Tata urutan persidangan pidana

Majelis Hakim memasuki ruang sidang dan pemanggilan terdakwa 1. yang pertama-tama memasuki ruang sidang - panitera - jaksa - penasehat hukum - pengunjung sidang  masing2 menempati tpt duduknya 2. Panitera mengumumkan Maj Hak akan memasuki ruang sidang sbb : “Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon untuk berdiri”  setelah Maj Hakim duduk, Panitera mempersilahkan hadirin utk duduk kembali 3. Hakim ketua membuka sidang dg kata2 sbb : “ Sidang Pengadilan Negeri Pwt yang memeriksa perkara pidana No. pada hari /Pid.B/ bulan /2012/PN.Pwt atas nama Terdakwa th 2012

dinyatakan dibuka dan Terbuka Untuk Umum (ketok palu 3 x) 4. Hakim Ketua menanyakan kpd PU apakah terdakwa siap utk dihadirkan pada persidangan hari ini, jk siap maka Hakim Ketua memerintahkan pd PU utk memanggil terdakwa. 5. PU lalu memerintahkan kpd petugas utk membawa masuk terdakwa, dan terdakwa dipersilahkan utk duduk dikursi pemeriksaan.

1

Selanjutnya Hakim Ketua menanyakan kpd terdakwa apakah sdh mengerti ttg apa yg didakwakan kpdnya atau belum 4. identitas terdakwa  hakim mengingatkan kpd terdakwa agar memperhatikan segala sesuatu yg didengar dan dilihatnya selama persidangan c. Hakim Ketua menanyakan kpd terdakwa hal2 sbb: a.6. menanyakan apakah terdakwa didampingi penasehat hk atau tdk 7. Jaksa membacakan surat dakwaan (bisa dg cara duduk/berdiri. Selanjutnya Hakim Ketua apakah menanyakan akan kpd terdakwa/penasehat hknya mengajukan tanggapan/eksepsi terhadap srt dakwaan PU atau tdk  eksepsi bisa dilakukan scr lesan 2 . apakah terdakwa dlm keadaan sehat dan siap utk diperiksa ? b. Hakim Ketua meminta pd terdakwa utk mendengarkan dg seksama pembacaac surat dakwaan  mempersilahkan kpd PU utk membacakan surat dakwaan 2. bisa dilakukan secara bergantian dg PU lain) 3. Setelah terdakwa duduk. Menanyakan kpd penasehat hk  apakah benar dlm sidang ia bertindak sbg penasehat hk terdakwa  meminta penasehat hk utk menunjukkan Surat Kuasa Khusus dan izin praktek pengacara menunjukkan kpd Hakim Anggota dan PU Pembacaan surat dakwaan : 1.

PU menyebut saksi yg akan diperiksa  diantar oleh petugas.Pembuktian : Sebelum memasuki tahap pembuktian. terikat hub kerja dg terdakwa c. dilihat atau didengarnya sendiri  jk perlu dpt mengingatkan bahwa apabila saksi tdk mengatakan yg sesungguhnya ia dpt dituntut krn sumpah palsu 3 . Hakim ket meminta saksi utk duduk kembali dan mengingatkan bahwa saksi hrs memberi keterangan yg sebenarnya sesuai dg apa yg dialami. memiliki hub darah . kemudian duduk pd kursi pemeriksaan 3.saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan sebagai saksi dg sebenarnya dan tdk lain dari yg sebenarnya” 5. Hakim Ketua menanyakan kpd PU apakah telah siap utk menghadirkan saksi-saksi pd sidang hari ini  jika siap Hakim Ketua memerintahkan kpd PU utk menghadirkan saksi satu demi satu kedalam ruang sidang 2. apakah saksi kenal dg terdakwa. terdakwa dipersilahkan utk duduk disebelah kanan penasehat hknya 1.. Hakim Ketua menanyakan kpd saksi ttg : a. Hakim Ketua meminta saksi utk disumpah : (berdiri) “ Wallahi / Demi Allah. identitas saksi b. apakah saksi dlm keadaan sehat dan siap utk memberikan keterangan 4.

kesempatan diberikan kpd Hakim anggota 1. Tanggapan2 : 1. 2 PU dan penasehat hk utk bertanya 4. Setelah membuka sidang menjelaskan bahwa sidang hari ini adalah pembacaan tuntutan bertanya pada PU apakah sdh siap mengajukan tuntutan pidana/blm meminta kpd terdakwa utk menyimak dg baik isi tuntutan 4 . Hakim Ket menyatakan siding pembuktian telah selesai dan selanjutnya memberi kesempatan pd PU utk mempersiapkan surat tuntutan pidana utk diajukan pd hari sidang berikut Pembacaan Tuntutan. Setelah terdakwa selesai diperiksa. Pembelaan. Hakim Ket mempersilahkan terdakwa utk duduk dikursi pemeriksaan  menanyakan apakah terdakwa dlm keadaan sehat dan siap utk diperiksa 2.6. Hakim Ketua menanyakan kpd terdakwa pendapatnya ttg keterangan tsb  setelah selesai dipersilahkan duduk di kursi saksi dst… 7. 2. Hakim memberikan kesempaten utk bertanya secara bergantian kpd Hakim Anggota 1. Hakim ket mengingatkan pd terdakwa agar menjawab semua pertanyaan dg jelas dan tdk berbelit2 shg tdk mempersulit jlnnya persidangan 3. Hakim Ket menanyakan pd PU apakah akan mengajukan alat bukti lain. Setelah Hakim Ket selesai. PU dan Penasehat Hk  setiap kali selesai memberikan keterangan.  selanjutnya memberikan kesempatan kpd penasehat hk utk mengajukan alat bukti Pemeriksaan Terdakwa : 1.

demikian jg kpd penasehat hk apakah akan menaggapi replik dr PU/duplik atau tdk jk acara tsb selesai Hakim ket menanyakan pd PU dan penasehat hk apakah akan mengajukan hal2 lain dlm pemeriksaan. ketuk palu I x dan mempersilahkan terdakwa utk duduk kembali 5 . dan guna mempersiapkan putusan. Hakim menyatakan sidang ditunda ! Putusan : 1. jk tdk Hakim menyatakan bahwa “Pemeriksaan dinyatakan ditutup” dan acara sidang selanjutnya adalah pembacaan putusan. setelah selesai pembelaan asli diberikan pd Hakim Ket. Pada saat Hakim Ket akan membacakan amar putusan. mempersilahkan PU utk membacakan setelah dibacaka PU menyerahkan naskah tuntutan kpd Hakim (asli) salinan diberikan kpd terdakwa dan penasehat hk 2. Hakim Ket memerintahkan pd terdakwa utk berdiri setelah putusan dibacakan. Hakim Ket menanyakan kpd terdakwa apakah terdakwa paham dg isi tuntutan pidana yg telah dibacakan  menanyakan apakah terdakwa/penasehat hk akan mengajukan pembelaan/pledooi  memberikan kesempatan kpd terdakwa/penasehat hk utk mempersiapkan pembelaan siap dibacakan. Hakim meminta para pihak yg hadir utk memperhatikan isi putusan dg seksama dpt dibacakan oleh Hakim Ket dan Hakim Anggota secara bergantian 2. salinan diberikan pd PU 3. Hakim Ket menanyakan pd PU apakah akan memberikan tanggapan/replik atau tdk.

hadirin dimohon utk berdiri” hakim keluar 5. Hakim Ket menjelaskan secara singkat tentang amar putusan kpd terdakwa.3. yg pertamakali keluar ruang sidang setelah Hakim adalah terdakwa dg dikawal petugas $$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ 6 . Pengunjung meninggalkan ruang sidang  jk putusan berupa pemidanaan. kemudian menjelaskan hak2 terdakwa  sidang dinyatakan ditutup. ketok palu 3 x 4. Panitera mengumumkan “ Majelis Hakim akan meinggalkan ruang sidang.