Anda di halaman 1dari 10

MODUL I PENGANTAR PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 1.

1 Definisi Sistem Digital Sistem merupakan sekumpulan komponen/elemen yang saling terkait satu sama lain sedemikian sehingga saling bekerja sama untuk satu tujuan tertentu seperti maksud dari si-perancang sistem tersebut. Sistem Digital: Sistem yang input dan outputnya merupakan himpunan-himpunan berhingga yang anggotanya berupa besaran diskret. isyarat. Sistem digital merupakan dasar bagi sistem komputer digital dan beberapa sistem kontrol automatisasi. Sistem digital ini telah diterapkan diberbagai bidang yang sangat luas. Sistem digital berbeda dengan teknik analog, pada sistem digital hanya dikenal dua keadaan yang berbeda yaitu HIGH dan LOW (biasanya +5 volts (V) dan 0 volts (V)), yang direpresentasikan dengan 1 dan 0, aktif dan non-aktif, dan sebagainya. Sebagai contoh perbedaan sistem digital dengan sistem analog dapat dilihat pada Gambar 1. Dalam implementasinya besaran-besaran tersebut disandikan menggunakan variabel-variabel biner. Sistem melakukan transformasi data dan

(a)

(b)

(c)
Digital; (c) Jam Analog; (d) Jam Digital

(d)

Gambar 1 Analog—Digital : (a) Bentuk Gelombang Analog; (b) Bentuk Gelombang

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Trie Maya Kadarina, ST, MT.

PERENCANAAN SISTEM DIGITAL

1

MT.c. dan multiplication: A(BC) = (AB)C.b. PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 2 . Aturan dalam aljabar klasik juga berlaku pada Aljabar Boole. adalah rangkaian yang outputnya tidak saja bergantung pada input pada saat itu saja tetapi juga bergantung pada keadaan output sebelumnya. Rangkaian sekuensial . Operator logika yang digunakan dalam aljabar boole adalah inversi/negasi (NOT). PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina. Commutative law of addition : A + B = B + A. perkalian logika (AND). ST. Keluaran sistem digital akan menghasilkan nilai (0) atau (1). Associative law of addition: A + (B + C) = (A + B) + C. adalah rangkaian yang outputnya hanya tergantung pada input ”pada saat itu”. c. dan (A + B)(C + D) = AC + AD + BC + BD. Rangkaian kombinasional . Pada prinsipnya. rangkaian kombinasional merupakan penerapan dan penerjemah langsung dari aljabar boole.Pada gambar 2 ditunjukkan diagram blok sistem digital.q} Keluaran: p=0 q=1 Gambar 2 Diagram blok sistem digital Untuk dapat mewujudkan pengolahan data dengan sistem digital pada dasarnya kita harus mengenal rangkaian inti pada sistem digital yaitu : 1. yang biasanya dinyatakan sebagai fungsi logika. penambahan logika (OR).d} Penyandian: Masukan: a = 00 b = 01 c = 10 d = 11 SISTEM DIGITAL Keluaran {p. dan multiplication : AB=BA b. yaitu : a. 2. Masukan {a. Distributive law: A(B + C) = AB + AC.

PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 3 . T FF – Register – Counter 1. ST.Komponen Sistem Digital • Komponen Kombinasional: – Multiplexer (MUX) – Tri-state buffer – Decoder – Encoder – Arithmetic units • Komponen Sekuensial: – Latch: S-R latch. PAL (Programmable Array Logig) + FF – CPLD (Complex Programable Logic Device) – FPGA (Field Programmable Gate Array) • • Semi-Custom Design Full Custom Design – Cell-based design 1.2 Ragam Perancangan Sistem Digital • Programmable Logic – ROM + FF – PLA (Programmable Logic Array). spesifikasi input/outputnya. S-R FF. Gated D latch – FF: D FF. J-K FF. Pada level ini dispesifikasikan satu set operasi yang harus dimiliki sistem. • Level Logika : Sistem dianggap melakukan satu set fungsi logika untuk mengimplementasikan spesifikasi level Arsitektural.3 Level Perancangan Sistem Digital • Level Arsitektural : Sistem dianggap melakukan komputasi data. kecepatan operasi dsb. MT. Contoh : PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina.

ST. MT. teknologi. fungsi-fungsi logika yang diimplementasikan pada level logika akan diimplementasikan ke dalam untaiuntai elektronis. konsumsi dayanya dsb).4 Spesifikasi dan Implementasi Sistem Digital Spesifikasi Proses Sintesis Implementasi Proses Analisis • Spesifikasi : mengacu pada diskripsi fungsional sistem apa yang dapat dilakukan oleh sistem dan karakteristik pemakaiannya (kecepatan. 1.State B State A State C d clock b c D Ck Q Q x y • Level Elektronis : Pada level ini. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina. PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 4 .

analisis dilakukan terhadap sebuah hasil rancangan (Implementasi). • Perancangan : adalah proses merancang implementasi yang dapat memenuhi spesifikasi sistem. • Analisis : adalah proses mencari spesifikasi sistem.• Implementasi : Implementasi (hasil rancangan) mendiskripsikan bagaimana sistem dikonstruksikan.5 Sistem Bilangan Manakah yang benar? 374 658 + 1032 10 374 816 + 1301 9 521 655 + 1376 8 324 123 + 1002 110 101 + 1011 11001 01010 + 100011 Contoh : 1945 = seribu sembilan ratus empat puluh lima = 1 ribuan + 9 ratusan + 4 puluhan + 5 satuan = 1 x 103 + 9 x 102 + 4 x 101 + 5 x 100 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina. Hasil analisis ini dibandingkan untuk menentukan apakah suatu hasil rancangan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan diawal perancangan 1. dengan saling menghubungkan komponen-komponen dasar pada level tertentu. PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 5 . MT. ST.

5.60 4. PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 6 .4.45)10 = ( 173.46)7 = ( )10 N = 2x72 + 3x71 + 5x70 + 4x7-1 + 6x7-2 = 2x49 + 3x7 + 5x1 + 4/7 + 6/49 = …… (100110. ST.2 Konversi dari Desimal ke Sistem Bilangan Lain ( 123.1. MT.5+0.25)10 = (38..20 x 8 x 8 x 8 x8 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina.6 & 7 1..45)10 = ( 0.11)2 = ( 32+0+0+4+2+0+0.1 Konversi dari Suatu Sistem Bilangan ke Desimal ( 235. nilai suatu sistem bilangan dalam desimal adalah: -∞ N = Σ d ir i i=+∞ r : radix _ _ di: digit dari sistem dengan radix r Contoh: untuk r=8 di: 0.3.3463.2.5..Secara umum.45 7 1 3. .3463.75)10 1.5.80 6. )8 : 8 sisa :8 sisa :8 sisa 3 0.40 3. )8 ( 123)10 = ( 173 )8 123 15 1 0 ( 0.

American Standard Code for Information Interchange (ASCII): I = ( 49)16 .5.5.Binary Coded Decimal (BCD): 010100111001= ( 539)10 . ST.OKTAL (basis 8) .DESIMAL (basis 10) . PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 7 .1.3 Sistem Bilangan Yang Sering Dipakai .Kode Gray Desimal 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Biner 0000 0001 0010 0011 0100 0101 0110 0111 1000 1001 Kode Gray 0000 0001 0011 0010 0110 0111 0101 0100 1100 1101 T = (55)16 S = (54)16 Biner : 1 0 0 1 1 0 1 Gray : 1 1 0 1 0 1 1 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina. MT.HEKSADESIMAL (basis 16) Contoh: ( 10100111101)2 = ( 1341)10 ( 10100111101)2 = ( 2475)8 ( 10100111101)2 = ( 53D)16 = ( 53D)H 1.BINER (basis 2) .4 Pengkodean Lainnya .

PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 8 .5 Pengurangan 8234 1682 6552 9’s complement 8234 8317 16551 1 6552 8234 8318 X 16552 Dihapus + + + 10’s complement 110010 100101 110010 011010 1001100 1 001101 + + 110010 011011 001101 + 1’s complement 2’s complement 1.5.1.5. MT.6 Complement Desimal 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 complement 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 Biner 0 1 complement 1 0 r-1’s complement adalah komplemen masing-masing digit r’s complement = r-1’s complement +1 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina. ST.

MT.91 205.3087 1234 5679 06913 .76 99.001 010111 010010 0101001 110.101 110.90 1 1105.Komplemen 9 110.85 105.110 101.011 1001.15 1105.91 1234 4321 .3087 .010110 .14 1105.001 010111 101101 010111 010011 0101010 .000 1 001.010110 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina.Komplemen 10 205.110 010.76 900. ST.CONTOH LAIN 205.Komplemen 1 . PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 9 .010 1001.3087 .110 010.Komplemen 2 .76 900.91 1234 5678 06912 .

1111111111 4. Tuliskan nama dan alamat anda dalam kode ASCII 3. (0101. (83A – D10)16 d.01) i. (759. PERENCANAAN SISTEM DIGITAL 10 . (101010. MT. Selesaikan pengurangan berikut dengan menggunakan komplemen r-1 dan komplemen r: a.28 – 395. 0001110101 b.4 – 175. Tuliskan kode Gray dari kode biner berikut: a. (01010 – 10101) e. (1D29 + ABC)16 d. (1011 – 0011) b. (557 – 263)8 f.6)8 g. (11010 + 01010 + 11000 + 10001 + 00111) 5.010 – 1010. (264.5)8 = ( b. (1036 + 984)10 c. (1089 – 916)10 c. 1010101010 c.125)10 = ( )10 = ( )8 = ( )8 = ( )2 )2 = ( )16 )10 c.001) PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Trie Maya Kadarina. Selesaikan: a.110)2 = ( )16 = ( 2. (557 + 263)8 b.PEKERJAAN RUMAH 1. (110. (1234. ST. Selesaikan penambahan berikut: a. (805.04)10 h.110 – 010.