Anda di halaman 1dari 6

Yang merupakan ramuan tradisional orang Jawa.

1. Andong Merah Kegunaann: akar dan daunnya untuk obat mencret, gangguan saluran air seni atau agngguan kandung kemih yang bengkak. Caranya : ambil 1-2 lembar (6-10 gr kering), akarnya 1 genggam (3-5 gr) direbus dan air rebusan tadi diminum sebanyak 3 kali sehari. 2.Awar-awar

Kegunaan : untuk obat borok atau bisul Caranya : ambil daunnya lembar (5 gr) yang masih segar ditumbuk sampai lumat kemudian di urapkan pada bisul.

3.Bambu kuning

Kegunaannya : mengatasai bekas luka (flek) Caranya : ambil batangnya secukupnya lalu bakar hingga keluar cairan kemudian cairan tersebut digunakan untuk mengoles pada tempat bekas luka. 4. Belimbing manis

Kegunaannya : mengatasai infeksi aluran pernapasan Caranya : ambil 15-20 gr buah belimbing lalu di cuci dan direbus, kemudian air dari rebusan tadi diminum. 5. Bugenvil

Kegunaannya : bunganya berkasiat sebagai obat sakit nyeri haid. Caranya : ambil 1 genggam bunganya kemudian rebus dan saring ditambah madu dan minum gelas 2 kali sehari.

6. Bakung

Kegunaannya : untuk obat eksim. Caranya : daun bakung lembar, seluruh bagian tumbuhan yang segar atau kering dihancurkan, ditambah daun sendok, janur dan pelepah pinang lalu ditempelkan pada eksim.

7. Bunga mawar

Kegunaannya ; untuk mengobati jerawat dan haid yang tidak teratur. Caranya : ambil kuntum bunga mawar, diremas dan digosokkan pada jerawat, ambil 3 kuntum diseduh dengan 1 gelas air panas setelah dingin diminum 3 kali sehari.

8. Cakar ayam

Kegunaannya : obat kanker paru-paru Caranya : ambil semua bagian dengan ukuran 4-8 genggam (50-100 gr) direbus 3-4 jam kemudian diminum airnya. 9. Cocor bebek

Kegunaannya : menyembuhkan demam atau panas dan bisul. Caranya : ambil 20 gr daunnya kemudian dilumatkan dan ditempelkan pada dahi atau bisul.

10. Ciplukkan

Kegunaannnya : untuk obat batuk rejan. Caranya : ambil akar, daun, batang, dan buah 1 tanaman (9-15 gr) direbus dan air rebusan diminum. 11. Daun wungu

Kegunaannya : untuk ambient dan bisul. Caranya : ambil 2-4 lembar daun wungu dan dicuci dan ditempelkan pada bisul. Untuk wasir atau ambient, ambil 10 lembar daun wungu kemudian dicuci dan direbus dengan 3 gelas air dan sisakan 1 gelas diminum 3 kali sehari.

12. Jinten

Kegunaannya : mengatasi sariawan dan perut kembung, serta pelancar asi. Caranya : daun jinten dengan dosis : 1-2 lembar (5-10 gr) direbus atau ditumbuk kemudian airnya diminum dan kalau sariawan daun dibersihkan lalu dikunyah. Lidah buaya

Kegunaannya : daun untuk perawatan rambut, lender untuk luka baker, penhalus kulit, gel untuk penurun panas. Caranya : daun ditumbuk halus lalu dioleskan pada kulit kepala sebelum keramas. Oleskan lendir pada kulit untuk perawatan supaya halus, dan oleskan pada kulit yang terluka untuk pengobatan. Direbus gel nya dengan agar-agar dan setelah matang dimakan.

Mengkudu

Kegunaannya : mengatasi kegemukan, diabetes, darah tinggi dan gondongen Caranya : ambil mengkudu yang sudah masak kemudian diparut diremas dan diminum airnya. Daun sambiloto

Kegunaannya : untuk obat gatal-gatal. Caranya : ambil daunnya dan keringkan, setelah itu direbus dan airnya diminum atau daunnya tersebut dilumatkan dan diurapkan pada bagian yang gatal-gatal tersebut.

Daun sirih

Kegunaaannnya : untuk mengatasi keputihan, bau mulut, bau badan tak sedap, sakit mata (beleken) Caranya : daun sirih tersebut direbus sampai mendidih dan air rebusan tersebut digunakan setelah terasa hangat-hangat kuku. Untuk orang yang terkena keputihan air rebusan tadi digunakan untuk cebok. Air rebusan tadi digunakan untuk berkumur-kumur untuk mengatasi bau mulut yang tak sedap. Air rebusan tadi digunakan untuk mandi supaya menghilangkan bau badan yang tak sedap. Dan air rebusan tadi bisa digunakan untuk merambang mata untuk mengobati mata yang beleken serta bisa untuk menjernihkan mata.