P. 1
Bahan Baku Semen

Bahan Baku Semen

|Views: 115|Likes:
Dipublikasikan oleh silvinataliaa

More info:

Published by: silvinataliaa on Nov 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

Bahan Baku Semen

Kelompok 1

•Dewi Ratna •Silvi Natalia

(2B/07) (2B/22)

Senyawa – senyawa dalam semen

 Tricalsium Silikat (3CaO.SiO2)  Dicalsium Silikat (2CaO.SiO2)  Tricalsium Aluminat (3CaO.Al2O3)  Tetracalsium Aluminat Ferrite (4CaO.Al2O3.Fe2O3)

: C3S : C2S : C3A : C4AF

Berdasarkan fungsinya

Utama

Batu Kapur Tanah Liat Copper Slag

Bahan Baku

Koreksi
Tambahan

Pasir Silika

KOMPOSISI BAHAN PEMBUATAN SEMEN
JENIS BAHAN BAKU UTAMA BAHAN KOREKTIF BAHAN TAMBAHAN BAHAN Batugamping. Tanah Liat pasirbesi (Fe2O3) pasirkuarsa (SiO2) gipsum KOMPOSISI 70% - 75% 15% - 20% 0,5% - 1,0% 0,0% - 0,5% 4%-6%

Batu Kapur / Lime Stone (CaCO3)
• Termasuk mineral Calcareous • Batuan yang mengandung > 75 % seperti lime stone, chalk, dan marl • Mudah dalam proses penggilingan dan homogenasi serta mengandung silikat dalam jumlah signifikan • Sifat kimia: mengalami kalsinasi CaCO3  CaO + CO2

Klasifikasi Daerah Penambangan Batu Kapur

Grade Super High Medium Low Dolomit

Kandungan CaO > 55% 54% - 55% 52% - 54% < 52% MgO > 5%

Spesifikasi Batu Kapur :
Fase : padat Warna : putih Kadar air : 7 – 10 % H2O Bulk Density : 1,3 ton/m3 Spesific gravity : 2,49 g/cm3 Kuat tekan : 31,6 N/mm2 Silika Ratio : 2,6 Alumina Ratio : 2,57 kandungan: CaO = 49% - 55% Al2O3 + Fe2O3 = 5% - 12% SiO2 = 1% - 15% MgO = < 5%

CaO mengandung mineral lain seperti : kalsit, argonit, serta pengotor seperti quarts, opal (SiO2), pirit (FeS2), siderit (FeCO3), Geotit (FeO2H), dolomit serta Magnesit

Pada semen portland batu kapur yang digunakan mempunyai komposisi: CaO (49 – 54%), SiO (1,5 – 5 5%), Al2O3 ( 0,6 – 1,2%), Fe2O3 ( 0,2 – 0,5% ),Mgo ( 1,58 – 2% ), P2O5 ( 1% ), SO3 (0,5% )

Tanah Liat / Clay
• Sifatnya bila dipanaskan atau dibakar akan berkurang sifat keliatannya dan menjadi keras bila ditambah air • Warnanya putih jika tidak ada pengotor, tetapi jika ada senyawa besi organik maka akan berwarna coklat kekuningan • Mengalami pelepasan air hidrat bila dipanaskan pada suhu 500 °C • Reaksinya : Al2Si2O7XH2O → Al2O3 + 2SiO2XH2O

Pada semen portland komposisi tanah liat yang dibutuhkan adalah : SiO2 ( 60 – 65% ), Al2O3 ( 17 – 20% ), Fe2O3 ( 5 – 10% ), MgO ( 1% )

Termasuk kelompok Siliceous dan Argillaceous yaitu mineral yang menyumbangkan silika (SiO2), besi alumina (Fe2O3), serta kandungan CaCO3 < 75%

Kualitas Tanah Liat berdasarkan Kandungan Aluminanya
Tanah Liat High Alumina

• Kandungan Al2O3 diatas 15%
Tanah Liat Low Alumina • Kandungan Al2O3 dibawah 15%

Spesifikasi Tanah Liat:
Fase : padat Warna : coklat kekuningan Kadar Air : 18 – 25% H2O Bulk Density : 1,7 ton/m3 Spesific gravity : 2,36 g/cm3 Kandungan Al2O3 : 17-20% SiO2 : 57,03–76,61% Fe2O3 : 2,76 – 10,82% Silika ratio : 2,9 Alumina ratio : 2,7

Copper Slag

Sebagai pengganti pasir besi karena harganya lebih murah Tidak terpengaruh cuaca Suplai dan kualitas yang stabil Mengurangi kebutuhan energi

Spesifikasi Copper Slag
Fase : padat Warna : hitam Bulk Density : 1,8 ton/m3 Komponen utamanya : FeO, SiO2, CaO dan Al2O3 Penampakannya seperti pasir gelas dan mempunyai sifat fisik dan kimia yang stabil

Sifat Kimia copper slag
Bereaksi dengan Al2O3 dan CaO membentuk kalsium Alumina Ferit Reaksinya :
4CaO + Al2O3 + Fe2O3 → 4 CaO.Al2O3Fe2O3

Pasir Silika
Fase : padat Warna : coklat kemerahan Kadar Air : 6 % H2O Bulk Density : 1,45 ton/m3 Spesific grafity : 2,37 g/cm3 Silika ratio : 5,29 Alumina ratio : 2,37 Derajat kemurnian pasir silika : 95 – 99,8% Sifat Kimia : bereaksi dengan CaO membentuk garam silikat Reaksinya : 2CaO + SiO2 → 2CaO.SiO2

Beberapa jenis bahan tambahan yang biasa ditambahkan adalah

Trass Gypsum

Trass
- Semen jenis ini dapat tahan terhadap asam baik berupa sulfat Untuk membuat Berasal dari abu Trass gunung berapi semen jenis PPC, atau klorida - Adanya kandungan SiO2 yg tinggi dimanfaatkan untuk bereaksi dengan Ca(OH)2 yg terbentuk saat semen dicampur dengan air.

Spesifikasi Trass
• Fase : padat • Warna : coklat kehitaman • Kandungan Fe2O3 : 1 – 6% SiO2 : 45 – 72% Al2O3 : 10 – 18% MgO : 0,5 – 3% SO3 : 0,3 – 1,6% LOI : 3 – 14%

Gypsum (CaSO4.2H2O)
• Tujuan penambahan gypsum adalah sebagai penghambat proses pengeringan pada semen • Penambahan dilakukan pada penggilingan akhir dengan perbandingan 96 : 4 • Syarat penambahan gypsum harus mempunyai kandungan CaSO4 50 – 60% dan air bebas 2,8%

Spesifikasi Gypsum
Fase : padat Warna : putih kotor Kadar air : 10% H2O Bulk Density : 1,40 ton/m3 Ukuran material : ≤ 30 mm Sifat kimia : mengalami pelepasan air hidrat • Reaksi : • • • • • •

CaSO4.2H2O → CaSO4.0,5H2O + 1,5H2O

bahan ikutan yang perlu dibatasi karena dapat mempengaruhi proses pembakaran dan kualitas semen

Impurities dalam semen
Magnesium Oksida (MgO) Mangan Oksida

Silika

Phosphor Pentaoksida

Impurities

Alkali

Flouride
Titanium Oksida

Sulfur

Magnesium Oksida
MgO + H2  MgOH2 (dengan volume besar) MgO < MgOH2 Reaksi berjalan lambat, sementara 3  CaO + MgO + CO2 CaCO3MgO pengeresan semen selesai

Ekspansi MgOH2

Beton retak

Silika Bebas
Kandungan silica bebas max 3% Jika kandungan silica bebas > 3%, akan mengakibatkan: a. Kebutuhan panas tinggi b. Power grinding tinggi

Alkali
Senyawa alkali sebagian besar berasal dari tanah liat atau bahan baku lainnya,khususnya batu bara
Kandungan alkali max 1% karena akan menyebabkan penyumbatan pada saluran preheater dan berpengaruh pada beton.

Terkandung dalam batu kapur dan clay

SULFUR
Sulfur terikut dalam bahan baku semen (tanah liat) maupun bahan bakar Kadar sulfur semen max 4%

Reaksi: SO3+CaCO3  CaSO4+CO2 Kerugian: • Penambahan emisi SO2 pada gas buangan. • Mengikat alkali sehingga terikut dalam klinker • Menyebabkan korosi •Mengganggu pembentukan tricalsium silikat

Titanium Oksida
Kerugian:jika kandungan TiO2 > 4,5% Keuntungan: jika kandungan TiO2 ≤ akan menurunkan kekuatan semen 4,5% Berasal dari tanah liat akan menambahoptimumsemen Kandungan kekuatan 4,5%
Senyawa ini penting dalam high alumina cement sekitar 1.5-2.0 % berasal dari bauksit

Flouride
• Kandungan dibatasi max 1%

• Jika > 1% mengakibatkan : • a.Kuat tekan awal turun • b.Memperlambat waktu pengerasan • CaF2 dapat menurunkan temperatur klinker 50 – 100 ⁰C

Phosphor Pentaoksida
Dengan kandungan 1% P2O5 akan : Mengurangi 9,9 % C3S Menambahkan 10,9 % C2S

Ketidakseimbangan C3S dan C2S akan mengurangi kekuatan semen

Mangan Oksida
dari pembakaran batu kapur dan blast furnace slag

Jumlah max 4% Jika jumlah > 5 % akan mengakibatkan :

Penurunan C3S
Menurunkan kekuatan tekan semen

Terima kasih

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->