertentu. .000.000. Penyanderaan dilakukan berdasar Surat Perintah Penyanderaan. Syarat Pencegahan dan Penyanderaan: • Utang pajak sekurang-kurangnya Rp 100.Pencegahan Dan Penyanderaan Pencegahan hanya dapat dilakukan berdasar keputusan pencegahan yang diterbitkan Menteri Keuangan atas permintaan pejabat yang bersangkutan.00 • Diragukan itikad baiknya dalam melunasi utang pajaknya.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.