P. 1
Sistem Rujukan

Sistem Rujukan

|Views: 43|Likes:
Dipublikasikan oleh Tirzha Novia Paparang

More info:

Published by: Tirzha Novia Paparang on Oct 30, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

text

original

Tirzha N. Paparang - 090 111 317 Anastasya J.

Umbas – 090 111 318 SISTEM RUJUKAN

Sistem rujukan : suatu sistem jaringan pelayanan kesehatan yang memungkinkan terjadinya penyerahan tanggung jawab secara timbal balik atas timbulnya masalah dari suatu kasus atau masalah kesehatan masyarakat, baik secara vertikal maupun horisontal, kepada yang lebih kompeten, terjangkau dan dilakukan secara rasional. Tujuan : Tujuan Umum : Dihasilkannya pemerataan upaya pelayanan kesehatan yang didukung mutu pelayanan yang optimal dalam rangka memecahkan masalah kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna. Tujuan Khusus: a) Dihasilkannya upaya pelayanan kesehatan klinik yang bersifat kuratif dan rehabilitatif secara berhasil guna dan berdaya guna b) Dihasilkannya upaya kesehatan masyarakat yang bersifat preventif dan promotif secara berhasil guna dan berdaya guna.

Bentuk pelayanan kesehatan : 1. Pelayanan kesehatan tk. 1/ pelayanan kesehatan primer (Primary health care) ex. Pustu, pusk keliling, balkesmas 2. Pelayanan kesehatan tk. 2/ pelayanan kesehatan sekunder (Secondary health servic) ex. RS tipe C & D 3. Pelayanan kesehatan tk.3 (tertiary health servic) ex. RS tipe A & B

Jenis-jenis rujukan Menurut lingkup pelayanan :  Rujukan Medik adalah rujukan pelayanan yang terutama meliputi upaya penyembuhan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif). Misalnya, merujuk pasien puskesmas dengan penyakit kronis (jantung koroner, hipertensi, diabetes mellitus) ke rumah sakit umum daerah. Jenis rujukan medik ; transfer of patient, transfer of specimen, transfer of knowledge/personel. Rujukan Kesehatan adalah rujukan pelayanan yang umumnya berkaitan dengan upaya peningkatan promosi kesehatan (promotif) dan pencegahan (preventif). Contohnya, Survey epidemiologi dan pemberantasan penyakit atas kejadian luar biasa atau berjangkitnya penyakit menular, Pemberian pangan atas terjadinya kelaparan di suatu wilayah, Pemberian makanan, tempat tinggal dan obat-obatan untuk pengungsi atas terjadinya bencana alam

Menurut tata hubungannya : • Rujukan Internal adalah rujukan horizontal yang terjadi antar unit pelayanan di dalam institusi tersebut. Misalnya dari jejaring puskesmas (puskesmas pembantu) ke puskesmas induk Rujukan Eksternal adalah rujukan yang terjadi antar unit-unit dalam jenjang pelayanan kesehatan, baik horizontal (dari puskesmas rawat jalan ke puskesmas rawat inap) maupun vertikal (dari puskesmas ke rumah sakit umum daerah).

Swadaya masyarakat dalam menolong mereka sendiri oleh kelompok paguyupan.090 111 317 Anastasya J. poliklinik swasta RS kabupaten. RS swasta. Keshatn lainnya Mekanisme/alur rujukan : Jenjang (hierarki) Komponen/ unsur pelayanan kesehatan Tingkat rumah tangga Tingkat masyarakat Yankes oleh indvidu/ keluarga sendiri Keg. dll Puskesmas. praktik dokter swasta.3 RS kls A & B serta lembaga spesialis swasta.1 Fasilitas yankes profesional tk. PKK. pustu.Tirzha N. lab. Kesehatan daerah . laboratorium/ fasilitas pelay. pusling.swasta Fasilitas yankes profesional tk. lab. Umbas – 090 111 318 Tingkatan rujukan • • • • Internal antar petugas di RS Antara puskesmas pembantu dan puskesmas Antar masyarakat dan puskesmas Antar puskesmas dan RS. Paparang .2 Fasilitas yankes profesionak tk. bidan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->