Anda di halaman 1dari 1

Limabah Industri, Pengolahan dan Pemanfaatannya Pada industri sugarcane, dekstran merupakan senyawa yang tidak diinginkan karena

keberadaan dekstran mengakibatkan kerugian besar terhadap efisiensi produksi gula dan juga kualitas akhir gula. Dekstran yang terbentuk dapat menyebabkan hambatan proses pemurnian nira, peningkatan viskositas nira sehingga menurunkan kemampuan pabrik memproses nira, dan terjadinya penurunan laju kristalisasi sukrosa. Dekstran terbentuk oleh cemaran mikroorganisme Leuconostoc mesenteroides. Leuconostoc mesenteroides adalah bakteri asam laktat yang menyerang tebu. Bakteri tersebut menghasilkan enzim dekstransukrose yang akan mengkonversi sukrosa menjadi dekstran. Dekstrasukrase dapat mensintesis dekstran dari sukrosa karena memiliki aktifitas glukotransfer. Aktifitas glukotransfer adalah kegitan memindahkan gugus glukosil ke suatu aseptor yang memiliki gugus OH dengan membentuk glukosida, sehingga akan terbentuk polimer yaitu dekstran dengan membebaskan fruktosa (Hasan,1999) Pemanfaatan limbah industri sugarcane yang berupa molase dapat dimanfaatkan sebagai substrat untuk memproduksi dekstran. Molase sendiri memiliki kandungan sukrosa yang masih cukup tinggi. Dengan menggunakan mikroorganisme Leuconostoc mesenteroides atau Streptococcus mutans substrat sukrosa dapat dikoversi menjadi dekstran. Dektran yang terbentuk tersebut dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, misalnya dalam bidang kesehatan digunakan untuk memperbesar volume plasma darah dalam proses transfuse darah dan dalam bidang industry dekstran digunkan sebagai penstabil, produk permen karet dan preparasi medium seperti sephadex (Hasan, 1999).

DAFTAR PUSTAKA Hasan, AEZ. 1999. Isolasi dan Karakterisasi Dekstransukrase Dari Isolat Bakteri Batang Tebu. Tesis. Bogor: IPB.