Anda di halaman 1dari 3

Dynamic Price Business Pattern Investment Dynamic Bussines Pattern adalah tentang membeli ketika harga yang terbentuk

oleh mekanisme pasar pada keadaan turun/rendah dan menjual ketika harga pada keadaan meningkat/tinggi. Perusahaan ataupun individu yang menggunakan bisnis model ini hampir tidak memiliki kekuatan secara individu untuk mengatur harga dari produk yang diperjual-belikan. Harga murni terbentuk oleh mekanisme pasar, yang berarti akumulasi kegiatan bisnis dari para pelaku pasar yang membentuk harga. Semakin aktif suatu kegiatan bisnis dari suatu produk yang diperdagangkan maka harga semakin tinggi, begitu juga sebaliknya. Pada kasus lain, karakterstik kegiatan bisnis bisa sangat dinamis oleh karena suatu faktor. Artinya, kegiatan bisnis bisa sangat “ramai” pada waktu tertentu, tetapi selang waktu yang tidak lama kegiatan bisnis menjadi “sepi” kembali oleh karena faktor tertentu, misalnya informasi. Hal ini menyebabkan harga dari produk tersebut menjadi sangat dinamis. Para pelaku bisnis model ini mengambil keuntungan dari kedinamisan harga pasar untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga beli/jual produk. Satu lagi karakteristik umum dari model bisnis ini adalah komoditi atau produk yang diperdagangkan jumlahnya fixed. Sebagai contoh untuk menjelaskan hal ini adalah tanah. Bayangkan kita mempunyai sebidang tanah pada lokasi tertentu. Pada lokasi tersebut kegiatan bisnis meningkat pesat yang menyebabkan kebutuhan lahan pada lokasi tersebut meningkat. Tanah/lahan yang jumlahnya terbatas atau tidak akan “meluas” akan terus naik seiring peningktan kegiatan bisnis pada lokasi tersebut. Sebagaimana dikatakan diatas bahwa pelaku bisnis ini hampir tidak mempunyai kekuasaan signifikan dalam membentuk harga, sehingga untuk bisa mengambil keuntungan, pelaku model bisnis ini mempunyai keahlian analisa perilaku pasar dan peramalan yang baik. Mendapatkan informasi yang akurat adalah kunci keberhasilan dalam model bisnis ini. Informasi ini merupakan input wajib dalam melakukan analisa dan peramalan. Sebagai contoh, si A mengetahui secara rahasia bahwa permerintah Yogyakarta akan menjadikan daerah Seturan sebagai pusat pendidikan. Pada saat itu, harga lahan di daerah tersebut sangat rendah karena rendahnya kegiatan bisnis. Si A tentunya akan membeli lahan murah tersebut, karena si A tahu pasti bahwa harga lahan di tempat tersebut akan melejit tinggi.

Ilustrasi 2. ataupun 1 bulan. Contoh dari ilustrasi ini adalah Forex. Ilustrasi 1. Pelaku dapat membeli pada periode 1 dan menjual pada periode 2. Ilustrasi 2 menunjukkan bahwa pelaku dapat mengambil keuntungan dari harga yang cenderung berfluktuatif pada jangka pendek.3. Para pelaku bisnis ini biasanya akan mengambil keuntungan dari fluktuatif ini. Membeli diwaktu rendah dan menjual diwaktu tinggi. harga pasar bisa naik dan kembali lagi ke harga semula. .Ilustrasi Investment Dynamic Price Business Pattern Ilustrasi 1. para pemain Forex dapat mengambil keuntungan bahkan pada hari yang sama. dst dimana harga sudah jauh lebih tinggi ketika pada posisi beli. Hal serupa juga ditunjukkan Ilustrasi 2. menunjukkan bahwa pelaku bisa mengambil keuntungan dari harga yang terus meningkat. Ilustrasi tersebut menunjukkan bahwa selang waktu 1 minggu.

) 9 Building Block . Pemain Forex (. Pemain Pasar Saham (Aceng dsb) 2. 1...Contoh Dynamic Price Busines Pattern..