P. 1
Persyaratan Dan Proses Pendirian Lembaga Pendidikan Nonformal

Persyaratan Dan Proses Pendirian Lembaga Pendidikan Nonformal

|Views: 2,927|Likes:
Dipublikasikan oleh Erry Satria Hadi

More info:

Published by: Erry Satria Hadi on Nov 03, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2014

pdf

text

original

PERSYARATAN DAN PROSES PENDIRIAN LEMBAGA PENDIDIKAN NONFORMAL LEMBAGA KURSUS Persyarakatan dan proses pendirian: 1.

Ada Dewan Pembina minimal 1 orang 2. Dewan Pengawas Minimal 1 orang 3. Ada pengurus harian yang terdiri dari ketua, bendahara dan sekretaris 4. Photo Copy KTP semua anggota Yayasan/LSM 5. Surat Domisili Lembaga dari Kepala Desa Setempat 6. Semua ini dibawa ke Notaris Notaris akan membuat duplikasi Akta (copian) untuk persyaratan Pembuatan NPWP Mengurus Surat Izin Operasi Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/kota Setempat PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) 1. Ada Dewan Pembina minimal 1 orang 2. Dewan Pengawas Minimal 1 orang 3. Ada pengurus harian yang terdiri dari ketua, bendahara dan sekretaris 4. Photo Copy KTP semua anggota Yayasan/LSM 5. Surat Domisili Lembaga dari Kepala Desa Setempat 6. Semua ini dibawa ke Notaris Notaris akan membuat duplikasi Akta (copian) untuk persyaratan Pembuatan NPWP Mengurus Surat Izin Operasi Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/kota Setempat TBM (Taman Belajar Masyarakat) 1. Ada Dewan Pembina minimal 1 orang 2. Dewan Pengawas Minimal 1 orang 3. Ada pengurus harian yang terdiri dari ketua, bendahara dan sekretaris 4. Photo Copy KTP semua anggota Yayasan/LSM 5. Surat Domisili Lembaga dari Kepala Desa Setempat 6. Semua ini dibawa ke Notaris Notaris akan membuat duplikasi Akta (copian) untuk persyaratan Pembuatan NPWP Mengurus Surat Izin Operasi Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/kota Setempat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) 1. Ada Dewan Pembina minimal 1 orang 2. Dewan Pengawas Minimal 1 orang 3. Ada pengurus harian yang terdiri dari ketua, bendahara dan sekretaris 4. Photo Copy KTP semua anggota Yayasan/LSM 5. Surat Domisili Lembaga dari Kepala Desa Setempat 6. Semua ini dibawa ke Notaris Notaris akan membuat duplikasi Akta (copian) untuk persyaratan Pembuatan NPWP Mengurus Surat Izin Operasi Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/kota Setempat Persyaratan dan Mekanisme Pendirian Lembaga Paud Meskipun ijin mendirikan lembaga pendidikan pra sekolah yang bernama PAUD sangat mudah, hendaknya para pengelola maupun tutor memikirkan lagi apa motivasi mendirikan

PAUD ini. Jangan sampai memandangnya dari sudut nilai ekonominya saja. Selain mekanisme pendirian yang bersifat umum, harus diperhatikan pula persyaratan yang bersifat prinsipil. Berdasarkan pasal 62 ayat 2, persyaratan penyelenggaraan lembaga pendidikan secara umum mencakup hal-hal sebagai berikut: 1. Isi pendidikan (kurikulum) 2. Peserta didik 3. Jumlah dan kualifikasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. 4. Sarana prasarana. 5. Pembiayaan pendidikan. 6. Sistem evaluasi dan sertifikasi. Mekanisme pendirian PAUD secara umum dan prinsip hampir sama antara satu dinas pendidikan kota /kabupaten satu dengan lainnya. Setelah memnuhi persyaratan pokok, penyelenggara bisa berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat untuk menanyakat persyaratan teknis yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan ijin operasional. Beberapa persyaratan pokok yang dimaksud adalah: 1. Surat domisili, termasuk lokasi PAUD didirikan. 2. Program kerja PAUD selama satu tahun pelajaran. 3. Surat persetujuan masyarakat setempat, melalui pengantar RT dan RW. 4. Surat rekomendasi lurah. 5. Rekomendasi dinas pendidikan kecamatan. 6. Rekomendasi camat dari kecamatan setempat. 7. Akte yayasan penyelenggara. Ketujuh berkas tersebut dijadikan sebagai lampiran dari yayasan penyelenggara yang ditujukan kepada kepala dinas pendidikan nasional kota/kabupaten. Nah, itulah pengalamanku mendirikan PAUD Non Formal beserta prosedur perijinannya. Cukup mudah kan? Dengan demikian, selain mendapatkan pekerjaan kita juga bisa aktif untuk ikut berpartisipasi memberikan kepedulian dan membantu program pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa serta pemenuhan hak-hak anak yang terabaikan. Dicoba ya, semoga berhasil.
Syarat Pendirian Sekolah Swasta

• • • • • • • • • • • • • • • •

Surat Pernyataan pendirian Sekolah dari yayasan/perorangan Surat Pernyataan yayasan sebagai organisasi non profit (bila yang membangun asekolah adalah yayasan) Akte pendirian yayasan SK Kepala Sekolah / Pengelola Daftar Riwayat Hidup Pengelola Struktur organisasi sekolah Daftar Pendidik (Guru) Daftar Siswa Fotocopy Ijazah Guru dan Kepala Sekolah/Pengelola Ijin Mendirikan Bangun Bangunan Surat Pernyataan Sewa bangunan ( Bila Bangunan yang digunakan menyewa) Surat diijinkan untuk operasional sekolah ( bila bangunan yang digunakan menyewa) pas foto kepala sekolah/pengelola 4 x 6 sebanyak 2 lembar Fotocopy KTP kepala sekolah / pengelola sebanyak 2 lembar Fotocopy KTP Pengurus yayasan sebanyak 2 lembar Fotocopt SK Pengurus Yayasan 1 lembar.

IZIN PENDIRIAN DAN OPERASIONAL SEKOLAH SWASTA Dasar hukum : 1. PP No.25 Tahun 2000. 2. Kep.Dirjed.Dikdasmen Depdikbud No.018/Kep/1983. Unit Kerja/Instansi yang memproses Perizinan: Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi Prosedur pengurusan Izin : Mengajukan permohonan tertulis kepada Bupati Muaro Jambi melalui Dinas Pendidikan dengan melampirkan syarat-syarat yang diperlukan. Persyaratan untuk mendapatkan Izin :
• • • • •

Akta Notaris Pendirian Yayasan Proposal yang berisikan data tentang gedung sekolah, guru dan murid. Tanda bukti kepemilikan tanah untuk gedung. Jumlah siswa minimal 20 orang Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB)

Waktu pengurusan Izin : 15 (lima belas) Hari Biaya pengurusan Izin : Retribusi Leges Rp.2.500,Jangka waktu berlakunya Izin : 10 (sepuluh) Tahun dan dapat diperpanjang kembali. Ketentuan pelaksanaan/ kewajiban pemegang Izin :

• • • • •

Pengelolaan Sekolah dibawah Yayasan yang pem bentukannya ditetapkan dengan Akta Notaris. Izin tidak dapat dipindah tangankan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Bupati. Pengelola wajib mematuhi semua persyaratan dan ketentuan teknis dibidang penyelenggaraan pendidikan. Pengelola wajib mematuhi kurikulum yang berlaku secara nasional maupun muatan lokal yang ditentukan. Pengelola wajib menyediakan ruangan belajar yang mencukupi sesuai jumlah murid dengan ketentuan:

TK = 2 ruangan belajar SD = 6 ruangan belajar SLTP = 3 ruangan belajar SMU/SMK = 3 ruangan belajar Apabila dalam jangka waktu 6 bulan terhitung tanggal ditetapkannya izin tidak melakukan kegiatan maka izin dinyatakan tidak berlaku lagi. Sanksi atas pelangggaran ketentuan Izin : a. Peringatan tertulis b. Pembekuan izin c. Pencabutan izin

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->