Anda di halaman 1dari 3

BAB V PENUTUP 5.1.

SIMPULAN Dari hasil percobaan dan pembahasan diperoleh hasil pengolahan limbah cair industri tahu sebagai berikut : 1. Dosis optimum koagulan tawas tanpa penambahan flokulan adalah sebanyak 0,25 ml yaitu dengan nilai kekeruhan terendah 51,81 NTU dan efisiensi proses paling besar yaitu sebesar 52,64 % serta menghasilkan volume endapan paling banyak yaitu sebanyak 33 ml.
2. Dosis optimum koagulan tawas dengan penambahan flokulan adalah sebanyak 0,2 ml

yaitu dengan nilai kekeruhan terendah 51,73 NTU dan efisiensi proses paling besar yaitu sebesar 52,71 % tetapi menghasilkan volume endapan bukan paling banyak yaitu sebanyak 35 ml. 3. Koagulasi dengan penambahan flokulan (flokulasi) pada dosis optimumnya menghasilkan nilai kekeruhan akhir yang lebih kecil yaitu 51,73 NTU daripada koagulasi tanpa penambahan flokulan yaitu 51,81 NTU. 4. Begitu juga dengan efisiensi proses, koagulasi dengan penambahan flokulan memiliki efisiensi yang lebih besar yaitu 52,71 % daripada koagulasi tanpa penambahan flokulan sebesar 52,64%. 5. Penambahan flokulan berpengaruh pada air limbah hasil olahan, dimana menghasilkan efluen yang lebih jernih daripada koagulasi tanpa penambahan flokulan. 5.2. SARAN Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memperpanjang run, yaitu dengan memperluas rentang dosis koagulan tawas yang ditambahkan. Karena mungkin dosis optimum hasil percobaan bukan hasil yang benar-benar optimum sehingga masih dapat diperoleh dosis yang lebih optimum yakni dengan nilai efisiensi yang lebih besar. Penelitian selanjutnya juga dapat dilakukan dengan menggunakan koagulan Poly Alumunium Chloride
Koagulasi dan Flokulasi Page 57

(PAC) karena PAC memiliki beberapa kelebihan diantaranya korosifitasnya yang rendah karena PAC adalah koagulan bebas sulfat. Selain itu, penggunaan koagulan alumunium sulfat/tawas akan menyebabkan pelepasan ion hidrogen yang akan menyebabkan penurunan pH yang drastis, sehingga air yang diolah menjadi lebih asam. Jika menggunakan PAC sebagai koagulan, pH air tidak akan mengalami penurunan pH yang cukup tajam seperti pada penggunaan koagulan alum sulfat.

Koagulasi dan Flokulasi

Page 57

Koagulasi dan Flokulasi

Page 57