Anda di halaman 1dari 2

Tugas Jaringan dan Komunikasi Data Esi Oktavia (38264) 1.

. Cari rumus untuk koneksi pada Mesh Network berdasarkan jumlah node yang terhubung ! 2. Pilih salah satu : a. www.cne.gmu.edu/modules/network/osi.html. Discuss OSI model! b. www.ansi.org. Discuss ANSI activities! c. www.ieee.org. Discuss IEEE activities! d. www.ietf.org. Discuss different types of RFCs! Jawab : 1. Rumusnya L =
m m-1 2

, dimana m adalah jumlah node atau komputer, dan L adalah jumlah link.
5 5-1 2

Sebagai contoh, misalnya ada 5 buah node, maka jumlah penghubung yang diperlukan untuk menghubungkan seluruh node dengan topologi jaringan mesh adalah sebanyak penghubung.
1

=10

Sumber gambar kanan : http://3.bp.blogspot.com/-hGT44XG1sC0/TZ1gZG83rDI/AAAAAAAAAOw/lQ3dHzZ4As/s320/mesh%2BTopology.png

2. Tema yang dipilih : OSI Model


sumber gambar : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d3/Osi-modeljb.png/200px-Osi-model-jb.png

Ketika komunikasi akan dilakukan antar komputer dari vendor berbeda, upaya untuk pembangunan software akan menjadi lebih sulit. Vendor yang berbeda menggunakan format data dan protokol pertukaran data yang berbeda, yang tidak memungkinkan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain. Maka, ISO atau International Organization for Standardization membangun sebuah arsitektur komunikasi yang bernama model OSI Open System Interconnection yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer yang tidak sejenis.

Model OSI Model OSI terdiri dari 7 lapisan. Fungsi-fungsi komunikasi dibagi menjadi suatu kumpulan lapisan yang hirarkis. Setiap lapis dapat melakukan suatu himpunan fungsi yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan sistem yang lain. Tiap lapis juga bergantung pada lapis di bawahnya untuk melakukan fungsi-fungsi yang lebih primitive dan menyembunyikan detail dari fungsi-fungsi tersebut. Lapisan pada OSI juga menyediakan pelayanan untuk lapisan diatasnya. Lapisan didefinisikan dalam suatu cara tertentu sehingga suatu lapis tidak membutuhkan perubahan pada lapisan-lapisan lain. Dengan mempartisi fungsi-fungsi komunikasi ke dalam lapisan-lapisan, masalah yang dihadapi akan lebih mudah diatasi. Layers atau lapisan-lapisan pada OSI, dari yang paling bawah Physical : Layer ini berhubungan dengan karakteristik mekanis dan elektris, serta berbagai prosedur/fungsi yang berkaitan dengan link fisis seperti besar tegangan dan lain-lain. Data Link : Menyediakan transfer data yang reliabel melalui link fisis. Layer ini mengirimkan blok-blok data (frame) dengan sinkronisasi, kendali error dan aliran data jika diperlukan. Network : Menentukan rute yang dilalui data, menyediakan pengalamatan logika dan penentuan rute tujuan. Layer ini berperan dalam membangun, mengatur dan mengakhiri koneksi. Transport : Menyediakan end-to-end communication protocol yang reliabel dan transparan. Layer ini juga menyediakan end-to-end error recovery dan flow control atau kendali aliran data. Session : Mengatur sesi yang meliputi establishing (memulai), managing (mengatur) dan terminating (mengakhiri) sesi. Presentation : Mengatur transformasi data untuk layanan komunikasi, bisa berupa enkripsi dan kompresi data. Application : Menyediakan layanan untuk pengguna OSI, seperti FTP, transaction server, manajemen jaringan dan lain-lain.