Anda di halaman 1dari 3

EM4 adalah probiotik yang digunakan untuk mengurangi polusi pada kolam ikan lele.

Cara penggunaannya bisa dengan menuangkan EM4, yang dicampur air, ke kolam. Atau bisa juga sebagai campuran makanan lele. Penggunaan yang pertama kurang di rekomendasikan karena ternyata ada produk lain yang hasilnya lebih baik. Saya menggunakan EM4 setiap hari. Karena jika membeli menjadi tidak ekonomis, maka saya mencoba mencari cara lain. Ada yang membuat sendiri. Namun kelihatannya (karena saya belum pernah mencoba) cukup repot. Maka solusi termudah dan termurah adalah dengan membiakkan sendiri. Karena dinamakan membiakkan, maka harus ada bibitnya, yaitu satu botol EM4. Kemudian siapkan terasi, bekatul, tetes tebu, tepung ikan dan air bersih yang sudah mendidih. Saya biasanya menggunakan wadah galon cat tembok yang volume isinya 20 liter air. Yang dilakukan pertama adalah mencampurkan terasi, bekatul, tetes tebu, tepung ikan dan air bersih yang sudah mendidih dalam wadah. Kemudian diaduk-aduk secukupnya. Diamkan larutan tersebut hingga dingin. Agar aman, buatlah larutan tersebut sore hati, sehingga pagi hari berikutnya pasti sudah dingin. Setelah dingin, masukkan EM4, diaduk dan kemudian ditutup rapat. Aduklah larutan tersebut tiap pagi dan sore. Beberapa hari kemudian tambahkan satu atau dua botol tetes tebu. Terus aduklah larutan tersebut secara berkala sampai paling tidak dua minggu sejak hari pembuatan. Setelah hasilnya dirasa cukup, pisahkan air dengan bekatul menggunakan penyaring terigu. Agar hemat, ampas bekatul bisa digunakan lagi sampai berkali-kali, tinggal menambah air bersih dan tetes tebu. Air yang telah disaring sebenarnya sudah bisa digunakan. Namun untuk meningkatkan kepekatan EM4, simpanlah dahulu selama 2 minggu, dengan menambahkan tetes tebu sebagai makanan. Semakin lama disimpan, hasilnya akan semakin baik, bahkan bisa lebih pekat dibanding EM4 yang dijual dengan kemasan bermerk.

CARA MEMBUAT EM4 SENDIRI Sebagai starter mikroorganisme pada proses dekomposer EM4 menjadi begitu penting dalam dunia pertanian organik. Jika kita harus membeli EM4 tersebut harganya lumayan mahal, padahal ada berbagai cara untuk membuat EM4 sendiri dengan harga bahan baku yang sangat murah. Salah satu caranya adalah sebagai berikut:

BAHAN: 1. Pepaya matang atau kulitnya 0,5 kg 2. Pisang matang atau kulitnya 0,5 kg 3. Nanas matang atau kulitnya 0,5 kg 4. Kacang panjang segar 0,25 kg

5. Kangkung air segar 0,25 kg 6. Batang pisang muda bagian dalam 1,5 kg 7. Gula pasir 1 kg 8. Air tuak dari nira 0,5 liter CARA PEMBUATAN: 1. Pepaya, pisang, nanas, kacang panjang, kangkung dan batang pisang muda dihancurkan hingga ukuran menjadi agak halus. Buah harus yang sudah matang atau dapat juga digunakan kulit buah yang tidak dimakan. 2. Setelah dihancurkan, campuran bahan tersebut dimasukkan dalam ember. 3. Campurkan gula pasir dan tuak dalam ember tadi dan aduk hingga rata. 4. Wadah ditutup rapat dan disimpan selama 7 hari 5. Setelah 7 hari larutan yang dihasilkan dikumpulkan secara bertahap setiap hari hingga habis. 6. Larutan tersebut disaring dan dimasukkan kedalam wadah yang tertutup rapat. Larutan tersebut adalah EM4 yang siap digunakan dan dapat bertahan hingga 6 bulan. 7. Ampas dari hasil penyaringan larutan bisa digunakan sebagai pupuk kompos.

Pembuatan em4 atau bakteri pengurai

Bahan : 1. Gula 1 kg 2. Terasi kg 3. Dadak 1 kg 4. Ragi tape 15 butir 5. Air 5 liter Alat : 1. Ember 2. Pengaduk 3. Kompor 4. Panci Cara membuat: 1. Air dimasak sampai mendidih kemudian dituangkan kedalam ember 2. Terasi, gula, dedak, dimasukkan kedalam ember satu persatu diaduk sampai rata. 3. Tunggu sampai dingin 3-4 jam kemudian dimasukkan ragi yang sudah ditumbuk halus kedalam ember dan diaduk.

4. Ember ditutup rapat dan diikat dengan tali dan disimpan ditempat yang lembab Cara menggunakan: Bakteri pengurai / EM4 dicampur 1 liter kedalam 200 liter air, kemudian dsiram ketanah. Kegunaan : 1. untuk mempercepat proses pembuatan pupuk kompos maupun pupuk cair ( pupuk organik) 2. untuk mempercepat proses pengurai sisa tanaman, pada tanah. 3. menggeburkan tanah.