Anda di halaman 1dari 5

TATA TERTIB JURUSAN ILMU SOSIAL POLITIK FAKULTAS ILMU SOSIAL UNJ KETENTUAN MENGIKUTI UJIAN TENGAH SEMESTER/

UJIAN AKHIR SEMESTER TATA TERTIB UJIAN TENGAH SEMESTER/ UJIAN AKHIR SEMESTER KETENTUAN MENGIKUTI UJIAN SUSULAN UJIAN TENGAH SEMESTER/ UJIAN AKHIR SEMESTER PEDOMAN PENASEHAT AKADEMIK

JURUSAN ILMU SOSIAL POLITIK FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

PEDOMAN PENASEHAT AKADEMIK

Mahasiswa dibimbing oleh Penasehat Akademik (PA) selama masa studi, khususnya di dalam mempersiapkan Kartu Rencana Studi (KRS), mengatasi persoalan akademik yang dialami mahasiswa selama masa studi, dan masalah-masalah lain yang dipandang perlu. Semua aktivitas akademik mahasiswa sebaiknya diketahui dan dikonsultasikan dengan PA. Perkembangan studi mahasiswa dicatat dalam buku Penasehat Akademik. 1. Jurusan menentukan daftar dosen penasehat akademik untuk setiap mahasiswa. 2. Jurusan menugaskan kepada dosen yang ditunjuk sebagai Penasehat Akademik untuk dapat melakukan tugasnya sebagai pembimbing mahasiswa/penasehat akademik (PA) sampai dengan selesainya studi mahasiswa. 3. Jurusan menjadwalkan pertemuan mahasiswa dengan penasehat akademik untuk konsultasi atau sesuai dengan kesepakatan antara dosen PA dengan mahasiswa. 4. Penyusunan penjadwalan konsultasi penasehat akademik dengan mahasiswa adalah khususnya dalam hal konsultasi pengisian Kartu Rencana Studi atau Validitasi Kartu Rencana Studi. 5. Dosen dapat meminta kepada mahasiswa tentang kemajuan hasil belajarnya selama satu semester berdasarkan Kartu Hasil Studi yang diperoleh. Fotocopy KHS dan KRS harus disertakan dalam buku Penasehat Akademik yang disediakan. 6. Konsultasi lainnya yang dipandang perlu di luar jadwal konsultasi yang ditetapkan jurusan/universitas dapat dilakukan dengan berdasarkan kesepakatan antara mahasiswa dengan dosen penasehat akademik. 7. Permasalahan yang dihadapi mahasiswa dan saran atau masukan penyelesaian masalah dicatat dalam buku Penasehat Akademik. 8. Dosen Penasehat Akademik melaporkan hal-hal yang dianggap penting atau mendesak kepada jurusan untuk dapat diambil langkah-langkah yang dipandang perlu. 9. Pada akhir studi mahasiswa diwajibkan menyerahkan buku Penasehat Akademik kepada dosen Penasehat Akademik untuk selanjutnya diserahkan ke jurusan untuk pengarsipan/pelaporan akhir tugas. Ketua Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial UNJ

Dra. Hj. Etin Solihatin, M.Pd. NIP. 131 847 075

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

KETENTUAN MENGIKUTI UJIAN TENGAH SEMESTER/ UJIAN AKHIR SEMESTER

1. Terdaftar secara administratif pada semester perkuliahan yang berjalan 2. Terdaftar sebagai peserta mata kuliah yang bersangkutan (dibuktikan dengan Kartu Rencana Studi/KRS). 3. Tidak terkena sanksi akademis/skorsing 4. Tidak sedang cuti kuliah 5. Memenuhi persyaratan akademis lainnya (kehadiran, dll) yang telah ditetapkan. Hak mengikuti ujian diberikan bila kehadiran >=80%. Tidak ada dispensasi kehadiran bagi mahasiswa untuk perkuliahan dan ujian

Ketua Jurusan

Dra. Hj. Etin Solihatin, M.Pd. NIP. 131 847 075

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

TATA TERTIB JURUSAN ILMU SOSIAL POLITIK FAKULTAS ILMU SOSIAL UNJ No. 1. PELANGGARAN SANKSI KAMPUS 1. Pelanggaran pertama dikenakan skorsing 2 (dua) Merokok pada tempat yang minggu. tidak diizinkan 2. Pelanggaran kedua dikenakan skorsing 1 (satu) semester Melakukan perjudian, minumminuman keras, bermabukmabukan, bermain kartu, menganggu ketenangan proses belajar mengajar Tidak menggunakan sepatu di area kampus Merusak/merampas/mencuri milik orang lain termasuk barang-barang milik Universitas Negeri Jakarta Tawuran/ perkelahian/ pengeroyokan Melakukan perbuatan asusila Skorsing dalam masa perkuliahan akan dihitung sebagai ketidakhadiran dalam kuliah dan tidak diberikan dispensasi apapun termasuk hak untuk mengikuti UAS akibat skorsing, dan tidak diberikan dispensasi untuk ikut ujian susulan. Tidak boleh memasuki ruang perkuliahan, dan ruang kantor jurusan. 1. Membayar ganti rugi sebesar nilai aktiva atau sebesar biaya perbaikan aktiva 2. Diserahkan kepada kepolisian dan diskorsing atau disusulkan diberhentikan sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial Politik Skorsing kuliah atau dilaporkan ke kepolisian atau untuk diberhentikan sebagai mahasiswa Skorsing kuliah atau diberhentikan sebagai mahasiswa 1. Dilaporkan kepada kepolisian 2. Diberhentikan sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial Politik

2. 3.

4. 5. 6.

7.

8.

9.

Menggunakan, menyimpan, mengedarkan, atau menjual narkotika dan atau obat-obatan terlarang Membawa senjata api atau Diserahkan ke kepolisian dan atau disorsing atau diberhentikan sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial senjata tajam Politik FIS UNJ Melakukan hasutan, Dipanggil oleh Ketua Jurusan untuk diberi peringatan menyebarkan informasi yang dan pengarahan, diskorsing atau diberhentikan dari merugikan nama baik jurusan, Jurusan Ilmu Sosial Politik FIS UNJ seseorang, golongan, ras, suku dan agama Pemalsuan tanda tangan dosen, Diskorsing selama 1 semester pejabat/petugas di lingkungan Universitas Negeri Jakarta Ketua Jurusan Dra. Hj. Etin Solihatin, M.Pd. NIP. 131 847 075

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com

TATA TERTIB UJIAN TENGAH SEMESTER/ UJIAN AKHIR SEMESTER

1. Terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial Politik FIS UNJ pada semester berjalan dan terdaftar sebagai peserta mata kuliah (ditunjukkan dengan Kartu Rencana Studi/KRS). 2. Wajib mentaati peraturan dan pengaturan tempat duduk selama ujian berlangsung 3. Wajib membawa perlengkapan ujian 4. Wajib menandatangani daftar hadir yang telah ditentukan 5. Sifat ujian TUTUP BUKU, kecuali jika ditentukan lain 6. Tidak ada penambahan waktu bagi peserta yang terlambat 7. Peserta ujian tidak diperkenankan meninggalkan ruang ujian dengan alasan apapun, sebelum ujian berakhir (kecuali ada ketentuan lain) 8. Selama ujian berlangsung tidak diperkenankan: 1) Berbicara dengan sesama peserta ujian 2) Pinjam meminjam alat tulis 3) Mengaktifkan alat komunikasi 4) Melihat buku atau kertas ujian peserta ujian lain 5) Memberitahukan jawaban ujian pada peserta ujian lain 6) Saling melembar atau memberi kertas dalam bentuk apapun 7) Menyontek atau membawa contekan 8) Bertingkah laku kasar atau tidak sopan melawan terhadap pengawas 9) Memakai pakaian yang tidak sopan, tank-top/tanpa lengan atau celana pendek. 10) Memakai sandal saat ujian 11) Peserta ujian melakukan ujian untuk dan atas nama mahasiswa lain (JOKI). 9. Peserta ujian yang melakukan pelanggaran Tata Tertib Ujian Tengah Semester/UJian Akhir Semester dikeluarkan dari ruang ujian dan hasil pekerjaan dianggap tidak sah dan akan diberikan nilai NOL (0) untuk mata kuliah yang bersangkutan.

Ketua Jurusan

Dra. Hj. Etin Solihatin, M.Pd. NIP. 131 847 075

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial :: http://www.docudesk.com