SISTEM PROTEKSI RELAY

oleh HIKMA RAHMAWATI
Politeknik Negeri Sriwijaya

KEANDALAN SISTEM TENAGA LISTRIK

Setiap perusahaan listrik harus berupaya meningkatkan keandalan secara terus menerus. Tingkat keandalan di representasikan antara lain, indikator sering terjadinya pemadaman . Indikasi : Frekuensi dan Lama Gangguan Penyebab utama pemadaman adalah gangguan pada sistem tenaga listrik yang tidak dapat dihindarkan

Gangguan beban lebih 2. Gangguan Hilangnya Pembangkit 5. Gangguan hubung singkat 3. 1. Gangguan Instability . Gangguan Tegangan Lebih 4.MACAM-MACAM GANGGUAN.

AKIBATNYA: 1.) • Penentuan spesifikasi yang tepat dan disain yang baik (tahan terhadap kondisi kerja normal/gangguan) • Pemasangan yang benar sesuai dengan desain . Mengurangi terjadinya Gangguan B. Terputusnya pelayanan (pemadaman aliran listrik) Upaya Mengatasi Gangguan A. Mengurangi akibatnya A. Kerusakan pada alat yang terganggu dan yang dilalui oleh arus gangguan 2. Mengurangi terjadinya Gangguan : • Memakai peralatan yang dapat diandalkan (memenuhi persyaratan standard.

Penggunaan saluran double .• Pelepasan bagian sistem yang terganggu : .Penggunaan sistem Loop .Penggunaan jenis relai yang tepat dan koordinasi relai .Penggunaan peralatan cadang • Penggunaan kawat tanah pada saluran udara dan tahanan kaki tiang yang rendah pada SUTT/SUTET .

PENYEBAB GANGGUAN HUBUNG SINGKAT Pada SUTT AWAN AWAN PETIR RANTING POHON I (DARI SUMBER) .

Membatasi besarnya arus gangguan .Mempergunakan sistem loop pada saluran Distribusi .Menghindari konsentrasi kapasitas Pembangkit . Mengurangi kerugian akibat terpisahnya bagian sistem yang terganggu .B. 5.Menggunakan pengaman lebur .Mempergunakan relai pengaman dan pemutus tenaga 3.Melakukan pentanahan netral melalui reaktor atau tahanan 2. Memisahkan bagian yang terganggu . Melakukan pelepasan beban Mempertahankan kestabilitas . MENGURANGI AKIBAT-AKIBATNYA 1.Memanfaatkan saluran sirkit ganda .Menyediakan unit Pembangkit/trafo cadangan 4.Memasang reaktor pembatas arus .

SISTEM PENGAMAN Fungsi : .Meminimumkan Daerah Padam Bila Terjadi Gangguan Pada Sistem Penggunaan : .Mendeteksi Adanya Gangguan .Mencegah Kerusakan (Peralatan & Jaringan) .Berfungsi Sebagai Pengaman Utama .Pengamanan Terhadap Manusia .Berfungsi Sebagai Pengaman Cadangan (Local atau Remote) .

BEBERAPA PENGERTIAN DASAR SISTEM PENGAMAN I. Fungsi Relai Pengaman (Protective Relaying) .Pengaman tehadap tegangan sentuh II.Mendeteksi adanya gangguan .Pengaman dengan relai pengaman (Protective Relaying) .Perlidungan terhadap sambaran petir dengan kawat tanah . Daerah Pengamanan (zone of Protection) Pengaman utama dan Pengaman Cadangan . Pengaman Sistem Tenaga Listrik .Memberitahukan adanya gangguan kepada operator dengan membunyikan alarm III.Pengaman terhadap bahaya kebakaran .Memisahkan bagian yang terganggu . IV.Pengaman terhadap tegangan lebih transient (petir) dengan lightning arrester .

KAWASAN PENGAMAN (ZONE OF PROTECTION) * Dibagi dalam seksi-seksi yang dibatasi PMT * Tiap Seksi ada Relai Pengaman. Pengaman Cadangan Bekerja dan Diberi Waktu Tunda . dan Punya Daerah Pengamanan Bila ada Gangguan Relai merasakan dan PMT Trip Bila Pengaman Utama Gagal.

Terputusnya rangkaian trip 3. Pengaman cadangan KEGAGALAN PROTEKSI DISEBABKAN 1. Gangguan mekanis pada PMT 4. Kelemahan bateray 2.PENGAMAN UTAMA DAN PENGAMAN CADANGAN 1. Pengaman utama 2. Kerusakan relay .

GANGGUAN TERLETAK DI SEKSI LAIN DIMANA IA HARUS BEKERJA DENGAN WAKTU TUNDA . KEPEKAAN (Sensitivity) HARUS PEKA THD GANGGUAN DALAM RANGSANGAN MINIMUM B.SYARAT PENTING UNTUK PENGAMAN A.ISOLIR DAERAH TERGANGGU SEKECIL MUNGKIN . SELEKTIFITAS (Selectivity) . KEANDALAN (Reliability) Dependability Security : TIDAK BOLEH GAGAL : TIDAK BOLEH SALAH KERJA Availability : SIAP KERJA SESUAI WAKTU OPERASINYA C.GANGGUAN TERLETAK DI KAWASAN PENGAMAN UTAMANYA .

D.MEMBATASI IONISASI (BUSUR API) PADA GANGGUAN DISALURAN UDARA YANG BERARTI MEMPERBESAR KEMUNGKINAN BERHASILNYA PENUTUPAN BALIK PMT (RECLOSING) DAN MEMPERSINGKAT DEAD END TIME NYA .MEMPERTAHANKAN KESTABILAN SISTEM . KECEPATAN (Speed) MEMISAHKAN DAERAH TERGANGGU SECEPAT MUNGKIN HAL INI PENTING UNTUK: .MENGHINDARI KERUSAKAN SECARA THERMIS PADA PERALATAN YANG DILALUI ARUS GANGGUAN SERTA MEMBATASI KERUSAKAN PADA ALAT YANG TERGANGGU .

PERALATAN PENGAMAN Seperangkat peralatan yang komponen penting nya adalah : • Relai pengaman • Pemutus Tenaga (PMT) • Trafo arus/trafo tegangan • Battery/Aki .

Pengaman Gangguan Satu Fasa Ketanah (GFR) . Pengaman Distribusi 1. Pengaman Gangguan Antar Fasa (OCR) 2. Pengaman Transformator C.KELOMPOK PENGAMAN A. Pengaman Distribusi B. Pengaman Generator A. Pengaman Transmisi D.

Relai Differensial 2. Relai Arus Lebih 6. Pengaman Transmisi 1. Pengaman Transformator 1. Relai Tangki 4.B. Relai Current Differential 3. Relai Phase Comparison . Relai Suhu (Temperatur) 5. Relai Jarak 2. Relai Tekanan C.

D. Relai daya balik 7. Relai arus urutan negatip 3. Relai Putaran lebih 9. Relai Tegangan lebih 6. Relai differensial 4. Relai Out of step . Relai Stator Hubung Tanah 2. Relai arus lebih / Relai jarak 8. Relai hilang medan 5. Pengaman Generator 1.

KONDISI JARINGAN Pada Umumnya Dialam Terbuka Konsekwensi Jenis Gangguan : : Rentan thd Gangguan Hubung Singkat .Fasa-fasa (3 Fasa. 2 Fasa) .Gangguan Temporer .Gangguan Fasa Tanah Sifat Gangguan : .Gangguan Permanen (20-30) % (70-80) % .

RELE ARUS LEBIH • Deteksi melalui Trafo Arus Karena : Peralatan deteksi sisi primer (TM) Mengubah setelan berbahaya Akurasi rendah Melalui Trafo Arus dapat memberikan : • Peralatan deteksi dng isolasi TR • Mengubah setelan lebih aman • Akurasi bisa dibuat tinggi • Karakteristik bisa lebih disesuaikan • Pemeliharaan alat deteksi ` tidak perlu padam .

Inverse. ` VeryInverse atau Extreemely Inverse. .CARA KERJA RELE ARUS LEBIH CT Penyulang Gangguan • CT mentransfer besaran primer ke besaran sekunder • Rele detektor hanya bekerja+ dengan arus kecil  akurat • Perlu sumber Volt DC untuk tripping PMT • Karakteristik bisa dipilih  Definite.

(1 fasa ketanah) < Ibmax.Pentanahan Netral Lewat Impedansi Oleh sebab itu Relai gangguan tanah tidak dipasang di arus fasa tetapi mengambil arus residu dari tiga fasa Arus Cara 1 R S T OC OC GF OC OC OC GF Cara 2 R S T . karena : .Gangguan lewat Tahanan .RELE ARUS LEBIH Pengaman Hubung Singkat 1 Fasa Ketanah If.

Semakin Kecil Arus nya Kurva Arus Gangguan Curam 2. Makin Jauh Lokasi Gangguan. Jika Impedansi Saluran > Impedansi Sumber. Jika Impedansi Saluran < Impedansi Sumber. Dalam hal Demikian Waktu Kerja Relai Untuk Gangguan Dekat dan Gangguan Jauh di Dalam Kurve Inverse menjadi Saling Berdekatan . Tidak Ada Perbedaan Arus yang Berarti Kurva Arus Gangguan Landai.RELE ARUS LEBIH Pengaruh Besar Kecilnya Impedansi Saluran 1.

RELE ARUS LEBIH Pengaruh Perubahan Kapasitas Pembangkit 1. Pada sistem besar seperti di Jawa. Jika Kapasitas Naik. Selektifitas Tidak Terganggu 2. If Menurun berarti Waktu Kerja Relai Naik (t naik). perubahan Kapasitas Pembangkit tidak begitu terasa pada unjuk kerja Relai . If Naik berarti Waktu Kerja Relai Turun (t turun). 3. Jika Kapasitas Menurun. Selektifitas Mungkin Terganggu.

RELE ARUS LEBIH BERARAH Relai dialiri Arus Gangguan bisa dari dua Arah .Juga memeriksa arah Arus (yakin Gangguan ada dihadapannya) Untuk Memeriksa Arah Arus Perlu : Besaran Listrik yang dipakai sebagai Referensi adalah “Tegangan” Penggunaannya : .Sumber Dari Dua Arah Dikatakan Berarah : .Jaringan Loop .Selain Mendeteksi Besaran Arus .Jaringan Radial Double Circuit Terutama di Receiving End .

PENGGAMBARAN CONTACTS Self reset Hand reset Make contacts (normally open) Break contacts (normally Colsed) Time Delay on Pick-up Time Delay on Drop-off .

TERIMA KASIH .