P. 1
11_ Seni Budaya (a)

11_ Seni Budaya (a)

|Views: 30|Likes:
Dipublikasikan oleh Nanang Setyabudi

More info:

Published by: Nanang Setyabudi on Nov 06, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/15/2014

pdf

text

original

11. Mata Pelajaran Seni Budaya A.

Latar Belakang Muatan seni budaya sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pemerintah tidak hanya terdapat dalam satu mata pelajaran karena budaya itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan. Dalam mata pelajaran Seni Budaya aspek budaya tidak secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. Karena itu, mata pelajaran dibahas Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Mata pelajaran Seni Budaya pada program Paket A berdiri sendiri atau tidak terintegrasi dengan mata pelajaran keterampilan seperti pada jenjang SD dan MI hal ini karena perbedaan karakteristik peserta didik jenjang SD dan MI dengan program Paket A. Pada program Paket A Keterampilan merupakan pelajaran inti yang dapat dikembangkan sebagai keterampilan vokasional. Seni Budaya diberikan karena keunikan, kebermaknaan, Pendidikan dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi/berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan: “belajar dengan seni,” “belajar melalui seni” dan “belajar tentang seni.” Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. Pendidikan Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural. Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, diri secara kreatif peran dan berbagai perpaduannya. Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. Sifat multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi beragam budaya Nusantara dan Mancanegara. Hal ini merupakan terhadap wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk. Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multikecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal, interpersonal, visual spasial, musikal, linguistik, logik matematik, naturalis serta kecerdasan adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan emosional. Bidang seni rupa, musik, dan tari, memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing. Dalam pendidikan seni, aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut yang tertuang dalam pemberian mengembangkan konsepsi, apresiasi, dan kreasi. Semua ini diperoleh melalui upaya pengalaman eksplorasi elemen, prinsip, proses, dan teknik berkarya dalam konteks budaya masyarakat yang beragam.

96

B. Tujuan Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan agar memiliki kemampuan sebagai berikut. 1. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya melalui kegiatan berkarya seni 2. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya 3. Menampilkan kreativitas melalui seni budaya 4. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal, regional, maupun global. C. Ruang Lingkup Mata pelajaran Seni Budaya pada program Paket A meliputi aspek-aspek sebagai berikut. 1. Seni rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak, dan 2. sebagainya Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik 3. Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dantanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari Di antara ketiga bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu bidang sesuai seni dengan minat dan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia. D. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran 1. Memiliki kepekaan inderawi, perasaan estetis dan artistik melalui pengalaman bereksplorasi (penggalian), berekspresi, dan berkreasi secara lintas bidang dalam mendukung kecerdasan emosional, intelektual, adversitas (ketangguhan), moral, dan spiritual 2. Mampu berkreasi dalam bahasa rupa, bunyi, gerak dalam mengembangkan perseptual, pemahaman, apresiasi, dan kreativitas dalam kemampuan berkarya seni,. 3. Mampu menghargai karya sendiri dan orang lain serta keragaman seni Nusantara.

97

Mengapresiasi karya seni rupa 3.1 Mengekspresikan diri melalui gambar ekspresif 2.d III Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Seni Rupa 1.1 Mengekspresikan diri melalui karya seni gambar ekspresif 4. Mengapresiasi karya seni rupa 1.1 Mengidentifikasi unsur rupa pada benda di alam sekitar 1.2 Mengekspresikan diri melalui teknik lipat.2 Menyatakan sikap apresiatif terhadap unsur rupa pada benda di sekitar alam 4. gunting dan rekat 98 . rekat dalam membuat karya seni rupa 3. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 4. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Tingkatan : I Derajat : Awal Setara : Kelas I SD/MI SKK : 6 Bobot s.E. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 2.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur rupa pada benda di sekitar alam 2. menggunting/menyobek.2 Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa tiga dimensi dengan teknik lipat.1 Mengidentifikasi unsur rupa pada benda di alam sekitar 3.

1 Mengekspresikan diri melalui gambar ekspresi 8. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 10.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 5.2 Mengekspresikan diri melalui teknik cetak tungga 7.3 Mengekspresikan diri melalui teknik cetak timbul 9. 8. Mengekspresikan diri melalui seni rupa.1 Mengekspresikan diri melalui gambar imajinatif mengenai diri sendiri 10.2 Menggunakan klise cetak timbul 8.2 Mengekspresikan diri melalui gambar dekoratif dari motif hias daerah setempat 99 . Mengapresiasi karya seni rupa 7.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur rupa pada karya rupa seni tiga dimensi 8.1 Mengidentifikasi unsur rupa pada karya seni rupa 5. Mengapresiasikan karya seni rupa 9.1 Menjelaskan simbol dalam karya seni rupa dua dimensi 9.1 Mengekspresikan diri melalui gambar ekspresi 6. Mengapresiasi diri melalui karya seni rupa 6.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur rupa pada karya seni rupa 6.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap simbol dalm karya seni rupa dua dimensi 10.1 Mengidentifikasi unsur rupa pada karya seni rupa 7. Mengapresiasi karya seni rupa 5.

1 Mengidentifikasi unsur/elemen musik dari berbagai sumber bunyi yang dihasilkan tubuh manusia 13.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap simbol dalam karya seni rupa tiga dimensi 12.2 Seni Musik 13. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 12.1 Menampilkan permainan pola irama sederhana 14.2 Mengidentifikasi irama dan melodi sederhana 14. Mengapresiasi karya seni rupa 11.2 Mengelompokkan bunyi berdasarkan sumber bunyi yang dihasilkan tubuh manusia 13.1 Mengekspresikan diri melalui gambar imajinatif mengenai alam sekitar Memberi hiasan/warna pada benda tiga dimensi 12.2 Mengekspresikan diri melalui vokal 14. Mengapresiasi karya seni musik 15.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 11.3 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap sumber bunyi yang dihasilkan tubuh manusia 14.1 Mengidentifikasi unsur/elemen musik dari berbagai sumber bunyi yang dihasilkan alam 15. kelompok maupun klasikal 15.3 Menyanyikan lagu secara individual. Mengapresiasi karya seni musik 13. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 100 .1 Menjelaskan simbol dalam karya seni rupa tiga dimensi 11.

1 Memeragakan dinamik sederhana 20.3 Menyanyikan lagu wajib dengantau a tanpa iringan 18.2 Mengekspresikan diri melalui alat musik/sumber bunyi sederhana 20.2 Membedakan denganrama i antara nada 20. Mengenal unsur musik 19.1 Memeragakan dinamik sederhana 18.4 Mementaskan permainan musik dengan alat musik sederhana 19.1 Mengidentifikasi unsur musik dari berbagai sumber bunyi dihasilkan alat musik konvensional yang 19. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik antara nada 18. Mengapresiasi karya seni musik 17. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 16.3 Menyanyikan lagu wajib dan lagu lain dengan atau tanpa iringan 101 .2 Memeragakan dinamik sederhana 16.2 Mengekspresikan diri melalui alat musik/sumber bunyi 18.3 Mengekspresikan diri melalui vocal.1 Mengidentifikasi unsur musik dari berbagai sumber bunyi dihasilkan oleh benda bukan yang alat musik 17. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 20.2 Membedakan denganrama i 18. alat musik atau sumber bunyi sederhana 17.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 16.1 Menampilkan permainan pola irama dan melodi sederhana 16.

2 sederhana Menghubungkan antara simbol nada dengan elemen musik 21.2 Menghubungkan antara simbol nada dengan elemen musik 23. lagu daerah.3 Menghubungkan simbol nada dengan tempo dalam lagu 24.2 Menyanyikan lagu wajib.1 Memainkan musik dalam bentuk ansambel dengan alat musik ritmis sederhana 24.1 Menjelaskan simbol tempo dalam lagu 23. Mengapresiasi karya seni musik 21. Mengapresiasi karya seni musik 23.1 Mengidentifikasi berbagai simbol nada dalam lagu 21. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 24. dan lagu lain dengan atau iringan sederhana tanpa 22. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 23.3 Menghubungkan antara simbol nada dengan tempo dalam lagu 22.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 21.1 Memainkan alat musik ritmis sederhana 22.2 Menyanyikan lagu daerah dan lagu lain dengan iringan sederhana 102 .

Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 26.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Seni Tari 25. Mengapresiasi karya seni tari 27.1 Menggerakkan tubuh secara spontan mengikuti bunyi perangsang gerak 30.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap gerak alam semesta 30.1 Mengidentifikasi gerak alam semesta 29.1 Merangkaikan gerak tari sesuai karya seni tari.3 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap gerak tari menurut tingkatan tinggi rendah 26.2 Menampilkan unsur gerak tari di depan penonton 27.1 Mengidentifikasi fungsi tubuh dalam melaksanakan gerak di tempat 25.1 Menanggapi rangsangan bunyi dengan gerakan spontan 26.1 Mengidentifikasi gerak tari menurut tingkatan tinggi rendah 27. Mengekspresikan diri melalui 28. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 30. iringan bunyi 28.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap gerak tari menurut tingkatan tinggi rendah 28. Mengapresiasi karya seni tari 29. Mengapresiasi karya seni tari 25.2 Menampilkan gerak tari menurut tingkatan tinggi rendah 25.2 Menanggapi gerak alam semesta ke dalam bentuk gerak tari 103 .2 Mengekspresikan diri melalui gerak sendiri 29.

1 Menjelaskan simbol dalam seni tari 34.1 Menyiapkan penyajian tarian pendek bertema dengan iringan 36.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap gerak alam semesta 32. 36. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.1 Mengidentifikasi gerak alam semesta 31.3 Mengadakan pementasan seni perpaduan tari dan musik 33.2 Menyajikan tarian pendek bertema tanpa iringan 35. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 32.2 Menanggapi gerak alam semesta dalam bentuk gerakan tari 32. Mengapresiasi karya seni tari 31.1 Menghubungkan gerak. dan perlengkapan dengan simbol dalam seni tari 35.3 Menyajikan beberapa ragam gerak tari 33. Mengapresiasi karya seni tari 35. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 104 .Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 31. busana.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap simbol yang terkandung seni tari berdasarkan dalam karya pengamatan pertunjukan 36.1 Menggerakkan tubuh secara spontan mengikuti bunyi perangsang gerak 32.2 Menyajikan tarian pendek bertema dengan iringan 36.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap simbol yang terkandung seni tari berdasarkan dalam karya pengamatan terhadap pertunjukan 34.1 Menyiapkan penyajian tarian pendek bertema tanpa iringan 34. Mengapresiasi karya seni tari 33.

2 Merancang benda yang dapat digerakkan oleh angin dari bahan kertas selain 40.1 Menampilkan sikap apresiatif terhadap benda yang oleh angin digerakkan 40. Menerapkan teknologi sederhana dalam keterampilan 37.1 Menampilkan sikap apresiatif terhadap benda yang digerakkan oleh angin 39. Menerapkan teknologi sederhana dalam keterampilan 38.2 Menyiapkan bahan buatan yang aman untuk pembuatan 38.2 Menyiapkan bahan alam untuk pembuatan cat 37.3 cat Membuat cat pewarna dari bahanbuatan aman 39. Membuat benda yang dapat digerakkan oleh angin secara sederhana 40. Membuat benda yang dapat digerakkan oleh angin secara sederhana yang 39.3 Membuat cat pewarna dari bahanalam 38.1 Menjelaskan cara pembuatan cat pewarna dari bahan alam 37.1 Menjelaskan cara pembuatan cat pewarna dari bahan buatan yang aman 38.3 Membuat benda yang dapat digerakkan oleh angin dari bahan kertas selain 105 .3 Membuat benda yang dapat digerakkan oleh angin dari bahan kertas 40.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Keterampilan 37.2 Merancang benda yang dapat digerakkan oleh angin dari kertas bahan 39.

Gambar imajinatif mengenai diri sendiri misalnya menggambarkan diri memiliki sayap sehingga dapat terbang di angkasa. bidang. dan (4) dinamika (keras-lembut). Gambar Biasanya menggunakan motif (tumbuhan. 18. (3) Warna suara. talempong. harmoni). 3. 13. Alat musik: Alat musik dapat dibedakan atas: (1) Alat musik Nusantara atau dsb. biasa pula disebut alat musik tradisional yakni alat musik yang dianggap milik etnis di wilayah Nusantara seperti suling bambu. piano. dsb. 8.ruang). dsb. 16. Gambar ekspresi: Gambar yang dibuat dengan maksud gagasan/perasaan sendiri. (2) tempo (irama). warna.Keterangan : 1. tekanan. atau tiupan. Misalnya merah adalah simbol keberanian. hasil cetakan hanya satu karena klisenya berubah sesudah digunakan. tepukan tangan. Simbol: Motif katak adalah simbol pemanggil hujan. saxophone. melodi. Unsur rupa: Meliputi titik. situasi Teknik menggunting/menyobek: Teknik berkarya seni rupa dengan berbagai bentuk yang dihasilkan menciptakan menggunting/menyobek dengan cara bahan semacam kertas/karton. 15. Pada teknik cetak tunggal (monoprint). Sumber dsb. manusia)yang bentuknya diubah masih tetapi dikenal ciri khasnya. Tema disesuaikan menyatakan denganatau kondisi yang aktual. Dinamik:Semua hal yang berhubungan dengan perbandingan volume nada lembut). garis. hewan. plastik. Sumber bunyi yang dihasilkan alat musik konvensional: melalui pukulan. dan bentuk (volume. Gambar Imajinatif: Gambar yang bersifat hayalan. 2. Level: Rangsangan bunyi: Bunyi an yang dimaksudkan untuk menggugah peserta didik untukperasaan menggerakkan tubuh Penonton: teman sebaya. 106 . Teknik cetak: Teknik berkarya seni rupa dengan cara menciptakan gambaran (citra) tidak dengan goresan langsung tetapi dengan media perantara/klise. 11. tidak meniru orang lain. dsb. juga memiliki ketebalan (isi. 5. (3) Alat musik non konvensional yakni segala yang dapat alat/bahan menjadi sumber bunyi seperti batu. bunyi yang dihasilkan alam: bunyi tetesan air. 4. 7. drum. teknik cetak disebut printmaking. 12. volume. (keras Sumber bunyi yang dihasilkan tubuh manusia: siulan. Dalam bahasa Inggeris. Sumber bunyi yang dihasilkan oleh benda bukan alat khusus musik: sendok yang dipukulkan pada botol. tiupan pada kertas yang terjilid. 9. dekoratif: Gambar yang dimaksudkan sebagai hiasan. 14. kicauan burung. ruang). logam. Termasuk teknik ini adalah mosaik dan aplikasi. 6. kayu. dll. 17. Teknik merekat: Teknik menciptakan karya seni rupa dengan cara undangan menempelkan berbagai bahan pada bidang datar. Posisi tinggi rendah dalam melakukan gerakan tari. gesekan. orang tua pesrta didik. 10. Elemen musik: Terdiri atas empat unsur yakni: (1) pitch (nada. 19. Dimensi: Bermakna ukuran. Dua dimensi mengacu pada benda yang memiliki dua ukuran yakni panjang dan lebar. (2) Alat musik konvensional yakni alat musik nontradisional seperti gitar. biola. Tiga Dimensi mengacu pada benda yang selain memiliki ukuran panjang dan lebar. makna yang dikandung. talempong.

Simbol Pada Tarian: Makna yang dikandung pada tarian yang ditunjukkan oleh kostum (busana). properti (peralatan). Simbol Nada: Tanda atau lambang yang telah disepakati misalnya penggunaan notasi balok atau angka dalam menyuarakan suatu bunyi nada (1 dibaca sebagai nada do). 21.20. tata rias atau gerakan. 107 .

1 Menjelaskan makna seni rupa terapan 1.2 Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan yang ada di daerah setempat 1. kerang. tangkai. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 108 .2 Mengidentifikasi jenis karya seni rupa murni yang ada di daerah setempat 3. kerang. tangkai.d Bobot SD/MI SKK : 6 VI Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa 3. Mengapresiasi karya seni rupa. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 4. 1.1 Menjelaskan makna seni rupa murni 3.2 Memamerkan hasil gambar ilustrasi dengan tema benda alam: buahbuahan.2 Menyiapkan karya seni rupa yang dibuat untuk pameran kelas 4. dsb 2. dsb 3.1 Membuat relief dari bahan plastis dengan pola motif hias daerah setempat 4.3 Menata karya seni rupa yang dibuatdalam bentuk pameran 2.Tingkatan : II Derajat : Dasar Setara : Kelas IV s.1 Mengekspresikan diri melalui gambar ilustrasi dengan tema benda alam: buah-buahan.3 Menampilkan sikap apresiatif terhadap karya seni rupa murni 4.3 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap kesesuaian fungsi dan keindahan karya seni rupa terapan 2.

3 Membuat motif hias dasar jumputan pada kain 7.2 Mengekspresikan diri melalui gambar ilustrasi dengan tema hewan dan kehidupannya 6. Mengapresiasi karya seni rupa 5.1 Mengidentifikasi jenis motif hias pada karya seni rupa Nusantara daerah setempat 7.1 Membuat topeng secara kreatif dalam hal teknik dan bahan 8.2 Mengekspresikan diri melalui gambar ilustrasi manusia dan kehidupanny a 8.3 Menata karya seni rupa yang diciptakan dalam bentuk pameran. Mengapresiasi karya seni rupa 7.1 Mengekspresikan diri melalui gambar dekoratif dengan motif hias Nusantara 6. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 8.2 Mengidentifikasi jenis motif hias pada karya seni rupa Nusantara daerah setempat 5.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 5.3 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan motif hias karya seni rupa Nusantara daerah setempat 6. 9.2 Menjelaskan cara membatik dan atau tenun ikat sederhana 9.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan motif hias karya seni rupa Nusantara daerah setempat 8.1 Menjelaskan makna motif hias 5. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 6.3 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan motif hias karya seni rupa Nusantara daerah lain 109 . Mengapresiasi karya seni rupa 9.1 Mengidentifikasi jenis motif hias pada karya seni rupa daerah lain Nusantara 9.

1 Menjelaskan makna dinamika dalam seni musik 15.1 Mengekspresikan diri melalui gambar ilustrasi suasana alam sekitar 12.1 Membatik dan atau tenun ikat dengan teknik sederhana 10. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 10.2 Mengekspresikan diri melalui gambar ilustrasi 11.2 Mengidentifikasi alat musik melodis 15. Mengapresiasi karya seni musik 15.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 10.2 Memainkan alat musik ritmis di depan penonton 15.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan motif hias karya seni rupa Nusantara daerah lain 12.1 Mengidentifikasi berbagai ragam lagu dan alat musik ritmis 13.1 Mengidentifikasi jenis motif hias pada karya seni rupa Nusantara daerah lain 11. Mengapresiasi karya seni rupa 11. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 14.2 Menata karya seni rupa yang dibuatuntuk pameran Seni Musik 13.1 Menyiapkan permainan alat musik ritmis 14. Mengapresiasi karya seni musik 13.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap berbagai ragam lagu dan musik ritmis alat 14. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 12.3 Menampilkan sikap apresiatif terhadap dinamika dalam seni musik 110 .

Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 16.1 Memainkan alat musik melodis sederhana 16.3 Menampilkan sikap apresiatif terhadap berbagai musik/lagu daerah Nusantara 18.3 Mementaskan pertunjukan lagu daerah Nusantara dengan iringan sederhana 111 . Mengapresiasi karya seni musik 19.1 Mengidentifikasi berbagai ragam lagu daerah Nusantara 17. Mengapresiasi karya seni musik 17.2 Menjelaskan makna ansambel gabunga n 19. Mengekspresikan diri melalui 20.2 Menampilkan permainan musik 19.3 Menyanyikan lagu daerah dan lagu wajib dengan iringan sederhana 17.2 Menyiapkan pertunjukan lagu daerah Nusantara dengan sederhana untuk iringan dipentaskan 20.3 Menampilkan sikap apresiatif terhadap berbagai musik/lagu wajib dan daerah Nusantara 20. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 18.2 Menjelaskan makna ansambel sejenis 17.2 Menyiapkan penyajian lagu daerah dan lagu wajib dengan iringan sederhana 16.1 Memainkan alat musik ritmis dan karya seni musik melodis sederhana dalam bentuk ansambel gabungan 20.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 16.1 Memainkan alat musik ritmis dan melodis sederhana dalam bentuk ansambel sejenis 18.1 Mengidentifikasi berbagai ragam lagu daerah Nusantara 19.

Mengapresiasi karya seni musik 23. Memeragakan tari Nusantara daerah setempat sesuai dengan iringan di depan penonton 112 .1 Memainkan alat musik ritmis dan melodis 22.3 Mementaskan pertunjukan nyanyian lagu daerah dan lagu Nusantara dengan iringan musik sederhana Seni Tari 25.1 Mengidentifikasi berbagai lagu dan musik Nusantara 23. dan perlengkapan Nusantara daerah setempat tari 25.1 Mengidentifikasi gerak. Menyiapkan peragaan tari Nusantara daerah setempat 26.1 Memainkan alat musik ritmis dan melodis 24. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 26. Mengapresiasi seni musik 21.2 Menyiapkan pertunjukan lagu daerah dan lagu Nusantara dengan musik sederhana iringan 24.2 Menyanyikan lagu wajib.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan seni tari Nusantara daerah setempat 26. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 24. daerah dan Nusantara dengan iringan sederhana 23. Mengapresiasi karya seni tari 25. busana.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap berbagai lagu dan musik Nusantara 24. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 22.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 21.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap berbagai ragam musik Nusantara daerah 22.1 Mengidentifikasi berbagai ragam musik daerah Nusantara 21.

1 Mengidentifikasi gerak. Mengapresiasi karya seni tari 29. busana.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gerak.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap simbol dan keunikan gerak.2 Memeragakan tari Nusantara daerah lain sesuai dengan iringan di depan penonton 29.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 27. Mengapresiasi karya seni tari 27.3 1Menampilkan sikap apresiatif terhadap simbol yang dalam karya terkandung seni tari Nusantara daerah lain 113 . dan perlengkapan daerah lain Nusantara tari 27.1 Menyiapkan tari Nusantara daerah lain sesuai dengan iringan 28. busana. dan perlengkapan karya seni Nusantara daerah lain tari 30. busana.1 Mengidentifikasi gerak. dan perlengkapan seni tari Nusantara daerah lain 29. dan perlengkapan seni tari Nusantara daerah lain 31. busana.1 Mengidentifikasi gerak.2 Memeragakan tari Nusantara daerah lain tanpa iringan 31. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 28. serta perlengkapan karya seni tari Nusantara daerah lain 28. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 30. dan perlengkapan karya seni tari Nusantara daerah lain 31.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gerak. Mengapresiasi karya seni tari 31.1 Menyiapkan peragaan tari Nusantara daerah lain iringan tanpa 30. busana. busana.

2 Menggelar pertunjukan tari Nusantara 114 .Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 32.1 Menyiapkan penyajian tari Nusantara daerah lain iringan dengan 32.2 Menganalisis pola lantai gerak tari Nusantara berdasarkan pengamatan 36.3 Mengadakan pementasan perpaduan seni musik dan seni tari 33.3 Menganalisis pola lantai gerak tari Nusantara daerah setempat 34.2 Membandingkan pola lantai gerak tari Nusantara daerah setempat 33.2 Menyajikan tari Nusantara daerah lain dengan iringan 32. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 36. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari 34.2 Memeragakan tari Nusantara daerah setempat dengan pola lantai secara tunggal dan berkelompok 35.1 Menjelaskan makna pola lantai pada tarian 33.1 Memperagakan tari Nusantara dengan pola lantai secara berkelompok 36.1 Mengidentifikasikan pola lantai gerak tari Nusantara 35. Mengapresiasi karya seni tari 33.1 Menyiapkan peragaan tari Nusantara daerah setempat dengan pola lantai secara perorangan dan berkelompok 34. Mengekspresikan diri melalui seni tari 32. Mengapresiasi karya seni tari 35.

2 Membuat karya kerajinan berdasarkan rancangan sendiri 40.1 Merancang karya kerajinan dengan memanfaatkan teknik atau motif hias Nusantara 40. Membuat karya dan benda konstruksi. Membuat karya dan benda konstruksi kerajinan 40. Mengapresiasi karya kerajinan 41. 42.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap karya kerajinan meronce.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 37.1 Mendeskripsi kesesuaian fungsi.2 Menampilkan perilaku apresiatif terhadap karya kerajinan Nusantara 38.2 Membuat karya kerajinan berdasarkan rancangan telah dibuat yang 38. dan keindahan karya kerajinan meronce 41.1 Mengidentifikasi jenis karya kerajinan Nusantara 37.1 Merancang karya kerajinan meronce 115 .4 Membuat benda dengan teknik konstruksi 41. Mengapresiasi karya kerajinan 37.3 Merancang pembuatan benda dengan teknik konstruksi 40.4 Membuat benda dengan teknik konstruksi 39.3 Merancang benda dengan teknik konstruksi 38.1 Mengidentifikasi jenis karya kerajinan Nusantara daerah setempat 39.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap karya kerajinan daerah setempat Nusantara 40. Membuat karya kerajinan dan benda permainan 42. kerajinan 38. kekuatan.1 Merancang karya kerajinan dengan memanfaatkan teknik atau motif hias Nusantara 38. Mengapresiasi karya kerajinan 39.

dan keindahan karya kerajinan makrame 43.3 Merancang benda permainan yang digerakkan dengan tali 42.2 Merancang benda pakai dari bahananyama n 46.1 Merancang karya kerajinan makrame 44.1 Membuat kerajinan anyaman 46.3 Membuat benda pakai dari bahananyama n 47.4 Membuat benda permainan yang 44.1 Mendeskripsikan kesesuaian fungsi.1 Merancang benda mainan beroda 48.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 42.1 Mendeskripsikan kesesuaian fungsi. Membuat benda mainan beroda 48. kekuatan. dan keindahan kerajinan benda mainan karya beroda 47.2 Membuat benda mainan beroda 44.2 Membuat karya kerajinan meronce 42. dan keindahan kerajinan karya anyaman 45. Membuat karya kerajinan dan benda permainan 116 .2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap karya kerajinan anyaman 46.1 Menampilkan sikap apresiatif terhadap karya kerajinan makrame 44.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap karya kerajinan benda beroda mainan 48.3 Merancang benda permainan yang digerakkan dengan tali 44. Mengapresiasi karya kerajinan 45.2 Membuat karya kerajinan makrame 44. Membuat karya kerajinan 46. kekuatan.5 digerakkan dengan tali 45.4 Membuat benda permainan yang digerakkan dengan tali 43.1 Mendeskripsikan kesesuaian fungsi. Mengapresiasi karya kerajinan 47. Mengapresiasi karya kerajinan 43. kekuatan.

tradisional. benang. bijibijian. Tari Nusantara: Tari Nusantara adalah tari yang hidup dan berkembang di seluruh wilayah Nusantara. Meronce: Teknik membuat benda pakai/hias dari bahan manik-manik. yang dirangkai dengan 10. atau manusia yang dijadikan sebagai pola hiasan. proporsi bentuk. Alat musik ritmis juga merupakan penggolongan alat musik berdasarkan fungsinya. tamburin. F. dibentuk. memijit. rekorder. fungsinya.merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikandan Standar Penilaian. dsb. hal. Tari Nusantara identik dengan tari 5. Alat musik melodis: Alat musik yang memiliki nada misalnya seruling. 6. 2. kegiatan pembelajaran. Relief: Lukisan timbul yang diciptakan dengan cara memahat atau membentuk. Bahan plastis: bahan lunak yang mudah 8. Makrame:Membuat benda pakai/hias dari bahan tali-temali dengan teknik simpul. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. dan 3. Keartistikan:Keindahan karya seni rupa yang tercermin pada berbagai antara lain faktor keserasian warna. gendang. Gambar Ilustrasi: Gambar yang menceriterakan tentang suatu benda.Keterangan : 1. Seluruh materi SK dan KD pada masing-masing tingkatan/derajat dibagi ke dalam satuan kredit kompetensi (SKK) secara seimbang sebanyak yang ditentukan untuk tingkatan/derajat yang Dalam dimaksud. ritmis: Alat musik yang tidak memiliki nada. misalnya Alat musik ringbel. Arah Pengembangan Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran ini menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok. atau peristiwa. Standar Proses 117 . 7.menempel. kerapian. hewan. 9. pianika. Alat musik ritmis juga merupakan penggolongan alat musik berdasarkan 4. Pola motif hias: Motif geometris. tumbuhan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->