Anda di halaman 1dari 26

Role Model : Harto AlKarim

oleh : Fadly Mildan (


108400196 )

Biografi

Nama Lahir Profesi Terbang Agama : : :

Harto AlKarim

Tahun 1960 Pengusaha Miniatur Pesawat Islam

Perjalanan Hidup
Tahun 1979,Merantau ke Jakarta Tahun 1979, mendapat pekerjaan di Toko perlengkapan ABRI Tahun 1982, Bekerja di Perusahaan Advertising di Jalan Gajah Mada Tahun 1983, membuka usaha sendiri di bidang cendera mata Tahun 1984, memulai usaha miniatur pesawat terbang Tahun 1987, masa kejayaan

Mengapa Harto Alkarim ?

Segi Karakter a. Menjadi diri sendiri b. Berkemauan keras c. Terbuka Segi Bisnis a. Pekerja Keras b. Royal c. Motivator bagi yang lain

Menjadi diri sendiri


Harto selalu berpenampilan sederhana, Tidak dibuat-buat seperti kebanyakan orang sukses lainnya,

Menampilkan pribadi sebenarnya kepada semua orang sekitarnya. Menjadi diri sendiri itulah salah satu kelebihan beliau.
Beliau tidak penuh dengan kemewahan dan tidak pernah menampilkan atau mempertunjukan barang barang yang serba mahal, bukan karena dia tidak punya atau tidak mampu, tetapi karena kesederhanaan itulah beliau seperti itu.

Berkemauan Keras

Usaha seperti sekarang ini tentunya dia capai setelah melewati berbagai tahap yang begitu sulit. Dengan ditanamnya prinsip kerja keras sejak kecil, Beliau sangat berpegang teguh terhadap kesuksesan, kesuksesan tanpa kemauan dan kerja keras tidak akan pernah dapat dicapai. Beliau selalu berpikiran positif sehingga segala hal yang beliau lakukan akan dijalankan secara optimis dan mengarah kepada keberhasilan.

Terbuka

Beliau mempunyai sifat terbuka, tidak ada yang dirahasiakan. Salah satu contohnya adalah Beliau tidak malu walaupun hanya sebatas lulusan SD saja. Tapi dengan kekurangan tersebut Beliau mendapatkan kelebihan. Menilai dan memprediksikan sesuatu itu jngan dilihat dari kekurangannya, dari kekurangan tersebut justru akan muncul sesuatu yang melebihi kelebihan.

Pekerja Keras

Beliau dalam menjalankan suatu pekerjaan akan melakukannya sampai titik akhir kemampuannya, sehingga terdapat kepuasan sendiri. Tentunya dengan sifat pekerja keras yang dimilkinya ini semua pekerjaan yang dia lakukan akan lebih condong ke arah kesuksesan. Karena sifat pekerja keras inilah Beliau dapat menjadi seperti sekarang ini.

Royal

Walaupun Beliau sudah menjadi orang yang sukses, tetap tidak lupa terhadap orang orang yang tidak mampu di sekitarnya. Beliau sangat peduli terhadap sesama, dan sering membantu warga sekitar.

Motivator bagi yang lain

Tentunya,sifat kepemimpinan yang dia milki sangat tinggi. Secara otomatis Beliau dapat memotivasi bawahannya ke arah yang lebih baik menuju kesuksesan. Peningkatan dalam semua hal itu sangat penting, terutama untuk diri sendiri, orang lain, keluarga, karier dan lingkungan sekitar.

10 D yang dimiliki
Decisiveness Doers Determination Dedication Devotion Details Destiny Dollars

Desirability

Kemudahan

a. Dalam mencapai kesuksesan seperti sekarang ini, tentunya sangat banyak faktor di sekeliling yang mendukung Beliau.
b. Selain itu dengan adanya keinginan dan komitmen yang kuat dalam dirinya. c. Kebiasaan masyarakat daerah Makasar yang sedikit keras, membiasakan Beliau untuk hidup tahan banting dan tidak gampang menyerah dalam mencapai tujuan.

Desirability

Kesulitan a. Pendidikan Harto hanya sebatas lulusan SD, hal inilah yang menjadikan kesulitannya dalam mencari pekerjaan. b. Dipandang rendah ketika berada di kampung halamannya oleh teman teman sebayanya yang menyandang pendidikan lebih tinggi, walaupun dipandang sebelah mata, c. Harto tetap berpegang teguh dan tidak pantang menyerah, bahkan dia menantang teman temannya tersebut. Dia berkata suatu saat saya akan berada atau hidup di luar negeri .

d. dengan kesuksesannya sekarang, Harto dapat dengan mudah bepergian ke luar negeri. Melihat dari bisnisnya yang sudah menyebar di seluruh dunia.

Possibility

Kemudahan a. Dengan kemampuan dia dalam berbisnis, menjadikan pemerintah melirik sosoknya tersebut, dan kemudian pemerintah mengirimkan Harto ke Eropa untuk menjadi perwakilan Indonesia dalam bidang bisnis. b. Kesempatan yang sangat langka ini tentunya diambil harto untuk memperluas wawasannya seputar bisnis mancanegara.

Possibility

Kesulitan Karena hanya sekedar lulusan SD, tentunya Harto tahu diri ketika dia ditawarkan oleh pemerintah untuk bersekolah di Australia. Dia langsung menolak mentah mentah tawaran tersebut, karena dia merasa dirinya belum pantas untuk menerimanya.

Sifat 4 kompetensi
Intrapersonal Competence Interpersonal Competence Technical Competence Entrepreneurial Competence

Intrapersonal Competence

Self Control Harto orang yang tahan banting dan tidak gampang menyerah, sehingga Harto mampu untuk mengendalikan dirinya sendiri,memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan berdisiplin diri.

Hard work Harto terkenal sebagai seorang pekerja keras, sebelum suatu tujuan tercapai,dia akan terus mengejar tujuan tersebut sampai tercapai dengan pantang menyerah.

The Willingness to Learn Dengan pendidikan yang tidak terlalu tinggi, tidak menjadikan Harto putus asa dan merasa direndahkan. Justru dari kekurangannya inilah dia dapat bangkit dan menjadi seseorang yang lebih sukses dari orang orang lain yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi dari Harto. Dia terus belajar dan mencoba menjadi lebih baik dalam segala hal.

Interpersonal Competence

Setting Oneself up as Role Model Harto yang mempunyai komitmen yang sangat tinggi tentunya mempunyai konsistensi yang sangat tinggi juga. Dengan konsistensinya dalam memberikan pengarahan dalam hal pengembangan diri,orang lain,karier,keluarga juga lingkungan sekitar kepada para pekerjanya ataupun keluarga.

Managing Impression Gaya yang sederhana dan kemampuan interaksi yang tinggi terhadap lingkungan sekitar menjadikan Harto sebuah image yang sangat baik,bersahabat, tidak arogan.

Trustworthiness Kepercayaan Ayahnya sangat tinggi kepada Harto, bahwa suatu saat Harto akan menjadi orang yang sukses.

Dan sekarang harto dipercaya pemerintah


untuk menjadi wakil Indonesia dalam bidang bisnis di Australia.

Technical Competence

Berdasar kepada pengusaha cendera mata kecil kecilan, Harto pun sedikit sedikit mempunyai keahlian dalam hal crafting.

Dan karena kesempatan yang datang dan didukung dengan kuatnya keinginan Harto untuk membuat miniatur pesawat terbang itulah Harto bisa menyelesaikan miniatur tersebut dengan sempurna.
Dari proses pembelajaran yang sungguh sungguh maka sesuatu yang belum pernah dilakukan pun akan selesai dengan sangat baik.

Entrepreneurial Competence

Utilizing Opportunities and Taking Risks Ketika sedang menjalani bisnis cenderamata datanglah tawaran membuat miniatur pesawat terbang tersebut, sehingga Harto memutuskan untuk memulai bisnis miniatur pesawat terbang yang sama sekali belum dia ketahui. Dia mengambil kesempatan baru dan mengambil resiko saat meninggalkan pekerjaan lamanya.

Overcoming Business Failures

Kegagalan merupakan hal yang tabu bagi Harto, tidak ada kegagalan dalam hidupnya dan Harto tidak mau menila kegagalan. Tidak ada kegagalan, yang ada hanya kesuksesan yang tertunda, yang
bisa dilanjutkan lagi suatu saat ke arah kesuksesan.

Filosofi pribadi tentang Entrepreneurship


Pandangan Harto tentang seorang entrepreneurship adalah :

Berpikir positif, jangan menilai sesuatu dari kekurangannya. Karena dari kekurangan tersebut terdapat kelebihan kelebihan tersendiri.

Membangun komitmen terhadap diri sendiri terlebih dahulu, kemudian baru terhadap orang lain

Kegagalan

Harto pernah bekerja pada temannya asal sekampung yang bergerak di bidang perlengkapan ABRI di daerah Senen. Di tempat ini, Harto mengaku bekerja selama tiga tahun (19791982) Kemudian pindah kerja di sebuah perusahaan advertising di Jalan Gajah Mada. Hanya setahun bekerja, dia lalu keluar membuka usaha sendiri di bidang pembuatan aneka macam cendera mata. Dalam pribadi harto, Beliau tidak menjadikan semua itu sebagai sebuah kegagalan, melainkan sebuah kesuksesan yang tertunda yang suatu saat dapat dilanjutkan lagi.

Kesuksesan

Pada tahun 1987 ia didatangi seorang leveransir yang memesan replika pesawat Garuda Indonesia. Tahap awal minta dibuatkan sebanyak 1.000 buah, lalu disusul tahap kedua dalam jumlah yang sama. "Pembuatan replika Garuda Indonesia ini berlangsung selama tiga tahun, jumlah replika yang saya buat sekitar 5.000-an buah yang nilainya Rp 75 juta. Replika pesawat itu dikirimkan ke seluruh dunia di mana ada agen Garuda," tutur Harto.

Setelah order dari Garuda selesai, order pembuatan untuk pesawat komersial lainnya berdatangan, baik dari perusahaan penerbangan Indonesia maupun perusahaan penerbangan asing.

Pelajaran yang dapat dipetik

Menjadi diri sendiri, bersifat sederhana dan apa adanya dalam kesehariannya. Tidak membohongi diri sendiri atau orang lain dalam segala hal. Terbuka dan bersifat kekeluargaan. Dalam artian tidak malu dalam menceritakan kekurangan atau masa lalu, dan bersifat layaknya orang biasa dalam lingkungan masyarakat. Komitmen dan konsistensi yang sangat tinggi dalam menjalankan suatu pekerjaan Selalu berpikiran positif, sehingga akan memacu diri kita sendiri menuju kesuksesan Kerja keras dan tidak mudah putus asa dalam menggapai sesuatu Berusaha menjadi Role Model bagi orang lain, konsisten berusaha mengajak para penonton untuk melakukan peningkatan: terhadap diri sendiri, orang lain, keluarga, karier, juga lingkungan sekitar Menjadikan kegagalan itu menjadi sebuah kesuksesan yang tertunda, yang dapat dilanjutkan lagi suatu saat ke arah yang lebih baik. Tidak merasa rendah diri karena memiliki kekurangan, karena dalam kekurangan tersebut terdapat kelebihan yang menuju ke arah kesuksesan.

Saran

Ketika kita memiliki sebuah kekurangan, jangan mudah menyerah. Justru kekurangan tersebut akan menjadi kunci atau senjata kuat, yang akan mengarahkan kita menuju kesuksesan yang lebih. Janganlah malu jika Anda mempunyai masa lalu yang kurang enak, jadikanlah masa lalu tersebut sebagai titik awal kesuksesan kita. Dan jadikanlah semua itu sebuah pelajaran, terus jalani hidup dengan adanya masa lalu tersebut.

Kita tidak akan menjadi seperti ini jika tidak ada masa lalu. Jadilah orang sukses yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain di kehidupan dunia dan juga akhirat.

Terima Kasih.........

Anda mungkin juga menyukai