Anda di halaman 1dari 7

Pendahuluan

Latar Belakang
Di Jagat Raya ini terdapat berbagai benda yang masih misterius keberadaannya karena teknologi manusia yang masih terbatas sehingga muncul kerancuan bahwa manusia adalah satusatunya makhluk hidup yang ada di alam semesta selain binatang dan tumbuhan yang ada di bumi. Karena hal inilah banyak ilmuwan yang melakukan pengamatan dengan berbagai peralatan yang canggih yang dikembangkan manusia namun sampai sekarang masih banyak misteri yang menyelimuti jagat raya ini. Inilah yang mendorong saya untuk lebih mengetahui/mengenal benda-benda langit tersebut dengan jalan melakukan pengamatan secara langsung walaupun belum secara menyeluruh namun hanya benda langit yang paling dekat saja. Khususnya bulan, langit, matahari, planet-planet terdekat terutama venus, dan meteorit/meteor. Hal ini karena benda langit lainnya letaknya sangat jauh sehingga tidak bisa diamati dengan mata telanjang melainkan menggunakan sebuah alat yang dinamakan teleskop.

Isi

Tujuan
Melakukan pengamatan terhadap benda langit yang terlihat dengan mata telanjang dan juga pengaruh cuaca serta keadaan lingkungan sekitar tempat melakukan pengamatan.

Dasar Teori
Tata surya terdiri atas matahari, planet-planet, satelit-satelit, komet, dan meteor hanyalah satu dari jutaan bintang yang tergabung dalam kelompok bintang yang dikenal dengan nama galaksi. Orang melihat kenyataan bahwa matahari dikelilingi oleh plent-planet yang orbitnya berbentuk hamper mendekati bentuk lingkaran dan lintasannya hamper berimpitan. Arah peredaran semua planet itu sama, yaitu berlawanan dengan arah perputaran jarum jam. Jika kita memandang dari kutub utara. Ternyata arah revolusi planet-planet itu sama dengan arah rotasi matahari. Demikian juga peredaran harian bintang dan bulan, jika kita mengamati dari bumi. Tata surya terdiri atas matahari, planet-planet, komet atau bintang berekor, satelit, dan meteor. a. Matahari Matahari merupakan sebuah bintang, seperti bintang-bintang lain yang bertaburan di jagat raya. Matahari sangat berpengaruh terhadap kehidupan di bumi. Hampir seluruh energi yang dibutuhkan makhluk hidup di bumi berasal dari matahari. Suhu permukaan matahari 6000 C tersebut, matahari akan tampak kekuning-kuningan. b. Planet 1. Merkurius Merkurius adalah planet paling dekat dengan matahri. Jarak dari matahari sekitar 58 juta km, dengan diameter sekitar 4800km. periode rotasi adalah 88 hari, sedangkan periode revolusi 0,24 tahun (revolusi sideris) 2. Venus Jarak venus ke bumi sekitar 42 juta km atau 0,28 SA (aturan astronomi). Garis tengah planet ini sekitar 12.200km. planet ini disebut the morning star karena sering terlihat pada pagi hari ketika bintang-bintang lain sudah tidak kelihatan. Selain itu, planet ini juga dijuluki sebagai bintang sore (the evening star) karena bintang ini sudah kelihatan pada waktu senja (sore hari), saat bintang lain belum kelihatan. 3. Bumi

Jarak bumi dengan matahari 150 juta kilometer. Jarak terjauh sekitar 152,5 juta km. satu satuan astronomi atau 1 unit astronomi adalah jarak bumi ke matahari yang besarnya 150.106 km atau 150 juta km. jari-jari planet bumi 6370 km. rotasi bumi adalah 24 jam. revolusi siderisnya 1 tahun atau 365 hari. Planet bumi mempunyai satu satelit, yaitu bulan. 4. Mars Planet ini dengan matahari 228 juta km atau 1,5SA. Garis tengah planet ini 6.800km. periode rotasi Mars adalah 24 jam 36 menit (24h36s), sedangkan periode revolusi siderisnya 1,88 tahun atau hamper 23 bulan (687 hari). Di planet ini juga terdapat pergantian musim, seperti halnya di bumi. Di kutub mars tampak tertutup es. Mars mempunyai 2 buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos. 5. Yupiter Yupiter merupakan planet paling besar di antara planet-planet anggota tata surya. Jarak planet ini dengan matahari sekitar 778 juta km. Garis tengahnya sekitar 140.000 km. rotasi dan revolusinya masing-masing 9,9 jam (10 jam) dan 11,86 tahun (12 tahun). Planet ini mempunyai 14 satelit 6. Saturnus Saturnus merupakan planet yang paling banyak menarik perhatian para ahli astronomi karena mempunyai tiga buah cincin. Jarak planet ini dari matahari sekitar 1.430 juta km atau sekitar 9,5 SA. Diameternya sekitar 120.000 km. Rotasi planet ini hanya sekitar 10,2 jam, sedangkan revolusinya 29,46 tahun (30 tahun). Massa saturnus lebih kurang 95 x massa bumi, suhunya -150 C. Planet ini mempunyai 10 buah satelit 7. Uranus Uranus memiliki jarak yang sangat jauh dari matahari sekitar 2.880 juta km sehingga suhunya sangat dingin, sekitar 185 C. Diameter planet ini sekitar 5.000 km, dengan waktu rotasi 10,7 (11 jam) dan revolusi 84tahun (revolusi sideris). Planet ini mempunyai 5 satelit. 8. Neptunus Neptunus sangat jauh dari matahari. Jarak neptunus dari matahri sekitar 4.500 juta km atau 30.10 SA. Diameter planet ini sekitar 48.000 km. rotasinya 15,8 jam (16 jam), sedangkan revolusi siderisnya 164,18 tahun. Temperatur -210 C. neptunus memiliki 2 buah satelit, yaitu Triton dan Nereid. c. Komet Komet disebut juga bintang berekor. Komet termasuk dalam anggota tata surya. Komet beredar mengelilingi matahri dengan lintasan berbentuk parabola atau hiperbola. Peristiwa munculnya komet sering diramal orang. Hal ini tidak benar karena munculnya komet adalah kejadian alami secara periodik. d. Meteor Di alam semesta terdapat benda yang beratnya beberapa milligram hingga beberapa ton. Benda itu disebut meteorit. Jika meteorit melintas didekat bumi makan akan terkena
3

gaya tarik bumi. Namun, sebelum jatuh ke bumi, meteorit harus bergesekan dengan atmosfer yang berlangsung cepat (10-70 km/detik) yang mengakibatkan meteorit tersebut terbakar atau disebut meteor. Dan jika tidak habis terbakar, sisa batu meteor akan jatuh ke bumi. e. Gerak Semu Benda Langit Dalam pandangan mata kita, langit tampak seperti tempurung terbalik yang sangat luas dan kita berada di bawahnya. Semua benda angkasa tampak menempel pada dinding lengkung tersebut. Lengkung tersebut dinamakan bola langit. Bola langit itu tidak mtampak berbentuk bola tetapi hanya setengah bola yang bagian bawahnya dibatasi oleh lingkaran yang disebut horizon atau kaki langit.

Hasil Pengamatan
Tanggal Waktu 00.00-0300 03.00-06.00 06.00-09.00 09.00-12.00 12.00-15.00 15.00-18.00 18.00-21.00 21.00-24.00 00.00-0300 03.00-06.00 06.00-09.00 09.00-12.00 12.00-15.00 15.00-18.00 18.00-21.00 21.00-24.00 00.00-0300 03.00-06.00 06.00-09.00 09.00-12.00 12.00-15.00 15.00-18.00 18.00-21.00 21.00-24.00 Benda Matahari Planet Bulan bintang (Venus) Meteor Keterangan Mendung Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Mendung Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Mendung Cerah Cerah Cerah Mendung Cerah Mendung Mendung 4

27-102009

28-102009

29-102009

00.00-0300 03.00-06.00 30-102009 06.00-09.00 09.00-12.00 12.00-15.00 15.00-18.00 18.00-21.00 21.00-24.00 00.00-0300 03.00-06.00 06.00-09.00 09.00-12.00 12.00-15.00 15.00-18.00 18.00-21.00 21.00-24.00 00.00-0300 03.00-06.00 01-112009 06.00-09.00 09.00-12.00 12.00-15.00 15.00-18.00 18.00-21.00 21.00-24.00 00.00-0300 03.00-06.00 06.00-09.00 09.00-12.00 12.00-15.00 15.00-18.00 18.00-21.00 21.00-24.00

Mendung Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Cerah Mendung Cerah Cerah Cerah Cerah Mendung Mendung

31-102009

02-112009

Pada hari selasa (27-10-2009) bintang jarang sekali terlihat, bintang hanya terlihat pada pukul 03.00-06.00 dan 18.00-21.00 walaupun cuaca cerah. Hal ini mungkin diakibatkan lingkungan sekitar tempat saya melakukan pengamatan yang terang begitu juga bulan. Hari ini secara umum cerah terutama pada siang hari walaupun terkadang berawan. Planet venus dapat dilihat pada jam kemunculannya namun tidak ada meteorit yang terilihat.
5

Pada hari selanjutnya (28-10-2009) cuaca sangat cerah sehingga seluruh benda langit yang diamati dapat terlihat jelas pada jam kemunculannya. Namun seperti kemarin meteorit tidak terlihat sama sekali. Kamis (29-10-2009), pengamatan pada hari ketiga ini dimulai dengan tidak munculnya bintang namun bulan dan planet venus masih terlihat. Matahari seperti hari-hari sebelumnya bersinar terang walupun sedikit mendung pada siang hari. Namun, sayangnya pada malam hari hanya bulan yang terlihat jelas. Jumat (30-10-2009), bintang kembali tidak terlihat pada awal pengamatan namun planet venus terlihat. Selanjutnya benda langit terlihat sebagaimana biasa muncul pada jam kemunculannya. Sabtu (31-10-2009), hari ini semua benda langit terlihat, kecuali meteorit yang memang tidak pernah terlihat dari hari sebelumnya. Ketika malam bulan bersinar terang yang mungkin disebabkan sudah dekatnya bulan purnama. Hal ini mengakibatkan bintang yang terlihat hanya sedikit bahkan dapat dihitung dengan jari. Minggu (01-11-2009), hari ini sana seperti kemarin dimana bulan bersinar terang dan bintang tidak banyak terlihat. Sedangkan benda langit lainnya terlihat seperti biasa, kecuali meteorit. Senin (02-11-2009), hari ini planet vebus dan meteorit tidak terlihat sama sekali sepanjang hari. Namun bintang dapat terlihat walaupun beberapa saat. Sedangkan bulan dan matahari bersinar seperti biasa kecuali bulan pada pukul 03.00-06.00 tidak terlihat karena mendung.

Penutup
Kesimpulan
Tidak semua benda langit yang diamati dapat terlihat, seperti halnya meteorit. Namun demikian, matahari yang paling mudah untuk diamati karena bersinar terang. Selanjutnya bulan yang hampir terus terlihat pada jam kemunculannya. Terlihatnya bintang ternyata juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan terangnya cahaya bulan selain cuaca dilangit. Jika lingkungan sekitar terang dan bulan bersinar terang maka bintang akan tidak terlihat jelas bahkan tidak terlihat. Planet venus pun sebenarnya dapat terlihat jika cuaca tidak mendung. Sedangkan meteorit tidak pernah terlihat yang saya rasa mungkin disebabkan oleh langit yang terang ataupun mendung dan tidak ada meteorit yang cukup dekat dengan bumi.