Anda di halaman 1dari 13

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:14123258

SISTEMKESELAMATANREAKTORCANDUDALAM PENANGGULANGANKECELAKAANPARAH
TjiptaSuhaemi PusatTeknologiReaktordanKeselamatanNuklir BATANSerpong

ABSTRAK
SISTEM KESELAMATAN REAKTOR CANDU DALAM PENANGGULANGAN KECELAKAAN PARAH. CANDU memiliki sistem pendingin yang terpisah dari sistem moderator.Kegagalansistempendinginterasreaktortidakmenyebabkanterasreaktor kehilanganpendinginan.Dengandesainkanalelemenbakar melaluitangki moderator maka pada saat terjadi kegagalan sistem pendingin, moderator dapat mendinginkan elemenbakar.SistemkeselamatanreaktorCANDUmemilikiberbagaipenyerappanas daruratyangdapatmencegahataumengurangidampakdarikecelakaanparah.Pada kecelakaanparahreaktorCANDUtetapmelindungilingkungandaribahayazatradioaktif dengandesainsistemnyayangmampumewadahilelehanelemenbakardidalamtangki kalandriasampaidapatdilakukannyamanajemendaruratnuklir. Katakunci:Kecelakaan,keselamatan,reaktor,CANDU

ABSTRACT
CANDU REACTOR SAFETY SYSTEM IN MITIGATING SEVERE ACCIDENT. The CANDUreactorhascolantsystemwhichisseparatedfrommoderatorsystem.Thefailure of the coolant system does not make the reactor core lose its cooling. With the fuel channelsacrossthemoderatortank,themoderatorisabletocoolthefuelelementsatthe failureofthecorecoolantsystem.CANDUreactorsafetysystemhasseveraldecayheat removalsystemswhichpreventandmitigatesevereaccidents.Undersevereaccidents with its advanced system design feature CANDU protects the environtment from the radioactive materials by containing the molten fuel elements with calandra tank until nuclearemergencyactivitycanbedone. Keywords:accident,safety,reactor,CANDU

500

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258500

PENDAHULUAN
Reaktor CANDU dibangun dan dikembangkan oleh Perusahaan Energi Atom Kanada(AECL)sejakawaltahun1960an.Reaktorinimenggunakanuraniumalamdan moderator air berat. CANDU memiliki sistem pendingin air berat yang terpisah dari sistemmoderator.CANDUmenggunakanpipatekanhorizontalsebagaitempatelemen bakardantempatmengalirnyapendinginteras.Denganpipatekanberadadalampipa kalandriayangmenembustangkikalandriayangberisikanmoderator,makapenanganan elemenbakardapatdilakukansaatreaktorsedangberoperasi(1).Implikasilainnyaadalah sistem pendingin teras dapat dibagi ke dalam beberapa subsistem sehingga dalam kasuskehilanganairpendinginataudisebutjugakecelakaanparahhanyasebagianteras yangmengalamikekeringantotalataupelelehanelemenbakar.Kehilanganpendinginan padasistemPWRdanBWRberartijugakehilanganmoderatoryangberdampakpada penguranganreaktivitasterasreaktor (2).PadasistemCANDUkehilanganairpendingin akan berdampak pada penambahan reaktivitas teras reaktor sebagai akibat koefisien reaktivitasvoidyangpositif. KarakteristikreaktorCANDUpadakecelakaanparahtidakhanyaditentukanoleh cirimelekatdaridesainfisikadansistemtetapijugaolehpendekatankeselamatandan lisensiyangditerapkanolehBadanPerizinanNuklirCanada(CanadianNuclearSafety Commission=CNSC)(3).CNSCinisebelumnyadikenaldenganAECB(AtomicEnergyof Control Board). Semenjak kecelakaan reaktor di Chernobyl pada tahun 1986 dan meningkatmya tuntutan untuk menghindari kecelakaan parah, Kanada mengambil langkahuntukmeningkatkankeselamatanreaktornuklir.SejalandengananjuranBadan TenagaAtomInternasional(IAEA),Kanadamenyusunpendekatanlisensiyangmeninjau berbagai skenario kecelakaan parah dan membatasi dampaknya. Untuk menjamin kemungkinanyangsangatkecilterjadinyakecelakaanparah,Kanadamemakaifilosofi pemisahan sistem proses dari sistem keselamatan. AECL melakukan pengembangan sistem keselamatan reaktor CANDU baik dari segi keandalan desain maupun kemampuan untuk mewadahi pelelehan elemen bakar dalam hal terjadi kecelakaan parah. Pada makalah ini dilakukan pengkajian sistem keselamatan CANDU dalam kecelakaan parah dengan menganalisis kinerja sistem keselamatan CANDU pada kecelakaanyangpalingmungkinmenimbulkanpelelehanterasreaktoryaitukecelakaan yang melibatkan kehilangan pendingin teras sekaligus kehilangan moderator. Juga dilakukan pengkajian sistem keselamatan reaktor dengan cara membandingkan karakteristikdesainsistemyangbaru(CANDU6)denganyanglama(Pickering).

501

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258501

METODAPENGKAJIAN
Pengkajian keselamatan reaktor CANDU dilaksanakan berdasarkan kriteria keselamatanbaikdariIAEAmaupun CNSC.IAEAmenyadaripentingnyakeselamatan nuklir dan mempromosikan peningkatan keselamatan industri nuklir. Revisi panduan keselamatannukliryangdilakukanIAEApadatahun1986mengakomodasikanmasukan masukan dari peristiwa Chernobyl. Panduan ini memberikan suatu penyelesaian bagaimana fenomena kecelakaan parah pada reaktor nuklir ditangani mulai saat pedesainsampaisaatsetelahkecelakaan.IAEAmenyatakanbahwadarisudutpandang keselamatan sangat tepat untuk membahas kecelakaan parah sekurangkurangnya dalamcarayangterbatas.Pembahasantidakharusmelibatkanaplikasiketeknikanyang konservatifdalamnenentukanbasisdesaintetapiperluberdasarkanatassuatuanalisis yangrealistik.IAEAmemandangpentingadanya:identifikasirangkaiankejadianpenting pada kecelakan parah, identifikasi kemampuan reaktor beroperasi serta pemakaian sistemdaruratuntukmengendalikankecelakaansertamengurangidampaknya,evaluasi perubahandesainuntukmengurangikemungkinanterjadinyakecelakaandanpenentuan prosedurmanajemenkecelakaan(4,5). Sesuai dengan anjuran IAEA dalam pendesainan sistem atau fasilitas nuklir, AECL menerapkan konsep pertahanan berlapis. Semua aktivitas keselamatan, organisasi ataupun sistem peralatan memiliki provisi berlapis sehingga jika satu kegagalanterjadimakadapatdikompensasiataudikoreksitanpamemberikandampak yangberarti.Pengkajiankeselamatannuklirberartijugamenilaiapakahsistemreaktor nuklir merupakan lapisan provisi dengan pengungkungan berlapis yang mampu mewadahizatradioaktifsupayatidakmenyebarkelingkungan.Makalahinimembahas sistem keselamatan CANDU berdasarkan persyaratan keselamatan nuklir dari IAEA (sepertistandarkeselamatandanpersyaratankeselamatannuklir)sertakriteriadesain dari CNSC. Secara khusus dasar penilaian menyangkut strategi pertahanan berlapis, proteksi radiasi. Desain dan manajemen kecelakaan CANDU ini dilaksanakan untuk kecelakaan parah khas reaktor CANDU yaitu kecelakaan yang melibatkan kehilangan pendinginandanmoderasiterasreaktor.

DESAINREAKTORCANDU
ReaktorCANDU6yangberdayasekitar 660MWememiliki380kanalelemen bakar. Tiap kanal memiliki tabung tekan dari paduan zirkoniumniobium sepanjang 6 meterdengandiameter100mm.Tiaptabungberisikan12elemenbakaryangmasing masingnyaterdiridari37elemenbakarberisikanpeletUO2 denganpengayaanU235

502

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258502

sebesar 0,7%. Pada tabung ini juga pendingin D2O mengalir. Kanal elemen bakar ini beradadidalamtabungkalandriadari zircaloy yangberisikangasisolatorpanas.Tiap tabungtekandihubungkandengansistemtransportasipanasmelaluipipadistribusipada keduaujungterasreaktor.Salahsaturangkaianujungdaritabungtekandihubungkan dengan mesin pengisi elemen bakar (fuelling machine). Dengan demikian reaktor CANDUdapatmenggantielemenbakarsaatsedangberoperasi(6). Kanal elemen bakar yang menembus perisai radiasi pada kedua ujung teras reaktorberadadidalamtangkikalandriayangberisikanmoderatorD 2O.Moderatorini berfungsisebagaipelambatneutronsupayamudahbereaksidenganU235darielemen bakar.Tangkikalandriaberadadidalamruanganbetonyangdilapisibesidanberisikan air. Tangki beserta perisai juga berfungsi sebagai perisai radiasi neutron dan sinar gammadariterasreaktor.Gambar1menunjukkankalandriadantangkiperisaireaktor CANDU. PadaPWRefekmoderatordaripendinginlebihkuatdibandingkandenganefek serapanneutron.Apabilapendinginhilangsepertipadakasuskehilanganairpendingin (lostofcoolantaccident)atauLOCA,makareaktorkehilanganefekmoderator.Padasaat yangsamavoidterbentukdengansifatreaktivitasnegatif(2). Pada CANDU kehilangan pendingin juga akan membentuk void yang memiliki reaktivitaspositifsebagaiakibathilangnyaefekserapan.Aliranpendingindapatdilihat padagambar2.Meskipundemikiankoefisienreaktivitasdayanegatifkecilsebagaiakibat dari koefisien bahan bakar/doppler yang negatif. Penerapan berbagai lapisan proteksi dan pengungkung zat radioaktif adalah sentral dari konsep pertahanan berlapis. PerancangCANDUmenyiapkanberbagaipenyerappanasdaruratyangdapatmencegah ataumengurangidampakdarikecelakaanparah. SistemutamareaktorCANDUdilengkapidengansistempendinginanshutdown (SCS).Sebagaicadanganbagisistemairmasukutamadansistemairmasukpelengkap CANDUmemilikisistemairdarurat(EWS).CANDUjugamemilikisisteminjeksipendingin darurat (ECI) yang dapat digunakan apabila sistem transportasi panas tidak dapat berfungsi.ModeratorpadaCANDUyangdapatmenyerappanassekitar5%daripanas reaktor adalah komponen pemindah panas yang penting. Pelengkap bagi sistem moderatoradalahsistempendinginmoderatoryangmemilikipompadanalattukarpanas. Untuk mencegah tangki kalandria meleleh pada saat kecelakaan parah CANDU menyediakansistempendinginperisaiyaituruanganbetonyangberisikanairmewadahi tangkikalandria(7). PadareaktorCANDUhanyaadasedikitserapanneutronolehpendingin.Dengan moderator yang relatif lebih dingin maka ada sedikit pengurangan reaktivitas dari

503

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258503

keadaan shutdown sampai ke daya penuh. Pengisian bahan bakar saat operasi juga berdampak pada perubahan yang sedikit pada reaktivitas teras. Dengan demikian reaktivitas lebih teras membutuhkan sistem kendali teras yang relatif kecil. Mengikuti persyaratankeselamatannuklirdariIAEACANDUmemilikiduajenissistem shutdown reaktoryaitusistembatangkendaliyangbekerjaberdasarkangayagravitasidansistem injeksi cairan racun neutron. Tiap sistem shutdown memiliki tiga kanal trip yang dilengkapidengankomputermonitor,komputerdisplaytestdankomputertrip.Sinyaltrip dari tiap kanal melalui logic relay yang melakukan voting 2 dari 3 untuk melepaskan batang kendaliatau membuka katup injeksi racun neutron. Proteksi reaktor terhadap kecelakaanreaktivitasdilakukanbaikolehmekanismekontrolmaupunolehmekanisme shutdowncepat.PadaCANDU6sistemshutdown1(SDS1)memiliki28batangkendali dansistemshutdown2(SDS2)memiliki6nozelyangmenyemprotkancairangadolinium kedalammoderator.

PEMBAHASAN
Sistem CANDU memiliki keselamatan nuklir yang tinggi dengan tersedianya sistemkeselamatankhususyaitusistem shutdown,sistempendinginterasdaruratdan sistem pengungkung. Setiap kecelakaan diperhitungkan untuk menghasilkan dampak yangdapatditerima.Targetkeselamatanperluditetapkanuntukkecelakaanparahyaitu kecelakaandenganpanaselemenbakartidakdapatdipindahkanolehsistempendingin teras utama. Badan Perizinan Nuklir Canada mewajibkan perancang CANDU untuk memenuhitargetkeselamatanbaikuntukkecelakaandengankegagalantunggal(yaitu kegagalansatusistemproses)maupununtukkecelakaandengankegagalanganda(yaitu kegagalantunggaldisertaidengankegagalansatusistemkeselamatankhusus).Untuk kegagalan tunggal tunggal frekuensi kecelakaan tidak boleh melebihi 1 per 3 tahun. Dampakkecelakaantidakbolehmelebihi0,005Svuntukperorangandan10 2 Svuntuk masyarakat.Untukkegagalangandafrekuensikecelakaantidakbolehlebihdari1per 3000tahun.Dampakkecelakaantidakbolehmelebihi0,25Svuntukperorangandan104 Sv untuk masyarakat. AECL mengembangkan sistem CANDU6 dengan konfigurasi desainyangdiharapkandapatmencapaitargetdiatas(8). 1.Kecelakaankehilanganpendingindanmoderator Apabila pada reaktor berpendingin air kehilangan pendingin berarti juga kehilangan penyerap panas, pada CANDU kehilangan pendingin teras dapat dikompensasi dengan moderator. Meskipun demikian Badan Perizinan Nuklir Canada

504

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258504

melakukan analisis terhadap kecelakaan yang dapat merusak sistem dan membahayakan lingkungan, walaupun kemungkinan terjadinya kecelakaan ini sangat kecil. Analisis kecelakaan parah yang melibatkan kegagalan sistem pendingin teras utama dan sistem pendingin teras darurat disertai kehilangan moderator dilakukan berdasarkanrespontermal/mekanikaldarikalandriayangmewadahimoderator. Rangkaian kecelakaan yang terjadi adalah kehilangan air pendingin disertai kenaikan daya reaktor. Sistem shutdown reaktor kemudian bekerja untuk mematikan reaktor sehingga dalam waktu beberapa detik hanya panas peluruhan yang masih berperan di dalam reaktor. Dengan kegagalan sistem pendingin teras darurat terjadi deformasielemenbakar.Padatekanandiatas1MPaterjadikontaktotalantaratabung tekan dengan tabung kalandria. Diasumsikan sistem pendingin moderator yang terdiri daripompadanalattukarpanasgagalberfungsi.Moderatoryangmendapatpanasdari terasreaktormengalamipendidihan.Apabilasuhutabungtekandapatmencapai1750oC makaterjadipelelehantabungyangmenyebabkanelemenbakarjatuhkedasarkalandria
(9)

. Denganmelelehnyatabungtekandantabungkalandriadiasumsikanmoderator

mengalamikebocorandankeluardaritangkikalandria(melaluisistempendinginteras utama). Elemen bakar dalam keadaan padat jatuh ke dasar tangki kalandria. Akibat pendinginanolehairberatelemeninimemilikisuhu150 oCsaatkalandriamulaikosong atau50menitsetelahtangkimengalamikebocoran.Denganairpadabangunanperisai reaktor yang mengelilingi tangki kalandria pemanasan elemen bakar di dasar tangki akibatpanaspeluruhanzathasilbelahdapatdiredam.Suhupermukaanelemenbakardi bawahtitikleburstainlesssteel.Pemanasanelemenbakartidakmenimbulkanpelelehan tangkikalandriayangdibuatdaristainlesssteel.Dengandemikiantangkikalandriatetap utuhuntukmenampungseluruhmaterialterasreaktorselamapendinginandaribangunan perisai reaktor efektif berfungsi selama 24 jam. Selang waktu ini cukup untuk panas peluruhanberkurangdankegiatandaruratnuklirdilakukan(10).

2.SistemKeselamatanReaktorCANDU Sistem keselamatan rreaktor CANDU6 memiliki keandalan yang lebih baik dibandingkan dengan desain lama. Seperti ditunjukkan dalam Tabel 1, AECL melaksanakan perbaikan desain sistem keselamatan reaktor dengan mensyaratkan peralatanbypass,header,tangkidousinguntukmeningkatkanperpindahanpanasdan aliranpendingin.UntukmenjaminpendinginanreaktoryangandalAECLmenggunakan injeksi racun neutron seperti juga digunakan pada PLTN berpendingin air ringan dari Amerika serikat. Dengan sistem keselamatan reaktor ini AECL menyimpulkan bahwa

505

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258505

kemungknan terjadinya kegagalan ganda menjadi 10 kali lebih baik dari desain yang lama. Kebanyakan sistem CANDU menggunakan sistem pengungkung (containment) tekanan negatif dengan 2 jenis katup pembebas tekanan yang mampu untuk meminimalkan puncak tekanan lebih. Setelah kecelakaan kehilangan air pendingin, tekananpadaruanganreaktormencapai97kPa.Melaluilorongpelepasantekanan,air berat dan uap dari ruangan reaktor memasuki bangunan vakum dan meningkatkan tekanannya. Tekanan tinggi inimengaktifkan alat penyemprot air pada gedung vakum yang mampu mencairkan uap air dan mengurangi tekanan gedung. Tekanan gedung pengungkungakankembalipadatingkattekanansubatmosfirdalamwaktusekitar40 detik.Untukjangkapanjangsistempelepasanudaratersaringdaruratdigunakanuntuk mengeluarkan udara dari gedung vakum dan menjaga tekanan gedung pengungkung pada0,251kPadibawahtekananatmosfir.(7,10,). Kebijakan negaranegara maju untuk menghadapi kemungkinan kecelakaan parah pada dasarnya membatasi keharusan evakuasi penduduk dan pencemaran lingkungan. Ini berarti setiap perancang reaktor nuklir perlu menyediakan alat pemindahan panas jangka panjang untuk sistem pengungkung. Juga diperlukan pembatasan pada kemungkinan kebocoran sistem yang terletak di luar gedung pengungkung.PadaCANDU6sistemmoderatordanpendinginterasutamaterrletakdi dalam gedung pengungkung(11). Penyebaran radiasi yang potensial membahayakan setelahkecelakaanparahadalahmelaluibagiansisteminjeksipendingindarurat(ECI) yangterletakdiluargedungpengungkung,ventilasigedungreaktordanpenetrasipipa pada dinding gedung pengungkung dan sistem air lock. Analisis lay out dan desain sistem menunjukkan bahwa diperlukan relokasi switchgear pompa ECI dari gedung pompaketempatyanglebihmudahdimasuki.Selainitudiperlukanjaminankelayakan ruang kendali reaktor setelah kecelakaan parah sehingga operator reaktor dapat mengendalikan sistem tanpa terkena radiasi yang membahayakan. Ini dapat dicapai denganinstalasiperisairadiasiuntukairlockataualatfilterudara.

KESIMPULAN
Sejalan dengan anjuran IAEA, untuk supaya perancang reaktor mampu melindungi pekerja dan publik dari bahaya radiasi nuklir AECL telah meningkatkan keselamatan reaktor CANDU berdasarkan konsep pertahanan berlapis dan pengungkungangandauntukzatradioaktif.SistemreaktorCANDUdiperbaikisehingga sistemkeselamatanCANDU6 memilikikeandalanyanglebihbaikdarisegisuplaiair, desaindankeandalanalat,redundansidandiversivitassistem.SistemreaktorCANDU

506

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258506

yang dibangun AECL memiliki berbagai sistem peralatan proteksi reaktor untuk mencegahdanmengurangidampakkecelakaanparah.Padakecelakaanparah,reaktor CANDUmampumewadahilelehanelemenbakardidalamtangkikalandriasampaidapat dilakukannya manajemen darurat nuklir. Meskipun demikian desain pembatasan kemungkinan penyebaran bocoran zat radioaktif keluar gedung reaktor dari sistem keselamatanreaktorperludiidentifikasidandirekomendasikanolehnegara pengimport reaktorCANDU.

507

SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258507

DAFTARPUSTAKA 1. TjiptaSuhaemi,ReviewofCanadianReactorSafetyPhilosophyandCANDUReactor
SafetySystem,AECL,MissisaugaOntario,1987.

2. Jacqueslibmann, ElementsofNuclear Safety,Institut De Protection EtDeSurete


Nucleaire,LesUliscedexA,France,1996.

3. TjiptaSuhaemi,RegulatoriKeselamatandanProsesLisensiNuklirCanada,Prosiding
SeminarKeselamatanNuklir,Jakarta23Mei2001,BAPETEN,Jakarta,2001.

4. International Atomic Energy Agency, Basic Safety Principles for Nuclear Power
Plants,INSAG12,IAEA,Vienna,1999.

5. InternationalAtomicEnergyAgency,DefenceindepthinNuclearSafety,INSAG102,
IAEA,Vienna,1996.

6. TjiptaSuhaemi,EvaluasiDisainPLTNJenisCANDU,ProsidingSeminarKeselamatan
Nuklir,Jakarta23Mei2001,BAPETEN,Jakarta,2001.

7. InternationalAtomicEnergyAgency,StatusofAdvancedTechnologyandDesignfor
Water Cooled Reactors : Heavy Water Reactors, IAEA TECDOC No. 479, IAEA, Vienna,1998.

8. AtomicEnergyofCanadaLimitted, LectureNotesonCANDUSafetyAnalysisand
SafetyDesign,AECLCANDU,Mississauga,Canada,1992.

9. TjiptaSuhaemi,SistemPendinginTerasDaruratReaktorCANDU,SigmaEpsilon,No.
2Agustus,PPTKR,serpong,1996.

10. Tjipta Suhaemi, Kajian Deain Terhadap Penanggulangan Kecelakaan Parah Pada
Reaktor CANDU, Prosiding Seminar Ke7 Teknologi dan Keselamatan PLTN serta FasilitasNuklir,Bandung1922002.

11. Tjipta Suhaemi, Desain Sistem Transport Panas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Jenis CANDU, Jurnal Teknoka, Vokume 1, No 3November 2004, Fakultas Teknik UHAMKA,Jakarta.

508

3SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258

Tabel1.PerbandinganSistemReaktorCANDU6denganDesainLama SISTEM SistemTransfer Panas: utukmelepaskanuap keudarauntuk kejadiantripturbin SistemKendali Reaktivitas DESAINPickering katuppelepasanuap CANDU6 bypassdariturbinke kondenser

pengaturanvolumeair

sistemkendalizonacairan batangpengaturcobalt batangadjuster

berat(tekanan) pengaturanrapatjenis airberat(suhu)

SistemPendingin TerasDarurat SistemShutdown

batangbooster airdicatudarisistem moderator dumpmoderator

airdicatudaritangki dousing batangkendali(shutoff) untukSDS1 InjeksiracununtukSDS2 untukpenukarpanas pelayananair kondenserchiller Sistemairpendinginan resirkulasi disuplaidarireservoirEWS terpisahdarisistemair normal melaluiheaderdan subsistemsuplaiair darurat Calandriaterletakdalam ruangbetonyangdilapisi steeldanberisiairringan Suplaipendingin menyediakancukupwaktu untukmanajemendarurat nuklir

SistemPelayananAir

airpelayanantekanan rendah untukpenukarpanas moderator Sistemairpelayanan demineraliseruntai tertutup Melaluisistemkatup3

SistemAir Pendinginan Resirkulasi SistemCatuAir darurat

SistemPendinginan Calandria SistemPendinginan EndShield

509

3SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258

DISKUSIDANTANYAJAWAB

Penanya:Solikhin(BAPETEN) Pertanyaan: a.Keuntunganreaktorcanduapa? b.Sistempenanggulanganbilaterjadikecelakaan? Jawaban: a.Menggunakan uranium alam sebagai bahan bakar, teknologinya lebih mudah dibandingkandenganteknologiuraniumdiperkayadanpartisipasiindustrinasional lebihdimungkinkandalammembangun PLTNCandu,dibandingkandenganPLTN kiniPWRmaupunBWR.

b. Bilaterjadikecelakaanbisadilakukanshutdownmenggunakanbatangshutoff
(yangdisebutsistemshutdown1)yangdijatuhkandidalamteras.Selainituada sistemshuton(SDSI).Selainituadasistemshutdown2,berupainspeksinamun borenkedalammediator.Sistempendinginterasdaruratberupaairyangdikucurkan dari tangki dousing dicetak dialas kearah bejana calandria. Selain itu ada sistem pengangkutnya. Penanya:ArifIsnaeni(BAPETEN) Pertanyaan: a. Bahanbakarreaktorcandu?

b. Sistemrefuelingcandu? c. Penggantiancontrolrod? d. Fungsivacumbuilding?


Jawaban: a. Bahanbakarcanduadalahuraniumalam,namunbisajugadigunakanuranium yangsedikitdiperkaya.

b. Sistemrefuelingbahanbakarmenggunakanfuelingmachine,dimasukkanbahan
bakarbarudarisatusisibagiancandudanbahanbakaryanglamakekatdarisisi bagiancanduyanglain.

c. Control rol pada umumnya jarang diganti namun tentunya bisa dilakukan
maintenance bila salah satu control rod tidak berfungsi. Control rod yang lain masihcukupuntukmelakukanpengendalian.

510

3SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258

d. Vacum Building untuk menyaring udara didalam gedung dan untuk menyaring
pelaksanaankucuranairdaritangkidousing.

Penanya:BambangRiyono Pertanyaan: a. Kelebihandankekurangancandu? b. Sistempendinginpadacandu? Jawaban: a. Kelebihanantaralain: Menggunakanuraniumalam(0,7%U235)

Bisa mengganti bahan bakar saat reaktor masih dioperasikan dengan


menggunakanfuelingmechine. Teknologipembuatanbahanbakarlebihmudah Pengendalianlebihmudah. Kekurangan: Penggunaanairberat. Dayayangdihasilkantiapbahanbakarlebihkecil.

b. Sistempendinginada2yaitusistempendinginprimer(disebutsistemTransport panas)dansistempendinginsekunder.Sistemdiasopalpanasmenggunakan fluidaairberatyangberpisahdenganairberatyangadadalamradiator.

511

3SeminarKeselamatanNuklir23Agustus2006ISSN:1412 3258

512