THYPUS ABDOMINALIS a.Etiologi b.Diagnosis c.

Gambaran mikroskopis

d.Prognosis e.Sifatnya f.Pengobatan

: Salmonella typi : px darah tepi ( tes widal ) , px sumsum tulang, biakan empedu : Sediaan mukosa usus dilapisis epitel thoraks dengan bagian nekrotik, adanya sel ranga PMN,limfosit dan makrofag yang aktif memfa gosit : Baik : Jinak : Antibiotik ( klorampnenicol, ampicilin, eritromisin, amoxicillin )

APPENDICITIS AKUT a.Diagnosis b.Terapi c.Prognosis d.Gambaran mikroskopis

: rebound tenderness, rovsing’s sign : pembedahan/ operatif : Baik : Sediaan apendiks bagian submukosa sampai dengan serosa terdapat sel radang, plama dan eusinofil

AMELOBLASTOMA a.Sering mengenai b.Asal c.Etiologi d.Prevalensi e.Tipe f.Terapi g.Gambaran mikroskopis

: rahang bawah, madibula : sel embrional untuk pembentukan enamel : idiopatik : 20-50 th : Folikular, Fleksiform, Akantomatosa, Granular : enukleasi, eksisi, reseksi tumor : sel epitel odontogenik mengelilingi stroma, sel stelat, kistik

EPULIS GRANULOMATOSA a.Sering mengenai b.Prognosis c.Sifat d.Terapi e.Gambaran mikroskopis

: gingiva : baik : jinak : eksklokleasi epulis : epitel gepeng berlapis, fibroblast, sel radang limfosit dan PMN disertai pendarahan

TUMOR WARTHIN a.Nama lain b.Etiologi c.Faktor predisposisi d.Prevalensi e.Diagnosis f.Gambaran mikroskopis g.Prognosis h.Sifat i. Terapi

: papilary cystadenoma lymphomatosa : idiopatik : merokok, radiasi : 40-70 thn : biopsi, radiologi : jaringan epitel dan jaringan limfoid : baik : jinaki. : pembedahan, eksisi, parotidektomi, enukleasi

PLEOMORFIK ADENOMA PAROTIS a.Etiologi : idiopatik

degenerasi lemak.Gambaran mikroskopis : dilapisi oleh epitel torak. sel tumor telah menembus tunika serosa HIRSCHPRUNG’S DESEASE a. ulseratif i.Bentuk e. sel radang limfosit ADENOKARSINOMA VENTRIKULI a.Fktr predisposisi : lingkungan e.Diagnosis b.Asal : jaringan epitel tersusun oleh sel berdiferensiasi epitelial dan mesenkimal e. tidak ditemukan ganglion syaraf HEPATITIS CHRONIC ACTIVE a.Gambaran mikroskopis : px colok dubur. “haur glass appearance” .Gangguan kongenital megakolon b.Prognosis : baik c.Jenis tumor c.b.Gambaran klinis : sel otot menjadi menebal e. sel-sel radang limfosit dan PMN ADENOKARCINOMA RECTI a. villous (paling ganas).Etiologi : genetik.Prognosis : buruk f.2 elemen penting : epitelial dam mesenkimal f.Prevalensi d.Jenis tumor : adeno d.Gambaran mikroskopis : inti hiperkromatis.Sifat : ganas g. disertai fokusfokus perdarahan.Gambaran mikros : sel oval.2 tipe : Tipe seluler = elemen epithelial Tipe miksoid = elemen miksomatous/mesenkimal h. pada laki-laki = anak-anak g. sel sel stelat. matriks yg degenerasi mukoid.Bentuk : sinusoid.Etiologi : manifestasi klinis dari hepatitis virus akut b. miksoid. kondroid POLIP RECTI a.Asal sel : epitel permukaan ventrikuli c. bedah h.Jenis polip c.hiperkromatis.Mikroskopis : bengkak keruh.Etiologi : idiopatik b. polipoid.Sifat : jinak d.Terapi : radiasi. migrasi sel yg berasal daari neural crest ke arah kaudal c.Terapi : parotidektomi totalis i. sel tumor tampak membentuk struktur kelenjar. dan tubovillous : epitel torak selapis dan polipoid. Stroma edem.Diagnosis : pemeriksaan biopsi didapatkan = tdk ada sel ganglion di segmen usus yang tidak teregang f.Prognosis b.Gambaran mikroskopis : buruk : adeno : dilapisi sel thoraks yg diantaranya trdpt sel goblet.Prevalensi : umur dekade 4 pada wanita. sigmoidoskopi : adeno : 100% bisa jadi Ca : tubulus. inti polimorfi.Terkena : rektum dan sigmoid d.

Hati besar berbenjol dg/tanpa bising arteri ii.ikat edem dg sel rdg limfotik. jar.Diagnosis : ERCP b. USG .Mikroskopis : massa tumor terdiri dari poliferasi sel epitel silindris goblet hiperplastis dan pailifer.Prevalensi : 80% dari tumor primer e. Hasil biopsy g.Diagnosis : kriteria PPHI i.Mikroskopis : fibrosis. tidak ada v.Jenis sel b. dilatasi PD. campuran :sel hepatosit diselubungi pseudolobulus. hiperkromatis. submukosa sampai lapisan muskularis tampak sebukan sel radang limfosit.Nama lain : hepatoma b.HEPATITIS CHRONIC PERSISTEN a.Mikroskopis : inti normal. hepatosit. sdgkn pada persisten tidak ada CHOLECYSTITIS CHRONIC ASPESIFIK a. sel hati bengkak keruh ADENOKARSINOMA CAPUT PANKREAS a. makronoduler. nekrosis dan perdarahan CIRRHOSIS HEPATIS a. CT-scan.Mikroskopis : bengkak keruh dengan sinusoid yang melebar. membentuk nodul nodul. bengkak keruh dan degenerasi lemak.hiperkromatis. tidak tampak piece meal nekrosis dan bridging nekrosis Catatan : beda aktif dan persisten 1.Sifat : ganas f. inti dalam batas normal.Asal keganasan : hepatosit c. Peritoneuscopy dan biopsy v. sirosis hati d.Sel radang pada hepatitis kronik aktif lbh banyak drpd persisten 2. inti polimorfi.mitosis . MRI adanya karsinoma iv.Mikroskopis : mikronoduler .Faktor predisposisi : 88% HBV .sentralis di tengah jaringan ikat. tampak sinus rokitansky aschoff CARCINOMA HEPATOCELLULAR a. infiltrasi tumor . inti polimorfi.Persisten lebih jinak daripada yang aktif 3. AFP >500 mg /ml iii.Jenis : adeno c.Pada hepatitis kronik aktif terdapat piece meal nekrosis.penebalan jaringan ikat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful