Anda di halaman 1dari 21

Latar Belakang

1. Bertambahnya PHK akibat krisis ekonomi 2. Banyaknya jumlah pengangguran karena lulusan PT belum sepenuhnya terserap dalam lapangan kerja 3. Kesenjangan status ekonomi dalam masyarakat

Pentingnya pengembangan jiwa kewirausahaan


1. Pendukung Lajunya Pembangunan Bangsa 2. Insan yang berpendidikan bertanggung jawab terhadap kemajuan IPTEK 3. Suri tauladan sebagai praktisi di bidang kewirausahaan yang berpendidikan tinggi 4. Pencipta lapangan kerja

Urgensi Pengembangan Kewirausahaan & Pendidikan Kewirausahaan


1. Urgensi Pengembangan Kewirausahaan & Pendidikan Kewirausahaan bagi bangsa Indonesia 2. Urgensi Pengembangan Kewirausahaan & Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi 3. Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK).

- Jumlah penduduk Indonesia sangat besar, & sebagian besar adalah angkatan kerja. Bila berkualitas baik merupakan potensi bagi bangsa - Adanya korelasi positif antara jumlah wirausahawan suatu masyarakat dengan tingkat kemakmurannya. Jumlah wirausahawan Indonesia masih sedikit. - Tingkat kemajuan suatu negara terletak pada kualitas manusianya.

Istilah Kewirausahaan, Kewiraswastaan, & Entrepreneurship Istilah kewirausahaan dianggap lebih pas dipadankan dengan entrepreneurship daripada kewiraswastaan yang bersangkutan dengan kepengusahaan bisnis & segala aktivitas non pemerintah.

1. Pengertian harafiah
Kewirausahaan adalah hal-hal yang bersangkutan dengan keberanian seseorang untuk melaksanakan sesuatu kegiatan bisnis/non bisnis.

Menurut A. Pekerti
Kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mendirikan, mengelola, mengembangkan, dan melembagakan perusahaan miliknya sendiri. Tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan yang membuahkan hasil berupa organisasi yang melembaga produktif dan inovatif.

BAGAN
POLA TANGGAPAN karakteristik perorangan Karakteristik kelompok POLA PELUANG Kebutuhan ekonomi Kemajuan teknologi

PERILAKU WIRAUSAHA Mendirikan Mengembangkan HASIL USAHA PERUSAHAAN Tepat guna

Menurut hasil simposium Nasional Kewirausahaan 7-8 Februari 1995 di Jakarta Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, & kemampuan seseorang dalam menangani usaha & atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, & produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik & atau untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar. Tidak hanya bersifat komersial

Pengertian entrepeneur & entrepeneurship


Menurut Edvardson, entrepreneurship berkaitan dengan perilaku-perilaku pemikiran strategis & berani mengambil resiko yang akan memberikan hasil peluang bagi individu & organisasi.
Ciri-ciri seorang entrepeneur (Edvardson) : Memiliki sikap/ketetapan hati Bersemangat tinggi Motivasi berprestasi tinggi Dapat memahami perbedaan pendapat Percaya diri Berorientasi tindakan

Intrapreneurship adalah pengembangan perilaku kewirausahaan dalam lingkup internal organisasi yang lebih besar ( dalam bentuk perusahaan korporat ). Muncul karena kebutuhan perusahaan untuk mengembangkan Strategi Business Unit (SBU) untuk meningkatkan competitive advantagenya sehingga meningkatkan parenting advantage perusahaan.

Ciri-ciri wirausahawan yang berhasil


1. Menurut Steinhoff & Burgess : Mampu mengidentifikasi sasaran dan memiliki kejelian dalam bisnis, Mampu mengambil resiko keuangan dan waktu Memiliki kemampuan di bidang perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan Bekerja keras dalam mencapai keberhasilan Mampu menjalin hubungan baik dengan pelanggan, karyawan, pemasok, bankers, dll.

Ciri-ciri wirausahawan yang berhasil


2. Menurut Pikte Abrahamso Memiiki drive yang kuat (motivasi untuk maju), Memiliki kekuatan mental yang baik, Memiliki kemampuan menjalin hubungan antar manusia, Memiliki kemampuan berkomunikasi, Menguasai pengetahuan teknis

Ciri-ciri wirausahawan yang berhasil


3. Menurut Me Cleland Menyukai pengambilan resiko yang moderat, Bertanggung jawab, Mengutamakan uang sebagai alat ukur keberhasilan, Mampu mengantisipasi masa yang akan datang, Memiliki organizational skill yang baik.

Ciri-ciri wirausahawan yang berhasil


4. Menurut Suharman Sumahamidjaja

Memiliki sikap mental positif, Daya pikir kreatif, Inovatif, Motivasi tinggi, Kemampuan mengambil resiko dan bersaing

TEORI KEWIRAUSAHAAN
Penggolongan teori kewirausahaan menurut A. Pekerti (berdasarkan dua unsur pokok yaitu soal peluang & soal tanggapan terhadap peluang tsb) yaitu : 1. Teori Ekonomi 2. Teori Sosiologi 3. Teori Psikologi 4. Teori Perilaku

Teori Ekonomi
Umumnya menyatakan bahwa wirausaha akan muncul & berkembang kalau ada peluang ekonomi. Banyak ahli ekonomi yang mendefinisikan wirausaha berdasarkan adanya peluang ekonomi ini, sebagai berikut : Catilon wirausaha : penanggung resiko Schumpeter wirausaha : seorang inovator produksi Leibenstein wirausaha : seorang pembangun organisasi Broehl perbedaan taraf kemajuan teknologi adalah peluang ekonomi bagi wirausaha

TEORI SOSIOLOGI
Perbedaan kemampuan kewirausahaan dalam kelompok sosial dipengaruhi faktor-faktor sosial budaya. Hal ini ditunjukkan dengan tanggapan yang berbeda atas peluang usaha. Teori Weber masuk akal untuk Eropa & Amerika Utara. Teori Hagen kelompok yang makin direndahkan status sosialnya makin besar kecenderungan untuk berwirausaha

TEORI PSIKOLOGI
Berkaitan dengan karakteristik perorangan yang membedakan wirausahawan dengan yang bukan wirausahawan serta karakteristik perorangan yang membedakan wirausahawan berhasil & yang kurang berhasil. Menurut David McClelland menyatakan hubungan yang kuat antara kebutuhan untuk berprestasi (nAch) dengan perilaku wirausaha yang berhasil. nAch dapat ditingkatkan melalui latihan pada orang dewasa sehingga mendorong kewirausahaan.

TEORI PERILAKU
Wesper memandang perilaku wirausaha sebagai kerja sehingga keberhasilannya tergantung dari : - Pilihan tempat kerja - Pilihan bidang usaha, kerjasama dengan orang lain - Kepiawaian melaksanakan manajemen yang tepat

Menurut Drucker, kewirausahaan adalah praktek kerja yang bertumpu atas konsep & teori , bukan intuisi. Ia menyarankan 3 macam unsur perilaku agar wirausaha berhasil : Inovasi Manajemen-wirausaha Strategi wirausaha