Anda di halaman 1dari 72

HIV&AIDS Dengan Kelainan Kulit dan Kelamin

Infeksi Oportunistik Herpes Simpleks Genetalis Pada Penderita HIV/AIDS

Definisi
Penyakit akut dengan gejala vesikel/erosi/ulkus Infeksi pada genitalia dan sekitarnya Penyebab Virus Herpes Simpleks Sering kambuh/berulang Merupakan penyakit menular seksual

GEJALA KLINIS

1. 2. 3.

LESI PRIMER

4.

5.

dapat asimtomatis gejala prodormal berupa rasa panas (terbakar) dan gatal timbul lesi berupa vesikel yang mudah pecah/erosi/ ulkus dangkal bergerombol diatas dasar eritem dan disertai rasa nyeri setelah timbul lesi dapat terjadi demam, malaise dan nyeri otot kelenjar limfe regional membesar dan nyeri pada perabaan

PENATALAKSANAAN
Lesi primer

Simtomatis : analgesik, kompres Anti virus : asiklovir 5 x 200 mg/hari selama 7 10 hari. komplikasi berat asiklovir intravena 3 x 5 mg/kgBB/hari selama 7 10 hari. valasiklopir 2 x 500 mg/hari Selama 7 10 hari. famciclovir 3 x 250 mg/hari selama 7 10 hari. Foskarnet 3 x 40 mg/kgbb/hari/iv Cidovovir gel 0,3 % atau 1 %

Infeksi Oportunistik Sifilis Pada Penderita HIV/AIDS

DEFINISI adalah suatu penyakit akibat hubungan seksual yang disebabkan oleh Treponema (Spirochaeta) pallidum dapat menjangkit seluruh organ tubuh serta dapat menembus plasenta, dan perjalanan klinisnya melewati beberapa stadium.

GEJALA KLINIS

Stadium I (Sifilis Primer) Stadium II (Sifilis Sekunder) Latent syphilis : Early latent syphilis dan Late latent syphilis Stadium III (Sifilis Tersier)

LUES (ULKUS DORUM)

PENGOBATAN
Early Syphilis

Benzatin Penicillin G 2.4 juta unit im single dose Aq. Penicillin Procaine G 600.000 U im sekali sehari selama 10 hari Doxycycline 2 x 100 mg/hr oral selama 4 minggu Tetracycline 4 x 500 mg/hr oral selama 4 minggu Erythromycin 4 x 500 mg/hr oral selama 4 minggu Ceftriaxone 200 mg sehari im selama 10 hari

PENGOBATAN
Late Syphilis
Benzathine Penicillin G 2,4 juta unit im satu minggu sekali selama 3 minggu Doxycycline 2 x 100 mg/hr oral selama 4 minggu Tetracycline 4 x 500 mg/hr oral selama 4 minggu

Infeksi Oportunistik Kondiloma Akuminata Pada Penderita HIV/AIDS

Kondiloma Akuminata adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Virus Papiloma Humanus (VPH) dengan kelainan berupa fibroepitelioma pada kulit dan mukosa. Sinonim : penyakit jengger ayam, kutil kelamin, genital warts

Gambaran Klinis
Berupa vegetasi bertangkai dengan permukaan yang berjonjot-jonjot dan beberapa bergabung membentuk lesi yang lebih besar sehingga tampak seperti kembang kol; atau berupa papul dengan permukaan yang halus dan licin dengan diameter 1-2 mm yang bergabung menjadi plakat lebar

PENGOBATAN

Kemoterapi
Tingtura Podofilin 25 % Podofilotoksin 0,5 % Asam Trikloroasetat 25-50 %

Tindakan bedah
Bedah skalpel Bedah listrik : biasanya efektif tetapi membutuhkan anestesi lokal Bedah beku

Infeksi Oportunistik Sarkoma Kaposi Pada Penderita HIV & AIDS

Infeksi Oportunistik SARKOMA KAPOSI Pada Penderita HIV/AIDS


Definisi Merupakan tumor endotel pembuluh darah yang disebabkan oleh virus herpes humanus tipe 8,Virus hiv itu sendiri. GEJALA KLINIS : Makula berwarna ungu tua ,atau patch keunguan ,papula,nodul dengan atau tanpa ulkus atau erosi, Lesi visceral umumnya tidak terdiagnosa dan ditemukan sebelum dilakukan suatu autopsi. Keterlibatan paru-paru terjadi pada 10% pasien, merupakan bentuk yang paling menyusahkan, Manifestasi visceral lainnya termasuk hilangnya darah gastrointestinal dan nyeri abdominal.

Infeksi Oportunistik Folikulitis/Karbunkel/Abses Pada Penderita HIV & AIDS

Erisipelas adalah infeksi bakteri akut pada dermis dan jaringan subkutan bagian atas yang disebabkan oleh Streptococcus beta hemolyticus group A, B, G dan Streptococcus group B

GEJALA KLINIS
Lesi kulit berupa kemerahan atau eritema lokal berbatas jelas dengan tepi meninggi, teraba panas, terasa nyeri. Diatasnya dapat vesikel atau bula yang mengandung cairan seropurulen. Lokasi tersering di wajah dan tungkai bawah, sedang pada bayi sering di perut.

Infeksi Oportunistik Impetigo Pada Penderita HIV/AIDS


DEFINISI Impetigo adalah penyakit infeksi piogenik pada kulit yang superfisial dan menular disebabkan oleh Staphylococcus dan/atau Streptococcus

TINEA KORPORIS Infeksi dermatofit pada kulit halus (glabrous skin) Makula eritematus berbatas jelas, tepi polisiklis, aktif ( meninggi, ada papul, vesikel, meluas ), sembuh ditengah ( central healing ).

Infeksi Oportunistik Kandidiasis superfisialis Pada Penderita HIV/AIDS Kandidiasis ( = Kandidosis ) adalah infeksi primer atau sekunder dari genus Candida yang penting karena Candida albicans. Kandidiasis superfisialis adalah kandidiasis pada dermatomikosis superfisialis.

Mengenai mukosa : oral vaginitis balanitis Mengenai kulit intertriginosa dan generalisata, paronikhia dan onikomikosis, daerah popok / diaper / napkin

Mengenai kulit ( Kandidiasis kutis = KK )


Kandidiasis intertriginosa ( = kandida

intertrigo ) dan Kandidiasis generalisata. Mengenai daerah pelipatan-pelipatan badan, umbilikus, pannikulus (lipatan lemak badan) dan dapat meluas ke kulit badan (generalisata) .Dapat mengenai skrotum dan penis Kulit nyeri, inflamasi, eritematus dan ada satelit vesikel / pustul, bula atau papulopustular yang pecah meninggalkan permukaan yang kasar dengan tepi yang erosi.

Erosio interdigitale blastomycetica


(Kandidiasis interdigitalis) Kandidiasis mengenai sela jari tangan ( tersering ) / sela jari kaki. Tersering pada sela jari tiga. Pada yang sering / terus menerus terkena air.

Paronikhia dan Onikomikosis


Kandida paronikhia. Infeksi lipatan kuku proksimal atau kutikula, khas adanya eritema, oedema, dan cairan purulen, tebal, pus putih, membentuk kantong yang mungkin menyebabkan infeksi kuku. Terasa nyeri. Tersering pada orang yang tangannya sering terkena air, tepung, karbohidrat lain. Kandida onikomikosis ( = kandida onikhia

Infeksi Oportunistik Varisela Pada Penderita HIV/AIDS


DEFINISI Varisela merupakan penyakit kulit dengan kelainan berbentuk vesikula tersebar, terutama menyerang anak-anak. bersifat mudah menular Disebabkan oleh virus Varisela -Zoster.

Infeksi Oportunistik Herpes Zoster Pada Penderita HIV/AIDS


DEFINISI Herpes zoster (HZ) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Varisela-Zoster yang sifatnya localized, terutama menyerang orang dewasa dengan ciri khas berupa nyeri radikuler, unilateral dan gerombolan vesikel yang tersebar sesuai dermatom yang diinervasi oleh satu ganglion saraf sensoris.

Infeksi Oportunistik Skabies Pada Penderita HIV&AIDS


Definisi
Merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei GEJALA KLINIS Gatal terutama pada malam hari se-hingga dapat mengganggu penderita. Lesi yang khas dan patognomonik berupa terowongan kecil, sedikit meninggi, berkelok-kelok berwarna putih keabu-abuan (bila belum ada infeksi sekunder), pan-jangnya kurang lebih 10 mm. Kelainan dapat berupa papula, vesikula, urtika, ekskoriasi, krusta dan bila timbul infeksi sekunder terdapat pustula .

DermatitisSeboroik Pada Penderita HIV&AIDS


DEFINISI DERMATITIS SEBOROIK (DS) adalah penyakit kulit dengan keradangan superfisial kronis yang mengalami remisi dan eksaserbasi dengan area seboroik sebagai tempat predileksi.

PRURIGO VON HEBRA HIV&AIDS


DEFINISI Prurigo merupakan penyakit berbentuk papula, kronis dan kumat-kumatan, tergolong salah satu bentuk neurodermatitis, predileksi terutama di ekstremitas bagian ekstensor.

GAMBARAN KLINIS
Berupa papula berbentuk kubah dengan vesikula pada puncaknya, vesikula hanya terdapat pada waktu singkat, karena segera menghilang akibat garukan, sehingga yang tertinggal hanya papula yang berkrusta dan erosi. Jika berjalan kronis, kulit tampak kecoklatan dan berlikenifikasi

Infeksi Oportunistik pada Kulit Dan Kelamin

1 . Penyakit Sifilis disebabkan oleh bakteri: A. Treponema pallida B. Treponema partenue C. Treponema aerius D. Treponema donovenus E. Treponema cilica 2 . Herpes simpleks genetalis ditularkan melalui : A. Kontak dengan handuk B. Berjabatan tangan dengan penderita C.Berhubungan seksual dengan orang lain yg bukan penderita D.Duduk bersama dengan penderita E. Berhubungan seksual dengan penderita 3 . Kandida dapat menyerang A. Mulut B. Kelamin C. Kulit D. Kuku E. Betul semua