P. 1
Pengantar Manajemen Full.ppt

Pengantar Manajemen Full.ppt

|Views: 1,751|Likes:
Dipublikasikan oleh Angel Purwanti

More info:

Published by: Angel Purwanti on Oct 31, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2014

pdf

text

original

Angel Purwanti S.Sos., M.I.Kom Universitas Putera Batam angel.purwanti@yahoo.com.

sg

 Buku Wajib : 1. Dasar-dasar Manajemen, Drs. Brantas, M.Pd 2. Pengantar Bisnis, Indriyo Gitosudarmo, M.Com  Masuk perkuliahan 08.30 WIB (Pagi) 18.30 WIB (Malam)  Toleransi keterlambatan 30 menit  Tidak memakai Sandal  Berpakaian yang rapi dan sopan  Tidak menggunakan bahasa daerah (Cina, Batak,  

Padang, Dll) Tidak menitip absen melalui teman Tidak menggunakan Laptop dikelas

      

Pentingnya Manajemen Fungsi-fungsi Manajemen Sejarah Perkembangan Manajemen Perencanaan Organisasi Pelaksanaan/ Pergerakan Pengawasan

     


  

Bisnis dan Lingkungan Tanggung Jawab sosial Bentuk Badan Usaha Potensi Bisnis dan Kewirausahaan Bisnis Internasional Fungsi Pemasaran Fungsi Keuangan Fungsi Produksi Proyek kebutuhan Fungsi Manajemen

UTS

UAS

 Tugas mandiri dalam bentuk Makalah  Makalah : Penelitian ( Menggambarkan, Menjelaskan, dan

Meramalkan)  Menggambarkan : Menggambarkan situasi proses dan gejala-gejala atau objek tertentu yang sedang diamati  Menjelaskan : Menjelaskan tentang sesuatu dapat terjadi? Apa hubungan sebab akibatnya? Dan apa efek apa yang terjadi?  Ketentuan penulisan makalah, terdiri dari 3 bagian yaitu\ A. Cover makalah B. Isi makalah C. Penulisan makalah

TUGAS MANDIRI Pengaruh Iklan Berwarna terhadap Minat Beli Pembaca Mata Kuliah: Komunikasi Bisnis Logo Universitas NamaMahasiswa:CahayaBungaSeruni NIM : 2009365 Kode Kelas : 112-MN012-N1 Dosen : Angel Purwanti, S.Sos., M.I.Kom

UNIVERSITAS PUTERA BATAM 2012

Secara sederhana terdiri dari 3 Bab yang mewakili dari  BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.1 Tujuan 1.3.2 Manfaat  BAB II ISI 2.1 Kajian Teori 2.2 Metode Yang Digunakan 2.3 Hasil dari Penelitian 2.4 Pembahasan  BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran

Jenis Tulisan Judul : Times News Roman, 14 Isi : Times News Roman, 12  Batas Kertas Batas Kiri : 4 cm Batas Kanan : 3 cm Batas Atas : 4 cm Batas Bawah : 3 cm  Jenis Kertas : A4  Jumlah Halaman : Minimal 15, tidak termasuk Cover  Spasi : 1,5  Di kumpul melalui : Softcopy (Email) dan Hardcopy (makalah)

Ada beberapa tema makalah yang bisa di jadikan landasan dalam pembuatan penelitian :  Tanggung jawab sosial  POAC  Fungsi Pemasaran  Bisnis Internasional  Dll.

Sebagai Alat Pemersatu

Sistem Kerja yang Rasional dalam Pencapaian Tujuan Prinsip Universal yang Dipergunakan dalam Usaha Kerjasama Kemampuan untuk Mengurus suatu Kegiatan

Pentingnya Manajemen

Salah satu Faktor Produksi Suatu Profesi untu Menangani Kegiatan

 Manajemen :

Suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata.

Pendekatan Operasional Pendekatan Perilaku Manusia

Pendekatan Manajemen

Pendekatan Sistem Sosial Pendekatan SistemSistem Pendekatan Kuantitatif

Men

Money

Methods

Unsur-Unsur Manajemen

Markets

Machine s

Material

TUJUAN MANAJEMEN

Pedoman Bagi Kegiatan

Standar Pelaksanaan

Dasar Rasional Pengorganisasian

Sumber Legitimasi

Sumber Motivasi

FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN

Planning

Staffing

Controlling

Organizing

Motivating

BIDANG KAJIAN MANAJEMEN

PRODUKSI

KEUANGAN

KANTOR

PEMASARAN

PERSONALIA

Paternalistic Management

Open Management

Democratic Management

SISTEM-SISTEM MANAJEMEN

Close Management

MANAJEMEN

SENI •Daya cipta yang timbul dari dalam diri seseorang untuk mewujudkan sesuatu •Kemahiran yang diperoleh dari praktik atau pengalaman

ILMU •Adanya objek pengenal •Disusun secara sistematis •Menggunakan metode keilmuan •Bebas dari prasangka •Dapat dipelajari dan diajarkan

DIDASARKAN ATAS •Perasaan •Terkaan •Diuraikan •opini
DIKEMBANGKAN DENGAN •Latihan

DIDASARKAN ATAS •Pembuktian •Diramalkan •Dirumuskan •Diukur dan dibandingkan
DIKEMBANGKAN DENGAN •pengetahuan

Angel Purwanti S.Sos., M.I.Kom Universitas Putera Batam

Manajemen sudah ada sejak ada pemimpin atau pengatur dan ada bawahan (yang diatur) untuk mencapai suatu tujuan bersama, walaupun masalahnya masih sangat sederhana...

Pembagian Kerja Tujuan Bersama

Hubungan Formal

Kerja Sama

Orang dan Pekerjaan

Human Organizatio n

Periode Waktu

Aliran Manajemen

Kontributor

1870-1930

Manajemen Ilmiah

Frederick W. Tylor, Frank dan Lilian Gilbert, Henn Gantt, Harington Emerson

1900-1940

Teori Organisasi Klasik

Henri Fayol, Jame D. Mooney, Mary parker Follet. Herbert Simon, Chester I.Banard

1930-1940

Hubungan Manusia

Hawthorne Studies, Elton Mayo, Fritz Roethlisberger Hugo Munsterberg

1940-Sekarang

Manajemen Modern

Abraham Maslow, Chris Argyris, Douglas Mc Gregor, Edgar Schien, David Mc Cleland, Robert Blake & Jane Mouton, Ernest Dale, Peter Drucker, serta ahli operation research (management science)

Manajemen Ilmiah

Aliran Klasik

Teori Organisasi Klasik

Hubungan Manusiawi (Aliran Neoklasik)

Manajemen Modern

Teori
Manajemen Klasik •Terjadi pada saat Revolusi Industri, abad ke 19 •Meningkatnya kebutuhan akan sesuatu pendekatan manajemen yang sistematis

Robert Owen

Charles Babbage

Seorang manajer beberapa pabrik Pemintalan kapas di New Lamark Skotlandia  Menekankan pentingnya unsur manusia  Memperbaiki perbaikan dalam

Seorang Profesor Matematika di Inggris  Aplikasi prinsi-prinsip ilmiah pada proses kerja akan menaikan produktivitas dan menurunkan biaya  Setiap tenaga kerja harus diberi latihan keterampilan yang sesuai dengan setiap

Federick W Taylor

Henry L Grantt

Frank & Lillian Gilbreth

Harrington Emerson

• •

Seorang Sarjana teknik dari AS Pimpinan perusahaan Bethlehem Steel Company Bapak Scientific Management (Manajemen Berdasarkan Ilmu) Tiga makalah gagasannya dirangkum dalam buku dengan judul SCIENTIFIC

Franks Gilberth Pelopor pengembangan studi gerak dan waktu Tertarik terhadap masalah efesiensi, terutama untuk menemukan “cara terbaik pengerjaan suatu tugas”  Lilian Gilberth Aspek-aspek manusia

• Gagasan-gagasan 1. Kerja sama saling

2. 3.

4.

menguntungkan antara tenaga kerja dan manajemen Seleksi ilmiah tenaga kerja Sistem intensif (bonus) untuk merangsang produktivitas Penggunaan instruksiinstruksi kerja yang terperinci


• 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

Di titik beratkan padanb pemborosan dan ketidakefesienin 12 belas prinsip-prinsip efesiensi Tujuan dirumuskan dengan jelas Kegiatan yang dilakukan dengan masuk akal Adanya staf yang cakap Disiplin Balas jasa yang adil Laporan yang terpercaya, segera, akurat dan ajeg, SIA Pemberiaan perintah, perencanaan, dan pengurutan kerja Adanya standar-standar dan skedul, metode dan waktu Kondisi yang distandarisasi Operasi yang distandarisasi Instruksi praktis tertulis yang standar Balas jasa efesiensi – rencana insentif

Henri Fayol

Chaster L. Barnard

Mary Paker Follett

Industrialis perancis Mengemukakan teori dan teknik-teknik admisitrasi sebagai pedoman bagi pengelolaan organisasi-organisasi yang kompleks  Mengemukakan empat belas prinsip
 

Henri Fayol

Planning

Coordinating

Controlling

Organizing

Commanding

14 Prinsip Manajemen

Ahli pengetahuan sosial pertama yang menerapkan psikologi pada perusahaan  Memberi kontribusi tentang kreativitas, kerjasama anatra manajer dan bawahan, koordinasi dan pemecahan konflik.  Menguraikan suatu

Ia seorang Presiden Perusahaan Bell Telephone di New Jersey  Dia memandang organisasi sebagai sistem kegiatan yang diarahkan oada tujuan  Ia menekankan pentingnya peralatan komunikasi untuk

Hugo Munsterberg

Elton Mayo

Pencetus Psikologi Industri  Bapak Psikologi Industri  Dia mngemukakan bahwa untuk mencapai peningkatan produktivitas dapat dilakukan melalui tiga cara yaitu (1)

“Hubungan Manusiawi”  Menggambarkan cara manajer berinteraksi dengan bawahannya

Abraham Maslow

Frederick Herzberg Robert Blake & Jane Mouton Rensis Likert

Chris Argyris

Douglas Mc Gregor

Edgar Scliein

Fred Fiedler

ABRAHAM MASLOW

FREDERICK HERZBERG

CHRIS ARGYRIS

DOUGLAS MC GREGOR

EDGAR SCLIEIN

ROBERT BLAKE & JANE MOUTON

RENSIS LIKERT

FRED FIEDLER

Pengertian

Perencanaan adalah kumpulan keputusankeputusan

Planning adalah suatu proses untuk menentukan rencana (plan)

Perencanaan diproses oleh perencana (planner)

Hasilnya adalah rencana (plan)

Definisi Perencanaan
George R Terry Perencanaan adalah memilih dan menghubungkan fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dengan ujalan menggambarkan dan merumuskan kegiatankegiatan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan

Definisi Rencana

Rencana sejumlah kputusan yang menjadi pedoman untuk mencapai pedoman untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Jadi , setiap rencana mengandung dua unsur yaitu tujuan dan pedoman

Bidang Fungsional

Unsur-unsur

Tingkatan Organisasional

Waktu

Karakteristik karakteristik

Rencana Produksi

Keuangan

Bidang Fungsional

Pemasaran

Personalia

Satuan-satuan kerja organisasi

Tingkatan Organisasional

Keseluruhan Organisasi

Faktor-faktor Kompleksitas

Kualitatif

Flesksibilitas Keformalan

Karakteristik Rencana
Kuantitatif Kerahasiaan

Rasionalitas

Biaya

Rencana Jangka Pendek

Waktu
Rencana Jangka Panjang Rencana Jangka Menengah

Kebijaksanaan

Prosedur

Unsurunsur Rencana

Anggaran

Program

Fungsi Rencana

Menyediakan peralatan untuk pencapaian serangkaian sasaran dari rencana tingkatan diatasnya Menunjukan sasaran yang harus dipenuhi rencana tingkatan dibawahnya

Tipe Utama Rencana
Rencana-rencana Strategik

(Strategic Plans) • Yang dirancang memenuhi tujuan-tujuan organisasi yang lebih luas • Mengimplementasikan misi yang memberi alasan khas kepada organisasi
Rencana-rencana Operasional (Operational Plans) • Penguraian lebih terperinci bagaimana strategic akan dicapai

Dua Tipe rencana Operasional
Rencana Sekali Pakai (Single Use Plans) • Dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu • Tidak digunakan kembali apabila telah tercapai Rencana Tetap (Standing Plans) • Pendekatan-pendekatan standar untuk penanganan situasi-situasi yang dapat diperkirakan

1.

2.
3. 4.

5.
6. 7. 8.

Jelaskan problem yang bersangkutan Usahakanlah untuk mencapai keterangan-keterangan tentang aktivitas-aktivitas yang akan dilaksanakan Analisis dan klasifikasilah keterangan-keterangan yang diperoleh Tetapkanlah premis-premis perencanaan dan penghalang-penghalang terhadapnya Tentukan rencana-rencana alternatif Pilihlah rencana yang diusulkan Tetapkanlah urutan-urutan dan penetapan waktu secara terperinci bagi rencana yang diusulkan tersebut Laksanakanlah pengecekan tentang kemajuan rencana yang diusulkan

Kegiatan dari Fungsi Perencanaan
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Meramalkan Menetapkan maksud tujuan Mengacarakan Menyusun tata waktu Menyusun anggaran belanja Memperkembangkan prosedur Menetapkan dan menafsirkan

Pertanyaan Pokok Perencanaan
What
How Why

Where When

Who

Keuntungan dan Kerugian Perencanaan
KEUNTUNGAN
1. 2.
3.

KELEMAHAN
1.
2. 3. 4.

4.
5. 6. 7.

Teratur dan bertujuan Meminimalisir pekerjaan yang tidak produktif Menggunakan alat pengukur yang dicapai Menggunakan fasilitas yang tersedia Pedoman tentang arah, motif, komunikatif (efektif) Melihat hubungan-hubungan aktivitas Landasan pengawasan

5.

Tidak dapat menentukan terjadinya sesuatu dengan pasti Membutuhkan biaya besar Merupakan penghalang psikologis Sebagai suatu cara kerja dengan paksaan tentang apa yang telah digariskan Menitik beratkan perhatian pada masalah yang dihadapi menurut kenyataan dari pada pemikiran yang jelas

Pertemuan 5 Pengantar Manajemen dan Bisnis Angel Purwanti S.Sos.,M.I.Kom

Mengorganisasikan

Organisasi

Pengorganisasian

Mengorganisasikan
• Proses pengelompokan kegiatankegiatan untuk mencapai tujuantujuan dan penugasan setiap kelompok kepada seorang manajer, yang mempunyai kekuasaan, yang perlu untuk mengawasi anggota-anggota kelompok.

Pengorganisasian •Dilakukan untuk menghimpun dan mengatur semua sumbersumber yang diperlukan, termasuk manusia, sehingga pekerjaan yang dikehendaki dapat dilaksanakan dengan berhasil baik.

Organizing •Untuk membantu orang-orang dalam bekerja bersama sama secara efektif

Untuk mengatasi
• Kemampuan • Kemauan • Sumber Daya yang dimiliki

Untuk mencapai tujuan
• Efektif • Efesien

Sebagai Wadah
• Memanfaatkan sumber daya dan teknologi bersama • Mengembangkan potensi dan spesialisasi yang dimiliki seseorang • Mendapatkan jabatan dan pembagian kerja • Mengelola lingkungan bersama-sama • dll

Organisasi

Organum

Alat, Bagian, Anggota badan

   

Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi Proses perancangan dan pengembangan sesuatu sesuai dengan arah tujuan Penugasan tanggung jawab tertentu Pendelegasian wewenang yang diperlukan kepada individu-individu untuk melaksanakan tugas-tugasnya

Weber (1986) : Struktur Birokrasi Sutarto (1995) : Kumpulan orang, Proses pembagian kerja, dan sistem kerja sama atau sistem soal. Jones (1995) : Respon terhadap makna nilai-nilai kreatif untuk memuaskan kebutuhan manusia. Griffin & Morhead (1996) : Sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi Bamard (2000) : Suatu sistem aktivitas yang dikoordinasikan secara sadar oleh dua orang atau lebih

Pembagian Kerja Vertikal
• Penetapan-penetapan garis-garis kekuasaan dan menentukan tingkat-tingkat yang membentuk bangunan organisasi itu secara tegak. Pembagian kerja horizontal • Dibagi atas spesialisasi kerja • Tujuannya untuk peningkatan efesiensi dan kualitas

Dua Orang atau lebih

Unsur Organisasi Kerja Sama

Tujuan yang hendak dicapai


   


    

Asas tujuan organisasi Asas kesatuan tujuan Asas kesatuan perintah Asas rentang kendali Asas pendelegasian wewenang Asas keseimbangan wewenang dan tanggung jawab Asas tanggung jawab Asas pembagian kerja Asas jenjang berangkai Asas efesiensi Asas kesinambungan Asas koordinasi

Pertemuan 5 Pengantar Manajemen dan Bisnis Angel Purwanti S.Sos.,M.I.Kom

George R.Terry mengartikan Pelaksanaan yaitu
“Actuating is setting all members of the group to want to achive and to strike in achieve the objective willingly and keeping with the managerial planning and organizing efforts.”

Koontz dan O’Donnel mendefinisikan pergerakan yaitu Directing and leading are the interpersonal aspects of managing by which sub ordinate are led to understand and contribute efectively and effeciency to the attainment of enterprece objectives

Pelaksanaan atau Pergerakan adalah kegiatan yang dilakukan oleh pimpinan untuk membimbing, mengarahkan, mengatur segala kegiatan yang telah diberi tugas dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha

Perilaku Manusia Motivasi Pelaksanaan /Pergerakan Kepemimpinan

Komunikasi

Peranan Ilmu Pengetahuan

Pimpinan

Faktor Manusia

1. Psikologi 2. Sosiologi 3. Antropologi 4. Psikologi Sosial

Elton Mayo

• Hawthrone Studies

Douglas Mc Gregor

• Teori X dan Teori Y

D Jung

• The Extraverse • The Introvers • The Ambiverse

Robert Owen dan Andrew Uro

• Heredity • Environment

Ransangan Stimulus

Tanggapan

Konsekuensi

Tanggapan akan datang

Penguatan Positif

Hukuman

Penguatan Negatif

Pemadaman

T. Hani Handoko, mengartikan sebagai berikut :
Motivasi sebagai keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan

Motivasi
• • • • Kebutuhan Desakan Keinginan Dorongan

Pemenuhan kebutuhan
• Keb. Yang disadari • Keb. Yang tidak disadari • Fisik • Mental

Bekerja
• The desire to live • The desire for posession • The desire for power • The desire for recognation • (Peterson &Plowman)

Jenis-jenis Motivasi
Motivasi Positif (Incentive Positive)

• Suatu dorongan bersifat postif • Contoh : pegawai prestasi diberikan insetif berupa hadiah Motivasi Negatif (Incentive Negative) • Mendorong bawahan dengan ancaman hukuman • Contoh : pegawai kurang berprestasi akan di kenakan hukuman

Teori Petunjuk

• Perspective Theories • Bagaimana memotivasi Pegawai

Teori Isi Teori Proses

• Content Theory • Memusatkan Pada “apa” dari motivasi

• Process Theory • Bagaimana perilaku dimulai dan dilaksanakan • Menjelaskan aspek bagaimana dari motivasi

Abraham Maslow
Physiological Needs

Frederick Herzberg
Maintenance Factors

Mc. Clelland
Needs for Achievment

PorterLawler
Teori pengharapan dimasa datang

Teori keadilan
Membandingan dengan pendidikan, pengalaman Membandingkan penghargaan yang diterima

Safety Needs

Motivation Factors

Need for Affiliation

Anntisipasi tanggapan atau hasil

Acceptance Needs

Need for Power

Status needs

Self Actualizations

Alat Motivasi
Material Incentive Non Material Incentive

Stoner, Freeman dan Gilbert Jr (1995) Kepemimpinan sebagai proses mengarahkan dan mempengaruhi aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan dari anggota kelompok itu

G.R Terry Kepemimpinan adalah kegiatan-kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang agar mau bekerja sama untuk mencapai tujuan

• Kepemimpinan melibatkan orang lain • Adanya Kekuasaan • Keterpengaruhan para pengikut • Adanya nilai

• Leader • Pengikut • Organisasi • Objective

Stoner dkk

G.R Terry

Kekuatan Pemimpin (John French dan Bertram Raven)

Coercive Power

Reward Power

Legitimate Power

Expert Power

Kekuatan Referen

Bentuk Pilihan Pemimpin

Tradisi/Warisan

Kekuatan Pribadi

Pengangkatan Atasan

Pemilihan

Keinginan untuk memimpin Kecakapan berkomunikasi

Kecerdasan

Kecakapan Logis

Akal Budi

General Knowledge

Spesial Knowledge

Kecakapan menjalin hubungan

Mengedepankan kepentingan sendiri Membuat semua keputusan secara sendirian Lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan atau solusi-solusi teknis  Lebih suka memberitahu daripada mendengarkan  Menjalankan organisasi sesuai dengan selera pribadi  Memonopoli ganjaran  Mengontrol dengan cara melakukan inspeksi
  


 


Mengedepankan kepentingan kelompok Pembuatan keputusan dalam sebuah tim Fokus kepada tugas manajerial Setiap prestasi diberi ganjaran Mengontrol dengan cara memberikan eksepsi

Pendekatan Sifat-Sifat Kepemimpinan

Pendekata Perilaku Kepemimpinan

Pendekatan Situasional pada Kepemimpinan

Pendekatan Sifat Kepemimpinan • Para Teoritis percaya bahwa pemimpin memiliki ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu yang menyebabkan mereka dapat memimpin para pengikutnya • Kelemahan dari teori ini yaitu begitu banyak sifat pemimpin yang harus diperhatikan • Tokoh : ORDWAY TEAD, CHESTER I.Barnard dan ERWIN H. SCHELL • Pendekatan ini menemukan dua Pembeda yaitu (a) Pemimpin dan Bukan Pemimpin, (b) Pemimpin Efektif dan Tidak Efektif

Pendekatan Perilaku kepemimpinan • Lebih fokus kepada apa yang dilakukan para pemimpin, bagaimana mereka berkomunikasi dengan dan memotovasi bawahan mereka, dll • Ada dua aspek dalam pendekatan ini yaitu (1) Aspek Fungsi Kepemimpinan, (2) Gaya Kepemimpinan • Aspek Kepemimpinan meliputi (1) Tugas, (2) Memelihara Kelompok • Aspek Gaya Kepemimpinan terdiri dari (1) Gaya berorientasi pada tugas, (2) gaya Berorientasi Pada Karyawan

Pendekatan Situasional Kepemimpinan
• Pendekatan ini berasumsi bahwa tidak satupun sifat yang secara umum dimiliki oleh pemimpin dan tidak satupun gaya yang efektif untuk semua situasi • Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan yaitu (1) tuntutan tugas, (2) harapan dan perilaku rekan, (3) karakteristik , harapan dan perilaku karyawan, (4) Budaya organisasi dan kebijakannya.

Hersey dan Blanchard

Fiedler

Transaksional dan transformasional

Sebelas Asas kepemimpinan

Ki Hadjar Dewantara

Hasta Brata

Pertemuan 6 Pengantar Manajemen dan Bisnis Angel Purwanti S.Sos.,M.I.Kom

DEFINISI PENGAWASAN.....
Pengawasan adalah proses pengaturan berbagai faktor dalam suatu perusahaan, agar pelaksanaan sesuai dengan ketetapan-ketetapan dalam rencana (Earl P.Strong)

Kaitan Pengawasan dan Perencanan (Hasibuan, 2001:241)

Pengawasan harus terlebih dahulu direncankaan

Pengawasan dapat dilakukan jika ada rencana

Pelaksanaan rencana akan baik jika pengawasan dilakukan dengan baik

Tujuan baru dapat diketahu tercapai dengan baik atau tidak setelah pengawasan atau penilaian dilakukan

Pengawasan

Perencanaan
• Organizing • Actuating

Pengawasan
• Penilaian perencanaan

Tujuan
• Efektif • Efesien

Tujuan....
Proses pelaksanaan di lakukan sesuai

dengan ketentuan rencana Melakukan tindakan perbaikan, jika ada penyimpangan Tujuan sesuai rencana Menghentikan atau meniadakan kesalahan, penyimpangan, penyelewengan, pemborosan, hambatan dan ketidak adilan Menciptakan suasana Meningkatkan kelancaran Meningkatkan kinerja Memberikan opini

Keterbukaan

Koreksi

Akuntabilitas

Mengkoordinasikan

Manfaat

Pengawasan

Asas Pengawasan (Harold Koontz dan Cyril O’Donnel)
Asas tercapainya Tujuan Asas Efesiensi Pengawasan Asas Tanggung Jawab Pengawasan Asas penyesuaian dengan Organisasi Asas pengawasan Terhdapan Masa depan

Asas Pengawasan Langsung

Asas Refleksi Rencana

Asas Pengawasan Individual

Asas Standar

Asas Pengawasan terhadap Strategies

Asas Kekecualian

Asas Pengawasan Fleksibel

Asas Peninjauan Kembali

Asas Tindakan

Pengawasan Waktu

Pengawasan Teknis

Pengawasan Kebijaksanaan

Pengawasan Produksi

Pengawasan Penjualan

Pengawasan Keuangan

Pengawasan Inventaris

Pengawasan Karyawan

Jenis-jenis Pengawasan

Pengawasan Pemeliharaan

Proses pengawasan

• Standar dasar pengawasan

Mengukur
• Pelaksanaan • Hasil yang dicapai

• Pelaksanaan dengan standar • Menentukan penyimpangan

Melakukan Tindakan
• Perbaikan

Menentukan

Membandingk an

Cara Pengawasan
Pengawasan Langsung

Pengawasan Pengecualian

Pengawasan Tidak Langsung

Prefentive Control Repreventive Control Pengawasan Saat proses dilakukan Pengawasan Berskala Pengawasan Mendadak Pengawasan Melekat

External Control Internal Control Formal Control Informal Control

Macam Pengawasan

Personal Observation Report Budget Alat Pengawasan Finansial

Non Budget Statistik
Break Event Point Internal Point

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->