1. 2. 3. 4. 5. 1. 2. 3. 1. 2. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Sawah Pekarangan Tegalan Hutan Lain-lain Laki-Laki Perempuan Sex Ratio

Nama Camat PURWADI SETYONO,SE Luas Wilayah : 4897,425 Ha. : 2.052,200 : 1.043,120 : 932,428 : 477,607 : 409,180 Jumlah Penduduk : 77.880 Jiwa : : : Jumlah Desa : 11Desa 6 Kelurahan : : 84 409 36 42 5 1 9 6 7 2 4 38,527 39,353 97,90

Ha Ha Ha Ha Ha Jiwa Jiwa % RW RT buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah

Jumlah RW Jumlah RT

Jumlah Sekolah : 114 Sekolah : Taman Kanak-kanak : Sekolah Dasar : Madrasah Ibtidaiyyah : Sekolah Luar Biasa : Sekolah Menengah Pertama Madrasah Tsanawiyah Sekolah Menengah Umum Sekolah Menengah Kejuruan Madrasah Aliyah Perguruan Tinggi : : : :

LETAK GEOGRAFIS
Secara geografis Kabupaten Blora terletak di antara 111°016' s/d 111°338' Bujur Timur dan diantara 6°528' s/d 7°248' Lintang Selatan. Secara administratif terletak di wilayah paling ujung (bersama Kabupaten Rembang) disisi timur Propinsi Jawa Tengah. Jarak terjauh dari barat ke timur adalah 57 km dan jarak terjauh dari utara ke selatan 58 km.

BATAS ASTRONOMIS
Terletak di antara 111°016' s/d 111°338' Bujur Timur dan diantara 6°528' s/d 7°248' Lintang Selatan.

BATAS ADMINISTRATIF
Utara : Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati Timur : Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur

kecuali Kecamatan Jati. Jiken dan Todanan yang masing-masing mempunyai luas 183. Untuk jenis pengairan di Kabupaten Blora.38 % dan sisanya digunakan sebagai pekarangan. Jiken dan Jati.15 km2 merupakan kecamatan tersempit.59 km² (182058. Kecamatan yang memiliki wilayah terluas adalah Randublatung seluas 211.820.13 km2 sedangkan Cepu dengan luas wilayah 49. masing-masing melebihi 13 ribu Ha.59 km2 (182058.Selatan : Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur Barat : Kabupaten Grobogan JARAK BLORA KE KOTA LAIN LUAS WILAYAH.638 mm.5 persen luas wilayah Propinsi Jawa Tengah. 1. Untuk rata-rata hari hujan terbanyak terdapat pada Kecamatan Blora. 168.17 km² dan 128. Sedangkan curah hujan tertinggi di Kecamatan Kradenan sebanyak 2.13 km² sedangkan tiga kecamatan terluas selanjutnya yaitu Kecamatan Jati. tanah sawah 25. di sebelah Selatan dengan Kabupaten Ngawi (Jawa Timur) dan di sebelah Barat dengan Kabupaten Grobogan. dan Todanan disamping dam-dam penampungan air di Kecamatan Ngawen.797 ha) memiliki ketinggian 96. Letak Geografis Secara astronomi Kabupaten Blora terletak di antara 111�016' sampai dengan 111�338' Bujur Timur dan di antara 6�582' sampai dengan 7�248' Lintang selatan. 12 kecamatan telah memiliki saluran irigasi teknis. tegalan.66 %. yakni 49.96 % dari seluruh penggunaan lahan. dan Kecamatan Japah yang masing-masing memiliki saluran irigasi setengah teknis dan tradisional. Kradenan.3077) atau sekitar 5. Randublatung.74 km². Sedangkan kecamatan dengan areal hutan luas adalah Kecamatan Randublatung.7590 Ha) yang selama ini memang dikenal sebagai lumbung padinya Kabupaten Blora. Wilayah Kecamatan terluas terdapat di Kecamatan Randublatung dengan luas 211. IKLIM Banyaknya hari hujan di Kabupaten Blora selama tahun 2007 relatif baik bila dibanding dengan tahun sebelumnya. Blora. Randublatung. Waduk sebagai sumber pengairan baru terdapat di tiga Kecamatan Tunjungan. KEADAAN WILAYAH 1. KETINGGIAN DAN PENGGUNAAN TANAH Kabupaten Blora dengan luas wilayah administrasi 1820. 2. yakni sebanyak 115 hari. di sebelah Timur dengan Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur).2174 Ha) dan Kecamatan Kedungtuban (4676.Topografi .59 Km². terbesar penggunaan arealnya adalah sebagai hutan yang meliputi hutan negara dan hutan rakyat. Jiken. Luas penggunaan tanah sawah terbesar adalah Kecamatan Kunduran (5559. perkebunan rakyat dan lain-lain yakni 24. Jati.00-280 m diatas permukaan laut. Banjarejo. waduk. Di sebelah Utara Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati. Luas wilayah Kabupaten Blora adalah. untuk ketinggian tanah kecamatan Japah relatif lebih tinggi dibanding kecamatan yang lain yaitu mencapai 280 meter dpi. Kabupaten Blora dengan luas wilayah 1820.62 km².

Tingkat kepadatan tertinggi tercatat di Kecamatan Cepu sebesar 1. Padi sawah merupakan komoditi utama pertanian tanaman pangan. Menurut penggunaan tanah.156 di tahun 2007. . Hal ini menjadikan Kabupaten Blora sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Tengah.638 mm. Jumlah kecamatan di Kabupaten Blora adalah 16 kecamatan yang terdiri 271 desa dan 24 kelurahan. Sebagian besar lahan kering merupakan tanah tegalan (ladang) sebesar 26315. SLTA 56 unit dan Akademi/perguruan tinggi sebanyak 4 unit.66 persen).000 Ha. Enam kecamatan memiliki wilayah kelurahan (Randublatung. dosen tetap sebanyak 119 orang dan tidak tetap sebanyak 290 orang. Akademi atau perguruan tinggi tercatat sebanyak 4 unit. 6. Selama tahun 2007. 1. Sementara perkembangan hortikultura didominasi buah mangga dimana jumlah produksinya pada tahun 2007 sebesar 486.0000 Ha. sawah beririgasi desa (non Pu) 1640.99 hektar dan lahan tegalan (kering) seluas 26. Pembagian wilayah administrasi. Selanjutnya produksi jeruk mencapai 112. 3. hutan mendominasi luas wilayah 90. Produksi padi sawah tahun 2007 sekitar 301. Kabupaten Blora diapit oleh Pegunungan Kendeng Utara dan Selatan sengan susunan tanah 56 persen gromosol. Mayoritas mata pencaharian penduduk Kabupaten Blora adalah petani.297 kwintal. Lahan sawah di Kabupaten Blora yang merupakan sawah tadah hujan seluas 29.545 laki-laki dan 4. sisanya merupakan pekarangan seluas 16705.Penduduk Berdasarkan Blora Dalam Angka tahun 2007. Cepu.50. dan Kunduran). Dari data Blora Dalam Angka tahun 2007. 3 unit di Kecamatan Cepu dan 1 unit di Kecamatan Blora.ASPEK SDM Pegawai Negeri Sipil dan Calon PNS di Kabupaten Blora berjumlah 10.760.512 jiwa dan laki-laki sebanyak 417. Yang keseluruhannya terdiri dari 941 dusun. Komoditi unggulan kedua adalah jagung dan kedelai. Kecamatan dengan letak tertinggi adalah Japah (280 dpl) sedangkan kecamatan Cepu terendah mempunyai permukaan terendah (31 dpl). sawah beririgasi teknis 7449.787 kwintal. sedangkan kedelai mencapai 5.disusul lahan sawah seluas 46.204 RW dan 5. dan sawah beririgasi setengah teknis 967 Ha.34 hektar.315.7885 Ha.52 hektar (49. dari 230.798 jiwa dengan sex ratio sebesar 97.218. Iklim dan Curah Hujan Banyaknya hari hujan di Kabupaten Blora selama tahun 2007 relatif baik bila dibanding dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2007 produksi jagung mencapai 284.416. Blora.99 hektar (64.44 persen).429 RT.972 ton.186.Kabupaten Blora memiliki wilayah dengan ketinggian terendah 30-280 dpl dan tetinggi 500 dpl. 39 persen mediteran dan 5 persen aluvial.0000 Ha.572 jiwa per km2. Jepon. dengan jumlah mahasiswa sebanyak 2.805 ton.972 di tahun 2006 menjadi 232. Kecamatan Ngawen memiliki desa/kelurahan terbanyak (27 desa dan 2 kelurahan) sedangkan kecamatan Sambong dan Kradenan memiliki desa/kelurahan paling sedikit masing-masing dengan 10 desa.1598 Ha dan lain-lain (waduk. Kegiatan kelompok belajar paket A dan B hingga tahun 2007 mencapai 82 dan 51 kelompok.3381 Ha. sebelum terjadinya penjarahan hutan jati di Kabupaten Blora merupakan hutan terluas dan merupakan komoditi unggulan. lapangan olah raga dan lain sebagainya) seluas 2430. 4.200 orang. curah hujan tertinggi di Kecamatan Kradenan sebanyak 2. 2. jumlah SD/MI sebanyak 708 unit.730 ton. perempuan sebanyak 428. kuburan.ASPEK EKONOMI Pertanian. 5. sawah beririgasi sederhana 4114. Data tentang sarana dan prasarana pendidikan merupakan data pokok dalam membangun pendidikan di Kabupaten Blora. Ngawen. Pertambahan penduduk seiring dengan pertambahan jumlah KK. penduduk Kabupaten Blora tercatat sebanyak 846. KONDISI DAN POTENSI 1.310 jiwa. utamanya pertanian tanaman pangan. untuk hari hujan terbanyak terdapat di Kecamatan Blora sebanyak 115 hari. SLTP/MTs 123 unit.763 orang.

250 ribu ekor. Pada akhir tahun 2007 populasi sapi potong mencapai 215.299 orang. dimana produksi terbesar dari KPH Cepu sebanyak 43.60 persen dari tahun sebelumnya. Kabupsten Blora merupakan kabupaten dengan jumlah ternak besar terbanyak di Propinsi Jawa Tengah. Banyaknya koperasi ada 491 unit terdiri atas 17 KUD dan 474 non KUD dengan jumlah total anggota sebanyak 121.Perkebunan. Blora merupakan Kabupaten dengan jumlah ternak terbanyak terutama sapi potong.803. Sudah 100 persen desa/kelurahan yang terpasang aliran listrik dengan jumlah pelanggan sebanyak 156. Koperasi sebagai soko guru perekonomian sangat penting peranannya dalam lingkup usaha kecil dan menengah. KPH Cepu dan KPH Blora. dan domba 16.177. dimana produksi kelapa mencapai 4. Produksi tanaman perkebunan di Kabupaten Blora hanya perkebunan rakyat. terbagi dalam tiga kesatuan administrasi yaitu KPH Randublatung. demikian pula dengan jumlah anggotanya. Sebagai upaya peningkatan taraf hidup masyarakat pemerintah mengupayakan program listrik di Blora dipenuhi oleh PT. sedangkan kapuk sebesar 227. PLN.020 perusahaan industri kecil dan rumah tangga di tahun 2007. kualitas ternak maupun kekimpakan kelompok peternak di tingkat nasional. jumlah air yang sudah disalurkan mencapai 1.229 ton.385 meter kubik. Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Koperasi. Dalam tingkat propinsi. Salah satu komoditi hasil hutan adalah kayu jati.635 ekor. Jumlah tenaga kerja yang diserap adalah 39.587 ekor. utamanya ternak sapi potong. Pada tahun 2007 jumlah koperasi naik sebesar 2.881 ekor. Tidak ada perkebunan besar yang dikelola negara atau swasta berbadan hukum di Kabupaten ini. Jumlah pasar yang ada di Kabupaten Blora sebanyak 61 unit dengan jenis pasar terbanyak adalah pasar desa / tradisional. Industri. Dalam beberapa kesempatan sering mewakili Jawa Tengah untuk mengikuti lomba ternak baik untuk popukasi. dengan nilai produksi mencapai 456 milyar rupiah. 3. kolam dan perairan umum (sungai. produsen dengan konsumen. Industri dan Koperasi Kab.999. Meskipun baru delapan Kecamatan yang dapat dicukupi. ASPEK SARANA & PRASARANA . j Kehutanan. meliputi kegiatan usaha perikanan darat yang terdiri dari usaha budidaya sawah. Kebutuhan akan air bersih dilayani oleh PDAM. Satu lagi yang menjadi andalan utama penduduk Kabupaten Blora selain padi dan palawija adalah usaha ternak. waduk dan cekdam). Sebanyak 49.08 persen. Pasar. Produksi perikanan yang ada didominasi oleh perikanan umum sebesar 251 ribu ton berasal dari sungai. Peternakan. 610 ton. Luas dan produksi tidak terlalu banyak.78 meter kubik.284.199 orang. Produksi tanaman yang menonjol adalah kelapa dan kapuk. turun 4. Tahun 2005 total produksi kayu jati bundar sebanyak 92.66 persen luas wilayah Kabupaten Blora digunakan sebagai hutan negara. Menurut Dinas Perdagangan. Perikanan Subsektor perikanan. Ternak lain yang mempunyai populasi cukup banyak adalah ayam kampung sebanyak 1.557 di tahun 2007. Energi. Dari tahun ke tahun jumlahnya mengalami kenaikan. kambing 96.65 juta meter kubik. Blora terdapat 11.

bebas KKN. Hotel dan Pariwisata. PN/PT (207 pelanggan). tercatat lebih dari 3.R. tidak saja dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah. Mewujudkan peningkatan perekonomian lokal dengan mendorong UMKM dan pasar tradisional. VISI DAN MISI BUPATI BLORA Visi : "Terwujudnya Pemerintahan yang bersih menuju masyarakat Blora yang sejahtera".65 kilometer. Pelanggan telepon tersebut meliputi Pemerintah (283 pelanggan). jumlah warung telekomunikasi di Kabupaten Blora mencapai 180 unit dan jumlah pelanggan telepon mencapai 10.864 surat dalam negeri dan 1. 4. Pengembangan pariwisata saat ini makin penting. Angkutan Darat. dan masyarakat (9. Sarana komunikasi lain yang semakin penting adalah Warung Telekomunikasi (Wartel). jumlah usaha akomodasi di Kabupaten Blora sebanyak 26 usaha dengan 595 kamar.5 triliun rupiah. Mewujudkan kesehatan gratis untuk semua jenis pelayanan di puskesmas dan jenis pelayanan sampai kelas 3 di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. .Prasarana Jalan. Panjang jalan di wilayah Kabupaten Blora pada tahun 2007 adalah 658. Melanjutkan reformasi birokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.750 pelanggan). Mewujudkan peningkatan produktivitas pertanian beserta pemasaran hasilnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani. Soeprapto Cepu. jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Blora 149. 5. Keuangan. Informasi tentang inflasi sangat penting sebagai tolok ukur kestabilan perekonomian daerah.R.240 pelanggan . Pada tahun 2007. 6. Menciptakan iklim investasi yang baik dan meningkatkan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat.58 kilometer dan jalan Kabupaten 504. Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Blora menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun. Di era informasi. Panjang jalan tersebut terbagi menjadi jalan propinsi sepanjang 153. Jalan merupakan prasarana pengangkutan darat yang penting untuk memperlancar kegiatan perekonomian.53 persen. Dengan makin meningkatnya usaha pembangunan maka akan menuntut peningkatan jalan untuk memudahkan mobilitas penduduk dan memperlancar lalu lintas barang dari satu daerah ke daerah lain. Mewujudkan pembangunan infrastruktur sampai tingkat pedesaan. tabungan penjualan benda pos dan sebagainya. Kegiatan yang lain dari instansi tersebut adalah melayani wesel pos. PT Pos Indonesia dan PT Telkom semakin diperlukan dalam penyediaan sarana perhubungan dan komunikasi.23 kilometer. 3. Soetijono Blora dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. 2. yaitu 30 obyek wisata dengan jumlah pengunjung sebanyak 110. Pada tahun 2007. 7.461 orang. Dua dari usaha akomodasi tersebut diklasifikasikan sebagai hotel berbintang. Mewujudkan pendidikan gratis di tingkat SD/ MI dan SMP/ MTs serta murah ditingkat SMA/ MA. Tahun 2007 kegiatan PT Pos Indonesia antara lain mengirim surat sebanyak 74. Dibandingkan dengan tahun lalu mengalami kenaikan sekitar 5.67 persen. tingkat inflasi di Kabupaten Blora mencapai 6. tetapi juga dalam rangka memperluas kesempatan kerja. Pada tahun 2007. paket pos. Kendaraan bermotor dan kereta api merupakan angkutan darat utama. Pada tahun 2007.070 surat luar negeri.168 unit Sementara itu banyaknya penumpang kereta api pada tahun 2007 tercatat 161. banyaknya obyek wisata di Kabupaten Blora tahun 2007. berdaya dan berhasil guna di semua bidang pemerintahan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. realisasi penerimaan PBB Kabupaten Blora. Misi : 1. Pada tahun 2007. Telekomunikasi.176 orang.

8. Mewujudkan perlindungan terhadap kelestarian alam. 9. Menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan berpendapat. .