Anda di halaman 1dari 6

Metode penelitian

Kelompok: 1. Haswidya Pratami 2. Jeny yuni A.K.S 3. Poppy Elvira

Kehamilan menyangkut kehidupan ibu maupun janin. agar dapat berlangsung dengan baik. .• Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang. perlu perawatan khusus. Resiko kehamilan ini bersifat dinamis. karena ibu hamil yang pada mulanya normal secara tiba-tiba dapat menjadi resiko tinggi.

. Sedangkan yang memiliki faktor resiko dengan primi umur < 20 tahun berjumlah 27 orang ( 18.35 %). 1 orang dengan perdarahan.• Berdasarkan data dari puskesmas Tanjung Puri dari Januari .35 %). 1 orang dengan pre eklampsia.72 % ). LILA < 23.02%).67%).Maret 2010 jumlah ibu hamil K1 dan K4 sebanyak 148 orang dan yang terdeteksi resiko tinggi 2 orang ( 1.5 cm sebanyak 2 orang ( 1. berat badan < 38 kg sebanyak 2 orang ( 1. tinggi badan < 145 cm 1 orang ( 0. ibu hamil usia > 35 tahun berjumlah 7 orang ( 4.24%).35%). jumlah anak > 4 orang berjumlah 3 orang ( 2.

• Kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga tentang kehamilan resiko tinggi dapat meningkatkan kejadian resiko tinggi pada kehamilan. Keterlambatan dalam mengenali secara dini tanda bahaya kehamilan dapat meningkatkan kejadian resiko tinggi kehamilan karena kehamilan normal pun dapat secara tia-tiba menjadi resiko tinggi ( DEPKES. . 2003).

Di mana pengetahuan merupakan salah satu faktor predisposisi yang dapat mempengaruhi perilaku manusia.• Meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga tentang resiko tinggi dalam kehamilan dapat memberikan landasan yang kuat agar terwujudnya perilaku sehat dalam menekankan upaya kesehatan promotif selama kehamilan. termasuk di dalamnya adalah perilaku ibu hamil dalam memanfaatkan secara optimal fasilitas pelayanan kesehatan (Notoadmojo. . 2003 ).

Terima Kasih .