Anda di halaman 1dari 4

PROPOSAL (OUTLINE) SKRIPSI Produktivitas Kerja

BAGIAN PENDAHULUAN
1. Halaman judul outline 2. Tanda persetujuan dosen pembimbing materi atas outline 3. Daftar isi outline

BAGIAN ISI
1. Proposal riset Proposal riset berisi semua komponen utama dari suatu rencana riset. Proposal riset harus menunjukkan bahwa masalah yang diajukan layak diriset, periset memiliki kompetensi untuk melakukan riset (menguasai area yang diriset dan memahami kerangka teoritis dari area yang diriset), dan riset dapat dijalankan dalam jangka waktu yang ditetapkan. Latar belakang penelitian Tujuan bagian ini adalah untuk menarik minat pembaca, memberikan gambaran umum tentang persoalan yang akan diriset, dan mengarahkan riset yang dilakukan dalam kerangka riset-riset terkait. Jelaskan area atau bidang yang menjadi perhatian yang merupakan latar belakang dari permasalahan yang sedang diteliti atau akan dikembangkan solusinya (bila menggunakan pendekatan rancangan). Bangkitkan minat pembaca dengan menyatakan apa yang akan diharapkan dari penelitian ini berkaitan dengan latar belakang masalah. Diskusi yang dikembangkan juga harus dikaitkan dengan kerangka kerja konseptual atau teoritis yang digunakan dalam riset ini. Bila perlu, berikan data-data umum berkaitan dengan area yang akan diriset. Poin penting pada bagian ini adalah menyatakan apa yang penting dan apa yang menarik untuk diriset. Berikan ringkasan hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan area yang akan diteliti. Nyatakan apa persamaan dan/atau perbedaan antara riset-riset sebelumnya dengan riset yang akan dilaksanakan. Arahkan pada pentingnya riset yang akan dilaksanakan ini dalam konteks kegiatan penelitian yang terkait pada bidang yang sama. (Untuk skripsi yang bersifat rancangan, diskusikan konteks dari rancangan yang diusulkan saat ini dengan rancanganrancangan yang pernah dibuat terkait dengan bidang/area persoalan yang sama.) Gambaran Objek Penelitian dan Ruang lingkup Bagian ini berisi: Gambaran umum tentang objek yang akan diteliti dan alasan pemilihan objek;

Kegiatan objek (organisasi) yang terkait dengan persoalan yang diteliti; Cakupan riset terkait dengan populasi, sampel, periode, responden dan sebagainya yang memberikan batasan sejauh mana riset akan dilaksanakan.

Pertanyaan (masalah) riset Bagian ini merupakan bagian yang terpenting dalam proposal riset. Bagian ini membahas apa yang menjadi fokus dalam penelitian yaitu persoalan apa yang diteliti. Bagian ini akan menyatakan dan menjelaskan pertanyaan utama dan pertanyaan-pertanyaan tambahan yang akan dicari jawabannya atau solusinya dalam riset yang akan dilaksanakan. Jelaskan juga mengapa pertanyaanpertanyaan ini penting dalam kaitannya dengan latar belakang penelitian. Kriteria utama dalam menilai kelayakan pertanyaan riset adalah kelayakannya untuk dapat dicarikan jawabannya melalui riset dalam jangka waktu yang ditetapkan untuk penyelesaian suatu skripsi. Pastikan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tidak terlalu mudah sehingga cukup dilaporkan sebagai suatu paper singkat atau terlalu sulit sehingga tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Pertanyaan riset dalam skripsi dengan model rancangan adalah pertanyaanpertanyaan yang akan terjawab dengan rancangan yang diusulkan dalam skripsi. Pertanyaan-pertanyaan ini harus dikaitkan dengan pemaparan kelemahan dari sistem atau praktik yang ada saat ini. Untuk itu perlu dijelaskan sistem atau praktik yang ada saat ini dan permasalahan (kelemahan atau kekurangan) terkait dengan sistem atau praktik ini. Pertanyaan masalah harus berkaitan dengan konteks yang telah dibahas dalam bagian latar belakang penelitian. Pastikan juga bahwa pertanyaan yang diajukan berada dalam kerangka teoritis atau konseptual yang mendasari riset ini. Pertanyaan riset yang efektif akan menjawab pertanyaan Mengapa riset ini perlu dilakukan? Jika jawaban yang jelas dan sederhana tidak dapat diberikan, pernyataan masalah akan menjadi kabur dan membingungkan. Akibatnya, pertanyaan riset akan sulit diperoleh jawabannya dengan melakukan riset yang direncanakan. Tujuan Penelitian Pada dasarnya bagian ini akan menjelaskan apa yang diharapkan akan dihasilkan dan dampaknya dari riset yang direncanakan. Bagian ini memaparkan output dan outcome dari riset yang direncanakan. Reviu Literatur dan Landasan Teoritis Bagian awal akan memaparkan secara lebih rinci riset-riset apa saja yang pernah dilakukan terkait dengan bidang permasalahan dengan merinci: teori-teori yang digunakan, metodologi penelitian dan simpulan. Untuk skripsi dengan model rancangan, bagian awal akan membahas berbagai pendekatan rancangan yang digunakan dalam penelitian-penelitian rancangan sebelumnya terkait dengan bidang permasalahan yang sama. Bagian awal ini akan memberikan konteks terhadap teori dan metodologi yang dpilih dalam penelitian ini. Bagian awal ini juga menunjukkan bahwa periset telah memiliki pemahaman yang memadai tentang berbagai teori dan metodologi yang dapat digunakan dalam riset terkait bidang permasalahan yang menjadi perhatian. Bagian akhir akan membahas landasan teoritis dari riset yang akan dilaksanakan, yang berisi:

Teori yang akan digunakan dalam riset ini untuk menentukan variabelvariabel (faktor-faktor) yang diteliti. (Untuk skripsi dengan model rancangan, teori yang digunakan akan memaparkan berbagai komponen atau subsistem atau faktor yang menjadi bagian dari rancangan yang dikembangkan dan/atau terkait dengan rancangan tersebut). Teori yang membahas definisi operasional dari variabel-variabel tersebut. (Untuk skripsi dengan model rancangan, pemaparan teoritis akan diarahkan pada spesifikasi dari komponen, subsistem atau faktor yang diidentifikasi pada bagian sebelumnya). Teori yang membahas hubungan antara variabel-variabel yang telah didefinisikan: variabel fokus (terikat) dan variabel penjelas (bebas). (Untuk skripsi dengan model rancangan, pemaparan akan diarahkan pada pendekatan yang akan digunakan dalam merancang).

Variabel dan Hipothesis (Model Penelitian) Bagian ini akan menjelaskan bagaimana definisi dari variabel dapat diterjemahkan ke dalam cara pengukuran (instrumentasi) dari variabel tersebut yang akan digunakan. Pada dasarnya, periset harus mampu menunjukkan bagaimana variabel tersebut akan diidentifikasikan dan diukur dalam penelitian. Bagian ini kemudian menjelaskan hubungan antar variabel yang diharapkan akan ditemukan dalam riset. Bila penelitian menggunakan model ekonometrika, jelaskan model tersebut pada bagian ini. (Dalam skripsi dengan model rancangan, bagian ini akan membahas secara rinci subsistem/faktor/komponen yang akan dikembangkan dalam penelitian, seperti identifikasi fitur-fitur yang akan tersedia, identifikasi input-input yang akan digunakan, prosedur-prosedur yang akan dikembangkan, dan output-output yang direncanakan). Metode dan Prosedur Bagian ini akan memaparkan lima hal: Instrumentasi. Penjelasan secara rinci bagaimana identifikasi dan pengukuran variabel, termasuk penjelasan dimensi dan elemen dari variabel tersebut bila akan diukur secara kualitatif. Dimensi/elemen ini akan menjadi dasar dalam membuat kuesioner atau hal-hal yang akan diobservasi. Jelaskan juga skala yang digunakan dalam pengukuran variabel. (Dalam skripsi dengan model rancangan, jelaskan bagaimana spesifikasi rinci dari rancangan akan didapatkan. Hal-hal apa yang perlu ditanyakan kepada organisasi atau responden untuk mendapatkan data rinci sehingga dapat digunakan untuk menyusun spesifikasi dari rancangan tersebut.) Populasi, sampel atau responden yang dituju. Apa dan siapa populasi, bagaimana sampel dipilih dan ditetapkan, dan/atau siapa saja responden yang ditargetkan. Jelaskan alasan pemilihan populasi, sampel atau responden. Pengumpulan data. Bila pengumpulan akan menggunakan wawancara atau survey, perlu dilampirkan daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada berbagai responden. Bila observasi yang digunakan, lampirkan hal-hal yang akan diobservasi selama penelitian. Jelaskan alasan pemilihan metode pengumpulan data. Analisis data. Berisi pembahasan alat analisis yang digunakan seperti: statistika parametrik atau non-parametrik yang digunakan, analisis

ekonometrika, analisis data wawancara, observasi, dan dokumen. Sarana (seperti program komputer) yang akan digunakan juga dijelaskan pada bagian ini. Mekanisme untuk memastikan kualitas riset (validitas dan reliabilitas). Berisi cara pengujian instrument penelitian (validitas dan reliabilitas) dan pengujian-pengujian lain yang diperlukan (misalnya uji asumsi klasik yang diterapkan untuk analisis regresi, yang meliputi uji normalitas, heteroskedascitas, multikolinearitas, autokorelasi dan linearitas, atau analisis terhadap data untuk mengidentifikasi adanya bias penelitian).

Keterbatasan riset Bagian ini menjelaskan kondisi-kondisi apa saja yang diluar kendali periset yang memunculkan pembatasan-pembatasan terhadap apa yang dapat dilakukan oleh periset dan terhadap kesimpulan (jawaban) yang akan diperoleh periset. Kontribusi riset Bagian ini menjelaskan apa yang menjadi kontribusi penelitian ini terhadap teori dan metodologi yang digunakan dan/atau atau praktik yang dievaluasi. Apabila kontribusi terkait dengan teori atau metodologi, jelaskan penyempurnaan, revisi, atau ekstensinya. Apabila kontribusi terkait dengan praktik yang dievaluasi, jelaskan siapa yang menjadi target dan apa yang tercakup dalam kontribusi tersebut, misalnya strategi, kebijakan, metode, teknik, dan sebagainya. Bila ada, jelaskan juga implikasi dari riset ini terhadap kemungkinan riset lanjutan terkait dengan temuan-temuan yang mungkin dihasilkan. 2. Rencana daftar pustaka

BAGIAN PENUTUP
1. Rencana pelaksanaan penelitian (kegiatan dan jadwal) 2. Kontinjensi