Anda di halaman 1dari 77

FISIKA LINGKUNGAN

KELAS : FISIKA REGULER

OLEH : KELOMPOK 6

SUMBER RADIASI LINGKUNGAN BAGI TUBUH MANUSIA


ADI NUGRAHA A1C308003 PENGANTAR GEM RATISA DEWI (A1C309032) MATAHARI MIRNALIANTI (A1C309051 ) LAPTOP/NOTEBOOK

DWITRI PILENDIA (A1C310037) SUTET & HP

BANGKIT SANJAYA RADIOAKTIFITAS

Ditinjau dari proses terbentuknya unsur-unsur radioaktif atau sumber radiasi lainnya yang ada dilingkungan 1. Radiasi Alam

Radiasi alam atau sering juga disebut sebagai radiasi latar dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu:

a.Radiasi ekstra teresterial (berasal dari angkasa luar)


Radiasi dari angkasa luar yang paling penting untuk diketahui adalah : Radiasi Kosmis. Radiasi dari angkasa luar ini terdiri dari dua macam, yaitu : radiasi kosmis primer dan radiasi kosmis skunder. Radiasi kosmis skunder selanjutnya dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu : Radiasi kosmis galaksi, radiasi yang terperangkap dalam medan magnet bumi dan radiasi kosmis dari matarahari. Reaksi nuklir yang terjadi dapat menghasilkan sinar kosmis skunder yang terdiri atas meson, elektron, foton, neutron, proton dan lain-lain. b. Radiasi teresterial (berasal dari permukaan bumi) Sumber-sumber radiasi alam yang berada di permukaan bumi berasal dari bahanbahan Radioaktif alam yang disebutRadionulkida Primodial. Bahan Radioaktif ini dapat ditemukan dalam lapisan tanah atau batuan, air, serta udara. Radiasi yang dipancarkan oleh radionuklida Primodial ini disebut Radiasi Terseterial. Radiasi ini berasal dari mineral-mineral yang adal dalam batu-batuan dan juga dalam tanah. Seringkali juga dinamakan Radiogeologi.

Ditinjau dari proses terbentuknya unsur-unsur radioaktif atau sumber radiasi lainnya yang ada dilingkungan

2. Radiasi buatan

Selain unsur Radioaktif alam, kita juga mengenal adanya unsur-unsur Radioaktif buatan yang tersebar di lingkungan hidup. Unsur-unsur Radioaktif buatan dapat terbentuk melalui proses fisi, proses aktivasi maupun transmutasi inti lainnya.

Faktor daya serap radiasi


Secara garis besar, radiasi total yang diserap oleh tubuh manusia adalah tergantung pada beberapa hal: Frekuensi dan panjang gelombang medan elektromagnetik Polarisasi medan elektromagnetik Jarak antara badan dan sumber radiasi elektromagnetik dalam hal ini handphone Keadaan paparan radiasi, seperti adanya benda lain disekitar sumber radiasi Sifat-sifat elektrik tubuh. Hal ini sangat tergantung pada kadar air didalam tubuh, radiasi akan lebih banyak diserap pada media dengan konstan dielektri tinggi seperti otak, otot dan jaringan lainnya dengan kadar air tinggi

Alat pengukur radiasi


Terdapat beberapa jenis survaimeter yang digunakan untuk jenis radiasi yang sesuai sebagai berikut. Survaimeter Gamma Survaimeter Beta dan Gamma Survaimeter Alpha Survaimeter neutron Survaimeter Multi-Guna

Gelombang elektromagnetik

Cahaya matahari, komputer, televisi, handphone, dan peralatan elektronik lainnya yang memancarkan gelombang elektromagnetik merupakan sumber radiasi yang sudah lekat dalam kehidupan dan aktivitas kita. Demikian pula dengan peralatan perang serta alat kedokteran modern yang memanfaatkan gelombang cahaya.Besarnya radiasi yang boleh diterima oleh mereka yang bekerja di lingkungan radiasi tidak boleh melebihi 50 milisievert per tahun. Sedangkan bagi masyarakat pada umumnya tak melebihi dari 5 milisievert per tahun. Jika melebihi dari angka di atas dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi kesehatan diri manusia itu sendiri.

Gelombang Elektromagnetik

Spektrum gelombang elektromagnetik yang kita ketahui mencakup rentang frekuensi yang lebar. Gelombang radio, sinyal televisi, sinar radar, cahaya tak terlihat, sinar-x dan sinar gamma merupakan contoh-contoh gelombang elektromagnetik. Dalam ruang hampa, gelombang ini semuanya merambat dengan kecepatan yang sama, 3 x 108 m/s. Sumber elektromagnetik ada dimana-mana, matahari, bintang, lampu, dan tornado merupakan sumber alamiah dari gelombang elektromagnetik. Ada juga sumber elektromagnetik buatan seperti ledakan nuklir, rangkaian listrik dengan tube vakum atau transistor, diode microwave, laser antena radio dan banyak lagi.

SUMBER-SUMBER RADIASI DI LINGKUNGAN BAGI MANUSIA


SINAR MATAHARI

Radiasi Matahari adalah pancaran energi yang berasal dari proses thermonuklir yang terjadi di Matahari. Energi radiasi Matahari berbentuk sinar dan gelombang elektromagnetik. Spektrum radiasi Matahari sendiri terdiri dari dua yaitu, sinar bergelombang pendek dan sinar bergelombang panjang.

Jumlah total radiasi yang diterima di permukaan bumi tergantung 4 (empat) faktor. Jarak Matahari. Setiap perubahan jarak bumi dan Matahari menimbulkan variasi terhadap penerimaan energi Matahari Intensitas radiasi Matahari yaitu besar kecilnya sudut datang sinar Matahari pada permukaan bumi. Jumlah yang diterima berbanding lurus dengan sudut besarnya sudut datang. Sinar dengan sudut datang yang miring kurang memberikan energi pada permukaan bumi disebabkan karena energinya tersebar pada permukaan yang luas dan juga karena sinar tersebut harus menempuh lapisan atmosphir yang lebih jauh ketimbang jika sinar dengan sudut datang yang tegak lurus.

Panjang

hari (sun duration), yaitu jarak dan lamanya antara Matahari terbit dan Matahari terbenam. Pengaruh atmosfer. Sinar yang melalui atmosfer sebagian akan diadsorbsi oleh gasgas, debu dan uap air, dipantulkan kembali, dipancarkan dan sisanya diteruskan ke permukaan bumi.

SINAR ULTRAVIOLET ( UV )

Pengertian Sinar UV Sinar Ultraviolet (UV) adalah sinar tidak tampak yang merupakan bagian energi yang berasal dari matahari. Sinar UV dapat membakar mata, rambut, dan kulit jika bagian tubuh tidak dilindungi, atau jika mereka terlalu banyak terkena sinar matahari. Meskipun demikian, sinar UV sangat berguna dalam ekosistem kita.

Radiasi ultraviolet dibagi tiga jenis menurut panjang gelombangnya.


1.

Sinar UV-A UV-A memiliki panjang gelombang terpendek (100290 nm ). UV-A adalah sinar UV yang paling banyak menimbulkan radiasi. Sinar UV-A meliputi 95 persen radiasi yang mencapai permukaan bumi dan 30 50 kali lebih umum dari sinar UV-B walaupun kurang intens. Radiasi UV-A dulu diperkirakan memiliki efek yang kecil terhadap kerusakan kulit, tapi sekarang studi menunjukkan bahwa UVA merupakan penyumbang utama kerusakan kulit dan kerutan. UV-A menembus kulit lebih dalam dari UV-B dan bekerja lebih efisien. Radiasi UV-A menembus sampai dermis (lapisan kedua dari kulit) dan dapat merusak serat-serat yang berada di dalamnya. Kulit menjadi kehilangan elastisitas dan berkerut. Intensitas radiasi UV-A lebih konstan daripada UV-B (sepanjang hari). Selain itu, UV-A dapat menembus kaca.

2.

Sinar UV-B UV-B berpanjang gelombang sedang (290-320 nm) Sinar UV-B biasanya hanya merusak lapisan luar kulit (epidermis). Sinar ini memiliki intensitas tertinggi antara jam 10:00 dan 14:00 saat sinar matahari terang. Sebagian sinar UV-B matahari terblokir oleh lapisan ozon di atmosfer. UV-B tidak menembus kaca. Dalam jumlah kecil, radiasi UV-B bermanfaat untuk sintesis vitamin D dalam tubuh, tetapi paparan berlebihan sinar ini dapat menimbulkan kulit kemerahan/terbakar dan efek berbahaya sintesis radikal bebas yang memicu eritema dan katarak. Sinar UV-B juga dapat menyebabkan kerusakan fotokimia pada DNA sel sehingga memicu pertumbuhan kanker kulit.

3.

Sinar UV-C UV-C bergelombang terpanjang (320400 nm). Radiasi UV-C menimbulkan bahaya terbesar dan menyebabkan kerusakan terbanyak. Namun untungnya, mayoritas sinar ini terserap di lapisan ozon atmosfer. Dengan meluasnya kerusakan lapisan ozon karena pelepasan bahan kimia tertentu ke lingkungan (ozone depleting chemicals) seperti freon AC dan lainnya, dikhawatirkan akan banyak UV-C yang lolos ke bumi dan menimbulkan berbagai dampak merugikan pada manusia.

Semakin panjang gelombang sinar UV, semakin besar dampak kerusakan yang ditimbulkannya pada kulit.

Manfaat Sinar Ultraviolet


1.

2.

Sumber utama vitamin D. Sinar ultraviolet ternyata membantu mengubah kolesterol yang tersimpan di kulit menjadi vitamin D. Hanya dengan berjemur selama 5 menit di pagi hari, tubuh kita mendapatkan 400 unit vitamin D. 2. Mengurangi kolesterol darah. Proses pembentukan vitamin D di mana mengubah kolesterol di dalam darah maka akan mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh kita.

3.

4.

Penawar infeksi dan pembunuh bakteri. Sinar ultraviolet ternyata juga membantu membasmi virus-virus penyebab kanker. Secara umum, sinar matahari mampu membunuh bakteri, virus, dan jamur yang berpotensi menyebabkan TBC, peritonitis, pneumonia, dan asma saluran pernapasan. Mengurangi gula darah. Sinar matahari membantu penyerapan glukosa ke dalam sel-sel tubuh yang merangsang glukosa menjadi glikogen sehingga secara langsung berperan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh kita.

Meningkatkan kebugaran pernafasan. Penambahan glikogen di otot dan hati melalui sinar matahari ternyata meningkatkan perbaikan sistem pernafasan karena meningkatkan kemampuan darah dalam menyalurkan oksigen keseluruh jaringan tubuh. 6. Membantu membentuk dan memperbaiki tulang. Vitamin D yang dibentuk melalui sinar matahari berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh sehingga memperbaiki komponen tulang dan mencegah penyakit rakhitis,osteoporosis, dan osteomalacia.
5.

7.

Meningkatkan kekebalan tubuh. Sinar matahari mampu meningkatkan antibodi dalam tubuh dengan membentuk sel darah putih untuk melawan substansi asing yang merugikan di dalam tubuh. Membaiknya sistem pernafasan melalui sinar matahari juga berperan dalam membasmi kumankuman secara lebih cepat. Selain itu, sinar matahari juga mampu menurunkan potensi terjangkit flu hingga 30-40 persen.

BAHAYA SINAR UV PADA KULIT Pada dasarnya, kulit manusia dilengkapi dengan perlindungan alami dari sinar matahari yaitu pigmen melanin. Kulit yang gelap menandakan kandungan pigmen dalam jumlah banyak, begitu juga sebaliknya. Penelitian membuktikan bahwa semakin banyak pigmen, semakin kecil kemungkinan seseorang terkena kanker kulit karena pigmen berfungsi sebagai penangkal dampak sinar UV yang dipancarkan matahari.
1.

Bahaya sinar ultraviolet

Sering beraktivitas di bawah sinar matahari tanpa pelindung kulit, akan menyebabkan kulit lebih cepat mengalami penuaan. Kulit jadi cepat berkerut dan timbul bercak-bercak hitam yang kita kenal sebagai flek hitam. Sinar UV juga bisa membuat kulit tidak mulus karena menebal atau menipis. Bisa juga muncul benjolan-benjolan kecil yang ukurannya bervariasi. Benjolan-benjolan atau flek pada kulit bisa berkembang menjadi tumor jinak bahkan kanker kulit. Khususnya pada orang yang banyak bekerja di bawah terik matahari atau sering berjemur di pantai. Tidak heran bila bintik awal kanker kulit timbul di bagian tubuh yang terbuka seperti wajah, kepala, tangan dan bagian yang banyak terpapar sinar matahari.

Sinar

Matahari tidak sepanjang hari merusak kulit, sebelum pukul 09.00 pagi justru penting untuk tulang. Kita justru harus waspada pada pancaran sinar yang berlansung sejak pukul 09.00 hingga 15.00, sebab disaat waktu tersebut sinar matahari mengandung sinar UVyang dapat merusak kulit.

2.

BAHAYA SINAR UV PADA MATA

Radiasi sinar UV pada mata akan menyebabkan terjadinya reaksi oksidasi pada lensa mata yang akan menimbulkan kekeruhan pada lensa sehingga timbullah penyakit yang disebut katarak, juga kerusakan pada kornea dan retina.

Berikut beberapa tips untuk perlindungan dari sinar UV : 1. Menghindari sengatan langsung sinar matahari terutama pada saat matahari mencapai titik kulminasi. Pada kondisi ini energi sinar ultraviolet B dipermukaan bumi mencapai puncaknya. 2. Melindungi kulit secara fisik, seperti menggunakan topi lebar, payung, atau pakaian

TIPS MELINDUNGI TUBUH DARI SINAR UV

3.

Penggunaan sun protektor atau tabir surya dapat membantu untuk menghindari cahaya berbahaya sebelum menembus ke kulit. Penggunaan tabir surya sebaiknya disesuaikan pada jenis kulit dan seberapa sering kita berhadapan langsung dengan matahari. SPF (Sun Protection Factor), satuan tabir surya lazim digunakan untuk menunjukkan berapa lama kita bisa terpapar sinar matahari tanpa kulit jadi terbakar, tersedia dari kadar 8, 15, 30,45, atau bahkan 60. Penghitungan SPF disesuaikan dengan dosis minimal timbulnya eritema atau kemerahan. Kalau selama ini kita menggunakan kacamata hitam untuk mencegah timbulnya kerutan di sudut mata dan pelengkap fashion, kini bertambah lagi alasan mengapa kita wajib membawa benda yang satu itu.

4.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaca mata hitam atau sunglasses bermanfaat bagi kesehatan mata antara lain membantu mengurangi cahaya menyilaukan yang masuk ke mata, melindungi mata dari bahaya sinar ultraviolet, serta mengurangi kontras.

Definisi

Ultra Violet melebihi ungu radiasi elektromagnetis terhadap panjang gelombang yang lebih pendek dari daerah dengan sinar tampak, namun lebih panjang dari sinar-X yang kecil.

Jenis-jenis UV
UVC 100 290 nano meter UVB 290 320 nano meter UVA 320 400 nano meter

UV A

UV-A adalah sinar UV yang paling banyak menimbulkan radiasi. Sinar UV-A meliputi 95 persen radiasi yang mencapai permukaan bumi dan 30 50 kali lebih umum dari sinar UV-B walaupun kurang intens.

UV B

Sinar UV-B biasanya hanya merusak lapisan luar kulit (epidermis). Sinar ini memiliki intensitas tertinggi antara jam 10:00 dan 14:00 saat sinar matahari terang. Sebagian sinar UV-B matahari terblokir oleh lapisan ozon di atmosfer. UV-B tidak menembus kaca. Dalam jumlah kecil, radiasi UV-B bermanfaat untuk sintesis vitamin D dalam

UV C

Radiasi UV-C menimbulkan bahaya terbesar dan menyebabkan kerusakan terbanyak. Namun untungnya, mayoritas sinar ini terserap di lapisan ozon atmosfer.

Index UV

prakiraan jumlah kerusakan kulit karena radiasi UV yang diperkirakan mencapai permukaan Bumi pada waktu Matahari tertinggi di langit.

Dengan menyadari ultraviolet index dapat membantu mencegah kerusakan kulit dan mata dari radiasi UV yang membahayakan.

Dampak Radiasi UV
Efek merusak dari UVB & UVA Kerusakan kolagen Radikal bebas Perbaikan DNA Efek pada sistem imun Kematian sel Perubahan tektur kulit Perubahan pembuluh darah

Kanker Kulit

ada 3 jenis sel kanker Malanoma merupakan cancer paling mematikan karena metastase dengan sangat cepat dari jenis kanker lainnya. Diyakini bahwa seseorang yang sering terpapar sinar matahari kekulit sebelum usia 20 merupakan faktor penentu timbulnya melanoma Sel basal karsinoma adalah kanker kulit yang paling umum dan cenderung bersifat lokal, tidak matastase Sel karsinoma squamosa jenis kedua kanker umum dan bisa menyebar meskipun tidak seganas melanoma

Malanoma

Sel basal karsinoma

Sel karsinoma

Pencegahan
Carilah tempat yang teduh Kenakan kemeja lengan panjang, celana panjang, sarung tangan, topi bertepi lebar atau payung. Gunakan pelembab (lotion) tabir surya Pakailah kacamata hitam Berikan perlindungan ekstra pada bayi dan anak-anak.

Terima kasih

Radiasi Pada Telepon Genggam

Radiasi Pada Telepon Genggam

Pengukuran kadar radiasi sebuah ponsel umumnya disebut dengan Specific Absorption Rate (SAR). Pengukur energi radio frekuensi atau RF yang diserap oleh jaringan tubuh pengguna ponsel bisa dinyatakan sebagai units of watts perkilogram (W/kg). Batas SAR yang ditetapkan oleh ICNIRP adalah 2.0W/kg (watts per kilogram). Sementara The institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) juga telah menetapkan sebuah standart baru yang digunakan oleh negara Amerika dan negara lain termasuk Indonesia adalah dengan menggunakanbatas 1.6W/kg.

Menurut The National Radiological Protection Board (NPRB) UK, Inggris. Efek yang ditimbulkan oleh radiasi gelombang elektromagnetik dari telepon seluler dibagi menjadi dua yaitu :
1.

Efek fisiologis
Efek fisiologis merupakan efek yang ditimbulkan oleh radiasi gelombang elektromagnetik tersebut yang mengakibatkan gangguan pada organ-organ tubuh manusia berupa, kangker otak dan pendengaran, tumor, perubahan pada jaringan mata, termasuk retina dan lensa mata, gangguan pada reproduksi, hilang ingatan, kepala pening.
.

2. Efek psikologis

Merupakan efek kejiwaan yang ditimbulkan oleh radiasi tersebut misalnya timbulnya stress dan ketaknyamanan karena penyinaran radiasi berulang-ulang

Radiasi Elektromagnetik dari Saluran Transmisi Tenaga Listrik

Apa itu SUTET ?

SUTET adalah singkatan dari Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi dengan kekuatan 500 kV yang ditujukan untuk menyalurkan energi listrik dari pusat-pusat pembangkit yang jaraknya jauh menuju pusat-pusat beban sehingga energi listrik bisa disalurkan dengan efisien. Dalam menyalurkan energi listrik tersebut terdapat radiasi medan magnet maupun radiasi medan listrik yang sangat membahayakan. Berbagai macam kekhawatiran muncul akan dampak SUTET terhadap kesehatan bagi penduduk yang tinggal di wilayah yang dilewati jalur saluran transmisi tersebut. Sehingga kita harus mengetahui apa akibat yang ditimbulkan oleh saluran transmisi tersebut.

Radiasi Elektromagnetik dari Saluran Transmisi Tenaga Listrik


Dampak tidak langsung sarana transmisi yang aman, dituangkan dalam UU No.15 tahun 1985 tentang kenagalistrikan, Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi No.01.P/47/MPE/1992 Tentang Ruang Bebas SUTT dan SUTET Untuk Penyaluran Tenaga Listrik dan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 975K/47/ MPE/1999 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi No.01.P/47/M.PE/1992 Tentang Ruang Bebas SUTT dan SUTET Untuk Penyaluran Tenaga Listrik. Selain itu, pembangunan SUTET 500 kV juga sudah mempunyai Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu SNI 04.6918-2002 tentang ruang bebas dan jarak bebas minimum SUTT dan SUTET dan SNI 04.6950-2003 tentang Nilai Ambang Batas Medan Listrik dan Medan Magnet SUTT dan SUTET.

Jarak Aman Pemukiman dari Radiasi SUTET


Jarak Aman Pemukiman dari Radiasi SUTET Telah dijelaskan di atas bahwa medan magnet tidak melebihi 0,5 mill Tesla maka radiasi medan magnet yang ditimbulkan oleh SUTET tidak berbahaya dan pembangunan SUTET tidak perlu dirisaukan.Tapi untuk tidak mendapatkan bahaya SUTET maka ada ketentuan-ketentuan didalamnya supaya radiasi tidak dirasakan makhluk hidup. Untuk ketentuan jarak aman SUTET (500 KV) terhadap perumahan, silakan mereferensikan pada atuaran berikut : 1. Lampiran V Keputusan Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 1457 K/28/MEM/2000 tangal 3 November 2000 tentang Kriteria Tata Ruang Aspek Pertambangan dan Energi. Disana disebutkan jarak minimum bangunan tidak tahan api dengan saluran SUTET minimal 14 meter (sirkit ganda) dan 15 meter (sirkit tungal). 2. SNI 04-6918-2002 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada SUTET. SNI mempunyai pendapat yang berbeda dengan kepmen ESDM di atas mengenai jarak runag aman, yang dapat kita lihat dibawah ini : a. Jarak bebas umum Vertikal dari konduktor dengan bangunan, yaitu 9 meter untuk SUTET. b. b. Jarak bebas minimum horizontal dari sumbu menara, yaitu : 22 meter untuk SUTET 500 KV sirkit tunggal. 17 meter untuk SUTET 500 KV sirkit ganda.

Batas ambang Radiasi Elektromagnetik dari Saluran Transmisi Tenaga Listrik

Jarak aman ini diukur berdasarkan tingginya tegangan listrik, Untuk jaringan tegangan menengah dan rendah (JTM/JTR) di daerah tersebut dapat digunakan rumus sederhana, yaitu 1 kV = 1 cm. Artinya jika tegangan di kawat jaringan sebesar 20 kV maka jarak amanya adalah 20 cm atau 0,2 m. Untuk transmisi SUTT dan SUTET aturan jarak aman vertical (C) adalah untuk tegangan 70 kV adalah 4,5 m, untuk 150 kV adalah 5,5 m, untuk 275 kV adalah 7,5 m dan untuk 500 kV adalah 9,5 m. Sedangkan jarak aman horizontal dari as/sumbu menara (D) adalah untuk tegangan 70 kV adalah 7 m, untuk 150 kV adalah 10 m, untuk 275 kV adalah 13 m dan 500 kV adalah 17 m.

Batas ambang

Menurut WHO (World Health Organization) ambang batas kekuatan medan listrik dan medan magnet yang tidak membahayakan tubuh manusia sebesar 5 kV/m untuk medan listrik dan 0,1 m Tesla untuk medan magnet. Dari hasil pengukuran yang dilakukan PLN sampai saat ini, kekuatan medan listrik dan magnet di berbagai daerah SUTT dan SUTET di Indonesia masih dibawah ambang batas tersebut.

Bahaya Kuat Medan Magnet yang Ditimbulkan SUTET 500 KV dan Mengatasinya

Kuat medan magnet yang ditimbulkan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) dengan kekuatan 500 KV inilah yang menimbulkan radiasi yang dikhawatirkan dapat menganggu kesehatan makhluk hidup khususnya manusia. Menurut IRPA dan WHO, batasan panjang kuat medan magnet yang diduga dapat menimbulkan efek biologis untuk umum adalah 0,5 mili tesla.

Dampak

Gangguan psikis yang sangat populer dewasa ini berhubungan dengan SUTET disebut dengan elektromagnetik hipersensitiviti, sebenarnya merupakan gangguan stres yang berlebihan yang dihubungkan dengan banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk faktor sosial. Adanya sinyal Elemen yang beredar selama ini, bahwa SUTET dapat menyebabkan kanker dan tumor (terutama pada anak) sampai saat ini belum dapat dibuktikan secara benar (berdasarkan hasil riset)

Penanggulangan
Mengusahakan agar rumahnya berlangit-langit. Menanam pohon sebanyak mungkin disekitar rumah pada lahan yang kosong. Bagian atap rumah yang terbuat dari logam sebaiknya ditanahkan (grounding) Penduduk disarankan tidak keluar rumah terutama pada malam hari, karena pada malam hari arus yang mengalir pada kawat penghantar SUTET lebih tinggi dari pada siang hari. Alat-alat yang terbuat dari logam yang berukuran besar (mobil dll) sebaiknya ditanahkan (grounding)

penanggulangan

PLN sendiri telah membuat pagar pembatas untuk menjaga ruang bebas dan jarak aman serta secara periodik melakukan pengukuran kuat medan listrik dengan menggunakan alat Elektromagnetic Field Meter PLN juga memberikan penyuluhan tentang aturan jarak aman kepada masyarakat. Penyuluhan ini bertujuan memberikan pengertian yang benar tentang pengaruh medan listrik dan medan magnet sehingga masyarakat yang bermikim di sekitar sarana transmisi ini, Memiliki persepsi yang benar dan rasa aman tinggal di sekitarnya. Penyuluhan ini biasanya diberikan PLN pada saat awal pengoperasian SUTT dan SUTET, Tetapi penyuluhan ini dapat juga diberikan pada kesempatan lain jika masyarakat membutuhkanya.

RADIOAKTIFITAS

Unsur radioaktif memancarkan 3 macam radiasi:


Partikel

alfa Partikel beta Sinar gamma

Partikel alfa (bermuatan positif) tersusun dari 2 proton dan 2 neutron, identik dengan inti atom He.

RADIOAKTIFITAS

Partikel beta ada 2 macam

A. Partikel beta negatif, identik dg elektron, diemisikan oleh inti ketika sebuah neutron berubah menjadi sebuah proton. B. Partikel beta positif disebut juga positron, identik dg elektron tetapi bermuatan listrik positif. Sinar gamma adalah foton (sama dengan cahaya tampak) berenergi dan berfrekuensi besar

BATAS AMBANG
Sinar Alfa Tingkat kontaminasi zat radioaktif pemancar alfa yang tidak lekat, tidak boleh lebih besar dari 0,05 Bq/ cm2 dirata-ratakan dari luas daerah yang tidak lebih besar dari 100 m2. Beta Tingkat kontaminasi zat radioaktif pemancar beta yang tidak lekat, tidak boleh lebih besar dari 0,5 Bq/ cm2 dirata-ratakan dari luas daerah yang tidak lebih besar dari 100 cm2 Gamma Laju dosis dari kontaminasi lekat tidak lebih besar dari 0,5 msv/ jam Pada jarak 0,5 meter dari permukaan.

DAMPAK BAGI TUBUH MANUSIA

Bahaya radiasi adalah radiasi dapat melakukan ionisasi dan merusak sel organ tubuh manusia. Kerusakan sel tersebut mampu menyebabkan terganggunya fungsi organ tubuh. Disamping itu, sel-sel yang masih tetap hidup namun mengalami perubahan, dalam jangka panjang kemungkinan menginduksi adanya tumor atau kanker. Ada kemungkinan pula bahwa kerusakan sel akibat radiasi mengganggu fungsi genetika manusia, sehingga keturunannya mengalami cacat.

Penanggulangan

Radiasi Alfa Partikel alfa memiliki jangkauan yang pendek di udara dan dapat dihentikan dengan selembar kertas. Radiasi Beta. Dalam interaksi partikel beta berenergi tinggi dengan bahan dapat menimbulkan pancaran sinar-x yang dikenal sebagai radiasi brehmstrahlung. Oleh karena itu, untuk partikel beta dibutuhkan penahan radiasi bernomor atom rendah (untuk memindahkan produksi bremstrahlung) dan dilapisi bahan bernomor atom tinggi (untuk mengatenuasi intensitas bremstrahlunbg yang terjadi). Bahan yang direkomendasikan untuk menahan radiasi beta energi tinggi adalah perspeks yang dikelilingi timbal.

Penanggulangan
Radiasi Gamma. Apabila sinar gamma berinteraksi dengan bahan, radiasi tersebut tidak diserap seluruhnya oleh bahan. Sebaliknya radiasi tersebut akan mengalami atenuasi atau pengurangan intensitas. Bahan yang paling baik untuk digunakan sebagai penahan radiasi gamma adalah bahan yang bernomor atom tinggi, seperti timbal, beton dan uranium susut kadar.

Penanggulangan secara umum


Ketentuan dari International Atomic Energy Agency (IAEA)Karena radiasi sangat lekat dalam kehidupan, maka kita perlu menjaga diri agar radiasi yang terdapat di sekeliling kita itu tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Usaha preventif lebih baik dilakukan, salah satunya adalah dengan cara mengatur pemakaian peralatan yang memancarkan radiasi agar tidak berlebihan dan jika perlu memasang alat anti radiasi.Konon tanaman yang sering disebut sebagai "Lidah Mertua" bisa mengurangi dampak radiasi dari peralatan elektronik di rumah kita karena fungsinya yang mampu menyerap pancaran radiasi itu sendiri dari sumbernya. Sansevieria andalan itu dari jenis Bolpho Pyllom asal Amerika. Jenis ini adalah salah satu jenis sansevieria silindris langka yang biasa hidup di gurun pasir (Sumber Depkes)

Menurut WHO (1987), ambang batas medan magnet di lingkungan kerja dan lingkungan umum batas pajanan di bedakan dalam lingkungan kerja batas pajanan dengan waktu yang singkat 5,0 mT (2Jam / hari) dan sepanjang hari kerja < 0,5 mT. Sedangkan untuk lingkungan umum untuk beberapa jam saja 1 mT dan 24 jam/ hari 0.1 mT.

Daftar pustaka

Kurniawan & wahyuni, ida. 2008. Hubungan radiasi elektromagnetik dan faktor lain dengan pengaruh subyektif. Semarang. Universitas Diponegoro Swamardika, alit. 2009. Pengaruh radiasi elektromagnetik bagi kesehatan. Bali : Universitas Udayana http://bimohutomo.com/blog/edisi-harian/sutet/ http://danial-anwar.blogspot.com/2010/03/sang-lidah-mertuapolusi-dan-radiasi.html http://www.batan.go.id/bkhh/index.php/artikel/49-radiasi-alam.html http://www.batan.go.id/pusdiklat/elearning/Pengukuran_Radiasi/Pro teksi_02.htm

Pencemaran Radiasi Pada Laptop/Notebook. Laptop atau notebook merupakan salah satu dari beberapa macam alat elektronik memiliki banyak kegunaan dan fungsi yang bagi

kehidupan manusia, baik dari anak anak hingga usia lanjut atau masa tua. Namun sebenarnya, perlu diketahui bahwa semua alat elektronik

mengeluarkan
hindari.

radiasi

yang

tidak

bisa

kita

Pada

dasarnya,

semua atau

alat

elektronik yang

mengeluarkan sejenis medan elektromagnetik (electromagnetic field EMF) merupakan salah satu jenis radiasi. Namun, EMF adalah jenis radiasi yang non-ionisasi, atau

radiasi yang energinya bahkan tidak cukup untuk


mengionisasi atom atau mengeksitasi elektron.

Radiasi berbahaya yang dihasilkan oleh laptop/notebook:

Monitor laptop menghasilkan radiasi sinar X, Ultraviolet, dan


radiasi elektromagnetik. Radiasi yang keluar dari notebook kebanyakan berasal dari dalam komponen notebook, seperti harddisk

dan chip memori, daripada yang keluar dari layar.


Sinar-X Sinar-X merupakan sinar ataupun radiasi yang berbahaya karena sinar ini dapat mengion, sehingga akan merusak jaringan tubuh: Akan tetapi penelitian menunjukkan bahwa radiasi sinar-X ini tidak sempat sampai ke pemakai dikarenakan radiasi sinar-X akan diserap oleh kaca CRT.

Sinar Ultraviolet Radiasi elektromagnetis terhadap panjang gelombang yang lebih pendek dari daerah dengan sinar tampak, namun lebih panjang dari sinar-X yang kecil. Sinar Ultraviolet dapat mengakibatkan penyakit katarak. Gelombang Mikro

Agitasi bisa menaikkan suhu molekul air yang ada di dalam sel-sel tubuh manusia dan ini
dapat berpengaruh terhadap kerja susunan syaraf, kerja kelenjar dan hormon serta berpengaruh terhadap psikologis manusia. Menurut para ahli, untuk waktu kontak yang cukup lama, ada kemungkinan terjadi sterilisasi terhadap organ reproduksi. Hal-hal inilah yang kemungkinan diduga sebagai penyebab timbulnya penyakit "alzheimer" yang pada saat ini tengah diteliti oleh Prof. Leid Salford. Alzheimer atau timbulnya kepikunan yang terlalu dini.

Hal penelitian mengenai pengaruh gelombang mikro terhadap tubuh manusia menyatakan
bahwa untuk daya sampai dengan 10 mW/cm2 masih termasuk dalam nilai ambang batas aman.

Radiasi elektromagnetik frekuensi rendah Radiasi medan elektromagnetik listrik dan adalah kombinasi yang medan magnet

berosilasi dan merambat lewat ruang dan membawa energi dari satu tempat ke tempat yang lain. Radiasi yang ditimbulkan oleh microchip dan hardisk Teknologi nirkabel wifi atau wireles

Resiko radiasi Laptop:


1. 2. 3.

Resiko kanker Cacat kelahiran Pembelahan sel yang prematur sehingga menyebabkan mutasi Alzheimer (lupa/ pikun akut) Merusak mata (penglihatan) Kerusakan sperma atau gangguan kesuburan

4. 5. 6.

Bahaya lain dari radiasi laptop adalah, dimana radiasi tersebut dapat mengakibatkan rabun mata, katarak, dan epilepsi. Efeknya baru dirasakan 15-20 tahun kemudian. Efek tersebut merupakan proses yang terjadi secara bertahap

yang kebanyakan orang tidak menyadari bahwa


resiko tersebut benar-benar terjadi.

Bahaya yang lebih mengerikan lagi adalah radiasi yang menyerang tulang dan pangkal paha, berimbas mulai dari rasa nyeri, kesemutan sampai membuat bentuk tulang asimetris. Salah satu efek yang cukup menakutkan adalah

menimbulkan kanker, baik kanker kulit maupun


kanker tulang.

Dalam sebuah riset ditemukan pada 30.000 kasus pada pekerja komputer tahun 1969,

menemukan kasus mayoritas yang terjadi adalah


selain kanker otak juga gangguan sistem saraf

pusat manusia juga menyebabkan kematian.

Penanggulangan efek dari radiasi laptop adalah: 1. Bila bekerja dengan laptop, setiap 30 s/d 50 menit,istirahatkan mata selama 5 menit, lihat tanaman yang berwarna hijau, lihat objek dengan jarak pandang yang berubah mulai dari yang terdekat sampai terjauh. 2. Gunakan monitor LCD (liquid crystal display) dan screen filter untuk mengurangi radiasi laptop. 3. Sesuaikan setting pada monitor Anda. Akan berakibat buruk pada mata jika setting monitor Anda menjadi terlalu gelap atau terlalu terang. Cobalah untuk melakukan seting pada cahaya dan contras agar nyaman untuk mata.

4. Sesuaikan posisi monitor agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika letak monitor terlalu tinggi maka akan

menggangu suplay udara menuju otak. Posisi yang ideal


untuk monitor adalah sejajar dengan mata. 5. Jaga jarak Anda dengan monitor. Idealnya, jarak minimal antara mata dengan komputer adalah 45 cm. 6. Jangan menggunakan laptop dan meletakannya diatas

paha, yang mana sangat dekat dengan organ reproduksi


sehingga sangat logis jika hal tersebut dikatakan dapat mengganggu kesuburan dan menyebabkan kanker.

7. Gunakan selalu baterei pada saat menggunakan

notebook untuk mengurangi radiasi yang berlebihan.


8. Jangan ngecas baterai gunakan, meningkat. 9. Berkediplah lebih sering untuk menjaga mata agar karena tingkat notebook sambil radiasi akan kita semakin

tidak kering (minimal 5 menit sekali).

Batas ambang radiasi laptop terhadap tubuh: Batas ambang radiasi elektromagnetik yang bisa ditoleransi tubuh adalah 2,5 miligaus. Namun laptop ternyata bisa mengeluarkan lebih dari 150 miligauss saat laptop digunakkan.

Catatan : Satuan Kerapatan Flux Magnet

1MilliGauss 102 Gauss


107 Gamma 102 Gilbert / cm 102 Maxwell / m 2 cm 102 baris / cm 4 645,16 baris / inch4 10 2 Tesla 106 weber / cm 4 6,452 106 weber / inch 10 2 weber / m 4