P. 1
Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya

|Views: 285|Likes:
Dipublikasikan oleh Winda Kania

More info:

Published by: Winda Kania on Oct 29, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2015

pdf

text

original

Kabupaten Tasikmalaya terletak di bagian tenggara Propinsi Jawa Barat, dengan koordinat 07o10-07o49 LS dan 107o56-108o80

BT, dengan batas sebelah barat Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis dan Majalengka, sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia, Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Garut, Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Ciamis. Luas wilayah Kab. Tasikmalaya 2.563,35 Km2 atau 271.251,71 Ha. Secara administratif terbagi kedalam 39 Kecamatan dan 351 Desa, jumlah penduduk tahun 2006 1.743.324 jiwa dengan kepadatan penduduk ssebesar 757,38 per km2. Luas wilayah Kabupaten Tasikmalaya adalah 268.090 ha. Adapun penggunaan lahan tersebut terdiri dari lahan sawah seluas 49.662 ha dan lahan darat/bukan sawah seluas 218.428 ha. Karakteristik topografi wilayah Kabupaten Tasikmalaya sangat bervariasi yang terdiri dari zona pegunungan, perbukitan dan pedataran. Wilayah tertinggi adalah gunung Galunggung yang terletak 1.600 m.dpl dan terendah adalah di sepanjang pesisir pantai Samudera Indonesia.

Pengembangan investasi di sektor agribisnis sangat terbuka, mengingat ketersediaan lahan yang belum tergarap optimal masih cukup luas. Dukungan lain untuk pengembangan agribisnis di Kabupaten Tasikmalaya adalah jenis tanah, cuaca, maupun sumber daya alam lainnya. Sektor peternakan juga sangat terkait erat dengan pengembangan sektor agribisnis. Sektor peternakan diharapkan mampu menunjang pengembangan sektor agribisnis yang diarahkan pada pengembangan komoditi unggulan yang ramah lingkungan dan berbahan organik.

Pengembangan sektor peternakan di kabupaten ini diprioritaskan pada ternak besar maupun unggas. Pola pengembanan ternak besar diarahkan pada usaha penggemukan maupun peranakan. Lokasi pengembangan di arahkan ke wilayah bagian tengah dan selatan kabupaten. Sedangkan untuk pengembangan ternak unggas diarahkan di wilayah utara kabupaten. Wilayah Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu daerah tangkapan air. Kondisi ini menyebabkan persedian air di Kabupaten Tasikmalaya cukup melimpah, sehingga sangat baik untuk pengembangan/budidaya perikanan air tawar.Disampingitu, kabupaten ini juga menyimpan potensi sumber daya hayati kelautan di Zoa Ekonomi Ekslusif Samudera Indonesia yang belum optimal di ekploitasi. Kabupaten Tasikmalaya juga memiliki panjang pantai sejauh 54 km yang menyimpan potensi sumber daya perairan untuk pengembangan tembak udah dan ikan air payau.

Potensi sektor industri kecil di Kabupaten Tasikmalaya cukup beragam dan memiliki karakter yang khas. Sektor industri kecil merupakan penopang pertumbuhan perekonomian rakyat yang cukup berkembang di kabupaten ini. Produksi dilaksanakan secara home industri dan tersebar di berbagai wilayah kecamatan. Produk-produk sektor industri kecil di Kabupaten Tasikmalaya diarahkan pada peningkatan daya saing produksi melalui pemanfaatan keunggulan komparatif dan kompetitif dengan basis bahan baku lokal untuk pemenuhan pasar lokal, regional maupun ekspor.

Hal yang juga mendukung peningkatan LPE adalah terkendalinya laju inflasi. Lokasi potensial yang memiliki daya tarik wisata adalah Kecamatan Sukaratu.17%. Manggis dengan sentra di Puspahiang. Sektor pertanian juga menyediakan pasar yang sangat besar untuk produk manufaktur karena jumlah penduduk perdesaan yang besar dan terus mengalami peningkatan. Manonjaya. Sukaraja.com/2009/12/profil-kabupaten-tasikmalaya_5977.13% pada tahun 2009. Cineam. turun dari 12. Sektor pertanian merupakan penyedia utama kebutuhan pangan masyarakat yang merupakan kebutuhan dasar dan hak asasi manusia.Potensi sektor pertambangan juga cukup melimpah. (Sukaresik. konsumsi dan bertambahnya kegiatan investasi. Peluang pengembangan investasi di sektor pariwisata adalah pembangunan sarana akomodasi wisata yang representatif maupun sarana penunjang wisata lainnya. Sebagian potensi bahan tambang sudah dilakukan eksplorasi maupun eksploitasi oleh pengusaha kecil lokal dan sebagian kecil oleh investor luar. Kecamatan Bantarkalong dan Kecamatan Cikalong serta Cipatujah. Sektor pertanian sebagai sektor penyedia lapangan kerja Kabupaten Tasikmalaya terbesar. Menurut Bank Indonesia (2007). Kabupaten Tasikmalaya juga menyimpan potensi pariwisata yang cukup menjanjikan dengan keragaman daya tarik wisata yang dimiliki. diikuti perdagangan 24. Dengan demikian peluang investasi di sektor pertambangan masih terbuka lebar. sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang paling efektif untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah perdesaan melalui peningkatan pendapatan mereka yang bekerja di sektor pertanian.22% kesempatan kerja berasal dari sektor pertanian. yaitu sekitar 43. peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya tersebut didukung oleh stabilitas ekonomi nasional yang tetap terjaga dan bersumber dari meningkatnya perdagangan luar negeri. Hingga saat ini potensi pertambangan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya belum diadakan kajian secara seksama melalui feasibility study sehingga cadangan (deposit) bahan tambang belum diketahui secara pasti.07% pada tahun 2008. Cisayong. Inflasi yang tinggi pada tahun 2008 disebabkan oleh kenaikan harga sektor pangan. Kecamatan Salawu. hal ini ditunjukkan dengan peningkatan LPE sebesar 4. wisata petualangan dan wisata budaya/religi.html Kondisi perekonomian makro Kabupaten Tasikmalaya mengalami pertumbuhan pada kurun waktu tahun 2006-2009. Komoditas unggulan sektor pertanian Kabupaten Tasikmalaya yang sudah berorientasi ekspor antara lain: Padi Organik (SRI) dengan sentra di 7 (tujuh) Kecamatan.08 %. Sukahening dan Salawu).blogspot. . Angka inflasi ini merupakan inflasi Kota Tasikmalaya yang merupakan rujukan dari inflasi di daerah Priangan Timur. wisata pantai. Inflasi pada tahun 2009 tercatat sebesar 4.01% pada tahun 2006 menjadi 4. Karakteristik potensi wisata di kabupaten ini terdiri dari wisata pegunungan. dan jasa-jasa 11.75 %. Dengan demikian. http://aa-tasikmalaya. Terdapat 39 jenis bahan tambang yang telah diidentifikasikan.

22 persen pada tahun 2009. SE.go. hotel dan restoran mempunyai andil terbesar kedua dalam pembentukan PDRB di Kabupaten Tasikmalaya di Tahun 2009 dengan andil sebesar 24.75 persen.php/profil-kabupaten-tasikmalaya/ekonomi Membangun Potensi Ekonomi Lokal Kabupaten Tasikmalaya Oleh : Amran Saefullah. Arsyad (1999:108) dalam bukunya ekonomi pembangunan. Sektor perdagangan. mendefinisikan pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses di mana pemerintah daerah dan masyarakatnya mengelola sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi dalam wilayah tersebut.id/site/index. Dalam menggali dan mengembangkan potensi ekonomi.. Sektor Jasa-jasa peranannya sebesar11. (Sumber : PDRB Kab. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan aktifitas ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat.Mendong dan Golok Galonggong Manonjaya. Pertanian menjadi sektor dominan dalam struktur ekonomi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.09 persen merupakan sektor ketiga terbesar setelah sektor pertanian dan sektor perdagangan. pemerintah daerah memfokuskan pembangunan ekonomi daerah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sedangkan pada sektor industri adalah kerajinan dengan sentra di Rajapolah dan bordir dengan sentra di Sukaraja. Pembangunan ekonomi juga ditujukan untuk memacu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata. . http://tasikmalayakab. MM* Pembangunan ekonomi suatu daerah pada hakekatnya merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sadar dan terus menerus untuk mewujudkan keadaan yang lebih baik secara bersama-sama dan berkesinambungan. Tasikmalaya 2009). hotel dan restoran. Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah agraris dengan kehidupan masyarakatnya sebagian besar adalah petani. Hal ini dapat kita amati pada struktur perekonomian Kabupaten Tasikmalaya yang didominasi sektor pertanian dengan kontribusinya sebesar 43.

subsistem on farm merupakam budidaya komoditi pertanian. Kabupaten Tasikmalaya mempunyai kewenangan yang lebih luas dalam menentukan arah pembangunan. dan . Kabupaten Tasikmalaya dengan potensi pertanian dan agribisnis dapat dikembangkan menjadi mata rantai ekonomi yang kuat mulai dari hulu sampai hilir. sedangkan hilir diartikan sebagai pengembangan produk-produk pertanian yang dihasilkan melalui sektor industri. Visi kabupaten Tasikmalaya merupakan suatu target capaian bagi keberhasilan pembangunan Kabupaten Tasikmalaya. Dengan hadirnya UU Otonomi daerah tersebut telah mempengaruhi pula pengembangan ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya. Tentunya kondisi sekarang merupakan refleksi dari proses pembangunan yang telah kita laksanakan bersama. Hulu diartikan pertanian sebagai basis sektoral sarana pertanian. Undang-undang Otonomi daerah telah mengatur penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih mengutamakan pelaksanaan desentralisasi. jasa maupun pengembangan yang lain yang berhubungan dengan komoditi tersebut. Secara sederhana Hulu merupakan awal dari pengembangan sektor pertanian dan hilir merupakan akhir dari pengembangan sektor pertanian. perdagangan. Pengembangan pertanian sebagai suatu sistem terdiri dari subsistem yang saling mendukung.termasuk dalam menetapkan Visi sebagai target acuan yang diharapkan tercapai dalam proses pembangunan. Bahkan Undang-undang otonomi daerah ini pun telah diperbaharui melalui Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah.2010 ditegaskan visi Kabupaten Tasikmalaya yaitu “Mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang religius islami sebagai kabupaten yang maju dan sejahtera serta kompetitif dalam bidang agribisnis di Jawa Barat pada tahun 2010”. Otonomi daerah merupakan kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Setiap daerah memiliki potensi ekonomi yang berbeda-beda. serta mendorong pemerataan hasil-hasil pembangunan di seluruh daerah yang memanfaatkan potensi dan keanekaragaman daerah maka pemerintah pusat mengeluarkan suatu kebijakan memberikan otonomi daerah dengan menetapkan Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang nomor 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Daerah. Dalam RPJMD Kabupaten Tasikmalaya 2006 . subsistem off farm atau hilir adalah pengolahan dan pemasaran hasil pertanian. Subsistem agribisnis yang meliputi subsistem hulu yaitu penyedia sarana produksi pertanian.Dalam upaya mendorong peningkatan partisipasi. Dalam pertanian ada istilah on farm dan off farm. prakarsa dan kreativitas masyarakat dalam pembangunan.

Pengembangan komoditi pertanian akan mempunyai nilai tambah yang lebih (value added) jika melewati proses pengolahan. Potensi pertanian lain yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya adalah salak dan cabe. pengembangan sektor hilir pertanian atau off farmdalam subsistem pertanian menjadi urgensi tersendiri bagi kemajuan pembangunan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya. Seperti sudah di ketahui bersama padi SRI saat ini sedang digalakkan pengembangannya karena memiliki beberapa keuntungan yaitu panen bisa dilakukan lebih banyak dalam setahun. Beberapa komoditi unggulan dari pertanian Kabupaten Tasikmalaya bisa dikembangkan melalui ide ini. termasuk subsistem on farm (budidaya) dengan subsistem off farm(pengolahan dan pemasaran). Secara ideal semua subsistem harus berjalan secara simultan dan sinergis. Sehingga dengan kondisi ini Kabupaten Tasikmalaya memiliki keunggulan kompetitif dalam bidang pertanian. Seperti buah manggis bisa kita kembangkan menjadi produk sirup manggis. bahkan untuk ekspor sekalipun. Selain manggis. Dan sangat dimungkinkan perdagangan komoditi pertanian antar daerah terjadi. Hal ini tentunya sesuai dengan harapan kita pengembangan potensi ekonomi lokal menjadi keunggulan yang kompetitif. Dengan terciptanya kondisi tersebut. Selain itu pula dengan pengembangan potensi lokal akan menimbulkan keunggulan komparatif. potensi pertanian lain yang telah tembus ke pasar ekspor adalah tanaman padi jenis SRI (System of Rice Intensification). melainkan proses dan barang hasil produksi akan menjadi nilai tambah yang baru dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Saat ini berbagai komoditi pertanian yang dihasilkan Kabupaten Tasikmalaya memiliki keunggulan. salah satunya adalah buah manggis. Selain itu padi SRI lebih sehat untuk dikonsumsi karena menggunakan pupuk organik sehingga bebas bahan kimia. Buah manggis kabupaten Tasikmalaya merupakan komoditi yang unggul dikarenakan kualitasnya yang baik. bahkan telah memiliki pasar yang cukup potensial untuk diekspor. buah kaleng atau bahkan ekstrak manggis yang bisa digunakan untuk bahan pembuatan kosmetik. Inisiasi kedepan untuk pembangunan potensi ekonomi yang berkelanjutan (sustainable). Sehingga nilai tambah yang terjadi tidak hanya berasal dari komoditi tersebut.subsistem supporting service yaitu pelayanan penunjang pertanian. kualitasnya lebih baik dan harganya lebih murah. jelas akan dapat meningkatkan daya saing yang kompetitif dan terciptanya nilai tambah (value added creation) dari setiap komoditas usaha tani yang dikembangkan tersebut. Penguatan sektor pertanian sebagai potensi lokal dan kekuatan ekonomi masyarakat akan menjadi keunggulan kompetitif bagi Kabupaten Tasikmalaya dibandingkan dengan daerah-daerah yang lainnya. Keunggulan komparatif seperti dijelaskan pula dalam teori David Ricardo mampu memproduksi komoditi lebih banyak. Komoditi padi SRI dapat diolah .

atau bahkan produk makanan ringan yang menggunakan bahan dasar padi SRI. pasar beras.id/index. yang akan melanjutkan estafet pembangunan. pihak swasta maupun masyarakat merupakan stakeholderyang mempunyai kepentingan bersama memajukan pembangunan Kabupaten Tasikmalaya.tasikmalayakab. Pelayanan penunjang pertanian ini dapat dilaksanakan dalam bentuk pengembangan dan pembangunan pasar pertanian itu sendiri. makanan kaleng buah salak dan lain-lain. Selain pemerintah. Tentunya pengembangan pertanian sebagai potensi ekonomi lokal inipun perlu kita lakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Dan selanjutnya cabe dapat diolah menjadi produk bumbu kemasan. Lalu komoditi salak bisa dikembangkan menjadi dodol salak. pasar salak.php/eko/15-membangun-potensi-ekonomi-lokalkabupaten-tasikmalaya . * Penulis adalah Staff Pelaksana pada BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Tasikmalaya http://bappeda. menjadi beras kemasan. Untuk mewujudkan harapan ini tentunya perlu upaya bersama yang terencana. saus dan banyak lagi ide-ide lainnya yang tentunya akan memberi nilai tambah (value added) secara ekonomis.go. Misalkan dengan komoditi pertanian yang unggul kita dapat mengupayakan pembentukan pasar pertanian. pasar cabe dll. Atau jika lebih berani lagi lebih spesifik berdasarkan lokasi potensi kita bentuk pasar manggis. yaitu pasar yang khusus menjual komoditi pertanian.atau kita pasarkan dengan kemasan yang menarik. Selain itu pula supporting service atau pelayanan penunjang pertanian perlu mendapat prioritas dalam pengembangan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini tidak lain merupakan bentuk upaya pembangunan penunjang sektor pertanian yang diharapkan para stakeholder pertanian dimudahkan dalam aktifitasnya terutama hubungannya dengan pemasaran dan penjualan hasil-hasil pertanian. Keterlibatan semua pihak akan menunjang pengembangan potensi ekonomi lokal menjadi potensi ekonomi yang kompetitif dan berkelanjutan. tepung beras padi SRI. Termasuk siapa pun nanti yang akan memimpin Kabupaten Tasikmalaya.

Sekarang ini. Tasikmalaya merupakan daerah perbukitan hijau yang memiliki tanah relatif subur. Swis. sebagai ladang untuk membudidayakan tanaman nilam. Kondisi inilah yang mendorong masyarakat setempat untuk memanfaatkan potensi alam yang ada dengan mengembangkan sentra budidaya perikanan air tawar. Padakembang. Potensi Salak Manonjaya Seperti halnya Kabupaten Sleman Yogyakarta yang memiliki potensi unggulan salak pondoh. Buah khas Tasikmalaya ini tersebar di enam kecamatan. nilam.35 km2. Tasikmalaya juga memiliki sumber air yang melimpah.400 ton minyak nilam setiap tahunnya. pasar dunia membutuhkan sekitar 1. dan Sukaraja. Sehingga tidak heran bila belakangan ini banyak petani yang mulai memanfaatkan lahan kering di wilayah Tasikmalaya. Memanfaatkan lahan pertanian dan pekarangan rumah sebagai kebun salak. Sebagai salah satu kabupaten yang cukup besar di Jawa Barat. Menjadikan perekonomian di Provinsi Jawa Barat semakin berkembang pesat setiap tahunnya. membuat masyarakat Tasikmalaya mulai tergiur untuk mengembangkan potensi tanaman nilam. . Rajapolah. Inggris. Habitatnya yang sangat cocok dibudidayakan pada lahan kering. serta beberapa potensi bahan tambang yang memiliki nilai jual cukup besar. Melimpahnya sumber daya alam di kawasan Tanah Pasundan ini serta tingginya kreativitas para SDM yang ada di provinsi tersebut. Sariwangi. seperti misalnya potensi salak.Kabupaten Tasikmalaya Miliki Beragam Kekayaan Alam Menggali potensi bisnis di Provinsi Jawa Barat memang seakan tak pernah ada habisnya. dan 80-90% kebutuhan tersebut kini berhasil dipasok oleh Indonesia. ikan gurame. Terletak di sebelah tenggara Daerah Priangan. Sementara ini sentra budidaya ikan gurame tersebar di Kecamatan Singaparna. sawah (tumpangsari mina pagi). membuat pengembangan tanaman nilam di Tasikmalaya semakin mudah. serta perairan umum lainnya yang dimanfaatkan untuk memelihara ikan. Jerman dan Belanda. Kabupaten ini sedikitnya membawahi 39 kecamatan dan selanjutnya terbagi lagi menjadi 351 desa dan kelurahan. Sukarame. Sejak terpisah dari Kota Tasikmalaya yang berkembang menjadi kota otonom pada tanggal 21 Juni 2001 silam. Kabupaten Tasikmalaya memiliki luas wilayah sekitar 2. Beberapa negara pengimpor minyak nilam yang permintaannya cukup besar antara lain Amerika Serikat. Cibeureum. Bahkan bisa dikatakan perekonomian daerah tersebut semakin membaik dengan mengembangkan agrobisnis salak.200 sampai 1. termasuk diantaranya adalah ikan gurame. Cineam. Potensi Ikan Gurame Tidak hanya memiliki lahan pertanian yang cukup subur. Potensi Nilam Tasikmalaya Tingginya permintaan pasar ekspor minyak nilam. Kawalu. kolam batu. yang menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat dan memiliki beragam jenis potensi kekayaan alam. serta ketersediaan sumber daya air yang sangat melimpah. aneka macam kerajinan pandan. kolam air deras. Cisayong. Tak terkecuali Kabupaten Tasikmalaya. Leuwisari. Manonjaya. Beberapa lahan perikanan gurame yang dikembangkan masyarakat antara lain kolam plastik. kerajinan mendong. Kecamatan Manonjaya merupakan daerah sentra penghasil salak yang paling besar. Prancis. Tidak heran bila beragam jenis potensi bisnis banyak ditemukan di daerah tersebut.563. sekarang ini penanaman salak di Manonjaya menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat setempat. Dari keenam wilayah tersebut. Kabupaten Tasikmalaya juga memiliki potensi salak yang tak kalah enak yakni salak Manonjaya. yaitu Kecamatan Cibalong. situ.

bahan tambang yang kandungannya sudah berhasil diperkirakan petugas adalah pasir besi yang tahun ini sudah dimanfaatkan sekitar 91. Cipatujah. Rajapolah. Cipatujah. Bojonggambir. dan Pagerageung). pada dasarnya ada sekitar 35 bahan tambang yang tersebar di Kabupaten Tasikmalaya. Ada juga potensi tambang batubara di sekitar Kecamatan Taraju. Sementara itu. Bermodalkan peralatan tradisional. Industri Kerajinan Pandan dan Mendong Selain memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah. Parungponteng. para ibu rumah tangga di sekitar Tasikmalaya menekuni bisnis tersebut untuk mendapatkan tambahan penghasilan setiap harinya. Cikatomas.395. Bojongasih. Sedangkan untuk kerajinan anyaman mendong yang telah ditetapkan sebagai komoditas kerajinan khas daerah Kabupaten Tasikmalaya. Karangjaya.narotama. Gali terus potensi daerah Anda dan ciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Melihat Kabupaten Tasikmalaya miliki beragam kekayaan alam. Salam sukses! http://umkmcentre. tidak menutup kemungkinan bila kesejahteraan masyarakat setempat ikut meningkat dan perekonomian daerah tersebut bisa stabil setiap tahunnya.ac. Manonjaya.id/index. Taraju. Cikalong.php/detil_berita/99/Kabupaten_Tasikmalaya_Miliki_Beragam _Kekayaan_Alam. serta beberapa kolam batu di daerah Kecamatan Cikatomas.426 ton dari Kecamatan Cikalong. Untuk sentra kerajinan pandan. Salawu. dan Kecamatan Bojongambir. Cikatomas. masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya juga menekuni industri kerajinan pandan dan mendong secara turun temurun. dan Salopa). Salopa. tersebar di 21 desa yang berada di lima wilayah kecamatan (Kec. Potensi Tambang Menurut data dari Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tasikmalaya.Cigalontang. Karangjaya. dan Kecamatan Pancatengah.html . serta kolam plastik di Kecamatan Cineama dan Manonjaya. Cineam. Potensi tambang emas berada di Kecamatan Cineam. diproduksi di 22 desa yang merata di beberapa wilayah kecamatan (Kec. dan Kecamatan Karangnunggal. Karangnunggal. Cikalong. Sukahening. Gunungtanjung.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->