Anda di halaman 1dari 4

LOGBOOK KELOMPOK/TIM

1.Deskripsi proyek Limbah plastik adalah limbah yang sangat berbahaya bagi kesehatan lingkungan. Karena plastik baru bisa diurai secara alami oleh tanah setelah lebih dari 100 tahun. Dengan banyaknya produksi minuman, botol plastik menjadi pilihan dari para produsen minuman sebagai kemasan, karena selain harganya murah, botol plastik juga mudah untuk dibuat. Dampak dari hal ini adalah menumpuknya limbah botol plastic. Karena itu tidak heran jika dimanapun kita berada, pasti kita akan menemukan sampah berupa botol plastik. Sebenarnya botol plastik bekas sangat mudah untuk kita olah kembali menjadi barang kerajinan yang bernilai seni tinggi, salah satunya adalah kita sulap menjadi lampu tidur/atau lampu sudut yang cantik. Dalam logbook ini, kita akan medaur ulang botol plastic menjadi kap lampu yang cantik. Saat ini model botol plastik sangatlah beragam dengan bentuk yang indah di pandang. Karena itu sebagai langkah awal membuat lampu tidur dari botol plastic kita bisa memilih bentuk botol plastic bekas yang sesuai dengan selera seni kita. Sebut saja botol plastik bekas minuman soft drink misalnya.

2. Bahan dan metode Adapun alat dan bahan yang kita perlukan dan harus disiapkan sebelum memuali kreasi, yaitu: 1. Botol Plastik Bekas dengan model sesuai selera kita yang telah kita bersihkan, 2. Kabel listrik, 3. lampu kecil (lampu cabai beserta cupnya), 4. colokan lampu, 5. cutter yang tajam, 6. lem plastik, dan 7. cat semprot.

Setelah semua bahan dan perlengkapan telah siap, langkah selanjutnya yang kita lakukan adalah: 1. Kita potong bagian bawah botol plastik tersebut mengikuti bentuknya menggunakan cutter yang tajam. Jika bentuknya bergelombang kita ikuti saja menurut bentuknya. Bagian bawah botol ini akan kita jadikan sebagai kaki lampu tidur kita. 2. Lubangi bagian tengah dari bawah botol plastik yang telah kita potong, untuk lubang kabel. Buat juga lubang yang sama di bagian tutup botolnya. 3. Rekatkan bagian bawah botol plastik yang telah dipotong tersebut kebagian tutup botolnya dengan menggunakan lem. Sesuaikan letaknya dengan lubang yang telah kita buat di tutup botol tersebut (bisa juga lubang dibuat setelah tutup botol dan bagian bawah lubang di rekatkan-pilih yang menurut kita mudah saja) 4. kemuadian setelah sambungan telah kering dan kuat. Kita bisa memberi warna lampu dari botol plastic tersebut menggunakan cat semprot (bisa menggunakan cat semprot dalam kemasan kaleng (pylok) atau menggunakan cat minyak yang disemprotkan menggunakan semprotan nyamuk). 5. setelah cat mengering, kita tinggal memasang lampu dan kabelnya saja. Rekatkan cup lampu dengan menggunakan lem pada bagian dalam tutup botol agar lebih kuat. 6. tambahkan beberapa ornamen/hiasan sesuai dengan selera kita.

3. Posisi dan Tugas tiap anggota

4. Time schedule Pembuatan kap lampu cantik dari botol plastic ini dilakukan secara bertahap, sesuai dengan jadwal sebagai berikut: 1. Kerja kelompok pertama pada hari Sabtu, 1 Mei 2010 pukul 13.00 WITA 2. Kerja kelompok kedua pada hari Jumat, 7 Mei 2010 pukul 15.25 WITA 3. Kerja kelompok ketiga pada hari

5. Kegiatan tim dalam pelaksanaan proyek per waktu kegiatan Adapun rincian kegiatan kelompok/tim dalam pelaksanaan per waktu kegiatan adalah sebagai berikut: Sabtu, 1 Mei 2010 Mengumpulkan semua plastic/bahan yang di dapatkan oleh masing-masing anggota. Menentukan ide/kreasi yang akan dibuat. Mengolah bahan sebagai proses awal kreasi. Jumat, 7 Mei 2010 Mengolah bahan kreasi (menggunting dan mengelem bahan/plastic yang akan dijadikan sebagai aksesoris atau hiasan) Menentukan waktu kerja kelompok berikutnya. Minggu,

6. Deskripsi perjalanan proyek/kejadian/temuan Awalnya, kami masih bingung untuk menentukan kreasi apa yang akan kami buat. Berbagai ide dikeluarkan dan akhirnya kami sepakat akan membuat 3 kreasi sesuai bahan yang telah terkumpul, yaitu kap lampu cantik, gantungan pintu kamar, dan tempat aksesoris mini. Pada hari pertama kerja kelompok, kami membagi tugas. Ada yang memotong botol plastic sebagai kap lampunya, tempat aksesoris mini di mana bagian bawah botol dipotong dan digabung dengan bagian bawah botol yang lain dengan menggunakan resleting. Selain itu, ada juga yang memotong botol untuk dijadikan tempat gantungan pintu kamar, membentuk berbagai aksesoris/hiasan yang dibuat dari plastic juga seperti pembungkus indomie, pipet, gelas-gelas minuman, dll. Pada hari kedua kerja kelompok, bagian dasar dari tiap-tiap kreasi telah jadi. Kami hanya melanjutkan membuat hiasannya saja yang nantinya akan ditempel/digantungkan di sisi-sisi botol plastic yang telah dibentuk.

7. Hambatan dan managemennya Adapun hambatan yang kami temui salama proses pembuatan/daur ulang palstik ini serta solusi/managemennya, antara lain: 1. Cuaca yang kurang mendukung (hujan) sehingga pada hari pertama anggota yang datang hanya 3 orang saja. Untuk hal ini, kami tidak bisa hindari namun sebagai sol 2. Kurangnya alat dan bahan yang terkumpul pada hari pertama. Solusi untuk hal ini pada saat itu, kami hanya mendiskusikan tentang kreasi apa yang akan kami buat nanti sambil mengerjakan sedikit demi sedikit apa yang bisa dibuat pada saat itu. 3. Waktu untuk bisa kumpul bersama mengerjakan daur ulang ini kurang disebabkan oleh kegiatan perkuliahan yang sangat padat. Meskipun waktu untuk bisa berkumpul bersama kurang, tetapi kami optimis bisa menyelesaikannya. Jadi setiap kerja kelompok, kami mempersiapkan semua alat dan bahan yang kami butuhkan dan memaksimalkan apa yang bisa dibuat. Sehingga waktu tidak terbuang begitu saja.