Anda di halaman 1dari 13

Fungsi dan Operasi Gudang

Oleh: Henmaidi, PhD


Jurs. Teknik Industri Universitas Andalas

Aktifitas gudang yang dijalankan dengan baik akan mempengaruhi:


Sistem JIT Kecepatan dalam merespon perubahan Respon yang Efficien terhadapt permintaan konsumen Menjaga kelancaran distribusi Meningkatkan kepuasan konsumen Meningkatkan keamanan dan keslamatan kerja operator Melindungi barang dari lingkungan

Fungsi dasar dari manajemen pergudangan:


Receiving: menerima barang Inspection and quality control Repackaging: pengepakan ulang Put away: menempatkan barang yang baru datang di storagenya Storage: menjaga barang hingga diperlukan Order picking: Mengambil barang dari gudang jika ada permintaan Postponement: mengepak barang di dalam box untuk memudahkan material handlingnya Packing and shipping:
Cek kelegkapan pesanan Siapkan kontainer untuk shipping Siapkan dokumen yang diperlukan Timbang Muat ke dalam truk

Cross-docking: Barang yang diterima langsung dikirimkan pada saat yang sama. Replenishing: pemesanan kembali jika stock sudah habis

Operasi Penerimaan dan pengiriman


Penerimaan barang serta pengambilan/ pengiriman barang harus dilakukan dengan sistematis Harus ada standar aktifitas (SOP) penerimaan dan pengambilan barang, meliputi
Right materials Right quantity Right quality

Jika ada barang yang dikembalikan ke gudang, maka catatannya harus direcord dengan baik Pengadministrasian harus rapi

Skema Aliran dan fungsi gudang/ warehouse

Shipping and Receiving Flows


Sistem aliran material berubah sesuai dengan perubahan kondisi akses masuk dari jalan raya
a. Single access b. Dual access: Front and sides c. Dual access: Front and back

Prinsip Penerimaan Barang


Jangan diterima: Barang yang dapat dikirim langsung ke konsumen/ user pemakainya Harus diterima informasi kedatangan barang sebelum barangnya diterima Cross-dock apabila memungkinkan Langsung tempatkan barang yang diterima ke tempatnya, jangan tunggu lama. Tata penyimpanannya dengan baik Lenkapi semua kelengkapan barang yang diperlukan untuk memudahkan operasi atau administrasi, seperti packing ulang, pemberian label, updating kartu gudang, dll. Lakukan sorting untuk memudahkan penempatan Seimbangkan sumber daya: baik manusia atau peralatan untuk kelancaran penerimaan dan pengiriman Kurangi jarak angkut barang Update sistem komputer segera setelah ada transaksi

Prinsip Shipping
Pilih peralatan handling yang efisien Kurangi kerusakan produk Hindari penempatan sementara, langsung muat ke atas truk Gunakan rak penyimpanan jika diperlukan penempatan sementara sebelum ke truk Kurangi waktu penyelesaian administrasi, gunakan sistem komputer Hindari penggunaan lift trucks jika memungkinkan

Unit Load vs. Small-parcel Shipping

Perencanaan Tempat Receiving and Shipping


Tentukan apa yang akan diterima atau dikirimkan Tentukan jumlah dan jenis dock Tentukan kebutuhan luas area di dalam serta area untuk shipping
Ruang untuk orang/ karyawan Ruang penyimpanan sementara Ruang untuk penumpukan sampah Ruang untuk palet atau untuk penyimpanan bahan packing Tempat truk bermanufer/ menunggu Buffer or standing areas Ruang manuver untuk peralatan Material handling

Perencanaan Storage Operations


Rencanakan ruang Storage Erencanaan Inventory Perencanaan Storage layout
Popularity: Design sistem bedasarkan popularity
(85% gerakan material terjadi pada 15% material)

Similarity: Penempatan berdasarkan pada kesamaan karakteristik Size: Tempatkan barang ukuran besar bersama, ukuran kecil sesama yang kecil Perhatikan Characteristic nya: Bahan dapat rusak, bahan berbahaya, mudah terbakar, berbentuk liquid, sistem keamanan dll.

Order picking operations


Order picking attribute to 55% of the all operating cost in a warehouse
Receive

Storage

Picking

Shipping

10

20

30

40

50

60

% of Annual Operating Expenses

Prinsip Pengambilan
Gunakan pendekatan pareto: Kelompokkan barang fast moving di tempat yang mudah di jangkau Dokumen harus jelas dan mudah dibaca Pertahankan sistem penempatan yang efisien: kemudahan dalam mencarinya Kombinasikan tugas pengambilan barang jika memungkinkan
Traveling: Bring the location to picker. Use automated systems Documenting: Automate information flow Reaching: Present items at waist level Sorting: Assign one picker per order Searching: Computer controlled locating. Bring the location to picker Extracting: Automated dispensing