Anda di halaman 1dari 46

EKOSISTEM

EKOSISTEM
Tersusun atas

Komponen abiotik

Komponen Biotik
terdiri dari

Produsen

Konsumen
membentuk

Dekomposer

Detritivor

Aliran energi
menentukan

Rantai makanan
membentuk

Daur materi
berupa

Jaring-jaring makanan

Daur BIOGEOKIMIA

Habitat

Habitat tanah yang lembab dihuni oleh cacing tanah, bakteri, semut,Kluwing, jamur, Lumut, dan tumbuhan paku.

Contoh komponen biotik

Contoh komponen abiotik

Air, yang sangat diperlukan Oleh makhluk hidup

Tanah, yang berasal dari pelapukan batuan

Pada tingkat populasi (interaksi antar individu 1 spesies)

Interaksi dalam kegiatan hidup

Kompetisi Intraspesifik

Interaksi mahluk hidup dengan lingkungan biotiknya

Predasi

Kompetisi interspesifik
Simbiosis : Pada tingkat komunitas (interaksi antar populasi)

1. Mutualisme
2. Komensalisme 3. Parasitisme

Pada tingkat populasi (Interaksi antar-individu dalam 1 Spesies)


dapat berupa Interaksi dalam kegiatan hidup * Perkawinan * Pembagian tugas pada masyarakat rayap, semut dan lebah * Pemberian perlindungan dan perawatan induk pada keturunannya Interaksi kompetisi (Intraspesifik) * Kebutuhan hidup sama, sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan air, makanan, tempat hidup atau pasangan hidup
Kompetisi intraspesifik

Pada tingkat Komunitas (interaksi antar populasi)


PREDASI KOMPETISI INTERSPESIFIK SIMBIOSIS * Mutualisme * Komensalisme * Parasitisme

Predasi

Simbiosis mutualisme antara ganggang hijau biru dan Jamur membentuk lumut kerak

Simbiosis komensalisme antara kerang dan paus

Simbiosis parasitisme antara Kutu rambut dan kulit kepala

PRODUSEN / AUTOTROF

KONSUMEN / HETEROTROF * Herbivora/konsumen primer

Relung / Nisia / Niche


Fungsi atau tugas organisme di dalam suatu ekosistem

* Karnivora/konsumen sekunder * Omnivora

* Parasit
DETRITIVOR DEKOMPOSER / PEROMBAK

Dalam suatu ekosistem, terdapat produsen, konsumen, dekomposer, dan detrivor

Contoh produsen,yaitu rumput Contoh konsumen, yaitu zebra

Contoh konsumen, yaitu laba-laba dan gurita

Contoh dekomposer, yaitu jamur

Contoh detrivor, yaitu kutu kayu

Ekosistem air

Ekosistem sungai

Ekosistem danau

Ekosistem air

Ekosistem laut

Ekosistem pantai pasir

Ekosistem terumbu karang

Bioma (Ekosistem darat dalam skala luas)

Hutan hujan tropis

Gurun

Bioma (Ekosistem darat dalam skala luas)

Savana

Padang rumput

Bioma (Ekosistem darat dalam skala luas)

Hutan gugur

Taiga

Tundra

Ekosistem buatan

Sawah

Perumput
Rumput belalang kadal elang

Rantai makanan
Perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dalam urutan tertentu Tingkat tropik : tiap tingkat dari rantai makanan

Detritus
Hancuran daun cacing tanah ayam manusia

Rantai makanan

Rumput (produsen)

Belalang (konsumen primer)

Kadal (konsumen sekunder)

Burung elang (konsumen tertier)

Jaring-jaring makanan

Aliran energi dalam rantai makanan

Adanya peristiwa makan dan dimakan, menyebabkan terjadinya perpindahan materi dan energi dari mahluk yang satu ke yang lain

Aliran Energi
Sumber energi primer (sinar matahari), melalui proses fotosintesis di ubah menjadi energi kimia dalam makanan Energi tidak kembali ke matahari, tetapi di lepas ke lingkungan

Produktivitas dalam Ekosistem


Pemasukan dan penyimpanan energi dalam suatu ekosistem

Produktivitas Primer
mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia dalam bentuk bahan organik oleh organisme autotrof

Produktivitas Primer Kotor (PPK)


Seluruh bahan organik yang dihasilkan oleh organisme autotrof

Produktivitas Primer Bersih (PPB)


Bahan organik digunakan untuk kegiatan kehidupan (tumbuh,berkembang biak,yang mengeluarkan panas) dan sebagian tersimpan dalam tubuh organisme (PPB) PPB adalah jumlah total energi kimia berupa bahan organik dikurangi energi untuk respirasi Digunakan manusia dan mahluk heterotrof lainnya

Produktivitas Sekunder
energi kimia mengubah bahan organik menjadi simpanan energi kimia baru oleh organisme heterotrof PS adalah bahan organik yang tersimpan pada produsen digunakan sebagai makanan bagi konsumen Setiap tingkat tropik tidak mengubah semua energi kimia yang diperolehnya, tetapi sebagian disimpan Sehingga produktivitas sekunder menjadi berkurang pada setiap transfer energi dari tiap tingkat tropik Hanya sekitar 10% energi yang ditransfer disimpan sebagai biomassa, sekitar 90% energi, tidak disimpan pada tingkat tropik berikutnya, energi tersebut hilang sebagai panas saat digunakan untuk kegiatan hidup

Energi yang hilang dalam tubuh EGESTA


Bahan buangan dari saluran pencernaan

EKSKRETA
Bahan organik sisa metabolisme

RESPIRASI
Membebaskan energi

Energi yang tersisa


Produktivitas Sekunder

Untuk produksi
Tumbuh perbaikan reproduksi

Siklus Materi
Sumber materi primer adalah bumi Materi (air dan CO2) oleh produsen diubah menjadi karbohidrat Melalui rantai makanan zat tersebut berpindah-pindah dan akan kembali ke bumi, kembali menjadi air dan CO2

Piramida ekologi

Piramida jumlah
Jumlah individu pada setiap tingkat tropik

Piramida biomassa Pada setiap tingkat tropik menunjukkan berat kering dari seluruh organisme di tingkat tropik tersebut

Piramida energi

Kehilangan energi dari suatu rantai makanan Makin ke puncak tingkat tropik makin sedikit produktivitasnya, atau energi yang tersimpan semakin sedikit

DAUR BIOGEOKIMIA
Ilmu tentang pertukaran atau perubahan yang terus menerus antara komponen biosfer yang hidup dan tidak hidup Dalam suatu ekosistem, Materi berupa unsur penyusun bahan organik dapat di daur ulang Unsur tersebut masuk ke dalam komponen biotik melalui udara, tanah atau air Daur ulang air dan unsur kimia melibatkan mahluk hidup dan batuan (geofisik)

Daur air

DAUR AIR
Air di atmosfer dalam bentuk uap air, berasal dari. * Air di daratan dan laut (3/4 luas permukaan bumi) yang menguap karena panas cahaya matahari * Uap air terkondensasi menjadi awan,dalam bentuk hujan turun ke daratan (Air permukaan dan air tanah) dan laut Tumbuhan menyerap air dalam tanah, melalui transpirasi (90 % penguapan ekosistem darat) uap air ke atmosfer kembali Hewan dan manusia dapat air langsung dari air permukaan, dari tumbuhan dan hewan yang dimakan Sebagian air keluar dari tubuh hewan dan manusia sebagai urin dan keringat Air tanah dan air permukaan sebagian mengalir ke danau, sungai kemudian laut

SIKLUS KARBON
Proses timbal balik fotosintesis dan respirasi seluler bertanggung jawab atas perubahan dan pergerakan utama karbon. Naik turunnya CO2 atmosfer secara musiman disebabkan oleh penurunan aktivitas fotosintesis selama musim dingin di belahan Bumi Utara. Dalam skala global, kembalinya CO2 ke atmosfer melalui respirasi hampir menyeimbangkan pengeluarannya melalui fotosintesis.

Daur karbon

DAUR KARBON
Unsur karbon diatmosfer dalam bentuk gas CO2 (0,03 %) CO2 masuk ke dalam komponen biotik melalui produsen. Melalui proses fotosintesis CO2 diubah menjadi bahan organik berupa senyawa karbon (Glukosa) Melalui rantai makanan glukosa ditransfer ke hewan dan manusia Bahan organik yang mengandung unsur karbon : * Pada tumbuhan terdapat dalam batang/kayu * Pada hewan dan manusia terdapat pada tulang Tumbuhan,hewan,manusia mati akan diuraikan oleh bakteri dan jamur,bebaskan CO2 kembali Respirasi organisme aututrof dan heterotrof menghasilkan CO2 Kebutuhan tumbuhan akan CO2 = pengeluaran CO2 oleh respirasi organisme Di kerak bumi terdapat karbon dalam bentuk batu bara dan minyak bumi (bahan bakar Fosil) berlebihan POLUSI

Daur nitrogen

DAUR NITROGEN
Unsur Nitrogen diatmosfer (78 %) dalam bentuk gas nitrogen (N2), jarang dalam bentuk senyawa Organisme yang dapat mengikat (fiksasi) nitrogen hanya bakteri dan Cyanophyta * Bakteri bebas : Azotobacter sp,Clostridium sp Rhodospilirum sp simbiosis : Bakteri Rhizobium dengan tumbuhan polong-polongan * Cyanophyta bebas : Nostoc Simbiosis Anabaena azolae dengan Azola pinnata Anabaena cycadae dengan Cycas rumpii Nitrogen diserap oleh tumbuhan dalam bentuk nitrat Nitrogen unsur pembentuk protein, melalui rantai makanan unsur nitrogen berpindah dari produsen ke konsumen

Bakteri 2 yang berperan dalam daur nitrogen Amonifikasi Mahluk hidup mati (dalam protoplasma/N) Amoniak, oleh Pseudomonas Nitrifikasi * Nitritasi Amoniak Nitrit, oleh Nitrosococcus, Nitrosomonas * Nitrasi Nitrit Nitrat ( diserap tumb ), oleh Nitrobacter Denitrifikasi Nitrat Nitrogen, oleh Thiobacillus denitrificans tanah menjadi tidak subur Tumbuhan juga mendapatkan unsur nitrogen melalui pemberian pupuk yang mengandung nitrat dan amonia

Daur fosfor

DAUR FOSFOR
Fosfor untuk membentuk asam nukleat, protein dan ATP (sumber energi untuk metabolisme Sel) Fosfor di alam dalam bentuk ion fosfat, terdapat dalam bebatuan (tidak dalam bentuk gas) Daur tidak rumit Adanya erosi dan pelapukan menyebabkan fosfat terbawa ke sungai lalu ke laut membentuk sedimen, adanya pergerakan dasar bumi menyebabkan sedimen yang mengandung fosfat muncul ke pernukaan Tumbuhan darat mengambil fosfat yang terlarut dalam air tanah Melalui rantai makanan, fosfat akan berpindah dari produsen ke konsumen Hewan dan manusia mengeluarkan fosfat melalui urin dan feses Mahluk hidup yang mati, urine dan feses diuraikan oleh bakteri dan jamur menjadi unsur fosfat, di ambil kembali oleh tumbuhan

Daur sulfur

DAUR SULFUR
Sulfur Unsur penyusun protein Sumber sulfur Atmosfer dari sisa pembakaran BBM Dalam tubuh organisme (sulfur organik) Kerak bumi + Gunung berapi Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat Melalui rantai makanan, sulfat akan berpindah dari produsen ke konsumen Bakteri yang terlibat dalam daur sulfur * Sulfat Hidrogen sulfida (H2S), oleh Desulfobria, Desulfomaculum * Hidrogen sulfida(H2S) sulfur + hidrogen, oleh bakteri fotoautotrof anaerob (Chromatium) * Sulfur Sulfat, oleh bakteri kemolitotrof (Thiobacillus)

SUKSESI
Suatu komunitas tidak statis, tapi mengalami perubahan Perubahan komunitas yang terjadi secara teratur ke satu arah dalam jangka waktu tertentu sampai terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan komunitas awal Terjadi karena perubahan lingkungan fisik dalam komunitas Terjadi pergantian beberapa spesies oleh spesies lain dalam kurun waktu tertentu Berakhir sampai terbentuk KOMUNITAS KLIMAKS (Komunitas yang mengalami keseimbangan)

Suksesi primer
* Komunitas asal berubah total sehingga Komunitas asal tidak ada lagi * Terbentuk habitat baru, tidak ada lagi biota Komunitas asal (biji/benih berasal dari luar) * Komunitas baru berkembang secara teratur dan bertahap (terjadi invasi dan kolonisasi) * Gangguan alam lahan gundul Lumut kerak (vegetasi perintis) Lumut + paku Rumput Perdu Pohon (klimaks)

Suksesi primer di kepulauan vulkanik

SUKSESI SEKUNDER
Pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk kondisi awal setelah daerah tersebut rusak Suatu komunitas klimaks terganggu tapi tidak merusak habitat secara total sehingga dalam komunitas tersebut substrat lama dan biotanya masih ada Habitat dan komunitas sama dengan semula, benih/biji bukan saja dari luar,tapi dari habitat itu sendiri Disebabkan oleh kebakaran, banjir,kemarau panjang, gempa bumi, aktivitas manusia (penebangan hutan)

Suksesi sekunder dapat terjadi setelah kebakaran

Suksesi rawa menjadi daratan


(a) Terbentunya rawa karena curah hujan (b) Dalam jangka waktu yang lama, organisme yang mati dan pelapukan batuan akan menumpuk di dasar danau (c) Sejalan dengan waktu penumpukan berjalan terus (d) Terbentuk daratan (komunitas klimaks)

Suksesi rawa menjadi daratan merupakan contoh komunitas klimaks