P. 1
KATUP (Pneumatik)

KATUP (Pneumatik)

|Views: 30|Likes:
Dipublikasikan oleh DwiSaputra

More info:

Published by: DwiSaputra on Oct 27, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

Dwi Nurul Saputro NIM: D400080036

KATUP
Gambar di samping merupakan simbol dasar dari katup. Katup ini merupakan katup 5/2. Yaitu katup yang memiliki 5 koneksi dan 2 posisi. Arah panah merupakan arah aliran udara pada katup.

Katub 3/2

Gambar di samping merupakan katup 3/2 yang memiliki 3 saluran dan 2 posisi. Katup 1 digunakan untuk memasukkan udara bertekanan, katup 2 digunakan sebagai keluaran, dan katup nomor 3 digunakan sebagai saluran pembuangan udara bertekanan.

Gambar di samping menunjukkan suatu sistem sebuah katup 3/2. Katup nomor 1 sebagai masukan untuk udara bertekanan, katub nomor 2 digunakan untuk keluaran yang apabila diberi tekanan yang lebih besar dari tekanan spring maka akan mampu mendorong spring mundur. Pada gambar posisi dari katup tidak sedang dioperasikan. Kita lihat pada katup nomor 1 masih tertutup, jadi udara dari katub 2 dikeluarkan melalui katup nomor 3. Apabila katup nomor 1 kita buka, maka udara akan masuk ke katup nomor 2 dan pada kondisi tertentu (tekanan dari katup nomor 2 lebih besar dari tekanan spring) maka spring akan terdorong mundur. Beberapa macam jenis katup yaitu : • mono-stable, katup yang hanya memiliki 1 posisi stabil. Karena katup hanya memiliki 1 posisi stabil, maka katup semacam ini juga memiliki posisi default. Ketika katup tidak sedang dioperasikan maka posisi katup kembali pada posisi default. Bi-stable, katup seperti ini memiliki 2 posisi stabil. Ketika katup tidak sedang dioperasikan pada kedua sisinya, maka pada posisi katup terakhir itu ditetapkan posisi default sampai dengan katup dioperasikan.

Dwi Nurul Saputro NIM: D400080036 • Normally Closed, katub seperti ini apabila tidak sedang dioperasikan maka posisi katup tertutup sehingga tidak dapat dilewati udara. Sebaliknya ketika katup dioperasikan maka posisi katup terbuka sehingga udara dapat melewatinya. Normally open, katup ini kebalikan dari katup normally closed, ketika katup sedang tidak dioperasikan maka posisi katup terbuka sehingga udara dapat melewatinya. Sebaliknya ketika katup sedang dioperasikan maka posisi katub akan tertutup sehingga udara tidak dapat melewatinya.

And-Valve Gambar disamping merupakan simbol dari katup jenis And-valve. Katup seperti ini tidak akan beroperasi apabila hanya diberi tekanan pada salah satu katupnya. And-valve akan beroperasi apabila diberi tekanan pada kedua katup secara bersamaan.

Or-valve (shuttle-valve) Dalam Or-valve, katup bekerja apabila diberi tekanan pada salah satu katupnya. Keuntungan menggunakan Or-valve yaitu dapat dioperasikan dari tempat yang berbeda secara bergantian.

Pada gambar sebelah kiri, katup sedang beroperasi karena diberinya tekanan pada katup sebelah kiri, sehingga udara dapat mengalir keluar. Karena adanya tekanan dari katup sebelah kiri maka katup sebelah kanan tertutup. Sebaliknya katub pada gambar sebelah kanan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->