Anda di halaman 1dari 2

LI 1 Family Medicine A1

Fitrie desbassarie 90141

Preeklampsia

Termasuk "Hipertesi dalam kehamilan". Klasifikasi : Hipertensi kronik, Preeklampsia - eklampsia, Hipertensi kronik dgn superimposed preeklampsia, dan Hipertensi gestational

# Definisi - Penyakit penyulit kehamilan yang akut dan dapat terjadi antepartum (sebelum), intrapartum (saat) dan postpartum (setelah) kelahiran. # Etiologi Belum diketahui secara pasti, tapi banyak teori yg berkembang. - Teori kelainan vaskularisasi plasenta - Teori iskemia plasenta, radikal bebas, dan disfungsi endothel # Epidemiologi 2-10 % kehamilan mengalami preeklampsia (worldwide) # Sign & Symptoms - Gambaran klinik bervariasi luas dan sangat individual. - Gejala yang timbul secara berurutan biasanya adalah : adanya tekanan darah yang tinggi, edema, dan proteinuria. - Gejala lain yang dapat menyertai yaitu nyeri kepala, gangguan penglihatan, atau nyeri epigastium. # Klassifikasi Preeklampsia ringan Sindroma spesifik dalam kehamilan yang ditandai dengan menurunnya perfusi organ yang berakibat terjadinya vasospasme pembuluh darah dan aktivasi endothel. Diagnosis : Timbulnya hipertensi disertai dengan proteinuria dan atau edema setelah usia kehamilan 20 minggu. - Hipertensi sistolik/diastolik 140/90 mmHg - Proteinuria 300 mg/24 jam atau +1 dipstik test untuk protein dalam urin - Edema edema pada extremitas, wajah, atau generalisata Manajemen & treatment - Tujuan : Mencegah terjadinya : -kejang, -perdarahan intrakranial, -gangguan fungsi organ vital, dan melahirkan bayi yang sehat. - Rawat jalan bed rest, diet kendah lemak dan garam secukupnya. - Kriteria preeklampsia ringan harus Rawat inap : - Tidak adanya perbaikan selama 2 minggu (tek. darah & kadar proteinuria) - Adanya 1 tanda preeklampsia berat Selama dirawat inap, dilakukan pemeriksaan menyeluruh pd ibu (fisik & lab), serta evaluasi pertumbuhan janin (USG, Doppler). - Pada kehamilan preterm (< 37 mgg), bila tekanan darah mencapai normotensif selama perawatan persalinan tunggu at term - Pada kehamilan at term (> 37 mgg), persalinan ditunggu sampai adanya onset persalinan atau dipertimbangkan untuk diinduksi. Preeklampsia berat Preeklampsia dengan tekanan darah sistolik 160mmHg dan diastolik 110mmHg, disertai proteinuria >5 gr/24 jam. - Diagnosis : preeklampia dikatakan berat/ severe jika terdapat 1 gejala berikut : 1. Tekanan darah sistolik 160 mmHg dan diastolik 110 mmHg dan tidak juga menurun sekalipun ibu dirawat inap dan melakukan bed rest. 2. Proteinuria >5 gr/24 jam, atau +4 dalam pemeriksaan kualitatif 3. Oliguria (produksi urin <500 cc/24 jam 4. Kreatinin 5. Gangguan visual dan serebral : kesadaran, nyeri kepala, skotoma, dan pandangan kabur 6. Nyeri epigastrium atau RUQ abdomen 7. Edema paru 8. Hemolisis mikroangiopatik 3 9. Trombositopenia berat :100.000 sel/mm 10. Gangguan fx hepar (alanin dan aspartate aminotransferase ) 11. Pertumbuhan janin intrauterine yg terhambat 12. Sindrom HELLP

- Teori intoleransi imunologis - Teori adaptasi kardiovaskular genetic - Teori defisiensi gizi - Teori inflamasi

LI 1 Family Medicine A1

Fitrie desbassarie 90141

- Klassifikasi preeklampsia berat (severe preeclamsia) : 1. Preeklampsia berat, tanpa impending ecclampsia 2. Preeklampsia berat, dengan impending ecclampsia

* Impending ecclampsia preeklampsia berat disertai gejala-gejala seperti nyeri kepala berat, gangguan penglihatan, muntah-muntah, nyeri epigastrium, dan kenaikan progresif tekanan darah.

- Perawatan dan pengobatan - Pencegahan kejang (pemberian obat anti kejang), - Pengobatan hipertensi (pemberian obat anti hipertensi - Fluid management, (monitoring input dan output cairan) dan - Pelayanan suportif terhadap penyulit organ yg terlibat. - Monitoring Rawat inap : observasi harian untuk gejala-gejala klinis diatas, dilakukan penimbangan berat badan, USG. - Manajemen agresif, kehamilan diakhiri (terminasi) tanpa memandang usia kehamilan, u/ meminimalisir risk of development of a serious maternal and fetal complication bila sudah cukup usia, atau bila dikhawatirkan keadaan hemodinamika sudah stabil. # Komplikasi - Ibu : perdarahan (biasanya sering saat dan pascapersalinan), cerebral hemorrhage, renal failure, pulmonary edema. - Fetal : abruption placentae, IUGR, # Prognosis = - Sign & symptoms preeklampsia biasanya hilang 6 minggu setelah melahirkan. - Seorang ibu yang sudah pernah mengalami preeklampsia pada kehamilan sebelumnya kemungkinan besar menderita preeklampsia kembali pada kehamilan-kehamilan selanjutnya. Dan memiliki kecenderungan menderita hipertensi di usia lanjut. - Bila tekanan darah dapat dikontrol = Dubia ad Bonam; Bila tidak = Dubia ad Malam # Prevensi Tidak ada, tapi sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan antenatal/prenatal rutin ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini memiliki pengaruh besar bagi keselamatan ibu dan janin.

Referensi : Buku kebidanan UI www.uptodate.com/contents/preeclampsia-management-and-prognosis www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000898.htm