Anda di halaman 1dari 16

Muhammad Fiji Florensius Siagian Tiara Oktamariska

Fakultas Teknik Teknik Kimia Universitas Sriwijaya 2012

Politik
Yunani: Polis
Negara yang terdiri dari rakyat, wilayah, dan pemerintahan yang berdaulat.

Bahasa Indonesia
Suatu keadaan yang dikehedaki yang disertai dengan cara dan alat yang digunakan demi mencapai keadaan tersebut

Politik adalah berbagai kegiatan dalam suatu negara dengan proses penentuan tujuan dan upaya-upaya dalam mewujudkan tujuan tersebut, pengambilan keputusan (decision making) mengenai seleksi dari beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritasnya

Strategi
Suatu cara untuk mendapatkan kemenangan atau cara untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.

Politik Nasional Suatu asas, haluan usaha serta kebijaksanaan tindakan dari negara tentang pembinaan portensi nasional dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Strategi Nasional

Cara melaksanakan politik nasional dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh politik nasional tersebut

Suprastruktur politik
MPR Presiden DPR DPA MA BPK

Infrastruktur politik
Ormas Partai Media massa Kelompok kepentingan Dll.

Mempermudah terwujudnya citacita dan tujuan nasional.

Kebijakan puncak Kebijakan umum Kebijakan khusus Kebijakan teknis Kebijakan di daerah

Tujuan: Pembukaan UUD 45

Cita-cita nasional

Kondisi politik nasional

Strategi nasional

Pada hakikatnya politik nasional sama dengan kebijakan nasional yaitu sebagai landasan serta arahbagi penyusunan konsep strategi nasional.

Menyusun politik nasional

Kesejahteraan Keamanan

Pertahanan

Pembangunan yang dituangkan dalam GBHN

Dilaksanakan oleh penyelenggara negara yaitu Lembaga Tertinggi Negara dan Lembaga Tinggi Negara dengan segenap rakyat Indonesia di seluruh wilayah nusantara Berlandaskan pada kemampuan nasional dengan memanfaatkan IPTEK dan memperhatikan tantangan global dan dalam pelaksanaanya harus mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai luhur yang universal Dirasakan seluruh rakyat Indonesia

Mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum adat serta memperbaharui perundang undangan warisan kolonial dan hukum nasional yang diskriminatif Menegakkan hukum secara konsisten untuk lebih menjamin kepastian hukum Melanjutkan ratifikasi konvensi internasional Meningkatkan integritas moral dan keprofesionalan aparat penegak hukum

Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinya struktur pasar monopolistik dan berbagai struktur pasar distortif, yang merugikan masyarakat. Mengoptimalkan peranan pemerintah dalam mengoreksi ketidaksempurnaan pasar Mengupayakan kehidupan yang layak berdasarkan atas kemanusiaan yang adil bagi masayarakat Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komperatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah

Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan. Menyempurnakan UndangUndang Dasar 1945 sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan reformasi, dengan tetap memelihara kesatuan dan persatuan bengsa, serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan Undang Undang Dasar 1945. Meningkatkan peran Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan lembaga lembaga tinggi negara lainnya dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Mengembangkan sistem politik nasional yang berkedudukan rakyat demokratis dan terbuka, mengembangkan kehidupan kepartaian yang menghormati keberagaman aspirasi politik, serta mengembangkan sistem dan penyelengaraan pemilu yang demokratis dengan menyempurnakan berbagai peraturan perundangundangan dibidang politik. Meningkatkan kemandirian partai politik terutama dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat serta mengembangkan fungsi pengawasan secara efektif terhadap kineja lembagalembaga negara dan meningkatkan efektivitas, fungsi dan partisipasi organisasi kemasyarakatan, kelompok profesi dan lembaga swadaya masyarakat dalam kehidupan bernegara.

Memantapkan fungsi peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral dan etika Meningkatkan kualitas pendidikan agama Meningkatkan dan memantapkan kerukunan hidup antarumat beragama Meningkatkan kemudahan umat beragama dalam menjalankan ibadahnya Meningkatkan peran dan fungsi lembaga keagamaan

Mengupayakan perluasan memperoleh pendidikan Meningkatkan kemampuan akademik dan profesional Melakukan pembaharuan sistem pendidikan Memberdayakan lembaga pendidikan Meningkatkan kualitas lembaga pendidikan