Anda di halaman 1dari 3

Mia Lektriani 1209704022

SOAL 1. Penentuan minyak dan lemak Jelaskan penentuan angka penyabunan penentuan angka polenske, ester, dan iod penentuan titik cair, bobot jenis, indeks bias 2. penentuan kualitas minyak jelaskan penentuan angka asam penentuan angka peroksida penentuan asam thiobarbiturat penentuan kadar air minyak JAWAB 1. Penentuan minyak dan lemak penentuan angka penyabunan Angka penyabunan menunjukkan berat molekul lemak dan minyak secara kasar .Minyak yang disusun oleh asam lemak berantai karbon yang pendek berarti mempunyai berat molekul ytang relatif kecil, akan mempunyai angka penyabunan yang besar dan sebaliknya bila minya mempunyai berat molekul yang besar, maka angka penyabunan relatif kecil . angka penyabunan ini dinyatakan sebagai banyaknya (mg) NaOH yang dibutuhkan untuk menyabunkan satu gram lemak atau minyak. Angka penyabunan =

titrasiblanko titrasicontoh NHCl BMNaOH Wsampel gram

Penentuan angka Polenske Bilangan Polenske diperlukan untuk menetralkan asam lemak yang menguap dan tidak larut dalam air tetapi larut dalam alkohol. Penentuan sifat fisika maupun kimia yang khas ataupun mencirikan sifat minyak tertentu dengan jumlah larutan alkali 0,1 N yang dibutuhkan untuk menetralkan asam-asam yang tidak larut dalam air yang disolasi dari 5 gram contoh minyak atau lemak. Minyak kelapa yang berkualitas mempunyai bilangan Polenske 13-18. Perhitungan : Bilangan Polenske = l0 x N x (Vl -VZ)

Dimana: Vl V2 N = Jumlah NaOH atau KOH yang digunakan untuk contoh (ml) = Jumlah NaOH atau KOH yang digunakan untuk blanko (ml) = Normalitas NaOH atau KOH

Penentuan angka ester Angka ester menunjukkan jumlah asam organik yang bersenyawa sebagai ester. Angka ester dihitung dengan selisih angka penyabuanan dengan angka asam. Angka ester = angka penyabunan angka asam. Penentuan angka Iod Penentuan iodine menunjukkan ketidakjenuhan asam lemak penyusunan lemak dan minyak. Asam lemak tidak jenuh mampu mengikat iodium dan membentuk senyawaan yang jenuh. Banyaknya iodine yang diikat menunjukkan banyaknya ikatan rangkap yang terdapat dalam asam lemaknya. Angka iodine dinyatakan sebagai banyaknya iodine dalam gram yang diikat oleh 100 gram lemak atau minyak. Angka titrasi = titrasiblanko titrasisampel NNa 2 S 2 O3 12 ,691
Wsampel gram

Penentuan titik cair Penentuan titik cair dari suatu bahan hasil petanian umumnya dilakukan pada bahan yang banyak mengandung lemak dan minyak. Lemak ( Minyak ) hewani dan nabati merupakan campuran dari gliserida dan komponen komponen yang lain. Sehingga tidak mempunyai titik cair yang tepat, tetapi mencair diantara batas suhu tertentu. Jika lemak/ minyak mengandung asam lemak yang derajat ketidakjenuhannya makin tinggi, maka titik cairnya makin rendah. Tujuan penentuan ini adalah untuk mengetahui titik cair dari hasil pertanian yang mengandung lemak san minyak, sehingga factor mutu sifat mutu dan parameter mutu dari suatu bahan bisa diketahui dan pada akhirnya bisa ditangani bahan baik untuk diolah maupun untuk diawetkan. Penentuan bobot jenis Berat jenis merupakan salah satu kriteria penting dalam menentukan mutu dan kemurnian minyak atsiri. Nilai berat jenis minyak atsiri didefinisikan sebagai perbandingan antara berat minyak dengan berat air pada volume air yang sama dengan volume minyak pada yang sama pula. Berat jenis sering dihubungkan dengan fraksi berat komponen-komponen yang terkandung didalamnya. Semakin besar fraksi berat yang terkandung dalam minyak, maka Biasanya berat dengan terpen tak teroksigenasi. semakin besar pula nilai densitasnya. lebih besar dibandingkan jenis komponen terpen teroksigenasi

Penentuan indeks bias Penentuan indeks bias refraksi lemak berguna untuk menguji kemurnian suatu lemak. Indeks bias meningkat dengan makin panjangnya rantai C. Derajat ketidakjenuhan dan suhu yg semakin tinggi. Indeks bias ini berhubungan erat dengan bilangan iod suatu lemak. 2. penentuan kualitas minyak penentuan angka asam angka asam menunjukkan banyaknya asam lemak bebas yang terdapat dalam suatu lemak atau minyak . angka asam dinyatakan sebagai jumlah miligram NaOH yang dibutuhkan untuk menetralkan asam lemak bebas yang terrdapat dalam satu gram lemak atau minyak. Angka Asam = mlNaOH NNaOH BMNaOH
Wsampel gram

penentuan angka peroksida Angka peroksida menunjukkan tingkat kerusakan dari lemak atau minyak. Angka peroksida = mlNa 2 S 2 O3 1000
Wsampel gram

penentuan asam thiobarbiturat Lemak yang tengik mengandung aldehid dan kebanyakan sebagai monoaldehid. jalan destilasi lebih dahulu. Banyaknya monoaldehid dapat ditentukan dengan

Monoaldehid kemudian direaksikan dengan thiobarbiturat sehingga terbentuk senyawa kompleks berwarna merah. Intensitas warna merah sesuai dengan jumlah monoaldehid dapat ditentukan dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 528 nm. Angka TBA = mg monoaldehida/kg minyak Penentuan kadar air minyak Penentuan kadar air dalam minyak dapat dilakukan dengan cara thermogravimetrri atau cara thermovolumetri. Kadar air = A F 100%
A