Anda di halaman 1dari 8

Aprilla Ayu Wulandari, S.Farm., M.Sc., Apt.

Sistem digestif atau sering juga disebut sistem gastrointestinal (gastrointestinal (GI) tract) atau canal alimentary yang tersusun dari mulut, kelenjar saliva, esofagus, faring, lambung, usus halus, usus besar, dan organ tambahan lainnya, seperti hati, kantong empedu, dan pankreas. Sistem pencernaan berfungsi: Untuk mencerna makanan Absorpsi makanan ke sirkulasi sistemik Mengeluarkan produk/hasil akhir pencernaan, yaitu: keringat, feses, urin, dan lain-lain.

Akar Kata yang Berkaitan


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Akar Kata/Bentuk Kombinasi Adomin/o, celi An/o, proct/o, rect/o Append/o, appendic/o Bil/o, chol/e Cholangi/o, cholecyst/o Col/o, colon/o Anus, rektum Usus buntu Empedu Saluran empedu Usus besar Arti Abdomen, perut, peritoneum

7.
8. 9.

Or/o, stomat/o
Pancreat/o Enter/o

Mulut
Pankreas Usus halus, intestinal (Dinding) lambung Lidah Batu (Kelenjar) saliva Usus dua belas jari, duadenum

10. Lapar/o 11. Gloss/o, lingu/o 12. Lith/o 13. Sial/o 14. Duoden/o

Contoh:
No. 1. 2. Terminologi Medis Duodenoplasty Endoscopy Unsur Penyusun Duoden/o + plasty End/o + scopy Arti

3.
4. 5.

Appendictomy
Anal Cholelithiasis

Appendic/o + ectomy
An/o + al Chol/e + lith/o + iasis

6.
7. 8.

Colitis
Laparoscopy Gastroenteritis

Col/o + itis
Lapar/o + scopy Gastr/o + entr/o + itis

Istilah-istilah yang Berkaitan


No. 1. Terminologi Medis Ascites Arti Akumulasi (terkumpulnya) cairan pada rongga peritoneum.

2.
3.

Aphagia
Bulimia

Kehilangan kemampuan untuk menelan.


Suatu kondisi yang ditandai dengan kelaparan yang tidak pernah puas, kemudian akan menginduksi muntah. Infeksi usus halus oleh bakteri, virus, dan mikroba yang menyebabkan inflamasi.

4. 5. 6. 7. 8.

Dysentry (Disentri)

Gastroesophagial Terjadinya reflux atau adanya kandungan lambung reflux disease (GERD) pada esofagus. Melena Pruritus ani Anoreksia nervosa Feses abnormal (bercampur darah). Kondisi yang sangat gatal di sekitar anus. Hilangnya nafsu makan yang disertai dengan perasaan takut untuk menjadi gemuk yang berlebihan.

Sistem pernapasan tersusun oleh hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Organ-organ tersebut berfungsi untuk tujuan: Menyediakan O2 bagi semua sel tubuh, Membuang CO2 dari seluruh sel tubuh, Membantu pertahanan tubuh melawan senyawa asing, dan Menghasilkan suara untuk berbicara.

Akar Kata yang Berkaitan


No. 1. 2. Akar Kata/Bentuk Kombinasi Bronchiol/o Laryng/o Bronkus Laring Arti

3.
4. 5. 6. 7. 8. 9.

Nas/o, rhin/o
Pector/o, thorac/o Pnuem/o, pulmon/o Muc/o Ox/o Py/o Spir/o

Hidung
Dada Paru-paru Mucus, lendir Oksigen Pus, nanah Bernapas

10. Trache/o
11. Pleur/o

trakea
Pleura

Contoh:
No.
1. 2. 3.

Terminologi Medis
Anoxia Pyothorax Pyorrhea

Unsur Penyusun
An + ox/o + a (kata benda) Py/o + thorax Py/o + (r)rhea

Arti

4.
5. 6.

Apnea
Bronchiectasis Tracheostenosis

A + pnea
Bronchi/o + ectasis Trache/o + stenosis

Istilah-istilah yang Berkaitan


No. 1. 2. Terminologi Medis COPD Cystic Fibrosis (CF) Arti Chronic Obstructive Pulmonary Disease, berkurangnya kapasitas paru-paru yang progresif dan ireversibel. Gangguan yang bersifat genetik yang ditandai dengan produksi mukus yang berlebihan pada saluran pernapasan. Tidak ada suara.

3.

Dysphonia