Anda di halaman 1dari 22

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Syukur Alhamdulillah kami ucapkan kehadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya lah sehingga Kami selaku kelompok sosiologi dapat menyelesaikan makalah ini, yang berjudul : Penyalahgunaan Narkoba.Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini antara lain untuk menyelesaikan tugas kelompok sosiologi.Dan Memberikan penjelasan tentang dampak-dampak terhadap penyalahgunaan narkoba yang sekarang kasusnya sudah meningkat di kalangan remaja maupun pelajar.untuk itu kami mempersembahkan makalah ini. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL....................................................................................................i KATA PENGANTAR.................................................................................................ii DAFTAR ISI..............................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN...........................................................................................1 1.1 Latar Belakang Masalah....................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah.............................................................................................1 1.3 Tujuan dan Manfaat...........................................................................................1 1.4 Hipotesis............................................................................................................2 1.5 Metode Penelitian..............................................................................................2 1.6 Sistematika Penulisan........................................................................................2 BAB II KAJIAN TEORI.............................................................................................3 A. Pengertian Narkotika...........................................................................................3 B. Kemungkinan Yang Terjadi Pada Pengguna Narkotika......................................3 C. Jenis-jenis Narkotika yang Disalahgunakan dan Peredarannya.........................4 D. Peran Pemerintah Dalam Mengatasi Narkotika..................................................10 E. Akibat Penyalahgunaan Narkotika......................................................................10 F.Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Remaja………………………………….12 G.Faktor Lain Penyebab Penyalahgunaan Narkoba………………………………..12 H.Ciri-ciri Penyalahgunaan Narkoba………………………………………………….12 I.Bahaya Narkoba Bagi Remaja…………………………………………...………….13 J.Bahaya Narkoba Bagi pelajar…………………………………………………….…14 K.Upaya pencegahan…………………………………………………….…………….14 L. Cegah Narkoba Dengan Pendidikan Agama.......................................................15 M. Ciri-Ciri Bagi Pengguna Narkotika......................................................................16 N. Kendala...............................................................................................................17 O. Solusi..................................................................................................................17 BAB III PENYAJIAN DATA PEMECAHAN MASALAH.......................................... 17 A. Penyajian Data....................................................................................................17 B. Pemecahan Masalah..........................................................................................17 BAB IV PENUTUP...................................................................................................18 A. Kesimpulan.........................................................................................................18 B. Saran-saran........................................................................................................18 KATA PENUTUP……………………………………………………………………… DAFTAR PUSTAKA................................................................................................

Akan tetapi apabila dipergunakan tanpa pembatasan dan pengawasan yang seksama dapat menimbulkan ketergantungan serta dapat membahayakan kesehatan bahkan jiwa pemakainya. Gejala-gejala apa sajakah yang timbul akibat mengkonsumsi narkoba ? 1.1 Latar Belakang Masalah Narkotika.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Dapat kita amati dari pemberitaanpemberitaan baik di media cetak maupun elektronika yang hampir setiap hari memberitakan tentang penangkapan para pelaku penyalahgunaan narkoba oleh aparat keamanan. Kebanyakan pelakunya adalah remaja belasan tahun. Manfaat yang diharapkan adalah sebagai bahan masukan bagi perumusan kebijakan penanganan masalah penyalahgunaan narkoba khususnya keikutsertaan pencegahan dan penanganan penyalahgunaan masalah narkoba. 1. tapi mengapa mereka menggunakannya. Adakah bahaya narkoba terhadap generasi penerus bangsa ? b.3 Tujuan dan Manfaat Tujuan dari penelitian ini adalah terumuskannya model pemberdayaan pranata sosial dalam menangani masalah penyalahgunaan narkoba. . psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) yang biasa disebut narkoba merupakan jenis obat/zat yang diperlukan di dalam dunia pengobatan. mereka pasti sudah mengerti tentang bahaya mengkonsumsi narkoba.2 Rumusan Masalah Berdasarkan apa yang dikemukakan dalam latar belakang maka penulis menarik suatu rumusan masalah sebagai berikut : a. Penyalahgunaan narkoba pada akhir tahun ini dirasakan semakin meningkat.

peran pemerintah dalam mengatasi Narkotika. Pada Bab III berisi tentang penyajian data dan pemecahan masalah. 2. dan ciri-ciri bagi pengguna Narkotika.6 Sistematika Penulisan Penulisan paper ini telah ditulis secara sistematika dan bisa diuraikan sebagai berikut : Pada Bab I berisi pendahuluan yang meliputi latar belakang. metode penelitian. Pemilihan metode ini karena penelitian yang dilakukan ditujukan untuk mengidentifikasi permasalahan peran remaja dalam penanggulangan Narkotika dengan mengacu pada literatur-literatur. tujuan dan manfaat. . 1.4 Hipotesis Hipotesis yang bisa diperoleh dari rumusan masalah tersebut sebagai berikut : 1. kendala dan solusi. 1. Hipotesis Nol (H0) Tidak ada masyarakat yang bilang kalau narkoba itu adalah barang (obat) yang baik. cegah narkoba dengan pendidikan agama. artikel-artikel dan sumber bacaan lain. rumusan masalah. dan sistematika penulisan. kemungkinan yang terjadi pada pengguna Narkotika.1. Pada Bab IV berisikan tentang penutup yang meliputi kesimpulan dan saran untuk meringkas berbagai keterangan pembahasan diatas. sebaliknya narkoba itu adalah obat yang merusak akal generasi penerus bangsa. akibat penyalahgunaan Narkotika.5 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi kepustakaan. hipotesis. Hipotesis Kerja (Ha) Adanya bahaya narkoba generasi penerus bangsa yang menjadi akibat terjadinya penyalahgunaan narkoba. Pada Bab II berisi tentang kajian teori yang meliputi pengertian Narkotika.

Sebanyak 5% orang beranggapan bahwa Narkotika menimbulkan penyakit bagi pemakainya. setelah biasa menggunakan mar kemudian untuk menimbulkan efek yang sama diperlukan dosis yang lebih tinggi (toleransi). Sebanyak 60% orang beranggapan bahwa Narkotika dapat menyebabkan kematian karena zat-zat yang terkandung dalam Narkotika mengganggu sistem kekebalan tubuh mereka sehingga dalam waktu yang relatif singkat bisa merenggut jiwa si pemakai. Zat-zat yang terkandung di dalamnya langsung bekerja menyerang syaraf pada otak yang cenderung membuat tidak sabar dan lepas kontrol. Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan Narkotika (obat). B. pengaruh tersebut berupa pembiasan.BAB II KAJIAN TEORI A. merasa tidak dapat hidup tanpa Narkotika. Sebanyak 15% orang beranggapan bahwa Narkotika dapat menyebabkan hilangnya kontrol bagi si pemakainya. Karena di dalam Narkotika mengandung zat yang mempunyai efek samping yang menimbulkan penyakit baru. Pengertian Narkotika Narkotika adalah zat yang dapat menimbulkan pengaruh tertentu bagi mereka yang menggunakannya dengan cara memasukkan obat tersebut ke dalam tubuhnya. Dengan timbulnya efek halusinasi inilah yang menyebabkan kelompok masyarakat terutama di kalangan remaja ingin menggunakan Narkotika meskipun tidak menderita apa-apa. Lama-lama pengguna obat menjadi kebiasaan. . hilangnya rasa sakit rangsangan. 3. 2. Sebanyak 20% orang beranggapan bahwa pengguna Narkotika dapat bertindak nekat/bunuh diri karena pemakai cenderung memiliki sifat acuh tak acuh terhadap lingkungannya. Ia menganggap dirinya tidak berguna bagi lingkungannya ini yang memacunya untuk bertindak nekat. semangat dan halusinasi. Setelah fase toleransi ini berakhir menjadi ketergantungan. Bahaya bila menggunakan Narkotika bila tidak sesuai dengan peraturan adalah adanya adiksi/ketergantungan obat (ketagihan). 4. Adiksi adalah suatu kelainan obat yang bersifat kronik/periodik sehingga penderita kehilangan kontrol terhadap dirinya dan menimbulkan kerugian terhadap dirinya dan masyarakat. Orang-orang yang sudah terlibat pada penyalahgunaan Narkotika pada mulanya masih dalam ukuran (dosis) yang normal. karena setelah mengkonsumsi Narkotika. Kemungkinan Yang Terjadi Pada Pengguna Narkotika Banyak orang beranggapan bagi mereka yang sudah mengkonsumsi mar secara berlebihan beresiko sebagai berikut : 1.

1) Penenang (anti cemas) : bekerja mengendorkan atau mengurangi aktifitas susunan syaraf pusat. Morfin. karena narkotika mahal harganya. Kokain yaitu olahan daun koka diolah di Amerika (Peru. Psikotropika merupakan pengganti narkotika. Metadon. Kolumbia). tetapi diselundupkan di Indonesia. 2) Stimulant : bekerja mengaktifkan susunan syaraf pusat. Semi sintetik : adalah zat yang diproses secara ekstraksi. menghasilkan zat baru yang mempunyai efek narkotika dan diperlukan medis untuk penelitian serta penghilang rasa sakit (analgesic) seperti penekan batuk (antitusif). 2) Bukan tanaman a. MDA. Contoh : Amphetamine. Kodein. Narkotika Zat berasal dari tanaman atau bukan tanaman.C. Contoh : Pil Rohypnol. Contoh Lysergic Acid Diethylamide (LSD). digunakan dalam dunia pengobatan sesuai Permenkes RI No. namun dapat menimbulkan ketergantungan psikis fisik jika dipakai tanpa pengawasan akan sangat merugikan karena efeknya sangat berbahaya seperti narkotika. Mogadon. Sintetik : diperoleh melalui proses kimia bahan baku kimia. Psylocibine. Contoh : Heroin. Alkohol Alkohol dalam ilmu kimia dikenal dengan sebutan etanol adalah minuman keras yang mempunyai efek bisa memabukkan jika minumnya berlebihan. b. Opium atau candu/morfin yaitu olahan getah tanaman papaver somniferum tidak terdapat di Indonesia. Bolivia. Penggunaannya biasa dicampur dengan air mineral atau alkohol sehingga efeknya seperti narkotika. Contoh : Amfetamin. 124/Menkes/Per/II/93. Petidin. Valium. Cannabis Sativa atau Marihuana atau Ganja banyak ditanam di Indonesia. Psikotropika Adalah obat keras bukan narkotika. Jenis-jenis Narkotika yang Disalahgunakan dan Peredarannya Narkoba meliputi : A. Deksamfetamin. MDMA. B. b. c. Mandrax (Mx). . 1) Tanaman a. 3) Hallusinogen : bekerja menimbulkan rasa halusinasi/khayalan. isolasi disebutalkaloid opium.

cadel. ginjal KOKAIN Nama Asal : Charlie. terdapat paket hemat. mata sayu. HIV . Nosc Candy.C. Smaek.Hepatitis B. spray aerosol.Abses (jika pakai suntik) .Fly (berkhayal).Tidak suka makan . hidung berair . pendiam. bulu kuduk berdiri . putih. Cara Pakai : Dihirup. mata susah bangun Bahaya : . Coke : Daun (tanaman Erythrro – Xylon Coca) .Mata berair.Tubuh kurus. Brown Sugar. Snow. rasa pahit.Tidak bisa bekerja (lemas) Setelah memakai : .Tulang otot sendi terasa nyeri.Mual-mual. infertilitas (impotensi) . kaki. muka pucat. Hammer. takut air . Narkoba yang sering disalahgunakan : Narkoba yang sering dikonsumsi oleh masyarakat secara salah antara lain : HEROIN Nama : Putauw. TBC paru. Horse. perut sakit. C. radang hati. Snow White Brown.Keringat keluar berlebihan . bedak. AIDS. dll.Jantung berdebar. leher. demam. dijual sebesar ujung kuku/ibu jari dalam kemasan kertas. Contoh : Terpentine. pucat. mengantuk. mata sembab kadang muntah .Mudah terserang radang paru. thinner.Sulit buang air besar . lem karet. hidung gatalgatal.Menstruasi terganggu. Asal : Papaver Somniferum. dihisap. Benana. Zat Adiktif Zat adiktif adalah zat yang sangat berbahaya jika salah pemakaiannya bisa merusak tubuh. diare . Bentuk : Seperti bedak berwarna putih. kurang gizi .Takut kedinginan. aceton. Efek : Mual. bila keracunan bisa menimbulkan halusinasi atau mungkin yang fatal kematian. Gejala putus obat : Sebelum memakai : . tidak konsentrasi. PT. ditelan dan disuntikkan lewat tangan. empedu.

Cara Pakai : Diminum dengan air atau yang lain Efek : . nafsu makan kurang . kadang dicampur dengan beberapa macam zat berbahaya.Untuk pemakaian yang lama akan menjadikan pemakai menjadi linglung.Perasaan tidak tenang. cimeng.Tekanan darah naik . eforia. 9 dst.Badan tak terkendali geraknya (triping) .Menyebabkan perkelahian . hijau Jenis-jenis : Stick. jum. Venus. hashish (minyak/lemak ganja) Bentuk : Daun kering atau dalam bentuk rajangan kering.Jantung berdebar-debar . malas . XTC. 7.Ada keinginan bunuh diri.Merasa energik dan waspada dan merasa memiliki dunia (arogan). Elektrix. kapsul.Bisa terjadi psikotik atau gila dalam jangka panjang GANJA Nama : Ganja. mual.Pemakaian banyak.Keintiman bertambah Gejala putus obat : . gelek. jayus. minyak ganja bisa dioles pada rokok biasa Efek : . Cara Pakai : Dilinting seperti rokok.Banyak berkeringat dingin. labang. Essence. Gober. nadi bertambah . rasa letih/malas Gejala putus obat : . daun. cepat marah.Rasa letih. Bahaya : . emosi labil . Inex. rumput.Kerusakan jantung jika dicampur rokok . apabila tidak memakai ganja. Beladin Bentuk : Pil. dihisap dan dimakan.Mulut kering. kejang-kejang Bahaya : . Hug-Drug. sensitif . denyut jantung bertambah . Adam.Paranoid . bang bunga. gigi berkerut-kerut .Sebenarnya hanya faktor psikis dan sugesti yang lebih dominan. runcing berjari-jari ganjil 5. nafsu sex hilang .Mudah marah. Daun basah.Bentuk Efek : Serbuk putih. EKSTASI Nama : Kancing. ikat.Mudah tersinggung.Suhu badan tinggi.Jika dihirup akan menyebabkan mimisan dan sinusitis . daun atau tembakau. agresif dan merusak . disebut “Drug Cocktail” : . Gejala putus obat : . kurang percaya diri. Disco.Denyut jantung. serbuk.Mabuk dan tidak bergairah . Butterfly. barang. Yupie. Biscuits. marihuana. dimasukkan dalam amplop.Tidak bergairah.

tidak bergairah . susah tidur (2-3 hari). ngantuk. banyak omong.Kurus kurang gizi .Paranoid (rasa takut berlebihan) . crystal.Paranoid (rasa takut berlebihan. SS. mudah marah. hiperaktif dan percaya diri tinggi Gejala putus obat : . tidak beraktifitas. mata nanar. mimpi buruk jika tidur .Sulit tidur. agresif. mata kabur Bahaya : .Mudah capek . nafsu makan kurang.Pemakaian yang lama akan menjadikan pemakai bisa linglung .Pemakaian yang lama akan menjadikan pemakai bisa linglung .Pucat kurang darah ..Ngantuk . keringat berlebihan dan bahu.Kanker hati .Merusak syaraf otak . tidak bersemangat. percaya diri tinggi.Rasa lebih malas . Efek : .Penyakit Parkinson SHABU-SHABU (Methyl – Amphetamin) Nama : Ubas.Merusak syaraf otak .Jika sudah memakai. lidah warna putih.Depresi. lemas. Mecin Bentuk : Bubuk atau kristal Jenis : Gold silver. blue ice. tebu Cara Pakai : Dibakar di atas kertas timah dan dihisap melalui alat yang disebut bong Pemakai bisa diindikasikan : Tidak tenang (cemas).Faktor sugesti yang dominan apabila tidak memakai . wajah pucat.Terjadinya gejala psikotik (gila) .Sebelum memakai gelisah.Malas hidup Bahaya : . dapat cepat lelah. jantung berdebar-debar. curiga yang berlebihan) .Mudah marah . coconut.

Banyak bicara yang tidak karuan .Perasaan labil yaitu murung dan bahagia atau euforia kadang-kadang menjadi takut.Teler (bicara cadel. STP (Serenity.Menimbulkan serenity.Tangan. pil anjing. tranquility dan peace (rasa tenang dan damai) sesaat .Menimbulkan halusinasi dan melakukan tindakan berbahaya .Kecemasan akut. Magic Mushroom (jamur tahi kuda/sapi). Bahaya : . dimakan Efek : .Lemas. Tranquility.Tekanan darah tinggi .Mudah tersinggung . BK. ingin bunuh diri . dum. dihirup. Nitra Zepam (pil koplo.Banyak berkeringat .Terjadinya perkelahian . Bentuk : Pil Cara Pakai : Ditelan Efek : .HALUSINOGEN Nama : LSD (Lysergic Diethyl Amid). Peace) Cara Pakai : Diminum. reaksi panik .Denyut jantung cepat . Clona Zepam (RIV). Obat Penenang) Nama : Metaqualon (Mandrax). MG). jalan sempoyongan) .Terjadinya gejala psikotik (gila) HIPNOTIKA/SEDATIVA (Obat Tidur.Ngawur dalam bertindak. kelopak dan lidah bergetar Bahaya : . sedih. Flunitrazepam (Rohyp). tidak terkontrol Gejala putus obat : .Terjadi depresi sampai berbulan-bulan .Mudah tersinggung dan marah .

letih . wiski. banyak berkeringat. thinner. kambing putih) Bentuk : Cairan.ALKOHOL Nama : Etanol atau Ethyl Alkohol Jenis : Bir.Jalan sempoyongan.Muka merah.Kulit bisa mengelupas karena keracunan terpentine (zat mudah menguap) . tuak.Tangan. pelumas. mudah tersinggung . gin. pikun I.Timbul ilusi. berupa minuman Cara Pakai : Diminum / ditelan Efek : .Keracunan akut. paru-paru. muntah. tekanan darah naik .Cemas. terpentine. aerosol spray.Penyakit otot. zat pewarna Bentuk : Cairan. sehingga bisa terjun dari tempat tinggi tanpa mati . gas N2O2. jantung. ciu. lemah. vodka. black and white (kam-put. konsentrasi kurang . pestisida. lidah. bisa mati mendadak akibat menghisap inhalansia . johny walker (topi miring).Denyut jantung cepat. bicara cadel .Kejang saluran nafas . radang pankreas .Kemampuan persepsi yang salah Bahaya : . aceton. sunsum tulang .Perdarahan lambung. kelopak mata gemetar .Keracunan kronis merusak organ tubuh otak. brem. DDT.Gangguan kesadaran Bahaya : . banyak bicara.Bola mata bergerak-gerak Gejala putus obat : . INHALANSIA dan SOLVEN Nama : Lem karet. cacat pada janin . halusinasi . depresi.Merasa dirinya bisa terbang.Mual. ginjal.Mabuk teler . saquer. gas Efek : .Kanker hati. arak. martini.

Gagal ginjal . radang selaput paru.Pendarahan lambung . Langkah yang ditempuh antara lain dengan tindakan sebagai berikut : 1. 4.Perlemakan hati. Meminta kepada instansi yang mempunyai wewenang izin sebagai penerbit tempat hiburan malam untuk selalu menindak lanjuti surat izin pendirian tempat hiburan malam barangkali akan dijadikan media untuk memperlancar jalur peredaran Narkotika.D.Cacat janin . kanker hati .Penyakit lupa ingatan/pikun . Akibat Penyalahgunaan Narkotika Penyalahgunaan Narkotika akan mempengaruhi sifat seseorang dan menimbulkan bermacam-macam bahaya antara lain : Aspek fisik .Gangguan menstruasi . Secara rutin melakukan pengawasan di tempat hiburan malam. pengkerutan hati.Radang pankreas . Melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat yang diduga keras sebagai jalur lalu lintas gelap peredaran Narkotika. Bekerja sama dengan pendidik untuk melakukan pengawasan terhadap sekolah yang diduga terjadi penyalahgunaan Narkotika oleh siswanya.Pucat akibat kurang darah (anemia) . dan HIV/AIDS . TBC paru .Kerusakan otak . Hepatitis C. Peran Pemerintah Dalam Mengatasi Narkotika Peran yang dilakukan oleh pemerintah sangatlah besar dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkotika dan sejenisnya.Impotensi . Melalui pengendalian dan pengawasan langsung terhadap jalur peredaran gelap dengan tujuan agar potensi kejahatan tidak berkembang menjadi ancaman faktual.Rentan terhadap berbagai penyakit hepatitis B.Radang paru-paru. 3. 2. E.

Emosi tidak terkendali .Tidak peduli dengan norma dan nilai yang ada .Curiga berlebihan sampai pada tingkat Waham (tidak sejalan antara pikiran dan kenyataan) .Mudah memar .Selalu menghindari kontak dengan orang lain .Mencuri.Gangguan fungsi jantung .Tidak memiliki tanggung jawab .Selalu berbohong . baik fisik.Merasa dikucilkan atau menarik diri dari lingkungan positif .Melakukan tindakan kekerasan.Melakukan hubungan seks secara bebas .Hubungan dengan keluarga.Tidak merasa aman . psikis maupun seksual . guru..Tidak mampu mengambil keputusan yang wajar . .Radang syaraf .Hilang ingatan (gila) Aspek social .Mengganggu ketertiban umum .Kecemasan yang berlebihan dan depresi .Menyebabkan kematian Aspek psikologis .Tidak peduli dengan norma dan nilai yang ada . dan teman serta lingkungannya terganggu .

baik sikap keagamaan. Ia hidup antara kebebasan dan ketergantungan kepada orang tuanya.Suka mencari sensasi . mental. Salah satu penyimpangan perilaku ini adalah perilaku seksual.Tidak berada dalam pengawasan orang tua . Dengan kata lain.Rencah penghayatan spiritualnya.Anal/remaja yang sangat pemalu .Jalan sempoyongan. tampak terkantuk-kantuk . yang disebut juvenile delinquency.Miskin ketrampilan sosial .Keluarga yang kacau balau. kenakalan remaja merupakan bentuk pernyataan eksistensi diri di tengah-tengah lingkungan dan masyarakatnya. antara kanak-kanak dan kedewasaan. maupun sosio-kulturalnya.Kamar tidak mau diperiksa atau selalu dikunci . Remaja sedang mencari identitas sikapnya terhadap lingkungan dan sesamanya.Tidak bisa berkomunikasi dengan orang tua . dan penghargaan atas eksistensi dirinya. bahkan tindak kriminal. diantaranya : . Motivasinya ialah karena ingin mendapatkan perhatian "status sosial". Dalam kondisi yang serba mendua itulah seringkali remaja tergelincir ke jalur kenakalan. terutama adanya orang tua yang menjadi penyalahguna narkoba atau menderita sakit mental . bahkan hingga memperoleh pekerjaan dianggap layak. bicara pelo.F. obat terlarang hingga ganja dan zat adiktif lainnya. Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Remaja Penyalahgunaan narkoba umumnya terjadi pada kaum remaja yang tinggal di perkotaan. mereka ada dalam pembentukan nilai-nilainya sendiri serta sikapnya.Anak yang bertingkah laku agresif . H.Bergabung dengan kelompok sebaya yang berperilaku menyimpang . Pada masa itu banyak remaja yang melakukan kenakalan. Sementara salah satu bentuk pelanggaran hukum ialah meminum minuman keras. pelanggaran hukum. baik fisik. bukan kenakalan semata.Tidak mau mengikuti aturan / norma / tata tertib . Adapun faktor lain yang beresiko tinggi sehingga remaja dapat menggunakan narkoba. G.Gagal dalam mengikuti pelajaran di sekolah .Orang tua dan anak kurang saling memberi kasih sayang dan pengasuhan . Ciri-ciri penyalahguna narkoba Perubahan fisik dan lingkungan sehari-hari: . relatif tidak cepat menikah karena harus menempuh masa belajar hingga jenjang universitas. maupun sikap kultural dan sosialnya. Pada masa itulah mereka hidup dalam pancaroba. Mereka biasanya mempunyai sifat kosmopolit.Dikucilkan dan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya .

Sering menyendiri atau bersembunyi di kamar mandi. semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh (Yusuf. dan (3) koka . dan zat adiktif lainnya (obat-obat terlarang. berbahaya yang mengakibatkan seseorang mempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut).Ditemukan obat-obatan.Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan.Menghindari kontak mata langsung . Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. (2) ganja. Bahaya Narkoba Bagi Remaja Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut. meskipun istilah nafza lebih luas lingkupnya. yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun.Malas belajar .Menarik diri dari aktivitas bersama keluarga ..Sering kehilangan uang/barang di rumah Perubahan psikologis . Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yang sama. Sementara nafza merupakan singkatan dari narkotika.Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar anak didik kita kapan saja. I. yaitu (1) candu. generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. kertas timah. .Mengabaikan kegiatan ibadah .Mudah tersinggung . Akibatnya. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. alkohol. di gudang atau tempat-tempat tertutup. .Suka membolos . usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar. korek api di kamar/di dalam tas. 2004: 34).Bengong atau linglung .Sulit berkonsentrasi Perubahan perilaku sosial .Terdapat tanda-tanda bekas suntikan atau sayatan .Berbohong atau memanipulasi keadaan . Kalau dirata-ratakan. Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman.Kurang disiplin .Sering didatangi atau menerima telepon orang-orang yang tidak dikenal . jarum suntik.

• Tidak memedulikan kesehatan diri. Yang tak kalah penting adalah. Dari kebiasaan inilah. Bahaya bagi pelajar Di Indonesia. K. dan malas. pencandu narkoba ini perkembangannya semakin pesat. dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.J. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua. mulai saat ini. Awalnya mencoba. • Sering membolos. Kemudian pendampingan dari orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang. Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. • Sering menguap. harus sigap dan waspada. akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba. dan sebagai orang tua. Dengan berbagai upaya tersebut di atas. guru.Pada awalnya. lalu kemudian mengalami ketergantungan. Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya. sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. kita selaku pendidik. atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin. akhirnya mereka jalani. pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Oleh sebab itu. • Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah. pengajar. karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah. pergaulan terus meningkat. menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar. mari kita jaga dan awasi anak didik kita. dari bahaya narkoba tersebut. pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa. perangai dan kepribadian. sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik . Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja (pelajar-red) adalah sebagai berikut: • Perubahan dalam sikap. apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Upaya pencegahan Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar. Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap. mengantuk. sehingga perbuatan tercela seperti ini pun.

L. Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi muslim moderat terbesar dengan anggota lebih dari 50 juta orang. keluarga dan individu-individu serta penanaman nilai-nilai yang kuat. Pencegahan dan pengobatan akibat penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan yang komplek yang . kita memberikan makanan dan pakaian bagi yang membutuhkan. kita memberi naungan bagi tuna wisma. menaruh prihatin dan perlu mengambil peran dalam mengatasi persoalan ini. dan kejahatan yang pada gilirannya merusak sendi-sendi kehidupan sosial. Penggunaan obat-obat terlarang termasuk penggunaan alkohol dan produkproduk tertentu. kita menyadari banyak tantangan yang dihadapi generasi muda di negara kita saat ini. keluarga. Riset menunjukkan bahwa kaum muda yang terlibat dalam komunitas keagamaan nampaknya tidak begitu rentan terhadap penggunaan Narkoba. atau untuk mengobati mereka yang terkena narkoba melalui kepercayaan dan praktek-praktek agama tertentu. Termasuk ketergantungan narkoba. Sebagai pemimpin agama dan pendidikan. serta tanggung jawab kita bersama untuk meningkatkan dan memberdayakan masyarakat kita menuju kehidupan yang sehat baik dari aspek mental. kita juga dapat memainkan peranan penting. ini adalah tanggung jawab organisasi berbasis keagamaan. oleh karena itu dibutuhkan kerja sama sinergis antara pemerintah.2 juta orang yang sudah terjerat ketergantungan Narkotika. Kita menawarkan pengobatan narkoba. Di Indonesia Badan Narkotika Nasional (BNN) menaksir bahwa kira-kira ada 3. organisasi sosial. Penyalahgunaan narkoba menyebabkan peningkatan HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome). pemerintahan kita memberi harapan bagi setiap orang. Kekacauan mental. Pendekatan ini banyak dilakukan di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya. agama tidak begitu menonjol dalam mencegah penyalahgunaan narkoba : namun kita percaya bahwa program-program berbasis keagamaan benarbenar memiliki kepedulian kearah sana. Kendati persoalan narkoba muncul. masyarakat. bingkisan dan membantu kelompok-kelompok anggota yang berjuang menjaga agama. bukan hanya sebuah jargon. obat-obat terlarang tersebut telah menarik pemuda dalam dunia kejahatan dan kecanduan yang mematikan setiap orang. pemerintah. Puluhan bahkan ratusan juta orang telah kecanduan narkoba. maupun spiritual. Cegah Narkoba Dengan Pendidikan Agama Say no to drug! Ini merupakan slogan yang sangat sederhana namun memiliki implikasi yang kompleks terkait dengan harapan yang harus diwujudkan. lembaga hukum. LSM. Komunitas keagamaan berada di garda depan dalam merespon kebutuhan pelayanan sosial yang mendesak bagi setiap individu dan masyarakat. yang berakar dari kepercayaan agama merupakan faktor perlindungan yang efektif guna mencegah dampak pengguna narkoba sebagai tindakan yang beresiko tinggi. dan di beberapa tempat. Ketika mencegah penggunaan narkoba. masyarakat yang terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba serta yang terkait dengan persoalan kesehatan dan sosial. Di seluruh dunia banyak program yang didirikan dengan maksud mencegah penyalahgunaan Narkoba. usaha berikut kebijakannya yang mesti diimplementasikan. Di barat. Say no to drug. jasmani. namun juga produsen dan pasar jaringan global yang sistematik dalam industri ini. Indonesia bukan hanya negara perdagangan narkoba. untuk mengatakan tidak pada narkoba guna menyelamatkan generasi masa depan kita. Terus merangkak naik dalam masyarakat terutama para remaja. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

akan meningkatkan dan menindak lanjuti kerja sama yang lebih baik terkait persoalan ini. gelisah 4. Colombo Plan dan Kementrian Negara Amerika Serikat. reaksi panik b. Terlebih pesantren memiliki lebih dari 10 ribu jaringan dengan masyarakat sekitarnya. para dokter. muntah dan mual b. nafsu makan hilang b. sekali lagi say no to drug dan mari kita tingkatkan pengetahuan kita tentang narkoba. dan terutama pesantren juga memberikan peranan yang signifikan dalam persoalan ini. emosi lepas kontrol b. Lewat kerja sama ini. agama tentunya memiliki peran untuk dimainkan. pesantren akan membangun “bela diri” masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dalam komunitasnya. Dalam waktu yang lama. Fatayat NU. Seperti semua program pencegahan dan pengobatan yang didasarkan pada kebutuhan agama perlu dievaluasi secara hati-hati oleh peneliti yang independen yang menggunakan indikator keberhasilan yang obyektif. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). denyut jantung dan tekanan darah meningkat 3. NU. ulama. pesantren bukan hanya kurikulum berbasis keagamaan. tingkah lakunya tidak terkontrol . M. Karena alasan itulah. Efek yang ditimbulkannya heroin bagi penggunanya : a. Akhirnya. Guna memberikan bantuan yang lebih baik bagi mereka yang memiliki persoalan narkoba. BNN. Dengan demikian pertukaran pandangan dan pengalaman diantara kita itu penting. gangguan pergerakan 5. namun materi ajaran agama yang ada belum mencukupi untuk pencegahan dan pengobatan yang efektif. menyebabkan khayalan b. spiritual.masih perlu banyak dipelajari tentang apa yang terbaik dilakukan dan oleh siapa. Efek yang ditimbulkan kokain bagi penggunanya : a. Efek yang ditimbulkannya cannabis sativa bagi penggunanya : a. universitas dan instansi terkait supaya dapat mencari strategi dan solusi yang riil rencana kegiatan untuk menyelamatkan generasi muda dari narkoba. dan jasmani. Efek yang ditimbulkannya putau bagi penggunanya : a. Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Lembaga-lembaga dibawah naungan NU seperti Muslimat NU. namun juga materi-materi yang meningkatkan kesehatan mental. sakit kepala 2. Ciri-Ciri Bagi Pengguna Narkotika Pada pengguna Narkotika yang berlebihan dapat menimbulkan keracunan atau efek sebagai berikut : 1. Efek yang ditimbulkan opium bagi penggunanya : a. juga ada rumusan bahwa kegiatan berbasis keagamaan dapat diperbaiki dengan beberapa praktik pencegahan yang baik dalam masyarakat Islam kita. para sarjana muslim. Mengambil bagian sebagai peserta dalam konferensi internasional ini.

dari 2 juta pecandu narkoba dan obat-obatan berbahaya (narkoba) 90% adalah generasi muda. Peredaran narkoba masih sulit diberantas karena produk hukum yang ada kurang bisa menjerat bandar-bandar narkoba. narkoba menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup bangsa akhir-akhir ini. ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH A. Menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan Narkotika dengan hukuman yang berat agar mereka jera.105 siswa di 166 SMU Yogyakarta selama tahun 1999/2000 terlibat tindak penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan narkoba. 2. dan tidak mempengaruhi teman lain yang belum terkena sebagai pengguna Narkotika tersebar di Jakarta utara sebanyak 248 orang dari 26 SMU. mencemarkan nama baik keluarga N. Solusi 1. Kendala 1. 6. Sedangkan 700 siswa sisanya ditindak dengan pembinaan agar jera. Dana yang dialokasikan untuk kampanye penanggulangan narkoba agar diperbesar baik dari APBN maupun APBD. Karena itu. Alwi nurdin. 2. Kurangnya kerja sama antara aparat dengan masyarakat dalam mengungkap sindikat Narkotika . dari Jakarta selatan 186 orang dari 40 SMU. Penyajian Data Menurut laporan yang dicetak oleh kompas cyber media pada tanggal 5 Februari 2001. 4. 7.com) B. Kampanye untuk menunjukkan bahaya penggunaan narkoba masih kurang bisa menggapai ke seluruh pelosok nusantara karena kurangnya dana. BAB III PENYAJIAN DATA. 5. Golongan Mahasiswa (90%) . hakim dan lain-lain agar tidak mempermainkan kasus narkoba dengan memberi hukuman yang ringan pada bandarbandar narkoba yang tertangkap. Pemerintah harus memperhatikan betul aparat-aparat penegak hukum seperti polisi. jaksa. 5. Ketidaktegasan sanksi yang diberikan pemerintah kepada pelaku penyalahgunaan Narkotika 4. Jakarta pusat 109 orang di 12 SMU. termasuk 25. Modus yang dijalankan pengedar Narkotika makin bervariasi dan terorganisir sehingga aparat mengalami hambatan dalam pengungkapannya. Menutup/menyegel tempat hiburan malam yang telah diduga menjadi sarang peredaran narkoba 3. (http://www. Ketidaktahuan masyarakat tentang bahaya mengkonsumsi Narkotika jika mereka sudah mengerti tentang bahaya mengkonsumsinya mengapa mereka masih juga memakainya. Banyak berdiri tempat-tempat hiburan malam ilegal yang diduga menjadi peredaran gelap Narkotika.c. Jakarta timur 305 orang dari 43 SMU. melawan kepada orang tua d. Kepala Kanwil Depdiknas DKI dikatakan sebanyak 1.000 mahasiswa.google. 3. Jakarta barat 167 orang dari 32 SMU. Mengadakan pendidikan secara mendalam pada setiap kasus Narkotika apa yang melatarbelakanginya. Pemecahan Masalah Berdasarkan hasil perolehan data pada penyajian data diatas dapat disimpulkan bahwa yang banyak menggunakan penyalahgunaan Narkoba adalah : 1. O.

. Bentuk rasa ingin tahu dan ingin mencoba itu misalnya dengan mengenal narkoba.07 Tahun 1997 tentang Narkotika. Pribadi yang lemah (orang yang tidak dapat menghadapi realita hidup). sarana dan prasarana untuk memperoleh narkoba. Kurang diketahui dampak negatifnya. Kurangnya perhatian dari orang tua (dari kalangan keluarga yang broken home). kita sebagai generasi muda seharusnya lebih berhati-hati dalam memilih teman bergaul. biar tidak mempengaruhi teman lainnya yang belum terkena sebagai pengguna narkoba.27 Tahun 1997 tentang Narkotika hanya dapat digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan ilmu pengetahuan. Adanya kesempatan. B. d. sehingga semua pengaruh negatif ini pada akhirnya menjurus pada aktifitas penyalahgunaan dan tidak dapat lagi mengimbangi perilaku dalam lingkungan. Oleh karena itu.Di masa remaja seseorang pasti mempunyai sifat selalu ingin tahu segala sesuatu dan ingin mencoba sesuatu yang belum tahu. Sedangkan 700 siswa sisanya di tindak dengan pembinaan agar jera. BAB IV PENUTUP A. Dilarang keras untuk mengkonsumsi dan menjualnya selain itu di dalam UU RI No. oleh teman/lingkungan sekitar. Kesimpulan Bahwa Narkotika adalah obat terlarang sehingga siapapun yang mengkonsumsi atau menjualnya akan dikenakan sanksi yang terdapat pada UU No. sebab jika kita salah pilih teman lebih-lebih yang sudah kita tahu telah menjadi pecandu hendaknya kita berfikir lebih dulu untuk bersahabat dengan mereka. Saran Harapan kami agar di negara kita terutama masyarakat umum menyadari akan bahaya memakai atau mengkonsumsi Narkotika. b. Disamping itu ada beberapa faktor lain yang tidak sedikit dapat mempengaruhi penyalahgunaan narkoba antara lain : a. Akibat perubahan tingkah laku selama masa puber. c. Lemahnya mental seseorang akan mudah untuk dipengaruhi perbuatannya dan tindakan atau hal-hal yang negatif.

KATA PENUTUP Puji Syukur kami panjatkan sebesar-besarnya kepada Allah SWT berkat rahmatnya yang telah menginspirasikan kami sehingga terselesaikannya lah makalah ini kami juga berterima kasih kepada saudara-saudara sekalian yang sekiranya memberikan waktu luang untuk membaca makalah kami ini. Wb. .untuk itu kami memohon maaf bila terdapat kata-kata yang kurang berkenan yang terdapat dalam makalah ini Wassalamu’alaikum Wr.

Rozy SE.DAFTAR PUSTAKA · Abimayu. Ganeca Exact : Bandung. . Cegah Narkoba Dengan Pendidikan Agama. Soli dan M. Rajawali. Jakarta : CV. · H. Bimbingan dan Penyuluhan Di Sekolah. MSc. Thayeb Manrihu. · Budianto. Narkoba dan Pengaruhnya.M. 1984. 1989.