Anda di halaman 1dari 8

TUGAS KIMIA

Anggota Kelompok
o o o o

Kun Mahaputra Meylisa Gresia Noor Rizal F. Novilia Putri A.S.

o
o

Resa Dira B.
Rio Rizky R.

KENAPA APEL YANG SUDAH DIKUPAS BERUBAH WARNA?


Apel mengandung pektin, unsur penting yang memengaruhi pembentukan aroma, rasa, dan warna apel. Tapi jika komposisi pektin ini bertemu langsung dengan oksigen, maka akan beroksidasi dan warna apel akan menguning. Kulit apel yang belum dikupas tentu saja menghalangi udara bersentuhan langsung dengan bagian dalam apel. Tapi jika kulitnya dikupas maka akan bertemu langsung dengan oksigen, dan beroksidasi. Apel yang sudah dikupas berubah warna karena komposisi pektin bereaksi terhadap oksigen sehingga warnanya menguning. Tak hanya apel, buah lainnya seprti aprikot, pisang, ubi, dan sebagainya juga akan berubah warna jika bertemu langsung dengan oksigen.

Perubahan warna pada buah-buahan itu, disebabkan oleh oksidasi. Katalisator untuk oksidasi ini adalah sebuah enzim, polifenol oksidase.
Polifenol oksidase terdapat secara alamiah di semua buah yang menghasilkan gula dalam berbagai jumlah yang beragam : Jumlah enzim ini akan menentukan seberapa cepat perubahan warna buah menjadi coklat itu berlangsung. Akan tetapi bila kulitnya semakin kuat, apel akan semakin cenderung tidak berubah warna kecuali buah tersebut tersayat atau dikupas.

CONTOH REAKSI REDOKS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


Zat Pemutih Fotosintesis Perkaratan Besi Pada Baterai Pada Reaksi-Reaksi Pembakaran (ex: pembakaran sate) Oksidasi Makanan dalam Sel Peleburan Bijih Logam Penyepuhan Emas Aki

1. ZAT PEMUTIH
Zat pemutih adalah senyawa yang dapat digunakan untuk menghilangkan warna benda, seperti pada tekstil, rambut dan kertas. Penghilangan warna terjadi melalui reaksi oksidasi. Oksidator yang biasa digunakan adalah natrium hipoklorit (NaOCl) dan hidrogen peroksida (H2O2). Warna benda ditimbulkan oleh elektron yang diaktivasi oleh sinar tampak. Hilangnya warna benda disebabkan oksidator mampu menghilangkan elektron tersebut. Elektron yang dilepaskan kemudian diikat oleh oksidator.

2. FOTOSINTESIS
Fotosintesis adalah proses reaksi oksidasi-reduksi biologi yang terjadi secara alami. Fotosintesis merupakan proses yang kompleks dan melibatkan tumbuhan hijau, alga hijau atau bakteri tertentu. Organisme ini mampu menggunakan energi dalam cahaya matahari (cahaya ultraviolet) melalui reaksi redoks menghasilkan oksigen dan gula.

ANTIOKSIDAN
Antioksidan adalah substansi yang diperlukan tubuh menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektrolit yg dimiliki radikal bebas dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas yg dpt menimbulkan stres oksidatif.

Antioksidan berperan menetralisir radikal bebas dengan menyumbangkan elektron sehingga membuatnya stabil. Diperkirakan ada lebih dari 4.000 senyawa dalam makanan yang berfungsi sebagai antioksidan. Yang paling banyak dipelajari adalah beta karoten (pro vitamin A), vitamin C, vitamin E, asam fenolik, selenium, klorofil, karotenoid, flavonoid, glutasion, koenzim Q10, melatonin, dan likopen. Perlu dicatat bahwa vitamin A sendiri bukan antioksidan.

Sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, bijibijian, rempah-rempah dan teh/ teh hijau adalah makanan yang kaya unsur antioksidan