Anda di halaman 1dari 11

TUGAS JARINGAN KOMPUTER

Chapter 15 Connecting LANs, Backbone Networks, dan Virtual Networks

HEDDIANSYAH NASUTION 16426 / 2010

PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2012

Chapter 15
Connecting LANs, Backbone Networks, dan Virtual Networks

A. REVIEW QUESTIONS 1. How is a repeater different from an amplifier? (Apa perbedaan repeater dengan amplifier?)

Perbedaan antara repeater dan amplifier adalah bahwa repeater adalah regenerator (meregenerasi) hanya sinyal. Sedangkan amplifier menguatkan baik sinyal data maupun noise nya. Saat suatu repeater menerima sinyal yang lemah atau terdistorsi, ia akan membuat tiruannya, bit demi bit, pada level sinyal originalnya.

2. What do we mean when we say that a bridge can filter traffic? Why is filtering important? (Apa yang kita maksud bahwa bridge dapat memfilter traffic? Mengapa filter penting?)

Bridge memiliki kemampuan untuk filtering (memilah/menyeleksi). Bridge dapat memeriksa destination address pada suatu paket data dan memutuskan paket tersebut diteruskan atau dihapuskan. Walaupun begitu, bridge tidak mengubah physical address yang terdapat pada paket tersebut. Dengan cara ini, bridge memfilter traffic dan membantu mengkontrol kemacetan data atau paket.

3. What is a transparent bridge? (Apa yang dimaksud dengan bridge transparan?)

Disebut Transparent Bridge (karena kemampuan untuk memproses keputusan perelaian/perutean sebuah frame berada dalam bridge itu sendiri, sehingga transparan terhadap stasiun-stasiun yang berkomunikasi. Transparent Bridge mendukung inisialisasi secara otomatis, menyusun sendiri forwarding database,

dan beroperasi tanpa intervensi dari manajer

jaringan, dan tidak memerlukan

modifikasi terhadap sub-lapis MAC yang ada pada masing-masing stasiun ujung. Karena Transparent Bridge beroperasi dibawah batas pelayanan MAC, maka mereka transparan terhadap pengoperasian protokol-protokol pada atau diatas sub-lapis LLC (Logical Link Control).

4. How does a repeater extend the length of a LAN? (Bagaimana repeater memperpanjang jarak dari suatu jaringan LAN?)

Sebuah repeater akan menerima sinyal, dan meregenerasinya, sebelum sinyal itu menjadi terlalu lemah dan rusak. Sinyal yang sudah diregenerasi oleh repeater kemudian dikirimkan kembali. Jadi, suatu repeater dapat memanjangkan jarak fisik suatu jaringan LAN. Repeaters hanya meneruskan paket data, dan tidak memiliki kemampuan untuk memfilternya.

5. How is a hub related to a repeater? (Apa hubungan hub dengan repeater?)

Suatu hub adalah suatu repeater dengan banyak port (multiport repeater) yang biasanya digunakan untuk membangun koneksi antar terminal dalam suatu jaringan dengan topologi bintang.

6. What is the difference between a forwarding port and a blocking port? (Apa perbedaan antara port forwarding dan port blocking?)

Sebuah port forwarding dapat meneruskan frame yang diterimanya, sedangkan port blocking tidak dapat meneruskan frame yang diterimanya

7. What is the difference between a bus backbone and a star backbone? (Apa perbedaan antara backbone bus dan backbone bintang?)

Pada backbone bus, topologi backbone nya adalah bus, dalam backbone bintang, topologinya adalah bintang.

8. How does a VLAN save a company time and money? (Bagaimana VLAN menghemat waktu dan uang pada perusahaan?)

Sebuah VLAN menghemat waktu dan uang karena konfigurasi ulang dilakukan melalui perangkat lunak (software). Konfigurasi ulang fisik tidak diperlukan. Dan penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.

9. How does a VLAN provide extra security for a network? (Bagaimana VLAN memberikan keamanan tambahan untuk jaringan?) Anggota VLAN dapat mengirim pesan broadacast dengan jaminan bahwa

pengguna dilain tidak dapat menerima dan mengakses pesan tersebut dan juga administrator akan dapat memiliki kontrol ternhadap setiap port dan user dengan cara membuat VLAN dan menciptakan banyak kelompok broadcast, dengan demikian user tidak akan bisa lagi dengan leluasa untuk menghubungkan work station mereka ke sembarang port pada swich dan memperoleh akses ke sumber daya network. Vlan juga dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan sumber daya nework dari user, switch-switch dapat dikonfigurasi untuk memberikan informasi ke sebuah stasiun managemen network jika ada akses-akses yang tidak diizinkan ke sumber daya network.

10. How does a VLAN reduce network traffic? (Bagaimana VLAN mengurangi traffic jaringan?)

Sebuah VLAN menciptakan kelompok kerja virtual. Setiap anggota kelompok kerja dapat mengirim broadcast pesan ke orang lain dalam kelompok kerja itu

sendiri. Ini menghilangkan kebutuhan untuk multicasting dan semua overhead pesan yang terkait dengannya.

11. What is the basis for membership in a VLAN? (Apakah dasar untuk menjadi anggota dalam VLAN?

Ada tiga dasar menjadi anggota VLAN yang menentukan dan mengendalikan bagaimana paket ditandai : a. VLAN berbasis port memaksimalkan performa foerwading b. VLAN berbasis alamat MAC c. VLAN berbasis Protocol (network address based) Atau kombenasi dari ketiga karakteristik tersebut.

B. EXERCISES

12. Complete the table in Figure 15.6 after each station has sent a packet to another station. (Lengkapi tabel pada Gambar 15,6 setiap stasiun telah mengirimkan sebuah paket ke stasiun lain).

Tabel 15.6 menunjukkan satu kemungkinan. Setelah mengurutkan table berdasarkan alamat fisik untuk membuat pencarian lebih cepat.

Address A B C D E F

Port 1 1 2 2 3 3

13. Find the spanning tree for the system in Figure 15.7. (Cari spanning tree untuk sistem pada Gambar 15.7).

Gambar 15.7 kita bisa membuat jembatan B1 sebagai root. Jadi kita bisa membuat Spanning tree seperti gambar dibawah ini .Kita asumsikan bridge itu menjadi B.

LAN1
ROOT

B1

B2

LAN2

14. Find the spanning tree for the system in Figure 15.8 if bridge B5 is removed. (Cari spanning tree untuk sistem pada Gambar 15,8 jika B5 dihapus).

Gambar setelah B5 dihapus.

B1

LAN1

B2

LAN2

B3

LAN3

B4

LAN4

15. Find the spanning tree for the system in Figure 15.8 if bridge B2 is removed. (Cari spanning tree untuk sistem pada Gambar 15,8 jika B2 dihapus).

Gambar setelah B2 dihapus.


LAN1

B1

LAN2

B3

LAN3

B4

LAN4

B5

16. Find the spanning tree for the system in Figure 15.8 if B5 is selected as the root bridge. (Cari spanning tree untuk sistem pada Gambar 15,8 jika B5 dipilih sebagai root bridge).

B1

LAN

B2

LAN

B3

LAN

B4

LAN

B5

ROOT

17. In Figure 15.6, we are using a bridge. Can we replace the bridge with a router? Explain the consequences. (Pada Gambar 15.6, kita menggunakan bridge. Bisakah kita mengganti bridge dengan router? Jelaskan konsekuensi).

Meskipun setiap router termasuk juga sebagai sebuah bridge, menggantikan bridge dengan router memiliki konsekuensi sebagai berikut: a. Router lebih mahal dari bridge. b. Router beroperasi pada tiga lapisan pertama, bridge beroperasi pada dua lapisan pertama. Router tidak dirancang untuk memberikan filter seperti yang dilakukan oleh bridge. Sebuah router perlu mencari tabel routing yang biasanya lebih lama dan lebih banyak memakan waktu dari sebuah table filter. c. Sebuah router perlu decapsulate dan encapsulate frame dan mengubah alamat fisik dalam frame karena alamat fisik dalam frame yang tiba mendefinisikan node sebelumnya dan router saat ini, mereka harus diubah ke alamat fisik dari router dan hop berikutnya. Sebuah bridge tidakm engubah alamat fisik. Mengubah alamat, dan bidang lain, dalam frame berarti banyak overhead yang tidak perlu.

18. A bridge uses a filtering table; a router uses a routing table. Can you explain the difference? (Sebuah bridge yang menggunakan tabel filter, router menggunakan tabel routing. Apa perbedaanya?)

Sebuah tabel filter berdasarkan alamat fisik, tabel routing berdasarkan alamat logic.

19. Create a system of three LANs with four bridges. The bridges (B1 to B4) connect the LANs as follows: (Buat sistem tiga LAN dengan empat buah brodge. Bridge (B1 menjadi B4) terhubung ke LAN sebagai berikut a. B1 connects LAN 1 and LAN 2. b. B2 connects LAN 1 and LAN 3. c. B3 connects LAN 2 and LAN 3. d. B4 connects LAN 1, LAN 2, and LAN 3. Choose BIas the root bridge. Show the forwarding and blocking ports, after applying the spanning tree procedure. (Pilih B1 sebagai root. Tampilkan forwarding dan port blocking, setelah menerapkan prosedur spanning tree.

Gambar berikut menunjukkan salah satu jawaban. Pada gambar menampilkan jaringan, grafik, spanning tree, dan port blocking.

20. Which one has more overhead, a bridge or a router? Explain your answer. (Yang memiliki overhead lebih, bridge atau router? Jelaskan).

Sebuah router memiliki overhead lebih dari bridge. Sebuah router memproses paket terdapat pada tiga layer, bridge memproses hanya pada dua layer. Sebuah router perlu mencari tabel routing untuk menemukan port output berdasarkan rute terbaik ke tujuan akhir. Sebuah bridge hanya perlu mendeteksi tabel filter berdasarkan lokasi stasiun dalam jaringan lokal. Sebuah tabel routing biasanya lebih lama dari tabel filter, pencarian tabel routing perlu lebih banyak waktu daripada mencari tabel filter. Sebuah router mengubah alamat fisik, bridge tidak.

21. Which one has more overhead, a repeater or a bridge? Explain your answer. (Mana yang memiliki overhead lebih, repeater atau jembatan? Jelaskan).

Bridge memiliki overhead lebih daripada repeater. Sebuah bridge memproses paket di dua layer, repeater memproses frame hanya pada satu layer. Sebuah bridge perlu mencari tabel dan menemukan port forwarding serta untuk meregenerasi sinyal, repeater hanya meregenerasi sinyal. Dengan kata lain, sebuah bridge adalah repeater , sebuah repeater tidak merupakan sebuah bridge.

22. Which one has more overhead, a router or a gateway? Explain your answer. (Mana yang memiliki overhead lebih, router atau gateway? Jelaskan).

Sebuah gateway memiliki overhead lebih dari router. Sebuah gateway memproses paket di lima layer, router memproses paket hanya di tiga lapisan. Sebuah gateway berhati-hati tentang format paket pada lapisan transportasi dan lapisan aplikasi, sebuah router tidak. Dengan kata lain, gateway juga router, router tidak merupakan gateway. Sebuah gateway mungkin perlu mengubah alamat port dan aplikasi jika alamat gateway terhubung dengan dua sistem yang sama-sama berbeda, router tidak mengubah alamat ini.