Anda di halaman 1dari 13

OTOT SEBAGAI EFEKTOR

STRUKTUR MIKROANATOMI SERABUT OTOT (MYOFIBRIL)

Sarkolema Sarkoplasma miofibril Retikulum sarkoplasma T tubulus Sarkomer tdr atas : filamen aktin dan miosin triad
(Thibodeau & Patton, 1993)

SARKOLEMA Membran plasma serabut otot MYOFIBRIL serabut otot tersusun dari filamen aktin dan myosin terdapat di dalam sarkoplasma SARKOMER segmen di antara dua garis Z berturut-turut, meliputi zona A yang luas bergaris gelap, zona B yang lebih sempit dan zona H TUBULUS T dibentuk dari lekukan ke dalam sarkolema, berfungsi untuk penjalaran impuls

RETIKULUM SARKOPLASMA bagian dari sistem tubulus T membentuk jaringan kanalkanal dan kantong yang bersambungan. Berfungsi sebagai pompa ion Ca yang akan memompa ion Ca di sarkoplasma untuk disimpan dalam kantong

MIKROGRAF ELEKTRON OTOT LURIK

(Thibodeau & Patton, 1993)

FILAMEN AKTIN DAN MYOSIN

Tropomyosin
Kompleks troponin

a. FILAMEN AKTIN : tersusun dari tropomyosin dan komplek troponin. Troponin tersusun dari segmen I,C,T
b. FILAMEN MYOSIN : lebih tebal diabnding aktin memiliki kepala, leher dan ekor yang berfungsi untuk terjadinya kontraksi otot

AKTIN MOLEKUL
(Carola, et al, 1990)

ekor

Leher kepala

PERTEMUAN SARAF DAN OTOT (NEUROMUSCULAR JUNCTION)

(Thibodeau & Patton, 1993)

(Thibodeau & Patton, 1993)

(Carola, et al, 1990)

(Carola et al, 1990)

(Carola et al, 1990)

(Carola et al, 1990)

Terjadinya cross bridges

(Carola et al, 1990)

MEKANISME KONTRAKSI OTOT


KEPALA MYOSIN MENGIKAT ATP SISI YG AKAN BERIKATAN DG AKTIN MASIH INANKTIF ATP DIHIDROLISIS MENJADI ADP + P, SISI YG AKAN BERIKATAN DG AKTIN MENJADI AKTIF

KEPALA MYOSIN MELEPAS ADP + P MENYEBABKAN LEHER MYOSIN BENGKOK ATAU TJD SLIDING FILAMEN (OTOT BERKONTRAKSI)

DENGAN ADANYA ION Ca TROPOMYOSIN BERGESER SHG SISI AKTIF AKTIN MEMBUKA AKIBATNYA SISI AKTIF MYOSIN AKAN BERIKATAN DENGAN SISI AKTIF AKTIN (CROSS BRIDGES) FILAMEN AKTIN DAN MYOSIN TERPISAH (OTOT RELAKSASI)

ATP DATANG, ATPase MEREAKTIVASI SISI AKTIF MYOSIN MJD TIDAK AKTIF LAGI SHG TERLEPAS DARI SISI AKTIF AKTIN, ION Ca DIPOMPA KEMBALI KE RET.SARKOPLASMA, SHG TROPOMIOSIN BERGESER MENUTUP KEMBALI SISI AKTIF AKTIN

OTOT POLOS
Hasil scaning mikroskop elektron
Kondisi relaksasi pada gambar A terlihat otot memanjang. Kondisi kontraksi pada gambar B terlihat otot memendek

(Thibondeau & Patton, 1993)