Anda di halaman 1dari 11

BAB I PENDAHULUAN

Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya. Dari sudut pandang umum sampai seberapa jauh tekanan norma diberlakukan oleh masyarakat,norma dapat di bedakan menjadi 5 yaitu,Norma sosial,Norma hukum,Norma sopan santun,Norma agama,dan Norma moral ke limanya(5) ini sangat bermakna dalam kehidupan kita sehari – hari,dan juga berperan penting dalam mengatur segala sesuatu perundang – undangan di indonesia.Khususnya hukum di Indonesia.

BAB II ISI
Pengertian Nilai Sosial
Satu bagian penting dari kebudayaan atau suatu masyarakat adalah nilai sosial. Suatu tindakan dianggap sah, dalam arti secara moral diterima, kalau tindakan tersebut harmonis dengan nilai-nilai yang disepakati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat di mana tindakan tersebut dilakukan. Dalam

yakni yang bersumber pada akal manusia (cipta). mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. tindakan. dan nilai keagamaan (religiusitas). atau bahkan makian. dan seterusnya. apakah sesuatu itu pantas atau tidak pantas. cercaan. layak. akan dinilai sebagai orang yang pantas. penting atau tidak penting. nilai keindahan. dermawan. Apakah yang dimaksud dengan nilai sosial? Dalam Kamus Sosiologi yang disusun oleh Soerjono Soekanto disebutkan bahwa nilai (value) adalah konsepsi-konsepsi abstrak di dalam diri manusia. pengalaman. yaitu: (1) Nilai material. cemoohan. dan seterusnya. yakni yang bersumber pada unsur perasaan (estetika). yakni meliputi berbagai konsepsi yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berguna bagi manusia dalam melaksanakan berbagai aktivitas. mulia ataukah hina. nilai moral. dan (3) Nilai kerohanian.sebuah masyarakat yang menjunjung tinggi kasalehan beribadah. Sebaliknya. yakni meliputi berbagai konsepsi mengenai segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia. yakni yang bersumber pada unsur kehendak (karsa). bahkan bertentangan dengan individu-individu lain dalam masyarakatnya. Dalam rumusan lain. orang. atau bahkan harus dihormati dan diteladani. Horton dan Hunt (1987) menyatakan bahwa nilai adalah gagasan mengenai apakah suatu pengalaman itu berarti apa tidak berarti. kepada orangorang yang rajin beribadah. yakni nilai yang bersumber pada revelasi (wahyu) dari Tuhan. Nilai yang dianut oleh seorang individu dan . Notonegoro membedakan nilai menjadi tiga macam. Sesuatu itu dapat berupa benda. yakni meliputi berbagai konsepsi yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan rohani manusia: nilai kebenaran. celaan. Macam-macam Nilai Sosial Prof. (2) Nilai vital. Nilai individual – nilai sosial Seorang individu mungkin memiliki nilai-nilai yang berbeda. nilai merupakan anggapan terhadap sesuatu hal. maka apabila ada orang yang malas beribadah tentu akan menjadi bahan pergunjingan.

Kerangka Nilai Sosial Antara masyarakat yang satu dengan yang lain dimungkinkan memiliki nilai yang sama atau pun berbeda. Ciri-ciri nilai sosial: o o o o o o o o o Nilai sosial merupakan konstruksi abstrak dalam pikiran orang yang tercipta melalui interaksi sosial. Sedangkan nilai-nilai yang dianut oleh sebagian besar anggota masyarakat disebut nilai sosial. sarana untuk menimbang penghargaan sosial. Sebagai benteng perlindungan atau menjaga stabilitas budaya.berbeda dengan nilai yang dianut oleh sebagaian besar anggota masyarakat dapat disebut sebagai nilai individual. Nilai sosial melibatkan unsur emosi dan kejiwaan. panduan menentukan pilihan. Setiap nilai memiliki efek yang berbeda terhadap perorangan atau kelompok. pengumpulan orang dalam suatu unit sosial. Nilai sosial bersifat relative. dijadikan milik diri melalui internalisasi dan akan mempengaruhi tindakan-tindakan penganutnya dalam kehidupan sehari-hari disadari atau tanpa disadari lagi (enkulturasi). Sebagai petunjuk arah mengenai cara berfikir dan bertindak. hal ini berkaitan dengan nilai-nilai yang berhubungan dengan cita-cita atau harapan. dan Nilai sosial mempengaruhi perkembangan pribadi. Cobalah ingat pepatah lama dalam Bahasa Indonesia: “Lain ladang lain . Nilai sosial berkaitan satu dengan yang lain membentuk sistem nilai. melainkan dipelajari melalui proses sosialisasi. Fungsi nilai sosial. Nilai sosial bukan bawaan lahir. Nilai sosial memberikan kepuasan kepada penganutnya. o o o Nilai Sosial dapat berfungsi: Sebagai faktor pendorong. Sistem nilai bervariasi antara satu kebudayaan dengan yang lain.

lain lubuk lain ikannya”. variasinya: ada kelompok yang berorientasi ke masa lalu. Dengan pandangannya terhadap alam tersebut. Tanggapan mengenai hakikat waktu(MW). atau pepatah dalam bahasa Jawa: “desa mawa cara. variasinya: ada individu. Mengetahui sistem nilai yang dianut oleh sekelompok orang atau suatu masyarakat tidaklah mudah. tetapi ada juga yang menganggap karya itu sebagai fungsi. Variainya: masyarakat Industri memiliki pandangan bahwa manusia itu berada di atas alam. sedangkan masyarakat agraris memiliki pandangan bahwa manusia merupakan bagian dari alam. sekarang atau masa depan. sehingga dalam masyarakat tradisional terdapat perbedaan harga diri (prestige) yang tajam antara para pemimpin (bangsawan) dengan rakyat jelata. sedangkan masyarakat agraris berupaya untuk selalu menyerasikan kehidupannya dengan alam. Tanggapan mengenai hakikat alam (MA). Namun lima kerangka nilai dari Cluckhohn yang di Indonesia banyak dipublikasikan oleh antropolog Koentjaraningrat berikut ini dapat dijadikan acuan untuk mengenali nilai macam apa yang dianut oleh suatu kelompok atau masyarakat.o o o o o belalang. Pepatah-pepatah ini menunjukkan kepada kita tentang adanya perbedaan nilai di antara masyarakat atau kelompok yang satu dengan yang lainnya. Lima kerangka nilai yang dimaksud adalah: Tanggapan mengenai hakekat hidup (MH). negara mawa tata”. Sedangkan . variasi: masyarakat tradisional atau feodal memandang orang lain secara vertikal. masyarakat industri memiliki pandangan bahwa manusia harus menguasai alam untuk kepentingan hidupnya. karena nilai merupakan konsep asbtrak yang hidup di alam pikiran para warga masyarakat atau kelompok. Tanggapan mengenai hakikat manusia (MM). Tanggapan mengenai hakikat karya (MK). kelompok atau masyarakat yang memiliki pandangan bahwa “hidup itu baik” atau “hidup itu buruk”. variasinya: ada orang yang menganggap karya itu sebagai status.

Pelanggaran terhadap norma akan mendapatkan sanksi dari masyarakat. membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan kepada orang yang lebih tua. Dilihat dari tingkat sanksi atau kekuatan mengikatnya terdapat: Tata cara atau usage. dan norma sosial diciptakan untuk menjaga dan mempertahankan nilai sosial. 3. dst. Pelanggaran atas norma ini hanya dinyatakan tidak sopan. minum minuman keras. Tata kelakuan (mores). mencuri. penggunaan napza. Tata cara (usage). Adat (customs). maka norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat apakah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima karena sesuai dengan harapan sebagian besar warga masyarakat ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar warga masyarakat. Kebiasaan (folkways). Apa hubungannya antara nilai dengan norma? Norma dibangun di atas nilai sosial. Pengertian Norma sosial Kalau nilai merupakan pandangan tentang baik-buruknya sesuatu. merupakan cara-cara bertindak yang digemari oleh masyarakat sehingga dilakukan berulang-ulang oleh banyak orang. 2. berjudi. misalnya aturan memegang garpu atau sendok ketika makan. Berbagai macam norma dalam masyarakat 1. ajaran agama atau ideology yang dianut oleh masyarakat. Misalnya mengucapkan salam ketika bertemu. Kebiasaan (folkways).masyarakat industrial memandang manusia yang satu dengan yang lain secara horizontal (sejajar). Contoh: larangan berzina. 4. dst. Adat merupakan norma yang tidak tertulis namun sangat kuat mengikat. cara memegang gelas ketika minum. Tata kelakuan merupakan norma yang bersumber kepada filsafat. merupakan norma dengan sanksi yang sangat ringat terhadap pelanggarnya. apabila adat menjadi tertulis ia menjadi hukum adat. Pelanggarnya disebut jahat. .

5. Di samping lima macam norma yang telah disebutkan itu. Pergeseran nilai dalam banyak hal juga akan mempengaruhi kebiasaan-kebiasaan ataupun tata kelakuan yang berlaku dalam masyarakat. sedikit banyak menyebabkan batasbatas toleransi masyarakat menjadi semakin longgar. folkways. Hukum (law). mores. perlahan-lahan terlihat bahwa di dalam masyarakat itu mulai terjadi pergesaran nilai. interior mobil. Berbeda dengan norma-norma yang lain. Di wilayah perdesaan. mungkin sekarang telah dianggap sebagai simbol ketertinggalan. pelaksanaan norma hukum didukung oleh adanya aparat. sehingga memungkinkan pelaksanaan yang tegas. Mode atau fashion. Model rambut panjang kehitaman yang dulu menjadi kebanggaan gadis-gadis desa. sejak berbagai siaran dan tayangan telivisi swasta mulai dikenal. Hubungan antara nilai dengan norma sosial Di dalam masyarakat yang terus berkembang. Hukum merupakan norma berupa aturan tertulis. arsitektur rumah. Norma jenis ini disebut mode atau fashion. Sebagai gantinya. nilai senantiasa ikut berubah. bahkan law. menjadi ikut latah berpakaian minim dan terkesan makin berani. musik. seperti pakaian. dalam masyarakat masih terdapat satu jenis lagi yang mengatur tentang tindakan-tindakan yang berkaitan dengan estetika atau keindahan. misalnya tentang kesopanan. yang sekarang dianggap trendy dan sesuai dengan konteks zaman sekarang (modern) adalah model rambut pendek dengan warna pirang atau . Tayangan-tayangan yang didominasi oleh sinetron-sinetron mutakhir yang acapkali memperlihatkan artis-artis yang berpakaian relatif terbuka. custom. Berbagai kalangan semakin permisif terhadap kaum remaja yang pada mulanya berpakaian normal. dan sebagainya. ketentuan sanksi terhadap siapa saja yang melanggar dirumuskan secara tegas. Fashion dapat berada pada tingkat usage.

Jadi berubahnya nilai akan berpengaruh terhadap norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. tetapi hanya sekedar celaan atau dinyatakan tidak sopan oleh orang lain.kocoklat-coklatan. norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat apakah tindakan yang dilakukan merupakan tindakan dan wajar dan dapat diterima ataukan merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar warga masyarakat. PENGERTIAN NORMA SOSIAL SECARA UMUM PENGERTIAN NORMA SOSIAL Secara umum. Beberapa contoh pelanggaran dan sanksi norma sosial berdasarkan tata cara: makan mendecak (mengecap) ketika makan tentu akan dinyatakan tidak sopan oleh orang lain. Suatu pelanggaran atau penyimpangan terhadapnya tidak akan mengakibatkan hukuman yang berat. atau bersendawa ketika makan juga dapat dianggap tidak sopan. Folkways memiliki kekuatan mengikat yang lebih besar 1. misalnya aturan memegang garpu atau sendok ketika makan. Norma juga merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong. . Norma dibangun di atas nilai sosial. Tata Cara (Usage) Tata cara merupakan norma yang menunjuk kepada satu bentuk perbuatan dengan sanksi yang sangat ringan terhadap pelanggarnya. JENIS – JENIS NORMA SOSIAL Dilihat dari sanksinya terdapat beberapa jenis norma yaitu : 1. bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial. dan norma sosial diciptakan untuk mempertahankan nilai sosial. Kebiasaan (Folkways) Kebiasaan atau disebut folkways merupakan cara-cara bertindak yang digemari oleh masyarakat sehingga dilakukan secara berulang-ulang.

atau ideologi yang dianut oleh masyarakat. -Mengidentifikasi individu dengan kelompoknya. teguran. Adat (Customs) Adat merupakan norma yang tidak tertulis. namun sangat kuat mengikat sehingga anggota masyarakat yang melanggar adat istiadat akan menderita karena sanksi keras yang kadangkadang secara tidak langsung dikenakan. minum minuman keras. berjudi. cemoohan. Pelanggarnya disebut penjahat. Hukum (Laws) 1. tetapi seluruh keluarganya pun ikut tercemar. sindiran. serta membuang sampah pada tempatnya. misalnya mengucapkan salam ketika bertemu. ajaran agama. Jika hal-hal tersebut tidak dilakukan. seperti melakukan upacara tertentu untuk media rehabilitasi diri. serta mencuri. atau bahkan digunjingkan masyrakat (gosip). . Sanksinya dapat berupa celaan. maka dianggap penyimpangan terhadap kebiasaan umum dalam masyarakat dan orang akan menyalahkannya. atau harus memenuhi persyaratan tertentu. Sanksi atas pelanggaran adat istiadat dapat berupa pengucilan. Misalnya. Tata Kelakuan (Mores) Tata kelakuan merupakan norma yang bersumber kepada filsafat. -Menjaga solidaritas antara anggota-anggota masyarakat sehingga mengukuhkan ikatan dan mendorong tercapainya integrasi sosial yang kuat. pada masyarakat Lampung yang melarang terjadinya perceraian.daripada usage. penggunaan narkotika dan zat-zat adiktif. apabila terjadi suatu perceraian. Contoh mores adalah : larangan berzinah. Fungsi mores antara lain : -Memberikan batas-batas tingkah laku individu. dikeluarkan dari masyarakat/kastanya. atau membukukkan badan sebagai tanda hormat kepada orang yang lebih tua. maka tidak hanya yang bersangkutan yang mendapat sanksi. 1. 1.

Hukum adalah suatu rangkaian aturan yang ditujukan kepada anggota masyarakat yang berisi ketentuan-ketentuan. Contoh Norma kesopanan : 1.Hukum merupakan norma yang bersifat formal dan berupa aturan tertulis. agar dalam masyarakat tercipta suatu ketertiban dan keadilan. Tidak berkata kotor. lingkungan. kasar. Ketentuan-ketentuan dalam norma hukum lazimnya dikodifikasikan dalam bentuk kitab undang-undang atau konvensi-konvensi. dan sebagainya. Biasanya berasal dari ajaran agama dan kepercayaankepeercayaan lainnya. tidak boleh membunuh. dan lain-lain tergantung pada tingkat pelanggaran. kewajibam. tidak boleh berbohong. Norma kesopanan bersifat relatif. ataupun larangan. atau waktu. Pelanggaran terhadap norma ini akan mendapatkan celaan. Norma agama Norma agama adalah peraturan sosial yang sifatnya mutlak sebagaimana penafsirannya dan tidak dapat ditawar-tawar atau diubah ukurannya karena berasal dari Tuhan. perintah. artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat. Norma kesopanan atau etika Norma kesopanan adalah peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Menghormati orang yang lebih tua 2. Sanksi terhadap pelanggar sifatnya paling tegas dibanding dengan norma-norma lainnya. kritik. dan sombong 1. Pelanggaran terhadap norma agama disebut dosa. tidak boleh mencuri. Tidak meludah sembarangan 3. . Contoh Norma Agama : sembhayang kepada Tuhan. Sanksi yang diberikan dapat berupa denda atau hukuman fisik. Dilihat dari sumbernya norma dibedakan menjadi : 1.

Pelanggaran terhadap norma ini berupa sanksi denda sampai hukuman fisik (dipenjara. Pelanggaran terhadap norma ini berakibat sanksi pengucilan secara fisik (dipenjara. Ketentuan-ketentuan bersumber pada kitab undang-undang suatu negara. Benar tidak ? Bagaimana kalau timbul masalah ? Tentunya kita semua berharap masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan akan kembali pada situasi dan kondisi semula. Norma hukum Norma hukum adalah aturan sosial yang dibuat oleh lembagalembaga tertentu. 1. Sebagai pedoman atau patokan perilaku dalam masyarakat. Norma kesusilaan Norma kesusilaan adalah peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak. sehingga dengan tegas dapat melarang serta memaksa orang untuk dapat berperilaku sesuai dengan keinginan pembuat peraturan itu sendiri. Merupakan wujud konkret dari nilai-nilai yang ada di masyarakat. Contoh: Orang yang berhubungan intim di tempat umum akan dicap tidak susila. FUNGSI NORMA SOSIAL 1. diusir) ataupun batin (dijauhi).1. PENGERTIAN PENGENDALIAN SOSIAL Manusia dalam kehidupannya akan selalu berinteraksi dengan manusia lainnya. sehingga seseorang dapat membedakan apa yang dianggap baik dan apa pula yang dianggap buruk. Dalam berinteraksi tersebut adakalanya timbul masalah. hukuman mati). 2.melecehkan wanita atau laki-laki di depan orang. misalnya terjadi salah paham lalu berkelahi. Suatu standar atau skala dari berbagai kategori tingkah laku suatu masyarakat. misalnya pemerintah. 3. sehingga akan terwujud suatu keseimbangan sosial (social equi- .

Roucek (1965) mengemukakan bahwa Pengendalian Sosial adalah suatu istilah kolektif yang mengacu pada proses terencana dimana individu dianjurkan.Berikut ini beberapa definisi tentang pengendalian sosial. Bagaimana. ataupun dipaksa untuk menyesuaikan diri pada kebiasaan dan nilai hidup suatu kelompok. bila Anda sudah paham. Anda sudah paham? Bagus. Untuk lebih memahami marilah kita lanjutkan belajar tentang pengendalian sosial dengan penjelasan mengenai cakupan pengendalian sosial. Secara umum dapat disimpulkan bahwa upaya untuk mewujudkan kondisi seimbang didalam masyarakat disebut pengendalian sosial (Social Control). . dibujuk.librium). Untuk menciptakan keseimbangan sosial tersebut diperlukan upayaupaya menghilangkan penyimpangan-penyimpangan sosial seperti yang pernah Anda pelajari dari modul terdahulu. BAB III KESIMPULAN Kesimpulan saya norma sosial adalah sebuah ukuran atau patokan yang digunakan masyarakat untuk mengukur nilai yang berlaku. Menurut Berger (1978) Pengendalian Sosial adalah: berbagai cara yang digunakan masyarakat untuk menertibkan anggotanya yang membangkang.