Anda di halaman 1dari 28

Oleh I Putu Hariyadi, S.Kom, CCNA putu.hariyadi@stmikbumigora.ac.

id

Model Referensi OSI dibuat untuk membantu mendefinisikan bagaimana proses jaringan berfungsi secara umum, meliputi beragam komponen dari jaringan dan transmisi data. Model OSI memberikan pemahaman bagaimana sebuah host berkomunikasi dengan lainnya lainnya. Model OSI merupakan model utama untuk komunikasi jaringan. jaringan

Model Lama

Model Standard

o Tertutup (Proprietary) o Aplikasi dan gabungan perangkat lunak diatur oleh satu vendor

o Terbuka (Open) o Perangkat lunak beragam vendor o Menggunakan pendekatan lapisan (layer).

Mengurangi kompleksitas, memecah komunikasi jaringan ke dalam bagian yang lebih kecil, dan sederhana. Menstandarisasi antarmuka, mengijinkan antarmuka development dan support oleh beragam vendor. Memfasilitasi pembangunan secara modular, mengijinkan jenis perangkat keras dan perangkat lunak jaringan berbeda untuk berkomunikasi satu sama lain.

Memastikan interoperability teknologi, mencegah perubahan di satu lapisan mempengaruhi lapisan lainnya, sehingga mempercepat pengembangan. pengembangan Mempercepat pengembangan, menyediakan update yg efektif dan peningkatan komponen secara individual tanpa mempengaruhi komponen-komponen lainnya atau menulis ulang keseluruhan protokol.

Mudah untuk mengajarkan dan mempelajari karena komunikasi jaringan dipecah ke dalam komponen yang lebih kecil.

Merupakan sekumpulan protokol yang digunakan untuk mengatur komunikasi data di Internet. Terdiri dari 4 layer layer. Layer Network Access merupakan penggabungan Layer 1 & 2 dari model OSI Layer Application merupakan penggabungan dari Layer 5, 6, & 7 dari model OSI y , ,

Model Referensi OSI mendefinisikan fungsifungsi jaringan yang terjadi pada masingf ij i t j di d i masing lapisan (layer). Layer Physical mendefinisikan spesifikasi elektrikal, mekanikal, prosedural, dan fungsi untuk mengaktifkan, memelihara, dan menonaktifkan koneksi fisik diantara end systems (komputer/server). Layer Data Link mendefinisikan bagaimana y g data disusun untuk transmisi dan bagaimana akses ke media fisik diatur.

Layer Network menyediakan koneksi dan pemilihan jalur diantara dua host yang ilih j l di t d h t lokasinya secara geografis di jaringan p terpisah. Layer Transport mensegmentasi data dari sistem host pengirim dan merangkai kembali data ke dalam data stream pada sistem dari host penerima. Layer Session membangun, mengatur, dan y g , g , memutuskan sesi diantara dua host yang berkomunikasi.

Layer Presentation memastikan informasi yang dikirim dari layer application pada satu sistem dapat dibaca oleh layer application dari sistem lainnya. lainnya Layer Application menyediakan layananlayanan jaringan ke aplikasi-aplikasi dari aplikasi aplikasi pengguna, seperti email, file transfer, dan terminal emulasi.

Informasi yang dikirim pada jaringan disebut sebagai data atau paket data. Jika satu b id t t k t d t Jik t komputer ingin mengirim data ke komputer y ,p p lainnya, pertama data harus dipaket (dibungkus) dengan proses yang disebut dengan encapsulation (enkapsulasi). Ketika peralatan remote menerima serangkaian bit, layer physical pada peralatan remore meneruskan bit tersebut ke layer data link untuk manipulasi. Proses ini disebut sebagai de-encapsulation (dekapsulasi).

TCP/IP saat ini merupakan protokol yang paling banyak digunakan karena sejumlah alasan, meliputi skema pengalamatan yang fleksibel, fleksibel digunakan oleh banyak sistem operasi dan platform, dibutuhkan ketika digunakan untuk menghubungkan ke g g g Internet. Komponen-komponen dari TCP/IP adalah Layer Network Access, Layer Internet, Layer Transport, dan Layer Application

Model OSI dan TCP/IP serupa dalam struktur dan fungsi, dengan hubungan pada layer physical, data link, network, dan transport. Model OSI membagi layer application dari TCP/IP ke dalam 3 layer terpisah.